cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 42 Documents clear
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN MORALITAS SOSIAL SISWA MTS ASH- SHAHIHIYAH ROSEP BLEGA BANGKALAN Tamam, Badrud; Wibowo, Moh. Ari; Desiyanto, Jatim
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.7080

Abstract

Civic Education (PKn) plays a strategic role in shaping citizens who are characterized, have integrity, and actively participate in community life. However, in many schools, PKn learning still tends to emphasize cognitive aspects so that character values are not optimally internalized. This study aims to describe character-based Civic Education learning strategies and their impact on students’ social morality at MTs Ash-Shahihiyah Rosep Blega Bangkalan. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects consisted of one Civic Education teacher, the principal, and six students as key informants. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using Miles & Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that active, creative, and innovative learning strategies were consistently implemented through group discussions, case studies, contextual media usage, and ice-breaking activities. The cultivation of values such as mutual cooperation, integrity, and independence significantly improved students’ social awareness, discipline, and sense of responsibility. Students’ social morality developed through the habituation of honesty, fairness, and responsibility, modeled by teachers and supported by the school environment. This study affirms that character-based PKn learning is effective in shaping students’ moral behavior and fostering a participatory classroom climate. The implication of this research is that schools must provide adequate facilities and encourage teachers’ innovation in designing character-based learning strategies to ensure that learning outcomes are not only cognitive but also character-building, in line with the Profile of Pancasila Students. ABSTRAKPendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran strategis dalam membentuk warga negara yang berkarakter, berintegritas, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, di beberapa sekolah, pembelajaran PKn masih cenderung menekankan aspek kognitif sehingga nilai-nilai karakter belum terinternalisasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran PKn berbasis karakter dan dampaknya terhadap moralitas sosial siswa di MTs Ash-Shahihiyah Rosep Blega Bangkalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru PKn, kepala sekolah, dan enam siswa sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif diterapkan secara konsisten melalui diskusi kelompok, studi kasus, penggunaan media kontekstual, dan ice breaking. Penerapan nilai gotong royong, integritas, dan kemandirian terbukti meningkatkan kepedulian sosial, kedisiplinan, serta tanggung jawab siswa. Moralitas sosial siswa berkembang melalui pembiasaan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab yang diteladankan guru dan didukung lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PKn berbasis karakter efektif membentuk perilaku moral siswa dan menciptakan suasana kelas yang partisipatif. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya sekolah menyediakan dukungan fasilitas dan mendorong inovasi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran karakter sehingga hasil belajar tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga membangun karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KESIAPAN MENGAJAR TERHADAP MINAT MENJADI GURU EKONOMI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI ANGKATAN 2022 UNESA Khuluk, Kusnul; Kurniawan, Riza Yonisa
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.7159

Abstract

The profession of economics teachers plays a strategic role in shaping students’ critical and analytical thinking skills; however, students’ interest in pursuing this profession remains fluctuating. Internal factors such as self-efficacy and teaching readiness are presumed to influence students’ decisions in choosing a career as teachers. This study aims to examine the extent to which self-efficacy and teaching readiness affect the interest of Economics Education students in pursuing a career as economics teachers at Universitas Negeri Surabaya, class of 2022. The research employed a quantitative method with a causal design. The population consisted of 89 students, with a sample of 73 determined using Slovin’s formula at a 5% margin of error. Data collection instruments were questionnaires with a Likert scale, tested for validity and reliability. The collected data were analyzed using multiple linear regression with SPSS as the analytical tool. The findings revealed that self-efficacy and teaching readiness simultaneously have a significant effect on the interest in becoming a teacher (F = 6.490; sig. 0.003), contributing 15.6%. However, partially, self-efficacy (sig. 0.951) and teaching readiness (sig. 0.125) did not show a significant effect on the tendency to become an economics teacher. These results emphasize the need for integrated development of self-efficacy and teaching readiness to enhance students’ interest in pursuing the profession of economics teachers. ABSTRAKProfesi guru ekonomi memiliki peran strategis dalam membentuk keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa, namun minat mahasiswa untuk menekuni profesi ini masih fluktuatif. Faktor internal seperti efikasi diri dan kesiapan mengajar diduga memengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih karier sebagai guru. Studi ini dimaksudkan untuk menguji sejauh mana efikasi diri memberikan pengaruh terhadap dan kesiapan mengajar terhadap ketertarikan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi bertujuan tujuan menekuni profesi guru ekonomi. Universitas Negeri Surabaya angkatan 2022. Penelitian dengan menerapkan metode kuantitatif melalui rancangan kausal. Keseluruhan responden yang menjadi objek kajian berjumlah 89 mahasiswa, dengan sampel 73 orang yang diperoleh berdasarkan berdasarkan pendekatan Slovin pada taraf kesalahan 5%. instrumen Metode memperoleh data digunakan pada penelitian ini berbentuk Kuesioner menggunakan skala pengukuran Likert, Menggunakan kualitas butir soal yang telah diverifikasi melalui Pengujian validitas dan reliabilitas, kemudian data yang dipakai pada penelitian ini diolah melalui pendekatan regresi linier berganda diterapkan menggunakan SPSS sebagai alat perangkat bantu. Berdasarkan temuan analisis, diketahui jika menunjukkan efikasi diri simultan dan kesiapan mengajar menunjukkan adanya dampak yang signifikan pada minat untuk menjadi guru (F = 6,490; sig. 0,003) dengan kontribusi 15,6%. Namun secara parsial, efikasi diri (sig. 0,951) dan kesiapan mengajar (sig. 0,125) tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap kecenderungan menjadi guru ekonomi. Hasil analisis ini menegaskan menunjukkan adanya pengembangan efikasi diri dan kesiapan mengajar perlu dilakukan secara terpadu agar dapat meningkatkan minat mahasiswa dalam hal menekuni profesi guru ekonomi.