cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Sekretariat PGRI Kota Madiun Jl Tanjung Manis
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM)
ISSN : 27453790     EISSN : 27453820     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) dikelola dan diterbitkan oleh APKS (Asosisasi Profesi dan Keahlian Sejenis) PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Peningkatan Capaian Mutu Sekolah Dengan Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Pelatihan Berkelanjutan Di SDN 01 Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Siti Anisyah
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Meningkatkan kinerja Guru dalam peningkatan capaian mutu sekolah di SDN 01 Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pelatihan berkelanjutan. (2) Untuk mengetahui efektifitas pelatihan berkelanjutan dapat meningkatkan kinerja Guru dalam peningkatan capaian mutu sekolah di SDN 01 Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan subyek penelitihan Guru SDN 01 Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun dengan jumlah 17 orang Guru terdiri dari 3 orang Guru laki-laki dan 14 orang Guru perempuan. Rancangan Penelitian Tindakan Sekolah ( PTS ). Rencana (Plan), Tindakan (Action), Observasi (Observation), Refleksi (reflection), Revisi (recived plan). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil kegiatan pembinaan yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut : Kinerja Guru dapat meningkat melalui pelatihan berkelanjutan dalam pencapaian mutu sekolah di SDN 01 Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Peningkatan kinerja Guru melalui pelatihan berkelanjutan dari siklus I ke siklus II dari jumlah nilai 341% pada siklus I menjadi 419% pada Siklus II ada peningkatan 78%. Dengan nilai rata-rata 68% pada siklus I menjadi 84% pada Siklus II ada peningkatan16%. Pelatihan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kinerja guru dalam peningkatan capaian mutu sekolah di SDN 01 Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019?. Pembinaan kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan efektif untuk meningkatkan mutu Guru, sehingga Guru merasa siap untuk mnelaksanakan pembinaan berikutnya.
Meningkatan Hasil Belajar Menulis Pemula Dengan Menggunakan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Pada Siswa Kelas 1 B SD Negeri 01 Taman Kota Madiun Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Ririn Nuryanti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendiskripsikan implementasi metode SAS dalam pembelajaran menulis pemula, (2) Memaparkan hasil belajar siswa dalam menulis dengan menggunakan metode SAS,Penelitian ini adalah penelitian tindakan Sekolahyang dilakukan di SDN 01 Taman semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah kelas I.B dengan jumlah siswa 28 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah hasil observasi dan hasil belajar menulis permulaan yang dilakukan di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan metode SAS dalam pembelajaran menulis pemula dengan tema lingkungan yang berupa aktivitas guru dan siswa adalah sebagai berikut: (a) Aktivitas guru dalam penerapanmetode SAS dalam pembelajaran menulis pemula yaitu menjelaskan penerapan metode SAS yaitu dengan menganalitik (mengupas) kalimat yang dibuat berdasarkan gambar dari kalimat menjadi kata-kata, dari kata menjadisuku kata, suku kata menjadi huruf-huruf, kemudian menyusun kembali dari huruf menjadi suku kata, suku kata menjadi kata dan dari kata menjadi kalimat semula. (b) Aktivitas siswa menerapkan metode SAS dengan mencobanya menganalitik kalimat dan menyusun kembali yang dilakukan sendiri di depan kelas kemudian menuliskannya di buku tulisnya.(2) Ada peningkatan hasil belajar dalam kemampuan menulis melalui metode SAS dengan kenaikan rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II yaitu dari 68 menjadi 86; nilai tertinggi juga meningkat dari 80 menjadi 100 di siklus II; nilai terendah meningkat dari 30 menjadi 50 dan jumlah siswa tuntas meningkat dari 11 menjadi 22 siswa tuntas sehingga hal ini mempengaruhi ketuntasan klasikal pada siklus 1 sebesar 39% meningkat menjadi 78 % pada siklus ke II.Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan hasil belajar siswa kelas I B dalam menulis setelah guru menerapkan metode SAS.
Penerapan Model Pembelajaran Improve Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Siswa Kelas V Di SDN Gempol 2 Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Suwarti Suwarti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam menghargai jasa dan peranan tokoh pada siswa kelas V, di Sekolah Dasar Negeri Gempol 2, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dengan diterapkannya Model Pembelajaran Improve? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam menghargai jasa dan peranan tokoh pada siswa kelas V, di Sekolah Dasar Negeri Gempol 2, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dengan diterapkannya Model Pembelajaran Improve. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V, Di SDN Gempol 2, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya rata-rata hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 75,33, 80,33, dan 87,33, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 73.33%, 80.00%, dan 86,67%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Improve dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas V, Di SDN Gempol 2, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial..
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Oleh Kepala Sekolah Di SMK Negeri 2 Ponorogo Farida Hanim Handayani
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi di lapangan khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Ponorogo meskipun pemerintah melalu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMK Negeri 2 Ponorogo melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi. Berikut adalah Hasil Penelitian Kemampuan Profesional Guru : Siklus I memperoleh nilai rerata 142,75; Siklus II memperoleh Nilai rerata 160,50. Siklus III memperoleh Nilai rerata 179,25. Dan Siklus IV memperoleh Nilai rerata 202,75.
Strategi Pembelajaran Quantum Teaching Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas 7-A SMP Negeri 13 Madiun Tahun Pelajaran 2019-2020 Suparwati, Alip
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari suatu strategi pembelajaran yang efektif dan efisien dalam mengajarkan ’Matematika’ Pada Siswa Kelas 7-A Tahun Pelajaran 2019-2020SMP Negeri 13 Madiun dengan cara mengaktifkan siswa pada pembelajaran. Strategi dalam penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus dan setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan , pelaksanaan , observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian tindakan kelas adalah siswa Kelas 7-A SMP Negeri 13 Madiun Tahun Pelajaran 2019-2020 semester genap yang berjumlah 32 orang terdiri 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan, sedang objeknya adalah pembelajaran Matematika yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa dalam kelompok kecil dan kelompok besar.Data yang diperoleh berupa Prestasi peningkatan belajar siswa. Bila dibanding dengan kondisi awal, terlihat adanya peningkatan Prestasi yang dicapai siswa dalam menguasai materi yang diberikan. Peningkatan penguasaan materi ini pada siklus I siswa dapat meningkat dengan ditandai pencapaian ketuntasan sebesar 59,4% yang sebelumnya yaitu pada pembelajaran sebelum tindakan 12,5% dan pada tindakan pada siklus II meningkat menjadi 88,0%. Di samping prestasi penelitian yang berupa peningkatan nilai belajar juga peningkatan tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran. Pada siklus I siswa yang aktif hanya 12 orang (42,3%), sedangkan pada siklus II siswa yang aktif 25 orang (96,0%).Melihat Prestasi peningkatan yang dicapai, baik peningkatan nilai maupun peningkatan keaktifan siswa maka peneliti menyimpulkan bahwa Strategi Quantum Teaching berperan efektif dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu Strategi Pembelajaran Aktif dapat direkomendasikan untuk dipakai dalam pembelajaran pada materi yang sesuai.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Materi Dialog Transaksiona Or Interpersonal Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Pada Kelas VII F Di SMP Negeri 4 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Sudarsono Sudarsono
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris dalam dialog transaksiona or interpersonal melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada siswa, Di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris dalam dialog transaksiona or interpersonal melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada siswa Kelas VII F Di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII F di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya rata-rata hasil belajar siswa terhadap materi yang disampaikan guru (rata-rata hasil evaluasi belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (70,31), (81,41), dan (87,97), sedangkan prosentase ketuntasan secara klasikal belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (68,75 %), (81,25 %), dan (90,63 %). Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Mind Mapping dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas VII F di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Inggris
Peningkatan Minat Belajar Bidang Bimbingan Sosial Materi Berkomunikasi Secara Sehat Dan Dinamis Dengan Teman Sebaya Melalui Model Pembelajaran Media Pendidikan Pada Siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 4 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Tutik Suwarsih
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah Penggunaan Media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VIII H SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi ? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui apakah terdapat peningkatan penggunaan Media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VIII H SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi. Memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, sehingga konsep tujuan yang direncanakan guru akan lebih baik bila dibandingkan dengan pemahaman isi pelajaran yang berbeda dari setiap siswa. Digunakan untuk perorangan, kelompok, atau kelompok yang besar jumlahnya, dengan memiliki tiga fungsi utama diantaranya, (a) memotivasi minat dan tindakan, (b) menyajikan informasi, dan (c) member instruksi. Akhirnya terdapat peningkatan minat belajar karena mereka dapat menghubungkan materi dengan pengalaman belajar yang mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari, hal ini terbukti dari hasil evaluasi siswa meningkat, prasiklus hanya 66,56, pada siklusi 1 meningkat menjadi 78,13, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,88, sehingga pada siklus II penelitian dihnyatakan berhasil.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Media Pendidikan dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas VIII H di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif berkomunikasi secara sehat dan dinamis dengan teman sebaya
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Dalam Membedakan Teks Cerita Prosedur Melalui Model Pembelajaran Problem Posing Pada Peserta Didik Kelas VIII E Di SMP Negeri 4 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Mudhofar Mudhofar
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi Belajar Bahasa Indonesia di Kelas VIII E di SMP Negeri 4 Ngawi terutama kemampuan siswa dalam membedakan teks cerita prosedur masih kurang mendapat perhatian. Siswa sering mengeluh jika diberikan tugas membedakan teks cerita prosedur, karena membutuhkan waktu yang lama sehingga siswa merasa jenuh. Berdasarkan kenyataan tersebut maka perlu sekali dalam penggunaan metode untuk membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam laporan pengamatan .Salah satu strategi yang digunakan adalah Model Pembelajaran Problem Posing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai subyek penelitian adalah seluruh siswa Kelas VIII E yang berjumlah 32 anak. tehnik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode observasi, dokumentasi dan angket. Sedangkan strategi yang digunakan adalah kualitatif diskriptif dengan tindakan dan refleksi. Analisis data adalah Interaktif mengalir yaitu melaksanakan tindakan ,mengamati, mengevaluasi dan merefleksi. Dari keseluruhan putaran atau siklus yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam membedakan teks cerita prosedur melalui Model Pembelajaran Problem Posing. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru, terbukti rata-rata siklus I (76,56), siklus II (81,09) dan siklus III (87,03), sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari siklus I (75,00 %), siklus II (81,25 %), dan siklus III (87,50 %). Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Problem Posing untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membedakan teks cerita prosedur di Kelas VIII E sangat efektif dan efisien khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Tentang Perkembangbiakan Makhluk Hidup Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas VI SDN Purworejo Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Rumitun Rumitun
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran memegang peranan penting dalam konteks persekolahan yang merupakan suatu institusi formal yang mendayagunakan berbagai komponen atau sumber daya pendidikan secara maksimal. Guru ditantang untuk dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal sehingga hasil belajar yang memuaskanpun dapat dicapai. Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang IPA khususnya pada kompetensi dasar Perkembangbiakan Makhluk Hidup sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 54,38. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan Model Pembelajaran IMPROVE yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar IPA melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas VI SDN Purworejo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar IPA kompetensi dasar Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 68,38; siklus II 75,94; dan siklus III 82,50. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 62,50%, siklus II meningkat menjadi 75,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Upaya Meningkatkan Disiplin Guru Dalam Kehadiran Mengajar Di Kelas Melalui Penerapan Reward And Punishment Di SLB Negeri Banjarsari Wetan Dagangan Madiun Handik Indarwati
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi bangsa yang sedang menghadapi wabah Covid-19 mendorong kepala sekolah untuk menyusun langkah yang tepat dalam melaksanakan manajemen pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan yang dipimpinnya. Pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik harus tetap bermutu dan bermakna dalam proses pelaksanaannya. Untuk mencapai hasil yang maksimal, disiplin adalah kunci dari seluruh proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh semua guru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SLB Negeri Banjarsari Wetan Dagangan Madiun yang berjumlah 18 orang guru. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi kegiatan (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan dan (4) Refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Reward dan Punishment efektif untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas. Setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang terlambat lebih dari 15 menit adalah 0, dan guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 16 orang guru.

Page 7 of 10 | Total Record : 95