cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lessonandlearningstudies@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal for Lesson and Learning Studies
ISSN : 26156148     EISSN : 26157330     DOI : https://doi.org/10.23887/jlls
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, learning environment, teacher education, educational technology, educational development.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2020): October" : 20 Documents clear
Pelaksanaan Program PAUD Inklusi Berbasis Pendidikan Islam: Studi Kasus di RA Anak Emas Yashinta Nova Hastari; I Wayan Sujana
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29419

Abstract

Pendidikan inklusi sebaiknya diterapkan sejak di PAUD tetapi belum semua PAUD mampu menjadi penyelenggara pendidikan inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial yang terjadi antara siswa reguler dengan siswa berkebutuhan khusus, serta bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang terjadi pada PAUD inklusi berbasis pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berupa narasumber yaitu kepala sekolah, guru dan peserta didik. Objek penelitian ini adalah mengamati secara mendalam aktivitas pembelajaran, interaksi sosial orang-orang atau peserta didik yang berada di TK inklusi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dan setelah di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kurikulum 2013 digunakan untuk siswa reguler dan anak berkebutuhan khusus, perencanaan pembelajaran dilakukan tidak bersamaan, pelaksanaan pembelajaran menerapkan kegiatan pembuka, inti dan penutup, pendalaman materi agama dikaitkan dengan ajaran aqidah, akhlak dan fiqih, evaluasi pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus menggunakan metode observasi, catatan anekdot dan percakapan, sosialisasi peserta didik reguler dan peserta didik berkebutuhan khusus berjalan baik, sosialisasi peserta didik berkebutuhan khusus dan guru berjalan baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Program PAUD inklusi berbasis pendidikan Islam (menerapkan perencanaan pembelajaran berupa program tahunan, rencana pembelajaran bulanan, rencana pembelajaran mingguan dan rencana pembelajaran harian.
Meningkatkan Kecerdasan Intelektual Anak Usia Dini Melalui Media Permainan Tebak Gambar Profesi Berbasis Adobe Flash Putu Ayu Cintya Pratiwi
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29421

Abstract

Banyak guru yang kurang kreatif dalam mengajar di kelas sehingga menciptakan suasana belajar yang tidak menyenangkan. Hal ini mengakibatkan siswa meras bosan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis pegembangan media dan kelayakan permainan tebak gambar profesi berbasis adobe flash untuk meningkatkan kecerdasan intelektual pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model. Borg and Gall yang memiliki 6 tahap yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desiain, revisi produk, dan uji coba produk. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Subjek pada penelitian ini yaitu 1 orang ahli materi pelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, dan 6 orang responden untuk uji coba produk. Objek penelitian ini adalah media permainan tebak gambar. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yaitu validasi dari ahli media ahli materi mendapatkan persentase 80,00 % (baik). Validasi ahli media pelajaran mendapatkan persentase 90,00% (sangat baik). Hasil dari reponden 6 orang guru mendapatkan persentase skor 81,28 % dan termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media permainan tebak gambar profesi berbasis adobe flash layak diterapkan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Panggung Boneka Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Ida Ayu Putu Sweniti
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29423

Abstract

Masih banyaksiswa anak usia dini yang belum mampu bersosialisasi saat pembelajaran di kelas. Selain itu banyak anak yang merasa bosan ketika belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan dan merancang media panggung boneka interaktif terhadap pengembangan media panggung boneka interaktif untuk perkembangan interaksi sosial anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan pada penelitian ini yaitu model pengembangan 4-D yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap Define, Design, Development, Disseminate. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan guru TK kemudian diujicobakan kepada anak. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji coba terhadap validator ahli materi dengan persentase skor 86% (sangat baik). Validator ahli media pembelajaran dengan persentase skor  85% (sangat baik). Respon penggunaan produk dari enam orang guru TK dengan persentase skor 86,11% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran panggung Boneka Interaktif yang telah dikembangkan layak dan dapat digunakan di TK sebagai media pembelajaran dengan tujuan untuk mempermudah guru dalam proses pembelajaran. implikasi penelitian ini media yang telah digunakan dapat digunakan guru untuk meningkatkan interaksi sosial pada siswa.
Pengembangan Media Permainan Utangra untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Kelompok B Maria Anita Noli
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29430

Abstract

Kurangnya media pembelajaran inovatif menyebabkan motivasi siswa dalam belajar menjadi rendah dan kecerdasan kinestetik anak belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan Utangra untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak, dan menganalisis kelayakan media untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model Research & Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg & Gall yang terdiri dari 6 tahapan pengembangan yaitu potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk dan uji coba produk. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan kuesioner. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Dalam penelitian ini dilibatkan ahli materi dan ahli media sebagai validator. Subyek dari penelitian ini adalah 6 orang guru kelompok B. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil uji coba media permainan Utangra terhadap validator ahli materi dengan persentase skor 97,50%, (sangat baik). Hasil uji coba oleh validator ahli media dengan persentase skor 98,57% (sangat baik). Hasil uji coba produk memperoleh skor 89,39%, (sangat baik). Berdasarkan hasil ujicoba tersebut maka dinyatakan bahwa media permainan Utangra yang telah dikembangkan layak diterapkan dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran. implikasi penelitian ini akan mempermudah guru dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik anak.
Pengembangan Media Permainan Kooperatif Merancang Gambar untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Fenty Adonis
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29433

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pengembangan sosial siswa, maka diperlukan media dan metode yang dapat memotivasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media permainan kooperatif merancang gambar untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Reseacrh & Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah validitas media permainan kooperatif merancang gambar untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode non-tes yang diberikan kepada ahli materi, ahli media, dan 6 guru. Instrumen yang digunakan berupa angket penilaian media. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini memperoleh nilai dari validator pakar materi sebesar 82,00%, validator pakar media sebesar 94,00%, hasil perepsi pemakaian produk dari enam orang guru TK sebesar 93,00%. Simpulan penelitian ini adalah media merancang gambar pada permainan kooperatif yang dibuat dinyatakan layak untuk digunakan di taman kanak-kanak sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan perkembangan sosial anak. Implikasi penelitian ini adalah melatih keberanian, menarik perhatian anak untuk membuat suasana kelas menjadi hidup, anak dapat menghayati suatu peristiwa, anak dilatih untuk menyusun pikirannya dengan teratur, dan mendorong minat anak untuk belajar.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar Kusno Kusno; Rasiman Rasiman; Mei Fita Asri Untari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29768

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan membaca permulaan siswa, sehingga perlu dianalisis kesulitan-kesulitan yang mempengaruhi kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, pemberian angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen non-tes berupa kuesioner mengenai membaca permulaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang telah dideskripsikan yaitu kesulitan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar kurang minat belajar membaca dan kurang bimbingan, kesulitan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar yaitu belum mampu mengenal huruf, belum mampu membaca suku kata, belum mampu membaca kata, dan belum mampu merangkai susunan kata huruf dalam mengeja kata. Simpulan penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan dikarenakan kurangnya minat belajar siswa, kurangnya minat membaca, kurangnya bimbingan belajar dan kurangnya bantuan keluarga dalam proses belajar membaca permulaan. Implikasi dari pelaksanaan penelitian ini adalah memotivasi siswa untuk belajar memahami isi dan makna dari sebuah bacaan, serta memotivasi siswa untuk belajar mengkomunikasikan secara lisan maupun tulisan. 
Analisis Materi Pembelajaran IPS Pada Buku Ajar Tematik Terbitan Kemendikbud di Sekolah Dasar Nur Cahyaningrum; Wawan Priyanto; Rofian Rofian
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29769

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan penyampaian mata pelajaran IPS yang mulanya disampaikan dengan mata pelajaran berubah menjadi tematik, sehingga perlu dilaksanakan analisis terhadap buku ajar tematik Kemendikbud di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis buku ajar tematik pada mata pelajaran IPS Kurikulum 2013 di sekolah dasar. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah analisis buku ajar tematik terbitan kemendikbud di sekolah dasar Kemendikbud di sekolah dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan studi kepustakaan. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ruang ligkup IPS yang disampaikan dalam buku ajar tematik di sekolah dasar Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud pada tema 1 ruang lingkupnya adalah geografi, tema 2 ruang lingkupnya adalah ekonomi, tema 3 ruang lingkupnya adalah sosiologi, tema 4 ruang lingkupnya sosiologi dan tema 5 ruang lingkupnya adalah geografi. Simpulan dari penelitian ini adalah mata pelajaran IPS dalam buku ajar tematik di sekolah dasar Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud mencakup geografi, ekonomi dan sosiologi. Implikasi penelitian ini adalah menambah wawasan mengenai materi buku ajar tematik mengenai materi IPS.
Pengembangan Buku Saku Berbasis Literasi Sains untuk Meningkatkan Minat Belajar Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia pada Siswa Sekolah Dasar Nur Laila Afifah; Murtono Murtono; Santoso Santoso
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29774

Abstract

Kurangnya minat belajar siswa khususnya pada pembelajaran tematik mengenai materi organ gerak hewan dan manusia dikarenakan buku ajar tematik tidak terfokusnya pada suatu materi dan penggunaan media yang kurang tepat, sehingga diperlukan pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk buku saku berbasis literasi sains untuk meningkatkan minat belajar tema organ gerak hewan dan manusia pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah buku saku berbasis literasi sains, sedangkan objek penelitian ini adalah minat belajar siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan pemberian angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari proses validasi ahli materi diperoleh hasil rata-rata 3,33 dengan persentase 83% dan validasi ahli bahasa memperoleh hasil rata-rata 3,40 dengan 85%, serta data angket minat belajar diperoleh 89% atau sebanyak 16 siswa pada kategori sangat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan berupa buku saku berbasis literasi sains yang layak dan efektif digunakan sebagai pendamping dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. Implikasi penelitian pengembangan buku saku berbasis literasi sains ini adalah memotivasi siswa untuk aktif didalam proses pembelajaran sehingga berdampak baik pada hasil belajar siswa.
Model Two Stay Two Stray Berbantu Media Flip Chart Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Tri Mulyaningtiyas; Henry Januar Saputra; Arfilia Wijayanti
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29775

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik karena model pembelajaran yang masih menggunakan metode ceramah dan diskusi, oleh sebab itu perlu diubah model pembelajaran yang lebih menarik dengan berbantu media pembelajaran yang baru.  Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantu media Flip Chart. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian eksperimen. Populasi yang digunakan oleh Peneliti adalah siswa SDN sebanyak 19 siswa. Peneliti mengambil satu kelas yaitu kelas V sebagai sampel penelitian dengan jumlah 19 siswa. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan test. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal siswa yaitu sebanyak 89 % atau 17 siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM, sedang siswa yang tidak tuntas hanya 2 siswa atau 11% dari keseluruhan. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan berbantu media Flip Chart dinyatakan dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah dapat melatih siswa lebih aktif dalam memecahkan masalah, mengungkapkan pendapat dan memahami materi secara berkelompok dan dapat belajar untuk saling membantu dalam kelompoknya karena semua berperan di dalam kelas pada saat proses pembelajaran.
Implementasi Video Jasuir pada Tema Lingkungan Sahabat Kita Meningkatkan Motivasi Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Arta Puspitaningrum; Iin Purnamasari; Veryliana Purnamasari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v3i3.29856

Abstract

Guru belum menggunakan media pembelajaran sehingga pembelajaran tidak menarik dan cepat membuat siswa merasa bosan. Selain itu, masih banyak guru yang belum mampu memfasilitasi siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi video jasuir pada tema lingkungan sahabat kita dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa mengalami peningkatan dalam memahami materi pelajaran dilihat dari angket motivasi siswa mendapatkan nilai mean dari variabel Motivasi belajar sebesar 95,63, nilai rata-rata hasil nilai pretest sebesar 63,5 dan rata-rata hasil nilai postets sebesar 77,1, keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam mencapai nilai rata-rata pada pembelajaran menggunakan video jasuir mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa setelah menggunakan video jasuir, minat belajar siswa kelas V mengalami peningkatan dalam memahami materi pelajaran dan keterampilan berpikir kritis siswa terutama dalam memahami materi tentang lingkungan hidup juga meningkat.

Page 2 of 2 | Total Record : 20