cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
PENGARUH METODE DRILL AND PRACTICE TERHADAP HASIL BELAJAR ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI KELAS XI DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN Nababan, Sotarduga; Jeumpa, Kemala; Sutrisno, Sutrisno; Sitompul, Harun
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7251

Abstract

ABSTRACT The need for a learning method that can increase student engagement and encourage repeated practice in the Construction Cost Estimation subject is the background of this research. The purpose of this research is to determine the effect of the drill and practice approach on the learning outcomes of building cost estimation for class XI of the Building Modeling and Information Design Expertise Program at SMK Negeri 2 Dolok Sanggul. The research sample consisted of 25 students from class XI DPIB 1, which became the treatment class for the drill and practice method. This research used a pre-test and post-test learning design and was quasi-experimental. Tests of validity, reliability, difficulty index, question discrimination power, and distractor effectiveness were conducted after the research instrument was tested. Based on the t-test conducted on the post-test of the experimental class, tvalue was greater than tcritical, meaning there was a significant difference in learning outcomes. Based on the average post-test score of the two classes, for the experimental class it was 79.60 and for the control class it was 67.40. This means that the experimental class that learned using the drill and practice method obtained higher scores than the control class that used the lecture method, so this study proves that there is an influence of the drill and practice method on student learning outcomes. ABSTRAK Kebutuhan akan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong praktik berulang dalam mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan drill and practice terhadap hasil belajar estimasi biaya konstruksi kelas XI Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 2 Dolok Sanggul. Sampel penelitian adalah dua puluh lima siswa dari kelas XI DPIB 1 yang menjadi kelas perlakuan metode drill and practice. Penelitian ini menggunakan desain pembelajaran pre-test dan post-test dan bersifat kuasi-eksperimental. Uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, daya pembeda soal, dan keefektifan distraktor dilakukan setelah instrumen penelitian diujicobakan. Berdasarkan uji t dilakukan pada post-test kelas eksperimen didapatkan thitung lebih besar dari ttabel, artinya terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan. Berdasarkan rata-rata nilai post-test dari kedua kelas, untuk kelas eksperimen sebesar 79,60 dan untuk kelas kontrol adalah 67,40. Artinya pada kelas eksperimen yang belajar dengan menggunakan metode drill and practice memperoleh skor yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menggunkan metode ceramah sehingga penelitian ini membuktikan terdapat pengaruh metode drill and practice terhadap hasil belajar siswa.
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM BIOLOGI BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Azizah, Mifta Risqia; Prayogo, Muhammad Suwignyo; Amalia, Khoiriyatul; Aisyah, Siti
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7380

Abstract

ABSTRACT Environmental degradation that continues to expand at both local and global levels requires elementary education institutions to cultivate ecological awareness from an early age. However, science learning in madrasah remains largely theoretical, which limits students’ ability to understand and practice environmentally responsible behavior. This study aims to analyze the implementation of Biology-based Project Based Learning (PjBL) in science instruction and its contribution to fostering environmental awareness among fifth-grade students at MI Miftahul Ulum Sukorejo, Bangsalsari, Jember. The research employed a descriptive qualitative approach, involving the fifth-grade teacher as the primary informant through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the implementation of PjBL covered several key steps, including the formulation of learning objectives, project planning, group division, process facilitation, and presentation of results. Nevertheless, student involvement in project planning, independent scheduling, and reflective activities remains limited. In terms of non-cognitive learning outcomes, students’ environmental awareness is still low, particularly regarding understanding basic environmental concepts, sensitivity to environmentally harmful behaviors, and habits related to cleanliness and school hygiene. These findings suggest that the implementation of PjBL has not yet been optimal in promoting environmentally responsible behavior, thus requiring strengthened teacher facilitation, more authentic project activities, and a stronger integration of ecological values within instruction. ABSTRAK Kerusakan lingkungan yang semakin meluas pada tingkat lokal maupun global menuntut lembaga pendidikan dasar untuk menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini. Namun, pembelajaran IPA di madrasah masih cenderung berorientasi pada teori sehingga belum sepenuhnya mendorong siswa memahami dan mempraktikkan perilaku peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran IPA Biologi berbasis Project Based Learning (PjBL) serta kontribusinya dalam membentuk kepedulian lingkungan siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sukorejo, Bangsalsari, Jember. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru kelas V sebagai informan utama melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL telah mencakup beberapa langkah inti, seperti perumusan tujuan, perencanaan proyek, pembagian kelompok, pendampingan proses kerja, dan presentasi hasil. Meski demikian, pelibatan siswa dalam perencanaan proyek, penjadwalan mandiri, dan kegiatan refleksi masih terbatas. Dari sisi hasil belajar non-kognitif, kepedulian lingkungan siswa masih berada pada tingkat rendah, baik terkait pemahaman konsep dasar lingkungan, kepekaan terhadap perilaku tidak ramah lingkungan, maupun kebiasaan menjaga kebersihan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi PjBL belum optimal dalam mengembangkan perilaku peduli lingkungan, sehingga diperlukan penguatan peran guru sebagai fasilitator, pengayaan aktivitas proyek yang lebih autentik, serta integrasi nilai-nilai ekologis dalam pembelajaran.
POTRET PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF Azizah, Nur; Khatima, Asmahusnul; Auliyah, Nurhasana; Ansar, Ahlun; Arismunandar, Arismunandar
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7638

Abstract

Inclusive education is an approach that provides equal learning opportunities for all students, including children with special needs, in mainstream schools. This study aims to analyze the implementation of the inclusive education program at SD Inpres Maccini Baru, Makassar. The method used in this study was qualitative through observation and in-depth interviews with the principal. This study focused on school policies, the admission process for students with special needs, curriculum adjustments, supporting facilities, the role of Special Assistant Teachers, as well as challenges faced by the school and strategies to overcome them. The findings of this study indicate that the school has implemented planned and collaborative inclusive education, although there are still shortcomings in the number of assistants and facilities. Collaboration between teachers, parents, and the community is a crucial element in the success of the inclusive program at the school. The results of this study are expected to serve as guidelines for the development of inclusive education in other elementary schools and contribute to improving the quality of educational services that enable all students to learn without discrimination. ABSTRAKPendidikan inklusif adalah sebuah pendekatan yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua siswa, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, di sekolah-sekolah umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pendidikan inklusif di SD Inpres Maccini Baru, Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan kepala sekolah. Fokus kajian ini adalah pada kebijakan sekolah, cara penerimaan siswa berkebutuhan khusus, penyesuaian kurikulum, fasilitas yang mendukung, peran Guru Pendamping Khusus, serta tantangan yang dihadapi sekolah dan strategi untuk mengatasinya. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan pendidikan inklusif secara terencana dan kolaboratif, meskipun masih ada kekurangan dalam jumlah tenaga pendamping dan fasilitas. Kerja sama antara guru, orang tua, dan komunitas menjadi unsur penting dalam keberhasilan program inklusif di sekolah. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi pedoman untuk pengembangan pendidikan inklusif di sekolah dasar lainnya dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan yang memungkinkan semua peserta didik belajar tanpa diskriminasi.
INTEGRASI FILSAFAT PENDIDIKAN DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN: KAJIAN SISTEMATIS 2020–2025 Nurlaila, Nurlaila; Iskandar, Iskandar; Ismawati, Ismawati; Fitriati, Fitriati
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7703

Abstract

ABSTRACT Modern education faces the challenge of globalization, which threatens to erode cultural roots and humanistic values in the learning process. This study aims to analyze trends and directions in the development of learning models based on educational philosophy and local wisdom during the 2020–2025 period. A Systematic Literature Review (SLR) with a descriptive qualitative approach was employed. Data were collected from 1,200 academic publications indexed in Crossref and Google Scholar using the Publish or Perish (PoP) application with search strings combining the terms “learning model,” “local wisdom,” and “educational philosophy.” The analysis identified three dominant research themes: (1) learning models based on local values, (2) educational philosophy and cultural context, and (3) curriculum innovation and character education. The first theme accounted for 45% of publications, followed by philosophical foundations (32%) and curriculum innovation (23%). The integration of educational philosophy and local wisdom produced the Philosophical-Local Wisdom Learning Model (PLWLM), which places cultural values at the core of the learning process. This model promotes reflective, humanistic, and character-oriented learning, aligning with UNESCO’s Education for Sustainable Development (ESD) and Indonesia’s Pancasila Student Profile. The findings highlight the urgency of developing an education system rooted in local culture while remaining adaptive to global challenges. ABSTRAK Pendidikan modern menghadapi tantangan globalisasi yang mengancam hilangnya akar budaya dan nilai humanistik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan dan arah pengembangan model pembelajaran berbasis filsafat pendidikan dan kearifan lokal pada periode 2020–2025. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari 1.200 publikasi ilmiah yang terindeks di Crossref dan Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan kombinasi kata kunci “model pembelajaran,” “kearifan lokal,” dan “filsafat pendidikan.” Hasil analisis menunjukkan tiga tema besar dalam penelitian, yaitu (1) model pembelajaran berbasis nilai lokal, (2) filsafat pendidikan dan konteks budaya, serta (3) inovasi kurikulum karakter. Tema pertama mendominasi dengan 45% publikasi, diikuti oleh kajian filosofis (32%) dan inovasi kurikulum (23%). Integrasi antara filsafat pendidikan dan kearifan lokal menghasilkan model konseptual Philosophical-Local Wisdom Learning Model (PLWLM) yang menempatkan nilai budaya sebagai inti proses pembelajaran. Model ini mendorong pembelajaran yang reflektif, humanis, dan berorientasi karakter, sejalan dengan prinsip Education for Sustainable Development (ESD) UNESCO dan Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan pendidikan yang berakar pada budaya lokal namun adaptif terhadap tantangan global.
IMPLEMENTASI PROGRAM FULL DAY SCHOOL DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA Sari, Intan Dwi Kurnia; Hikmawati, Ari
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7771

Abstract

ABSTRACT This study originates from the need of madrasahs to connect academic learning with the development of religious character through the implementation of a full day school program, which has thus far been rarely examined in public Islamic schools. This research aims to describe the planning, implementation, and outcomes of the full day school program in cultivating students’ religious character and improving their academic achievement at MTs Negeri 2 Karanganyar in the 2025/2026 academic year. A qualitative approach was applied using a field research design with data collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, Islamic education teachers, the vice principal for student affairs, and students. The findings show that the program was designed through the preparation of an integrated schedule and collaborative task distribution, and was implemented through a series of academic and religious activities carried out throughout the day. The main results indicate an improvement in students’ worship discipline, religious participation, and academic scores in several core subjects, accompanied by challenges such as student fatigue and limited facilities. Overall, the full day school program contributes positively to the integration of learning and character education and serves as a reference for development in public madrasahs seeking to strengthen religious habituation within the school environment. ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari kebutuhan madrasah untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan pembentukan karakter religius melalui penerapan program full day school yang hingga kini masih jarang dikaji pada madrasah negeri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan capaian program full day school dalam membangun karakter religius dan meningkatkan prestasi akademik siswa di MTs Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2025/2026. Pendekatan kualitatif digunakan melalui desain penelitian lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dirancang melalui penyusunan jadwal terpadu dan pembagian tugas yang kolaboratif, kemudian dijalankan dalam rangkaian aktivitas akademik dan religius yang berlangsung sepanjang hari. Temuan utama memperlihatkan peningkatan kedisiplinan ibadah, partisipasi religius siswa, serta kenaikan nilai akademik pada beberapa mata pelajaran inti, disertai kendala berupa kelelahan siswa dan keterbatasan sarana. Secara keseluruhan, program full day school memberikan kontribusi positif terhadap integrasi pembelajaran dan pendidikan karakter, serta menjadi rujukan pengembangan bagi madrasah negeri dalam memperkuat pembiasaan religius di lingkungan sekolah.
IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN DENGAN METODE ADLX INTROPLEK TERPADU DI SMP IT AL HUDA WONOGIRI Andika, Aryan; Fuadi, Fairuz Amin; Arini, Hanifah Nur; Putri, Linda Kartika; Ernawati; Putra P, Heldy Ramadhan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7816

Abstract

ABSTRACT The improvement of education quality in the global era requires learning innovations that can adapt to technological developments and students’ needs. This study aims to develop learning innovations as a strategic effort to enhance educational quality and prepare students to face future challenges. Using a qualitative method and a case study approach at SMP IT Al Huda, this research examines the implementation of the Integrated ADLX INTROPLEK learning design model. The innovation process includes identifying learning needs, designing contextual learning strategies, and integrating relevant digital technologies into instructional activities. The findings reveal that this innovation significantly improves students’ active engagement, conceptual understanding, learning motivation, and digital skills. Moreover, the approach fosters more personal, adaptive, and meaningful learning experiences. However, several obstacles were identified, including limited resources and teachers’ technological competencies. Therefore, enhancing teachers’ capacity through continuous training and collaboration among educational institutions is essential to strengthen the learning innovation ecosystem. These efforts are expected to support the creation of a more innovative, inclusive, and future-oriented learning environment. ABSTRAK Peningkatan kualitas pendidikan di era global menuntut inovasi pembelajaran yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan inovasi pembelajaran sebagai strategi untuk mengembangkan pendidikan bersama dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus di SMP IT Al Huda, penelitian ini menganalisis penerapan model desain pembelajaran ADLX INTROPLEK Terpadu. Proses inovasi dilakukan melalui identifikasi kebutuhan belajar, perancangan strategi pembelajaran kontekstual, serta integrasi teknologi digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi tersebut meningkatkan keterlibatan aktif, pemahaman konsep, motivasi belajar, dan keterampilan digital siswa. Selain itu, pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, adaptif, dan bermakna. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kompetensi guru dalam teknologi masih ditemukan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi antar lembaga pendidikan diperlukan untuk memperkuat ekosistem inovasi pembelajaran. Upaya ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan siswa.
DAMPAK PENGGUNAAN PANEL INTERAKTIF PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS Patta, Naifah Mansyur; H, Nurhikmah; Tohamba, Citra Prasiska Puspita; Hakim, Abdul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7850

Abstract

The massive distribution of Interactive Flat Panels (IFPs) by the Indonesian government as a solution to the lack of educational technology facilities demands an in-depth evaluation of their effectiveness in real-life learning activities. This study aims to analyze the impact of IFP use on the dynamics of the teaching and learning process in classrooms. Using qualitative methods with a literature review approach, this study reviewed various scientific publications from 2022 to 2025 relevant to the topic. The research stages included keyword identification, abstract selection, and thematic analysis of secondary data obtained from various academic databases. Key findings indicate that the integration of IFPs into learning has a significant impact on increasing student enthusiasm and motivation to learn. This is driven by engaging visualization features and interactivity that enable active kinesthetic student participation. Furthermore, the use of this medium has proven effective in simplifying the delivery of complex concepts. The study's conclusions emphasize that while IFPs offer great potential in creating innovative learning environments, their success depends heavily on teachers' readiness and competence in operating the technology and developing relevant digital content. ABSTRAKDistribusi masif Interactive Flat Panel (IFP) oleh pemerintah Indonesia sebagai solusi atas minimnya fasilitas teknologi pendidikan menuntut adanya evaluasi mendalam mengenai efektivitasnya dalam kegiatan pembelajaran nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan IFP terhadap dinamika proses belajar mengajar di ruang kelas. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini menelaah berbagai publikasi ilmiah dari tahun 2022 hingga 2025 yang relevan dengan topik tersebut. Tahapan penelitian meliputi identifikasi kata kunci, seleksi abstrak, serta analisis tematik terhadap data sekunder yang diperoleh dari berbagai basis data akademik. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi IFP dalam pembelajaran memberikan dampak signifikan berupa peningkatan antusiasme dan motivasi belajar siswa. Hal ini didorong oleh fitur visualisasi yang menarik dan interaktivitas yang memungkinkan partisipasi aktif siswa secara kinestetik. Selain itu, penggunaan media ini terbukti efektif dalam menyederhanakan penyampaian konsep yang kompleks. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun IFP menawarkan potensi besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi guru dalam mengoperasikan teknologi serta mengembangkan konten digital yang relevan.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENGUATAN KEGIATAN PRAKTIKUM SEDERHANA PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Suciati, Eidel Fitria; Azaria, Annisa Shafa; Wulandari, Chintia; Sepila, Az Zikriyah Dinda; Rahmadiani, Zulfa Fatimah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7851

Abstract

Science learning in elementary schools should not only teach concepts but also provide hands-on experience through practical activities that can train students' scientific thinking skills. However, in the field, practical activities are often inadequate due to limited time, facilities, and teacher preparation. This study aims to describe efforts to improve science learning by strengthening simple practical activities for elementary school students. This research shows that simple, well-planned and routinely conducted practical activities can increase student enthusiasm for learning, engagement, and understanding of science concepts. The teacher's role is crucial in planning these activities, preparing readily available tools and materials, and helping students reflect on their practical results to make the learning process more meaningful. This study suggests that strengthening simple practical activities can be an effective way to improve science learning in elementary schools, making students feel that learning is active, relevant to everyday life, and enjoyable.   ABSTRAKPembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar seharusnya tidak hanya mengajarkan konsep saja, tetapi juga memberikan pengalaman langsung melalui kegiatan praktikum yang bisa melatih kemampuan berpikir ilmiah siswa. Namun, di lapangan, kegiatan praktikum seringkali belum cukup baik karena terbatasnya waktu, fasilitas, dan persiapan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya meningkatkan pembelajaran IPA dengan memperkuat kegiatan praktikum sederhana bagi siswa SD Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum yang sederhana, direncanakan secara rapi dan dilakukan secara rutin, dapat meningkatkan semangat belajar, keterlibatan siswa, serta pemahaman mereka terhadap konsep sains. Peran guru sangat penting dalam merencanakan aktivitas tersebut, menyiapkan alat dan bahan yang mudah ditemukan, serta membantu siswa merenungkan hasil praktikumnya agar proses belajar lebih bermakna penelitian ini menyatakan bahwa memperkuat kegiatan praktikum sederhana bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran IPA di jenjang sekolah dasar, sehingga siswa merasa belajar secara aktif, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan menyenangkan.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK TATA BUSANA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Nafiatunnisa, Aisyah; Wahyuningsih, Sri Endah; Irmayanti, Irmayanti
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.7935

Abstract

Learning in fashion design today requires instructional approaches that are more innovative, applicable, and oriented toward nurturing students’ creativity to meet the evolving demands of vocational education. This study aims to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in enhancing students’ creativity within practical fashion-making lessons. The research employed a literature review method by examining 10 relevant scholarly articles focusing on PjBL, vocational learning, creativity development, and practical fashion activities. The data were analyzed descriptively to identify implementation patterns of PjBL, the benefits gained, and the challenges encountered during its application. The findings indicate that PjBL is highly effective in fostering creativity through project-based activities that require idea exploration, problem-solving, collaboration, and autonomy in producing fashion products. Moreover, PjBL provides authentic learning experiences that align with the expectations of the fashion industry, thereby strengthening students’ technical competencies and work readiness. Overall, the study highlights that PjBL has strong potential as an innovative instructional strategy that can enhance the quality of practical fashion design learning while addressing the contemporary needs of vocational education. ABSTRAKPembelajaran tata busana pada era modern menuntut strategi yang lebih inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan kreativitas peserta didik agar selaras dengan kebutuhan pendidikan vokasi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas peserta didik pada pembelajaran praktik tata busana. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji 10 artikel ilmiah yang relevan, meliputi topik PjBL, pembelajaran vokasi, kreativitas, serta praktik pembuatan busana. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola penerapan PjBL, manfaat yang dihasilkan, serta tantangan dalam implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL efektif meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan proyek yang menuntut eksplorasi ide, pemecahan masalah, kerja sama, serta kemandirian dalam menghasilkan produk busana. Selain itu, PjBL juga memberikan pengalaman belajar autentik yang sesuai dengan kebutuhan industri fashion, sehingga mendorong peningkatan kompetensi teknis dan kesiapan kerja peserta didik. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi strategi pembelajaran yang mampu memperkuat kualitas pembelajaran praktik tata busana dan menjawab tuntutan pendidikan vokasi masa kini.