Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN)
IJPN is Indonesian Journal of Professional Nursing The purpose of this journal is to facilitate Nurse, Scientist, and Researcher to publish research articles or articles reviews. This journal basically contains of topics on Nursing, and Health. This journal is managing by health faculty Nursing study program University of Muhammadiyah Gresik.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2020)"
:
10 Documents
clear
Pengaruh Senam Bugar Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Burneh Bangkalan
Diah Jerita Eka Sari;
Mardiana Mardiana
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2303
Lanjut usia rentan mengalami perubahan,salah satunya pada sistem kardiovaskuler dengan penyakit yang sering terjadi berupa hipertensi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi adalahkurangnya aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh Senam Bugar Lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Burneh Bangkalan. Desain penelitian pra eksperimental dengan metode one group pre-post test design. Populasi sebanyak 50 lansia hipertensi dan jumlah sampel sebanyak 45 lansia dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dengan SPSS 16.00. Sebelum melakukan senam bugar lansia sebagian besar mengalami hipertensi stadium 1 sebanyak 30 lansia (66,7%), dan setelah melakukan senam bugar lansia hampir seluruh lansia mengalami hipertensi stadium 1 sebanyak 37 lansia (82,2%), nilai uji statistik didapatkan hasil p = 0,002 α = 0,05 maka p<α dan H1 diterima. Ada pengaruh senam bugar lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di puskesmas burneh bangkalan.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Dalam Pemberian Obat dengan Tingkat Kepuasan Pasien
Levi Tina Sari;
Ervi Suminar
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2304
ABSTRAK Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesannya terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapan-harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dalam pemberian obat dengan tingkat kepuasan pasien di Irna A RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan desain Analitik Corelative dengan pendekatan Cross sectional.Populasi penelitian adalah semua pasien yang dirawat di Irna A RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan sebanyak 63 pasien. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 54 pasien.Cara pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik kuota sampling.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisa menggunakan Spearman Rank dengan α = 0,05. Hasil penelitian, dari 34 orang dengan komunikasi terapeutik kurang, 13 pasien (38,2%) merasa kurang puas, 19 pasien (55,9 %) merasa cukup puas dan 2 pasien (5,9%) merasa puas. UjiSpearman Rank menunjukkan ρvalue =0,001 < α=0,05 yang berarti ada hubungan antara komunikasi terapeutik dalam pemberian obat dengan tingkat kepuasan pasien di Irna A RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan untuk para perawat dapat menyadari tentang pentingnya komunikasi terapeutik, sehingga dengan menerapkan komunikasi terapeutik yang akan berdampak positif terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan di Irna A RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan.
Hubungan Karakteristik Anak dan Ibu Dengan Kejadian Temper Tantrum Pada Anak Usia Pra Sekolah
Diah Fauzia Zuhroh;
Kamilah Kamilah
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2310
Temper tantrum adalah suatu perilaku yang termasuk bagian dari perkembangan emosi anak. Perkembangan emosi anak erat kaitannya dengan kondisi lingkungan keluarga terutama orang tua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik anak dan ibu dengan kejadian temper tantrum pada anak usia prasekolah di Bangkalan. Janis penelitian analitik pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 38, dengan besar sampel 35 ibu dan anak yang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji contingency coefficient dan Fisher’s exact test. Karakteristik anak menunjukkan jenis kelamin sebagian besar laki-laki 57,1%, umur ibu sebagian besar 17-25 tahun 54,3% dan sebagian besar ibu tidak bekerja 51,4%. Hasil uji contingency coefficient dari hubungan jenis kelamin anak dan kejadian temper tantrum diperoleh nilai p= 0,070. Sementara dari hasil uji Fisher’s exact test dari hubungan umur ibu dengan kejadian temper tantrum diperoleh nilai p=0,026 dan pada hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian temper tantrum diperoleh nilai p=0,013. Hasil penelitian ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia prasekolah di Bangkalan.
Perbedaan Kualitas Tidur Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Diberikan Rendaman Kaki Dengan Air Hangat
Roufuddin Roufuddin;
Mohammad Syaifuddin
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2305
Gangguan tidur dapat mengakibatkan masalah serius bahkan menurunkan kualitas hidup, hal ini sering terjadi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pada lansia sebelum dan sesudah pemberian rendam kaki dengan air hangat di Desa Sukolilo Barat Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah pra-experiment design, dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasi sebanyak 41 lansia di Desa Sukolilo Barat, dan jumlah sampel sebanyak 30 lansia yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Variabel independen penelitian adalah rendam kaki dengan air hangat, variabel dependennya kualitas tidur pada lansia. Alat ukur dengan kuesioner PSQI. Uji statistik menggunakan Wilcoxon Rank Test. Kualitas tidur sebelum dilakukan rendam kaki dengan air hangat dengan kualitas tidur kurang sebanyak 15 lansia (50%), 12 lansia cukup (40%), dan baik sebanyak 3 lansia. Kualitas tidur sesudah dilakukan rendam kaki dengan air hangat dengan kualitas tidur baik sebanyak 13 lansia (43,3%), 15 lansia cukup (50%), dan 2 lansia kurang. Dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,000 (p< 0,05). Sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan kualitas tidur pada lansia sebelum dan sesudah diberikan rendam kaki dengan air hangat. Kualitas tidur bisa ditingkatkan bila lansia mengatahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur seperti faktor usia, lingkungan, makanan dan cara meningkatkan kualitas tidur dengan baik dan benar.
Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Makan Dengan Sulit Makan Pada Anak Usia 3-5 Tahun
Dini Setiarsih;
Rizal Habibi
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2288
Perilaku ibu dalam pemberian makan yang baik dan benar mempunyai peranan besar dalam pola makan anak. Pola pemberian makan oleh ibu meliputi cara menyiapkan makanan untuk anak, mengatur makanan yang dimakan anak dan membiasakan anak makan tepat waktu. Pola pemberian makan yang kurang baik dapat menyebabkan terjadinya sulit makan pada anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku ibu dalam pemberian makan dengan kejadian sulit makan pada anak usia 3-5 tahun di TK Nurul Hikmah Pamekasan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 73 anak di TK Nurul Hikmah Pamekasan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan uji Lambda. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu berperilaku kurang dalam pemberian makan (83,5%). Mayoritas anak mengalami kejadian sulit makan (89%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dalam pemberian makanan dengan kejadian sulit makan pada anak (p < 0,05). Semakin kurang perilaku ibu dalam pemberian makan maka semakin besar peluang anak dalam mengalami kejadian sulit makan.
Perbedaan Pengetahuan Lansia Sebelum Dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Kesehatan Tentang Arthritis Rheumatoid
Wiwik Widiyawati;
Faidatul Nikmah
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2311
Arthritis rheumatoid dapat terjadi pada semua jenjang umur dari kanak-kanak sampai lansia. Kejadian arthritis rheumatoid pada lansia dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan pengetahuan lansia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang arthritis rheumatoid di Desa Kelbung Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan design cross sectional dengan one grup pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang memilki riwayat arthritis rheumatoid sebanyak 38 lansia denngan besar sampel 35 lansia dengan menggunakan simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan wilcoxon sign rank test Penelitian diperoleh bahwa lansia sebelum diberikan penyuluhan kesehatan sebagian besar memiliki pengetahuan kurang sebanyak 15 lansia (42,9%). Sedangkan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan memiliki pengetahuan kurang 6 lansia (17,1%). Ada perbedaan pengetahuan lansia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang arthritis rheumatoid di Desa Kelbung Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
Sofa Qurrata A'yun;
Ervi Suminar;
Fardah Etsa Maulani
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2289
PHBS di sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Anak usia sekolah rentan terhadap masalah kesehatan dan perubahan, masalah ini kurang diperhatikan oleh orang tua dan pihak sekolah. Padahal peranan mereka mempengaruhi kualitas hidup anak di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang PHBS. Dalam penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimental dengan one-group pre test-post test design, populasinya semua siswa di SDN Kraton 5 Bangkalan sebanyak 207 siswa, sedangkan sampel yang di ambil sebanyak 136 siswa secara simple random sampling. Variabel penelitiannya adalah PHBS dan pendidikan kesehatan. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar adalah kurang sebanyak 63 siswa (46,2%) dan pengetahuan siswa setelah dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak 58 siswa (50%). Pada analisa Wilcoxon Signed Rank menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang PHBS di SDN Kraton 5 Bangkalan (p = 0.000 < a = 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, maka diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat mendekatkan pelayanan dengan mengaktifkan kunjungan ke sekolah dan memberikan pendidikan kesehatan yang berkala khususnya tentang PHBS agar siswa mengerti dan dapat menerapkan kebiasaan dalam melaksanakan PHBS.
Perbedaan Kejadian Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Terapi Air Hangat Pada Kaki
Jaoharo Feralisa;
Widiharti Widiharti
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2314
Gejala insomnia sering terjadi pada lansia, bahkan hampir setengah dari jumlah lansia mengalami kesulitan memulai tidur dalam mempertahankan tidurnya. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Perbedaan Kejadian Insomnia Pada Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Terapi Air Hangat Pada Kaki Di Dusun Bukabu Sumenep. penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen, dengan jenis penelitian One Grup Pre-Post Test Design. Populasinya adalah semua lansia yang mengalami insomnia. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian analisis menunjukkan bahwa hampir setengahnya tingkat insomnia sebelum diberikan terapi air hangat adalah sedang sebanyak 38 lansia (48%), sebagian besar tingkat insomnia lansia sesudah dilakukan terapi air hangat adalah ringan 42 lansia (53%). Hasil analisis perbedaan tingkat insomnia sebelum dan sesudah dilakukan terapi air hangat diperoleh nilai p value (0,000) < (0,05) yang berarti Ho ditolak Ha diterima. Terapi air hangat dapat digunakan sebagai alternativ untuk mengurangi insomnia lansia.
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Terhadap Tuna Grahita Embisil Ringan
Novia Dwi Astuti;
Suhartono Suhartono
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2292
Anak Tuna Grahita adalah seorang anak yang memiliki taraf kecerdasan yang sangat rendah, sehingga untuk meneliti tugas perkembangan sangat membutuhkan pelayanan pendidikan dan bimbingan secara khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh terapi musik klasik terhadap perkembangan kognitif anak tuna grahita embisil ringan yang dilakukan di SDLB Negeri Tuban. Penelitian ini termasuk penelitian Pra-Eksperimen dengan pendekatan rancangan kohort yang menggunakan metode penelitian “One Group Pre-Post text Designs” dimana pada desain ini memungkinkan peneliti dapat menguji perubahan yang terjadi setelah adanya experiment. Populasi pada penelitian ini adalah 30 siswa dari kelas 1-2 Tuna Grahita di SDLB Negeri Tuban di Kabupaten Tuban. Hasil penelitian terapi musik klasik terhadap perkembangan kognitif di SDLB Negeri Tuban dengan jumlah 25 responden sesuai dengan SOP didapatkan 25 responden kelas 1-2 embisil ringan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa perkembangan kognitifnya cukup. Berdasarkan analisis Uji Wilcoxon didapatkan hasil P value sebesar 0,002 yang berarti nilai signifikan < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa P = 0,002 < 0,05 maka H1 diterima artinya terdapat pengaruh terapi musik klasik terhadap perkembangan kognitif anak tuna grahita embisil ringan di SDLB Negeri Tuban. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terapi musik klasik memiliki pengaruh yang efektif dalam menstimulasi fungsi sensorik, kognitif, motorik hingga psikomotorik anak Tuna Grahita.
Sensitivitas Sensor MLX90614 Sebagai Alat Pengukur Suhu Tubuh Tubuh Non-Contact Pada Manusia
Yanuar Mukhammad;
Agoes Santika Hyperastuty
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/ijpn.v1i2.2339
Sensor suhu tubuh non-contact sangat penting bagi manusia untuk mengukur suhu tubuh secara cepat dan praktis. Salah satu sensor yang dapat dipakai untuk mengukur sensor suhu tubuh non-contact adalah MLX90614. Sensor MLX90614 memiliki memiliki dua buah ouput yaitu suhu ruangan dan suhu object. Sensor Modul MLX90614 memiliki chip detektor thermopile sensitif IR dan ASIC pengkondisi sinyal terintegrasi dalam packing sensor model TO-39. Pengkondisi sinyal berupa low noise amplifier, 17-bit ADC dan unit DSP yang kuat sehingga mencapai akurasi dan resolusi tinggi dari termometer. Sensor dikalibrasi dengan output SMBus digital yang diukur dalam kisaran suhu lengkap dengan resolusi 0,02 ° C. Sensor dapat mengukur Suhu -40 hingga 125 ° C untuk suhu ruangan dan -70 hingga 380 ° C untuk suhu objek. Berdasarkan percobaan dari suhu 26 oC sampai 40 oC Tingkat error sensor MLX90614 pada jarak sensor dengan object adalah 3-5 cm adalah 0-2% dengan error suhu yang dihasilkan adalah +- 2 oC dari kalibrator sensor suhu tubuh menggunakan thermocouple sehingga sensor MLX90614 bisa digunakan untuk mengukur suhu object baik itu manusia atapun benda secara non-contact.