cover
Contact Name
Florianus Aloysius Nay
Contact Email
nayflorianus@gmail.com
Phone
+6281246445803
Journal Mail Official
ejournal.leibniz@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Leibniz: Jurnal Matematika
Published by Universitas San Pedro
ISSN : -     EISSN : 27752356     DOI : -
Core Subject : Education,
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam Jurnal Leibniz ini adalah sebagai berikut: Geometri dan Aplikasinya, Teori Graf dan Aplikasinya, Riset Operasi dan Aplikasinya, Sistem Dinamik dan Aplikasinya, Model Matematika dan Aplikasinya, Teori Kontrol dan Aplikasinya, Aljabar dan Aplikasinya, Model Pembelajaran Matematika, Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika, Teknologi dalam Pembelajaran Matematika, dan Kognisi dalam Pembelajaran Matematika
Articles 136 Documents
Pemodelan Kasus Pneumonia Berat pada Balita di Kota Surabaya Menggunakan Zero-Inflated Negative Binomial A’yunin Sofro; Deswita Nada Fitriani
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 01 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i01.730

Abstract

Pneumonia berat pada balita merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya di perkotaan seperti Surabaya, karena dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas balita. Data jumlah kasus pneumonia berat pada balita di Kota Surabaya berbentuk data cacah yang menunjukkan adanya overdispersi serta proporsi nilai nol berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah kasus pneumonia berat pada balita di Kota Surabaya menggunakan model Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Analisis awal menggunakan regresi Poisson menunjukkan ketidaksesuaian asumsi akibat overdispersi dan nilai nol berlebih, sehingga pemodelan dilanjutkan menggunakan beberapa pendekatan termasuk regresi ZINB. Pemilihan model dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC). Hasil analisis menunjukkan bahwa model ZINB memiliki nilai AIC paling rendah dan mampu mengakomodasi karakteristik data dengan baik. Pada model ZINB, variabel jumlah rumah tangga dengan akses air bersih terbukti berpengaruh signifikan pada komponen count maupun pada komponen logit. Selain itu, variabel dummy tahun 2023 juga berpengaruh signifikan pada komponen count, yang menunjukkan jumlah kasus pneumonia berat yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2022. Hasil ini menunjukkan bahwa akses air bersih merupakan faktor lingkungan yang berperan penting dalam menurunkan jumlah kasus pneumonia berat pada balita di Kota Surabaya.
Application of XGBoost and Catboost Algorithms for Elderly Hypertension Classification on IFLS 5 Data Ekklesiafilifi Loyalita Crossesa; A’yunin Sofro
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 01 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i01.734

Abstract

Hypertension in the elderly poses complex classification challenges, characterized by noisy categorical features in health survey datasets. This study focuses on using XGBoost and CatBoost algorithms to overcome barriers when classifying hypertension in the elderly ( years) using IFLS 5 data. Unlike standard methods that focus on accuracy, this evaluation emphasizes the recall metric to reduce false negative errors, which is crucial for ensuring safety in medical screening. After carefully tuning the hyperparameters using GridSearchCV and 5-fold cross-validation on 2,774 participants, the models revealed clear algorithmic trade-offs. CatBoost demonstrated superior generalization stability and achieved the highest accuracy (66.49%), while XGBoost exhibited significant superiority in sensitivity (recall of 80.18%) by effectively applying regularization to detect minority class signals. Evaluating feature significance using the information gain and prediction values change metrics verified that biological indicators, particularly diabetes and BMI, were the main predictors compared to demographic variables. In summary, CatBoost is reliable, but XGBoost is better suited for building clinical decision support systems where the priority is detecting sensitivity.
Dominating Sets and Connectivity Preservation in Power Graphs of Symmetric and Cyclic Groups Ika Metiza Maris; Rawdah Adawiyah Tarmizi; Nor Hafizah Md Husin
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 01 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i01.746

Abstract

The power graph P(G) is a simple graph associated with a group G that represents power relations among its elements. Although power graphs have been widely studied in connection with domination and connectivity, the effect of removing dominating sets, particularly those excluding the identity element, on graph connectivity has not been examined in detail. This study aims to characterize dominating sets in power graphs of finite groups and to investigate whether connectivity is preserved after their removal, with emphasis on symmetric groups and cyclic groups. This research employs a theoretical and analytical approach based on group theory and algebraic graph theory. The results show that, for symmetric groups Sn, there exists a dominating set excluding the identity element such that the power graph remains connected after its removal. Furthermore, for cyclic groups Cn, any generator forms a minimum dominating set, and the power graph remains connected after its removal.
Perhitungan Iuran Normal Menggunakan Metode Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability Illuminata Wynnie; Mila Karmila2
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.503

Abstract

Perencanaan pensiun yang terstruktur dan komprehensif merupakan kebutuhan penting bagi setiap individu yang bekerja guna menjamin kesejahteraan di masa tua. Semakin baik kualitas perencanaan yang dilakukan, semakin besar peluang tercapainya keamanan finansial pasca-kerja. Salah satu bentuk perencanaan tersebut adalah program pendanaan pensiun, di mana sebagian penghasilan karyawan dialokasikan selama masa kerja dalam bentuk iuran normal. Penelitian ini membahas perhitungan iuran normal menggunakan dua metode aktuaria, yaitu Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability. Metode Attained Age Normal menghitung iuran berdasarkan usia peserta pada saat perhitungan, bukan pada saat pertama kali bergabung dalam program. Sementara itu, metode Frozen Initial Liability mengelompokkan peserta dan menetapkan iuran yang seragam di dalam kelompok, meskipun manfaat pensiun yang diterima dapat bervariasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberadaan peserta yang pensiun atau keluar dari kelompok berdampak pada penurunan total iuran normal dalam metode Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability, serta peningkatan iuran per peserta pada metode Attained Age Normal, dan penurunan iuran per peserta pada metode Frozen Initial Liability.
Perbandingan Model Eksponensial, Hiperbolik, dan Logistik untuk Proyeksi Populasi Kabupaten Malang Tahun 2035 Rihha Datul Azizah; Kresna Oktafianto
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.769

Abstract

Kabupaten Malang di Jawa Timur mengalami peningkatan populasi yang pesat, dengan jumlah penduduk tercatat sebanyak 2.490.878 jiwa pada tahun 2012 dan 2.755.438 jiwa pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan tiga model matematika, yakni eksponensial, hiperbolik, dan logistik, untuk memprediksi jumlah penduduk hingga tahun 2035. Estimasi parameter yang didasarkan pada solusi analitis dengan memanfaatkan dua titik data (tahun 2012 dan 2025) untuk setiap model digunakan untuk menganalisis data BPS dari tahun 2012 hingga 2025, kemudian nilai MAPE digunakan untuk keperluan validasi. Selain menghitung daya tampung (K) berdasarkan luas wilayah aktual, penelitian ini menarik karena membandingkan ketiga model tersebut (eksponensial, hiperbolik, dan logistik) secara bersamaan dalam satu wilayah studi (Kabupaten Malang), sebuah pendekatan yang belum banyak dilakukan sebelumnya. Dengan menggunakan luas wilayah Kabupaten Malang (3.534,86 km²) dan asumsi kebutuhan lahan 100 m² per orang, daya tampung (K) untuk model logistik ditetapkan sebesar 35.348.600 jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga model memiliki nilai MAPE yang sangat baik, yaitu di bawah 0,6%. Model hiperbolik (0,33797%) dan eksponensial (0,57625%) memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah dibandingkan model logistik (MAPE 0,30892%). Prediksi jumlah penduduk untuk tahun 2035 adalah 2.960.052 jiwa untuk model logistik, 2.940.830 jiwa untuk model eksponensial, dan 2.939.370 jiwa untuk model hiperbolik. Model logistik menghasilkan nilai MAPE terendah dibandingkan dengan dua model lainnya.
A Numerical Comparison of Finite Difference and Linear Shooting Methods for a Non-Homogeneous Cauchy-Euler Boundary Value Problem MUNA AFDI MUNIROH; Noraniza Bahrotul Ilmi; Sekar Sari
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.833

Abstract

This study presents a comparative numerical analysis of the Finite Difference Method (FDM) and the Linear Shooting Method (LSM) for solving a second-order non-homogeneous Cauchy-Euler boundary value problem subject to Dirichlet, Neumann, and Robin boundary conditions. In contrast to previous studies that often employ different differential equations for different numerical experiments, this study uses an identical Cauchy-Euler equation while varying only the boundary conditions. This unified framework enables a more systematic investigation of the influence of boundary conditions on the performance of the numerical methods. Numerical solutions are computed using three mesh sizes, N = 10, N = 20, and N = 50. The accuracy of the methods is assessed by comparing the numerical solutions with the exact solution using Maximum Absolute Error (MaxAE) and Mean Absolute Error (MAE). In addition, graphical comparisons of the exact and numerical solutions, together with their corresponding error distributions, are presented to illustrate the solution behavior under different boundary conditions. The numerical results show that both methods produce accurate approximations with decreasing errors as the mesh is refined. The FDM exhibits approximately second-order convergence and requires less execution time, whereas the LSM achieves a higher convergence order and consistently produces smaller MaxAE and MAE values, indicating superior numerical accuracy.