cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Sekretariat PGRI Kota Madiun Jl Tanjung Manis
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM)
ISSN : 27453790     EISSN : 27453820     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) dikelola dan diterbitkan oleh APKS (Asosisasi Profesi dan Keahlian Sejenis) PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Peningkatan Kemampuan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi PKG Pada Guru TK Dharma Wanita Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Sukerianto, S.Pd.
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu agenda pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional adalah penyempurnaan kurikulum. Pelaksanaan sistem kurikulum nasional yang sentralistik telah menghasilkan prilaku kognitif siswa yang kurang fleksibel. Untuk itu sesuai Kurikulum 2013 yang berlaku sekarang ini, memerlukan strategi baru terutama dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu setrategi pembelajaran adalah pembelajaran dengan pendekatan PAIKEM. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,33 kategori ”cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,67, kategori “baik”, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 75,00 kategori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,33, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 74,44 kategori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,44 kategori “baik”.Melihat nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dari siklus I ke siklus II, terjadi peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen yang di observasi maupun yang dinilai, yang berarti pembinaan dan bimbingan melalui pendekatan diskusi kelompok Pusat Kegiatan Gugus (PKG) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Berdasarkan keberhasilan tersebut di atas disarankan kepada guru-guru di TK Dharma Wanita Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo agar lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan memperbanyak variasi metode pembelajaran dalam penyusunan skenario pembelajaran maupun dalam pelaksanaan pembelajaran.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Bermain Kasti Dengan Menggunakan Media Bola Kepelan Kertas Pada Siswa Kelas IV Di SDN Kloposawit 02 Tahun Pelajaran 2018/2019 Miskamat, S.Pd.
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan individu secara organik, neuromuskuler, perseptual, kognitif, dan emosional, dalam kerangka sistem pendidikan nasional.Permasalah yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah (a) Bagaimanakah peningkatan Keterampilan Bermain kasti bagi siswa dengan menggunakan media inovasi bola kepelan kertas? (b) bagaimanakah pengaruh media bola kepelan kertas Keterampilan Bermain siswa? Tujuan dari penelitian ini adalah (a) bagaimanakah peningkatan minat belajar kasti setelah digunakannya bola kepelan kertas sebagai medi pembelajaran, (b) Mengetahui Keterampilan Bermain kasti setelah mencoba menggunakan media bola kepelan kertas.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari dua tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan. Refleksi dan refisi Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas IV dari data diperoleh berupa hasil tes praktik , lembar observasi. Dari hasil analisa didapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatakan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (70,37%), siklus II (96.30%) untuk ranah afktif psikomotor yaitu 55.56% menjadi 77.78%, dan untuk ranah afektif 81.48% menjadi 96.30%, sedangkan Kognitif 77,78 menjadi 100%Simpulan dari penelitian ini adalah media bola kepelan kertas dapat berpengaruh positif terhadap Keterampilan Bermain siswa Kelas VI serta model pembejalaran dapat digunakan sebagai salah satu media alternativdalam pembelajaran penjas.
Peningkatan Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Dengan Modifikasi Bola Pada Siswa Kelas V SDN 2 Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Dra, Winarti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan pendidikan adalah memberikan pedoman atau petunjuk kepada guru dalam rangka memilih dan menentukan metode, model mengajar atau menyediakan lingkungan belajar bagi siswa. Berdasarkan tujuan yang telah digariskan maka dengan mudah pula dapat ditetapkan metode yang serasi dan dengan demikian akan terciptanya kegiatan-kegiatan belajar yang seimbang dan sesuai bagi siswa. Penentuan metode belajar yang tepat, berarti akan menjamin pencapaian hasil belajar yang memadai bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sepak pada materi permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V SDN 2 Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan model pembelajaran Modifikasi Bola dalam meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 72,80; siklus II 81,20, dan siklus III 84,40. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 72,00%, siklus II meningkat menjadi 84,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Hasil Belajar Menyunting Karangan Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Pembelajaran Olah Pikir Sejoli (Ops) Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Kecamatan Sambit Wiyarti, S.Pd.
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang muncul di Kelas IX B SMP Negeri 1 Kecamatan Sambit adalah siswa kurang menguasai konsep Menyunting karangan. Seharusnya siswa Kelas IX B pada telah memahami materi ajar Bahasa Indonesia, khususnya penguasaan konsep Menyunting karangan. Berdasarkan data yang ada bahwa sejumlah 45,83% siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Kecamatan Sambit belum memahami konsep Menyunting karangan. Hal ini didukung dengan adanya nilai ulangan harian dengan rerata 50,63 dan 45,83% siswa belum mencapai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan yaitu 75, serta adanya data hasil observasi bahwa siswa kurang tertarik terhadap pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan tiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran (2 x 40 menit), dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan jurnal. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Meningkatkan penguasaan konsep Menyunting karangan melalui pembelajaran Olah Pikir Sejoli (OPS), 2) Mengetahui kemampuan guru dalam upaya merenovasi pelaksanaan pelajaran Bahasa Indonesia melalui pengembangan model pembelajaran, 3) Memperluas wawasan guru terhadap perlunya pengembangan model pembelajaran, 4) Mengetahui peningkatan penguasaan konsep Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep Menyunting karangan dapat ditingkatkan dengan pembelajaran Olah Pikir Sejoli (OPS). Hal ini dapat dibuktikan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing adalah, pada siklus I 70,63, siklus II 76,88, dan siklus III 83,33. Peningkatan ini juga diikuti dengan kenaikan tingkat ketuntasan belajar yaitu pada siklus I siswa yang dinyatakan tuntas belajar adalah 62,50%, siklus II 79,17% dan siklus III 100%.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Oleh Pengawas PAI Sekolah Dasar Di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Enny Uswiyati, S.Ag, M.Pd.I.
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di Sekolah Dasar binaan di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru Pendidikan Agama Islam. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi pengawas sekolah dalam melaksanakan tugas sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru Pendidikan Agama Islam di Kecamatan Sukorejo melalui penerapan supervisi teknik DRK. Hal ini ditandai adanya skor yaitu siklus 1 : Skor rata-rata 139. Skor tertinggi 156. Skor terendah 122. Siklus 2 : Skor rata-rata 158,83. Skor tertinggi 180. Skor terendah 142. Siklus 3 Skor rata-rata 182,67. Skor tertinggi 200. Skor terendah 164. Siklus 4 : Skor rata-rata 204,67. Skor tertinggi 220. Skor terendah 184. Dan peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Menemukan Peluang Empirik Dan Teoritik Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 3 Kecamatan Ponorogo Suyono, S.Pd.
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas VIII C pada mata pelajaran Matematika berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran hanya mencapai mean skor 60,47 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 16 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Hal ini ditengarai bahwa performance guru di kelas dalam proses pembelajaran belum memuaskan dalam arti dalam menyajikan materi ajar tidak kontekstual, disamping belum diterapkannya model pembelajaran secara bervariasi yang sesuai dengan karakteristik materi ajar. Akibatnya sebagian besar siswa akan belajar hanya jika diberi tugas oleh guru. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Matematika di Kelas VIII C, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas VIII C, SMP Negeri 3 Kecamatan Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 71,88; siklus II 75,00; dan siklus III 82,34. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 65,63%, siklus II 75,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,75%.
Penerapan Supervisi Klinis Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Kerja Guru Di SMP Negeri 2 Tempeh Tahun Pelajaran 2016/2017 Drs. Subroto, MM
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai subjek dalam proses belajar mengajar harus memiliki motivasi dan peran aktif dalam setiap kegiatan belajar. Peran guru dalam kegiatan ini dituntut sebagai salah satu faktor penyebab minimnya kualitas lulusan siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) penerapan supervisi klinis sebagai Upaya meningkatkan motivasi kerja guru di SMP Negeri 2 Tempeh Tahun Pelajaran 2016/2017 dan 2) peningkatan Motivasi Kerja Guru di SMP Negeri 2 Tempeh Tahun Pelajaran 2016/2017 setelah diterapkan supervise klinis. Berdasarkan hasil pengumpulan data motivasi kerja guru pada siklus 1 menunjukkan bahwa dari 40 orang guru yang diteliti rata-rata sebesar 2,76 dengan kategori cukup, karena siklus 1 belum memenuhi kriteria maka penelitian ini dilanjutkan dengan siklus 2. Berdasarkan hasil pengumpulan data motivasi kerja guru pada siklus 2 menunjukkan bahwa dari 40 orang guru yang diteliti rata-rata sebesar 3,75 dengan kategori baik.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Peserta Didik Kelas IX Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Media Video Di SMP Negeri 9 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Sulastri, S.Pd
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 No.2 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Menguraikan peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas IX melalui model pembelajaran problem based learning dengan media video di SMP Negeri 9 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. 2) Menjelaskan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX melalui model pembelajaran problem based learning dengan media video di SMP Negeri 9 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada peningkatan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran mata pelajaran IPS ketika guru menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan media video dalam mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri 9 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019, pada siklus I rata-rata penilaian aktivitas belajar 68,75 pada siklus I meningkat menjadi 88,07 pada siklus II. 2) Ada peningkatan hasil belajar peserta didik ketika guru menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan media video dalam mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri 9 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil belajar IPS pada siklus I yaitu : nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I 69,95 meningkat menjadi 85,23 pada siklus II dengan ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan yang semula 36,36% pada siklus I meningkat menjadi 90,91% pada siklus II.
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Tema 1 Muatan Pelajaran Matematika Materi Bilangan Pecahan Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Pada Siswa Kelas V B SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018 Mariyanto Mariyanto
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada tema 1 muatan mata pelajaran matematika materi bilangan pecahan setelah diajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada siswa kelas V B SDN 02 Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V B SDN 02 Mojorejo Kota Madiun yang berjumlah 32. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : Penerapan medel pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan motivasi belajar tema 1 muatan pelajaran matematika materi bilangan pecahan pada siswa kelas V B SDN 02 Mojorejo Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan skor motivasi belajar siswa yang diproleh melalui observasi dengan menggunakan lembar observasi dari siklus I sebesar 79,90% kategori “cukup baik” menjadi 89,58% kategori “baik” pada siklus II. Dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan dibuktikannya peningkatan hasil belajar disetiap siklusnya yaitu sebelum tindakan diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 66,72 dengan ketuntasan belajar 37,50%, pada siklus I meningkat dengan rata-rata sebesar 73,83 ketuntasan belajar 56,25%, pada siklus II meningkat menjadi 85,69 ketuntasan belajar 93,75%.. Simpulan penelitian adalah penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar tema 1 muatan pelajaran matematika materi bilangan pecahan pada siswa kelas V B SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Konsep Dasar Matriks Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Bowling Kampus Siswa Kelas XI TEI A SMK Negeri 1 Jenangan Handayani Handayani
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk mendorong guru dalam menetapkan strategi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, guru perlu didorong untuk terus menyempurnakan strategi tersebut misalnya dengan menetapkan kaji tindak dalam pembelajaran. Fenomena yang terjadi di Kelas XI TEI A diperoleh data rendahnya pemahaman konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks, yakni 50,00% siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 64,71. Penerapan model pembelajaran Bowling Kampus, merupakan sebuah penawaran peneliti dalam memecahkan masalah dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks pada mata pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Bowling Kampus Siswa Kelas XI TEI A SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan Model Pembelajaran Bowling Kampus dalam meningkatkan pemahaman konsep Matematika kompetensi dasar mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 73,05; siklus II 75,27, dan siklus III 79,44. Selain itu ditandai pula adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II menjadi 80,55%, pada siklus III mencapai 94,44%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Bowling Kampus dalam proses pembelajaran dapat meningkatan pemahaman konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks pada mata pelajaran Matematika.

Page 5 of 10 | Total Record : 95