cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 2003" : 6 Documents clear
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kepariwisataan (Studi Kasus: Obyek Wisata Pangandaran) Putro, Utomo Sarjono; Rahmana, Arif
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6032.186 KB)

Abstract

As stated in the National Development Program (PROPENAS), in the Strategic Plan (RENSTRA) of West Java and in the Area Program Development (PROPEDA) of Ciamis, tourism should be developed professionally to gain tourist satisfaction. Recently Pangandaran frequently getting criticism from tourists. For example the parking system is not managed regulary, the security system is not well guaranted, the settlement of merchant is not managed well and the environtment looks very dirty. To give a suggest of improvement of Quality of Tourism Public Service, this research use a Quality Function Deployment (QFD) method which is based on the SERVQUAL Model  using quality variables, there are Tangibility, Realibility, Responsiveness, Assurances and Empathy. This research adopt 39 attributes of tourism service which is judged by tourist. The survey result 19 attributes have positive SERVQUAL score so it have satisfied the tourist yet. The value of Customer Satisfaction Indexs (CSI) obtained equal to 94,8%. It’s mean that level service of Pangandaran is not yet really satisfy the tourist. Attributes with negative SERVQUAL score is judged as voice of customer to quality of tourism public service. The improvement of quality of tourism public service are training program, operational activity program,repair or addition of tourism facility program and addition of human resources program. Keywords: SERVQUAL, QFD, Voice of Customer
Penelitian Kepuasan Pelanggan Penerbit Buku-Buku Islam (Tinjauan pada Segmen Pasar Mahasiswa ITB) Subroto, Budiarto; Wibowo, Radityo Harry
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.892 KB)

Abstract

Industri penerbitan buku-buku islami ini, sebagaimana juga industry-industri lainnya, tidak bisa menghindar dari persoalan kepuasan pelanggan. Para pelanggan semakin cerdas dan menuntut kinerja produk atau jasa, yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan, agar melebihi level ekspetasi mereka. Kinerja atribut-atribut produk atau jasa yang prima semakin menjadi tuntutan oleh para pelanggan. Agar dapat bertahan dan bahkan dapat memperbesar volume pasar penerbitan buku-buku islami, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengetahui sejauh mana para pelanggannya selama ini terpuaskan oleh produk maupun jasa-jasa yang dikeluarkan oleh para penerbit yang ada dilingkup industry penerbitan buku –buku islami ini. Ada tujuan dalam melakukan pengukuran kepuasan pelanggan. Pertama adalah mendapatkan indeks kepuasan pelanggan sedangkan yang kedua untuk mendapatkan informasi mengenai prioritas perbaikan dalam upaya peningkatan kepuasan pelanggan. Untuk mencapai tujuan diatas dalam penelitian ini digunakan diagram kinerja kepuasan derajat kepentingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Era Intermedia, Gema Insani Press serta Rabbani Press memiliki nilai kinerja kepuasan pelanggan 1.60 yang berarti lebih dibandingkan Syaamil Cipta Media dan Mizan yang memiliki nilai kinerja kepuasan pelanggan 1.19. Sedangkan attribute kepuasan pelanggan yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki kinerjanya adalah sebagai berikut: Syaamil Cipta Media perlu diperbaiki harganya, Era intermedia perlu diperbaiki estetika serta kemudahan dan kenyamanan pembelian, Gema Insani Press perlu diperbaiki estetikanya, Mizan perlu diperbaiki harga dan keawetannya, sedangkan Rabbani Press perlu diperbaiki estetikanya. Katakunci: Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Attribut Kepuasan Pelanggan, Diagram Kinerja Kepuasan Derajat Kepentingan
A Multi-Transportation-Modes Optimization with Time and Cost Constrains of The Postal Delivery Service in Indonesia Sarasi, Vita
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An optimization procedure with constraints of time and cost was applied to the postal delivery service in Indonesia involving third parties of transportation modes by using Triple Algorithm and Minimum Cost Network Flow Problem methods. Althought it is nevertheless the initial stage, the optimization has showed its capability to satisfy the delivery time standard and to reduce the transportation cost simultaneously. The procedure has given a large impact on the cost effectiveness of 46,8% in this study by optimizing the choices of the transportation routes and the third parties involved. Invention of the consignment flow route and the modes selection will be useful for the network design, the third parties selection, and delivery monitoring and tracking, particularly by integrating it to the Geographical Information System. This information is especially suitable for a multifaceted archipelago and wide-area country such as Indonesia. Keywords: Postal delivery network, transportation cost, delivery time, transportation modes, optimization
Model Kompetensi Pembeda (Discriminating Competencies) Dosen Pengajar menurut Penilaian Mahasiswa Departemen Teknik Industri ITB Tjakraatmadja, Jann Hidajat; Matualesy, Sari
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan statius ITB dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi BHMN menuntut berbagai macam perubahan, dari perubahan system dan organisasi sampai perubahan sikap dan perilaku masyarakat ITB, baik karyawan maupun dosen. Perubahan sikap dan perilaku masyarakat ITB sangat menentukan keberhasilan perubahan menuju yang diharapkan. Kompetensi karyawan dan staf dosen ITB, merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam merealisasikan ITB BHMN sebagaimana yang dicita-citakan. Yang dimaksud kompetensi dalam paper ini adalah kompetensi generic untuk kluster pekerjaan Human Services Professionals (teachers) yang dikembangkan oleh Spencer & Spencer (1993). Berdasarkan konsep kompetensi ini diharapkan para pengelola SDM ITB dapat menyusun strategi dan program peningkatan kompetensi staf dosen menuju kompetensi superior. Sistem dan organisasi pengelolaan SDM ITB sebagai PTN melahirkan kategori struktur kepangkatan seperti Asisten Ahli (AA), Lektor (L), Lektor Kepala (LK) dan Guru Besar (GB). Muncul pertanyaan, 1). Kompetensi apa yang membedakan dosen antar kelompok kepangkatan (AA, L, LK, dan GB); 2). Kompetensi apa yang dimiliki oleh kelompok dosen yang berperformansi superior (superior performers) tanpa melihat kelompok kepangkatannya. Penelitian menyimpulkan bahwa kompetensi yang membedakan kategori kelompok kepangkatan AA, L, LK, dan GB adalah Customer Service Orientation (CSO), Initiative (Int), Flexibility (Flx), Team Working (TW), Writing Skills (UC5Writs), Thoroughness (UC9Throg), dan Organizational Commitment (OC). Sedangkan kompetensi yang dimiliki oleh kelompok dosen yang berperformansi superior (merupakan ‘kelebihan’ yang mereka miliki dibandingkan dengan kelompok dosen yang berperformansi rata-rata (average performers) adalah Kompetensi Self Control (SCT) dan Concrete Style of Learning (UC7SLea). Katakunci: kompetensi pembeda, dan dosen pengajar
Biaya Kualitas sebagai Usaha Perbaikan Kualitas Proses Produksi dalam Rangka Mengurangi Produk Cacat Wiryono, Sudarso Kaderi; Wanggai, Atta Alva
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen produksi sebagai salah satu elemen penting dalam system manajemen perusahaan, dengan kualitas proses produksi sebagai aspek penting yang ada didalamnya, memberikan andil cukup besar dalam kompetisi perusahaan pada era persaingan yang semakin ketat. Dengan perencanaan proses produksi yang baik, ternyata jumlah produk cacat yang terjadi tidak mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran kualitas proses yang dilakukan dengan menggunakan bantuan peta kendali jenis p dengan tingkat penolakan produksi sebagai variabel penelitian. Biaya kualitas yang merupakan indikator tak langsung dari kualitas proses merupakan variable penelitian lainnya yang diteliti. Selanjutnya digunakan diagram pareto untuk menganalisa kelompok biaya yang dominan, aktivitas yang dominan dan pengendalian kualitas (QC) yang menghasilkan biaya dominan. Berdasarkan hasil analisa Pareto dan Peta Kendali, maka dapat diindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas proses produksi serta berpotensi menghasilkan biaya kualitas yang dominant, dengan menggunakan Diagram Tulang Ikan. Mengacu pada hasil identifikasi tersebut kemudian direkomendasikan beberapa usulan perbaikan sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas proses produksinya. Katakunci: kualitas proses produksi, peta kendali, biaya kualitas, diagram pareto, diagram tulang ikan
A HYBRID KB-AHP-GAP ANALYSIS FOR THE PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM IN A MANUFACTURING ENVIRONMENT. PART 2: THE DETAILED PMS SYSTEM Wibisono, Dermawan
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents on designing and managing performance of a manufacturing unit from the corporate level to the shop floor level. A Hybrid Knowledge Based (KB) Analytic Hierarchy Process (AHP) Gauging Absence of Pre-requisite (GAP) analysis of Performance Measurement System (PMS) Model is developed that considers five levels of company performance: Business Perspective, Customers Perspective, Manufacturing Competitive Priorities Perspective, Internal Process Perspective, and Resources & Method Availability Perspective. The research validation was confined to four industry sectors: aircraft component manufacturing, electronics manufacturing, computer and office equipment manufacturing and telecommunication product manufacturing. The results of the validation exercise indicate that the present Hybrid PMS Model is suitable decision-making tool to assist the practitioners of PMS and provides consistent and detailed results. Keywords: Performance Measurement System, Knowledge Based, Analytic Hierarchy Process, GAP Analysis, Manufacturing

Page 1 of 1 | Total Record : 6