cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN BABARSARI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ANASTASIA EKA SAN DIANA; RISHE PURNAMA DEWI; JAROT PRAKOSO
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1466

Abstract

The background of this research is the activity and learning outcomes of third-grade students of SD Negeri Babarsari in the thematic learning of Indonesian language content, which is still low. Improvements are needed in order to increase the activity and learning outcomes of third-grade students of SD Negeri Babarsari. This study aimed to describe the increase in activity and learning outcomes of third-grade students at SD Negeri Babarsari using a Problem Based Learning model with the help of domino card media. This research is a Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were third-grade students of SD Negeri Babarsari with a total of 28 students. This CAR design consists of two cycles using the Kemmis and Targgart models which include planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques using observation, documentation, and tests. The data analysis used is mix-method (descriptive and quantitative). The results showed an increase in the percentage of student activity. This can be seen from the results of student observations in the pre-cycle to cycle II, which is 38.68% in the pre-cycle, 75.30% in the first cycle, while in the second cycle it is 77.77%. This is accompanied by an increase in the average value of student learning outcomes from the pre-cycle of 63.57, increasing in the first cycle to 70.37 and in the second cycle increasing to 82.96. It can be concluded that the Problem Based Learning model using card media can increase the activity and learning outcomes of third-grade students of SD Negeri Bababrsari Yogyakarta. ABSTRAKLatar belakang penelitian ini mengenai keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Babarsari pada pembelajaran tematik muatan bahasa Indonesia yang masih rendah sehingga diperlukan perbaikan agar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Babarsari. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Babarsari menggunakan model Problem Based Learning berbantu media kartu domino. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Babarsari dengan jumlah 28 siswa. Desain PTK ini terdiri dari dua siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Targgart yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan persentase keaktifan siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi siswa pada pra siklus hingga siklus II, yaitu pada pra siklus diperoleh sebesar 38,68%, pada siklus I sebesar 75,30%, sedangkan pada siklus II sebesar 77,77%. Hal tersebut diiringi dengan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari pra siklus sebesar 63,57 meningkat pada siklus I menjadi 70,37 dan pada siklus II meningkat menjadi 82,96. Dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning menggunakan media kartu dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Bababrsari Yogyakarta.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMA NEGERI 1 TAMPAHAN MELVIN ANSEN
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1467

Abstract

This study aims to determine the Improvement of Physics Learning Outcomes of Students in Class X-Mia Semester 2 SMAN 1 Tampahan on the subject of heat with the Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievment División (STAD). The subjects in this study were students of class X-Mia, totaling 25 students. This study uses a classroom action research design (CAR) which consists of 2 cycles, where each cycle consists of 1) planning (planning), 2) Action (action), 3) Observation, (Observation) 4) Reflection. (Reflection) From the results of the analysis of learning data, it was found that in the first cycle, the average value of learning outcomes (cognitive) of students reached 61.90 with classical learning completeness of 65.00%. This result increased in the second cycle to 75.45 with learning mastery increased from 61.16% to 73.96% in the second cycle and in the affective aspect of classical learning completeness increased from 62.21% in the first cycle to 71.16% in the first cycle. II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X-Mia Semester 2 SMAN 1 Tampahan Pada Pokok Bahasan Kalor dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment División (STAD). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-Mia yang berjumlah 25 peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklusnya terdiri dari 1) planning (rencana), 2) Action (tindakan), 3) Observation, (Pengamatan) 4) ReflectionI. (Refleksi) Dari hasil analisis data pembelajaran diperoleh bahwa pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar (kognitif) peserta didik mencapai 61,90 dengan ketuntasan belajar klasikal 65,00%. Hasil ini meningkat pada siklus II menjadi 75,45 dengan ketuntasan belajar meningkat dari 61,16% menjadi 73,96% pada siklus II dan pada aspek afektif ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 62,21% pada siklus I menjadi 71,16% pada siklus II.
PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ISWANTO ISWANTO
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1468

Abstract

This study aims to describe problem posing to improve creative thinking skills. This research is a descriptive-exploratory research. The subjects in this study were students of class VII.6 SMP Negeri 2 Toboali. The results showed that problem posing to improve creative thinking skills can train students in creative thinking. The number of questions that students make in problem posing activities is divided into three types of questions, the first type is a question that has the same characteristics, the second type is a question that has different characteristics, and the third type is an unusual question. The process of making questions is done by students by collecting and digging up existing information, then constructing them into questions. For the process of answering questions, students are carried out by processing information that is already known. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problem posing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penellitian deskriptif-eksploratif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.6 SMP Negeri 2 Toboali. Hasil penelitian menunjukan bahwa problem posing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dapat melatih siswa dalam berpikir kreatif. Banyaknya soal yang dibuat siswa dalam kegiatan problem posing terbagi menjadi tiga tipe soal, tipe yang pertama adalah soal yang memiliki karakteristik sama, tipe yang kedua adalah soal yang memiliki karakteristik berbeda, dan tipe yang ketiga adalah soal yang tidak biasa. Proses membuat soal dilakukan siswa dengan mengumpulkan dan menggali informasi-informasi yang ada, kemudian dikonstruksi menjadi soal. Untuk proses menjawab soal, dilakukan siswa dengan mengolah informasi yang telah diketahui.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATERI ASKING FOR AND GIVING OPINION MELALUI METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS XI IPA 2 SMAN 6 TAMBUN SELATAN INDRAWATI INDRAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1498

Abstract

This Study is aimed to improve learning achievement of students of XI science 2 SMAN 6 Tambun Selatan Bekasi. Students’ learning achievement in “Asking for and Giving Opinion” material is relatively still low. This can be seen from the result of Pretest of the students who obtained classicallly completion scores as many as 15 students or 35.7% of students managed to achieve KKM and 27 students or 64.28% had not reached the completion target. The Study of the usage of Discovery Learning Method in order to improve learning achievement of “Asking for and Giving Opinion” material has been applied on Students of XI science 2 SMAN 6 Tambung Selatan in 2019/2020. This study is a Class Action Research model of Kemmis and Targgart consist of 2 cycles. Data collection technique used observation, documentation and tests. Analysis data used is descriptive quantitative. There was an increased result in students’ learning achievement both in cycle I and II after using Discovery Learning Method. The number students who got KKM in cycle I is 28 students and in cycle II is 42 students. The percentage of classical completion in cycle I is 66.66% and in cycle II is 100%. The result of this study is that the use of Discovery Learning method in the material “Asking for and Giving Opinion” can improve the learning achievemnt of students XI science 2 SMAN 6 Tambun Selatan. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatan prestasi belajar siswa XI IPA 2 SMAN 6 Tambun Selatan Kab. Bekasi. Prestasi belajar siswa pada materi “asking for and giving opinion” tergolong rendah. Hal ini terlihat dari hasil pretest siswa diperoleh nilai ketuntasan klasikal sebanyak 15 siswa atau 35,7 % siswa berhasil mencapai nilai KKM dan 27 siswa atau 64,28% belum mencapai target ketuntasan. Penelitian tentang penggunaan metode Discovery Learning untuk meningkatkan prestasi belajar materi “asking for and giving opinion” telah dilakukan pada siswa XI IPA 2 SMAN 6 Tambun Selatan tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas model Kemmis dan Targgart yang terdiri dari 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Baik pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan prestasi belajar siswa setelah penggunaan metode Discovery Learning. Jumlah siswa tuntas dari siklus I yaitu 28 siswa dan siklus II 42 siswa. Dengan persentase ketuntasan klasikal pada siklus I yaitu 66,66% dan siklus II 100%. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan metode Discovery Learning pada materi “asking for and giving opinion” dapat meningkatkan prestasi belajar siswa XI IPA 2 SMAN 6 Tambun Selatan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK FABEL SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH EDI ENDANG ASTUTININGSIH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1499

Abstract

This study aims to improve the ability to identify the intrinsic elements of fables for grade VII-E students of SMP Negeri 1 Piyungan semester 2 for the 2021/2022 academic year. The background of this research is the lack of knowledge, experience, and interest of students in analyzing stories. This research is a Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles, one cycle consists of 2 meetings. Each meeting was attended by 32 students of class VII E semester 2 of SMP Negeri 1 Piyungan for the 2021/2022 academic year. Data collection techniques are observation and tests, data analysis techniques are qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The implementation of the Index Card Match strategy in this study started from students looking for pairs of cards which were questions or answers before the time limit determined by the teacher. Students look for partners while playing about a concept or topic in a fun atmosphere. After the data was analyzed, it was concluded that the implementation of the Index Card Match strategy in learning could improve the ability to identify intrinsic elements for students of class VII-E semester 2 of SMP Negeri 1 Piyungan for the academic year 2021/2022. The average value of student learning outcomes is 76 in the first cycle, increasing by 7 points to 83 in the second cycle. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik fabel bagi siswa kelas VII-E SMP Negeri 1 Piyungan semester 2 tahun pelajaran 2021/2022. Latar belakang dari penelitian ini karena kurangnya pengetahuan, pengalaman, dan minat siswa dalam menganalisis cerita. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, satu siklus terdiri atas 2 pertemuan. Setiap pertemuan dikuti oleh 32 siswa kelas VII E semester 2 SMP Negeri 1 Piyungan tahun pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan tes, teknik analisis datanya ialah teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penerapan strategi Index Card Match pada penelitian ini dimulai dari siswa mencari pasangan kartu yang merupakan soal atau jawaban sebelum batas waktu yang ditentukan oleh guru. Siswa mencari pasangan sambil bermain mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan. Setelah data dianalisis diperoleh kesimpulan bahwa penerapan strategi Index Card Match dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik bagi siswa kelas VII-E semester 2 SMP Negeri 1 Piyungan tahun pelajaran 2021/2022. Nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76 pada siklus I, meningkat 7 angka menjadi 83 pada siklus II.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU PEREDARAN DARAH KREATIF & UNIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN MOJOTRISNO NINUK SUMIYARSIH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i3.1500

Abstract

This research was carried out on students of SDN Mojotrisno class V in the academic year 2021-2022 semester I on theme 4 sub-theme 1 material of human blood circulation organs and their functions. This study aims to improve student learning outcomes on the material of human circulatory organs and their functions. The background of this research is the decline in learning outcomes caused by students who feel bored with the way the teacher presents material that is always monotonous and student-centered so that student learning interest decreases and results in student learning outcomes also decline. This research is Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles, one cycle is carried out for two meetings. Each meeting was attended by 29 students. Data collection techniques are observation sheets, test instruments and documentation. This research uses creative and unique blood circulation card learning media. By using this card, students in learning feel that students are more relaxed, fun, more enthusiastic, and can improve students' memory about the material of human blood circulation organs. Based on the results of the research described above, it can be concluded that the use of creative and unique blood circulation card media can improve learning outcomes of Natural Sciences on human blood circulation material and its functions in class V SDN Mojotrisno for the academic year 2021-2022. This increase can be seen from the data in cycle I and cycle II. In the first cycle, the learning completeness achieved was 66% with an average value of 78.62. While in the second cycle, student learning completeness reached 100% with an average value of 93.44. From these data, we can see that student learning outcomes from cycle I to cycle II have increased. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan pada siswa SDN Mojotrisno kelas V pada tahun ajaran 2021-2022 semester I pada tema 4 subtema 1 materi organ peredaran darah manusia dan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi organ peredaran darah manusia dan fungsinya. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan hasil belajar yang disebabkan oleh peserta didik yang merasa bosan dengan cara guru menyajikan materi yang selalu monoton dan berpusat pada peserta didik sehingga minat belajar siswa menurun dan mengakibatkan hasil belajar peseta didik juga menurun. Penelitian ini merupakan Penelitinan Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, satu siklus dilaksanakan selama dua kali pertemuan. Setiap pertemuan diikuti oleh 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu dengan lembar observasi ,intrumen tes dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan media pembelajaran kartu peredaran darah kreatif dan unik. Dengan mengguankan kartu ini peserta didik didalam pembelajaran merasa didik lebih santai, menyenangkan, lebih semangat, serta dapat meningkatkan daya ingat peserta didik mengenai materi organ peredaran darah manusia. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraiakan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu peredaran darah kreatif dan unik dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam pada materi peredaran darah manusia dan fungsinya di kelas V SDN Mojotrisno tahun pelajaran 2021-2022. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari data pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar yang dicapai adalah 66% dengan nilai rata-rata 78,62. Sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar siswa mencapai 100% dengan nilai rata-rata 93,44. Dari data tersebut dapat kita lihat, hasil belajar siswa dari sikls I ke siklus II mengalami peningkatan.
PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX PADA PEMBELAJARAN PAI YENI FARIDAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1686

Abstract

The purpose of this action research is to prove the increase in student learning outcomes after applying the Mind Mapping strategy in the learning process. This study used three rounds of action research. Each round consists of four stages: planning, action, observation/observation, and reflection. Data was collected using a learning achievement test which was analyzed descriptively quantitatively. From the results of the analysis it was found that the learning outcomes of students experienced an increase from the initial data to cycle III, namely, the initial data showed that the learning mastery achievement reached 25%, cycle I increased to 62.50%, cycle II increased to 68.75% and Cycle III increased to 87.50%. This proves that the Mind Mapping strategy applied by the teacher in the learning process has been able to improve student learning outcomes well, and this learning strategy can be used as an alternative to learning Islamic Religious Education. ABSTRAKTujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk membuktikan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya strategi Mind Mapping dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif kuantiatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari data awal sampai siklus III yaitu, data awal menunjukkan prestasi ketuntasan belajar mencapai 25%, siklus I meningkat menjadi 62,50%, siklus II meningkat menjadi 68,75% dan Siklus III meningkat menjadi 87,50%.. Hal itu membuktikan bahwa strategi Mind Mapping yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan baik, serta strategi pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASE LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GOOGLE MEET DAN GOOGLE CLASROOM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA I WAYAN SUINDHIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1687

Abstract

This research is a classroom action research that aims to determine the application of the Problem Based Learning method using the Google Meet and Google Classroom applications to improve student physics learning outcomes. The survey was conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings covering, planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were students of class XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang, totaling 31 people. Sources of data used are the results of observations, tests and documents of student learning outcomes. For data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the physics learning outcomes of students of class XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang experienced an increase after the application of the Problem Based Learning method using the Google Meet and Google Classroom applications. This is indicated by an increase in student learning outcomes in each cycle. Improved learning outcomes are seen from two aspects, namely based on student learning outcomes and student attendance. Student learning outcomes have increased as indicated by the increase in the average score of 68.40 in the first cycle and increased to 78.42 in the second cycle and was able to pass the Minimum Completeness (KKM) 70.00 ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Problem Based Learning menggunakan aplikasi Google Meet dan Google Classroom untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Survei dilakukan dalam dua siklus. Masing masing siklus terdiri dari dua pertemuan meliputi, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang yang berjumlah 31 orang. Sumber data yang digunakan adalah hasil observasi, tes dan dokumen hasil belajar siswa. Untuk analisis data mengunakan teknik analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang mengalami peningkatan setelah penerapan metode Problem Based Learning menggunakan aplikasi Google Meet dan Google Classroom. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan hasil belajar dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan hasil belajar siswa dan kehadiran siswa. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan ditunjukan dengan meningkatnya nilai rata-rata 68,40 pada siklus I dan meningkat menjadi 78,42 pada siklus II dan mampu melewati nilai Ketuntasan Minimal (KKM) ?75,00
METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS HURUF HIJAIYAH SUCI SURYATI; E. SYARIFUDIN; UMAYAH UMAYAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1688

Abstract

The aims of this study were: To find out the use of the drill method in improving skills in writing hijaiyah letters in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang., To find out the skills of writing hijaiyah letters in BTQ subjects at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang and How does the use of the drill method influence students' hijaiyah writing skills in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Attack. The research method used in this study was a quasi-experimental (quasi-experimental) with a pretest-posttest control group research design. The sample in this study was class VII B as the experimental class and class VII A as the control class. The research instruments and data collection techniques used were observation, questionnaires, tests and documentation. The results of this study showed that there was a significant difference in the hijaiyah cursive writing skills of the experimental class and the control class, as evidenced by the average score of students' hijaiyah cursive writing skills in the experimental class after being given treatment of 83.53 while in the control class it was 65.46. And from the calculation of tcount which is in the acceptance area of ??Ha (tcount > ttable or 21.7 > 1.669) which means that Ha is accepted and it is stated that there is a difference between the hijaiyah cursive writing skills of the experimental class and the control class. The conclusion obtained from this study is that there is a positive and significant influence from the use of the drill method on improving skills in writing hijaiyah letters in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Serang district. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui penggunaan metode drill dalam meningkatkan keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang., Untuk mengetahui keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang dan Bagaimana pengaruh penggunaan metode drill terhadap keterampilan menulis huruf hijaiyah siswa pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain penelitian control group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan, dibuktikan dari skor rata-rata keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah siswa pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan sebesar 83,53 sedangkan pada kelas kontrol adalah 65,46. Dan dari perhitungan thitung yang berada pada daerah penerimaan Ha (thitung > ttabel atau 21,7 > 1,669) yang berarti Ha diterima dan dinyatakan terdapat perbedaan antara keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan dari penggunaan metode drill terhadap peningkatan keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, kabupaten Serang.
PENERAPAN TEKNIK BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS X MIPA 1 SMA NEGERI 1 JATIBARANG SRI WIWIT SUPRAKANTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1689

Abstract

This study aims to determine the increase in discipline by using group guidance services. This research uses group guidance action studies on students in class X MIPA 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes. From the results of direct observations in class X MIPA 1 before the action research, it can be seen that there are still undisciplined participants who come to school late, do not do assignments from the teacher, use the Group Guidance Service method, students show an attitude of ongoing service. During the Group Guidance Service process, some of the students who were often undisciplined got experience from other friends and there was a desire to change their bad attitude such as being often late, not doing the teacher's assignments and not being neat in uniform. In this study the researchers used class X MIPA 1 for the application of Guidance through the application of Group Guidance Services where there were 35 students, and 10 students were taken who were often undisciplined. After the Actions are implemented through Group Guidance Services with Group Dynamics, the class atmosphere comes alive, students become active in Group Guidance services and the results are maximized. This research was carried out in three stages, namely the pre-cycle stage, cycle 1 and cycle 2. The percentage of group guidance service activities of students was in the pre-cycle stage with an average score of 42.8. undisciplined behavior score on the scale of student undisciplined behavior is explained by the average achievement rate of 29.7. The total score can be classified in the undisciplined behavior category, the low percentage reaches 90% of the number of students who are used as respondents and the classification of undisciplined behavior in the high category, the percentage score reaches 10 % . This shows that the results of the students have met the targets set by the researcher. From these three stages it is clear that there has been an increase after implementing the Group Guidance Service with. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini menggunakan studi tindakan Bimbingan Kelompok pada peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes. Dari hasil observasi secara langsung di kelas X MIPA 1 sebelum penelitian tindakan, dapat diketahui bahwa masih ada peserta yang tidak disiplin dating ke sekolah terlmbat, Tidak mengerjakan Tugas dari Guru, menggunakan metode Layanan Bimbingan Kelompok peserta didik menunjukkan sikap adanya Layanan berlangsung. Selama proses Layanan Bimbingan Kelompok, beberapa dari peserta didik tersebut yang sering melakukan tidak disiplin mendapatkan pengalaman dari teman yang lain dan ada keinginan untuk merubah sikapnya yang tidak baik seperti sering terlambat, tidak mengerjakan tugas guru dan tidak rapih dalam berpakaian seragam. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kelas X MIPA 1 untuk penerapan Bimbingan melalui penerapan Layanan Bimbingan Kelompok yang jumlah peserta didiknya ada 35 anak, dan diambil 10 peserta didik yang sering tidak disiplin. Setelah dilaksanakan Tindakan melalui Layana Bimbingan Kelompok dengan Dinamika Kelmpok maka suasana kelas menjadi hidup, peserta didik menjadi aktif dalam layanan Bimbingan Kelompok dan hasilnya menjadi maksimal. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Prosentase aktifitas Layanan Bimbingan Kelompok peserta didik pada tahap pra siklus dengan rata-rata nilai 42,8. perilaku tidak disiplin skor skala perilaku tidak disiplin siswa dijelaskan angka ketercapaian rata-rata 29,7 jumlah skor tersebut dapat diklasifikasikan dalam perilaku Tidak Disiplin kategori rendah prosentase mencapai 90% dari jumlah siswa yang dijadikan responden dan klasifikasi perilaku tidak disiplin kategori Tinggi angka prosentasenya mencapai 10% . Hal ini menunjukkan bahwa hasil peserta didik sudah memenuhi target yang ditetapkan peneliti. Dari tiga tahap tersebut jelas bahwa ada peningkatan sesudah diterapkan Layanan Bimbingan Kelompok dengan.

Page 8 of 20 | Total Record : 199