cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Dinas Pendidikan, Kota Madiun Jl. Mastrip 21 Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV)
ISSN : 27470792     EISSN : 27470806     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) dikelola dan diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Meningkatkan Kedisiplinan Guru Dalam Kehadiran Mengajar Di Kelas Melalui Penerapan Reward And Punishment Di SMP Negeri 4 Pasirian Satu Atap Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018 Hery Yulianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa.Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar.Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, peneliti selaku pengawas SMP mencoba melaksanakan tindakan berupa penerapan Reward And Punishment untuk para guru di SMPN 4 Pasirian Satu Atap, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2017/2018.Subyek penelitian ini adalah 4 orang guru SMPN 4 Pasirian Satu Atap, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan yakni sebesar 75%.Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward And Punishment kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Reward And Punishmnet dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam hal kehadiran mengajar di kelas di SMPN 4 Pasirian Satu Atap, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2017/2018. Peningkatan kedisiplinan pada siklus I mencapai 62,5%, sedangkan pada siklus II mencapai 87,5%.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun RPP Melalui Supervisi Akademik Di SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 Khalimahtus Sakdiyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru yang rendah dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran melalui supervisi akademik di SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yang dilakukan kepala sekolah.Penelitian tindakan ini dilakukan terhadap guru SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 8 orang. Penelitian tindakan dilaksankan mulai bulan Januari sampai dengan Maret 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan sekolah yang alurnya: membuat rencana tindakan, melaksanakan tindakan, dan refleksi pelaksanaan tindakan. Hasil refleksi tersebut digunakan sebagai pedoman untuk pengambilan keputusan melanjutkan atau menghentikan penelitian. Penelitian dilakukan secara spiral dalam siklus-siklus sampai siklus kedua. Data penelitian berupa catatan hasil pengamatan, catatan lapangan, dokumentasi perencanaan dan hasil supervisi akademik. Instrumen pengumpul data utama adalah peneliti, sedangkan instrumen penunjangnya adalah pedoman observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi akademik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil supervisi akademik pada siklus I dan siklus II kemampuan guru meningkat, yakni siklus kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 70% sedangkan siklus II 90 %. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa melalui supervisi akademik. Untuk itu, peneliti menyarankan agar pembinaan melalui supervisi akademik kiranya dapat dilakukan di sekolah-sekolah agar tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Materi Pokok Kelompok Sosial Dengan Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Bagi Siswa Kelas XI IPS2 Di SMANegeri 4 Pasuruan Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Wiwik Mujiharti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkait dengan upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar, salah satu solusinya adalah pemilihan model pembelajaran yang tepat. Yaitu model yang mampu membuat seluruh siswa terlibat dalam suasana pembelajaran. Think Pair and Share adalah suatu model pembelajaran kooperatif yang memberi siswa waktu untuk berfikir dan merespon serta saling bantu satu sama lain. Adapun tujuan penelitian ini ialah, 1) untuk mengetahui perencanaan penerapan model Think Pair And Share untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Pasuruan semester genap tahun pelajaran 2015/2016, 2) untuk mengetahui hasil penerapan model Think Pair And Share untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Pasuruan semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus. Siklus I dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, (4X45 menit) dan siklus II juga dilakukan dalam dua kali pertemuan (4X45 menit). Tahapan pelaksanaan penelitian tindakan kelas meliputi perencanaan, pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi.Dari hasil analisa, menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan model Think Pair And Share dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Pasuruan semester genap tahun pelajaran 2015/2016 telah dilaksanakan dengan baik dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan dalam setiap pertemuan. Berdasarkan catatan peneliti selama penerapan model Think Pair And Share didapat perolehan observasi tekait hasil belajar siklus I mencapai 57%, siklus II mencapai 70% dan siklus III mencapai 93%.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Binatang Ternak Melalui Pembelajaran Model Pakem Pada Anak Tk A, Tk Pertiwi Jampes Pace Nganjuk Tahun 2019 Ning Puji Rahayu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kognitif yaitu kemampuan anak dalam mengenal, memahami, mengingat, menyebutkan, menyusun dan mengelompokkan serta membedakan benda sesuai bentuk, warna, ukuran, ciri dan fungsinya. Sedangkan metode PAKEM merupakan cara yang harus ditempuh guru dalam mencapai tujuan belajar dengan proses kegiatan secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui proses pembelajaran dalam peningkatan kemampuan kemampuan anak mengenal nama-nama binatang ternak melalui metode PAKEM. (2) Mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak mengenal nama-nama binatang ternak melalui metode PAKEM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Hasil dari penelitian yang di dapat adalah: Anak mampu mengenal dan mengingat nama-nama binatang ternak 79%, anak dapat melafalkan/ menyebutkan kembali nama-nama binatang ternak dengan fasih 85%, dan anak mampu membedakan dan mengelompokkan nama-nama binatang ternak sesuai ciri dan fungsinya 87% signifikan. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa capaian perkembangan kognitif anak tentang kemampuan mengenal nama-nama binatang ternak dengan menerapkan metode PAKEM dinyatakan berhasil sesuai harapan pada anak TK A, TK Pertiwi Jampes Kabupaten Nganjuk. Saran untuk penelitian lebih tingkatkan lagi dalam pencarian sumber dari teori-teori yang relevan supaya dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainnya.
Penerapan Metode Karya Wisata Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak TK A TK Negeri Pembina Nganjuk Tahun 2017 Pini Pini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan anak dalam berbahasa khusunya berbicara yang kurang berkembang secara maksimal.Hal ini karena kurangnya variasi metode yang digunakan guru dalam pembelajaran berbahasa.Metode karyawisata merupakan cara pembelajaran yang membawa atau mengikut sertakan anak untuk mengunjungi suatu tempat diluar kelas secara langsung guna mempelajari, mengamati, suatu obyek secara langsung sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Metode ini merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode karya wisata terhadap kemampuan berbahasa pada anak TK A, TKNegeri Pembina Nganjuk Kec.Nganjuk Kab Nganjuk, tahun 2017.Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode karyawisata untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak dengan mengikuti alur pokok 2 siklus :siklus pertama merupakan identifikasi masalah, dilanjutkan alternative pemecahan masalah dan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, kemudian diobservasidan dianalisa terakhir penulis akan melakukan refleksi, dan dilanjutkan pada siklus berikutnya.Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Nganjuk Kab.Nganjuk, tahun 2018. Dari hasil analisis data dengan penerapan metode karyawisata sangat baik untuk metode pendidikan di TK Negeri Pembina Nganjuk ,Kab.Nganjuk, diperoleh hasil ketuntasan kemampuan berbahasa dari 15 anak diperoleh 13 anak telah mencapai ketuntasan kemampuan. Hal ini mencapai tingkat ketuntasan yaitu 86,67% melampaui tingkat ketuntasanyang diharapkan yaitu75%, karena pada umumnya anak usia TK gemar melihat langsung dan mendengarkan cerita yang disampaikan baik oleh guru, kakak maupun ibunya. Dan guru harus mampu mengupayakan ada nya interaksi dengan siswa, dengan demikian maka akan membiasakan anak berbicara, yang mana pada akhirnya akan membiasakan anak berani mengungkapkan fikiranya dengan bahasa.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Penjumlahan Dan Pengurangan Melalui Metode Pembimbingan Kelompok Pada Anak TK BTK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk Tahun 2017 Nanuk Suprihatin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di samping siswa kurang berani dan terlatih untuk berbicara di depan umum, penyebab utama rendahnya kemampuan anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk dalam menjumlah dan mengurangi adalah pemilihan strategi ataumodel pembelajaran yang kurang sesuai. Penerapan pemodelan dalam model pembelajaran dengan Metode Pembimbingan Kelompok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal konsep menjumlah dan mengurangi.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah peningkatan kemampuan mengenal konsep menjumlah dan mengurangi melalui penerapan pembelajaran dengan Metode Pembimbingan Kelompok pada anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk tahun 2017 ?; (2) Apakah dengan penerapan pembelajaran Metode Pembimbingan Kelompokaktivitas belajar anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk dalam mengenal konsep menjumlah dan mengurangi dapat meningkat? Berdasarkan hasil penelitian didapat simpulan :1. Peningkatan prestasi belajar matematika (berhitung) materi pokok menjumlah dan mengurangi melalui metode Pembimbingan Kelompok pada anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk tahun 2017 persentasi keberhasilannya mencapai 95%. 2. Penerapan Metode Pembimbingan Kelompok dapat meningkatkan aktivitas belajar anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk tahun 2017.
Penerapan Metode Pembelajaran Demonstrasi Untuk Meningkatkan Ketrampilan Mewarnai Gambar Alam Sekitar Pada Anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 Warsini, Warsini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 4 (2022): Volume 3 No.4 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan anak TKB 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjukdalam ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar: (1) siswa kurang latihan; (2) kemampuan guru yang kurang dalam penyampaian materi; (3) sistem kegiatan belajar mengajar yang monoton dan kurang menarik, sehingga siswa merasa bosan. Penggunaan metode pembelajaran demonstrasi merupakan sarana mempermudah siswa dalam memahami materi ajar agar tidak mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah melalui metode pembelajaran demonstrasi dapatmeningkatkan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018?; (2) Bagaimana ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 setelah diterapkannya metode pembelajaran demonstrasi? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahuimetode pembelajaran demonstrasi dapatmeningkatkan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018; (2) untuk mendeskripsikan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 setelah diterapkannya metode pembelajaran demonstrasi. Berdasarkan hasil observasi ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 44% dengan kriteria kurang, mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 65% pada siklus I berada pada kriteria cukup, pada siklus II mengalami peningkatan lagi dengan rata-rata sebesar 72% dengan kriteria cukup dan pada siklus III mengalami kenaikan lagi dengan rata-rata 94%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria Sangat Baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan metode pembelajaran demonstrasi dimana peneliti sebagai guru memberikan contoh kegiatan mewarnai yang akan dilakukan dan gambar yang diwarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018.
Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Materi Koordinat Kartesius Menggunakan Whatsapp Group Siswa Kelas VI SD Negeri 03 Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021 Gusmiarti, Gusmiarti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 4 (2022): Volume 3 No.4 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi koordinat kartesius di kelas VI SD Negeri 03 Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali tindakan. Subjek penelitian tindakan kelas ini sebanyak 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan observasi, teknik penilaian atau tes dan dokumentasi. Dalam penelitian ini validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi. Analisis data pada setiap akhir siklus dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan penggunaan metode kerja kelompok pada pembelajaran materi koordinat kartesius mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar siswa pada kondisi awal terdapat 7 siswa atau 33,33% yang dinyatakan tuntas dan 14 siswa atau 66,67% dinyatakan belum tuntas, pada siklus pertama meningkat menjadi 16 siswa atau 76,19% dan 5 siswa atau 23,81% siswa belum tuntas, dan pada siklus kedua meningkat menjadi 20 siswa tuntas atau 95,24% dan hanya terdapat 1 siswa atau 4,76% siswa yang dinyatakan belum tuntas. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenaikan hasil belajar siswa dari dengan rata-rata hasil belajar 57,14, meningkat menjadi 67,62 pada siklus pertama dan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,10 dengan penjelasan ketuntasan belajar siswa dari 5 siswa atau 23,81% meningkat menjadi 57,14% atau 12 siswa dan 19 siswa atau 90,48% pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penggunaan whatsapp group pada pembelajaran materi koordinat kartesius terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 03 Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021.
Penerapan Metode Kerja Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Materi Pecahan Biasa Dan Pecahan Desimal Siswa Kelas III SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 Wisda, Dermani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 4 (2022): Volume 3 No.4 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar nilai pecahan uang melalui penerapan metode kerja kelompok siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi model Kemmis & Mc. Taggart dengan dua siklus, yang pada setiap siklusnya dilakukan dua tindakan. Subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komperatif dengan grafik yaitu membandingkan kondisi nilai tes awal siklus I dan nilai tes setelah siklus II. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada motivasi belajar dari 40% atau 10 siswa pada kondisi awal menjadi, 60% atau 15 siswa, dan pada akhir siklus kedua menjadi 24 siswa atau 96% siswa dan pada akhir siklus kedua serta peningkatan nilai rata-rata kelas terus mengalami peningkatan dari 58,80 pada kondisi awal menjadi 68,80 pada siklus pertama, dan pada akhir siklus kedua menjadi 78,80 dengan tingkat ketuntasan belajar yang juga meningkat pada setiap siklusnya, yaitu 8 orang siswa (32%) pada kondisi awal, menjadi 64% atau 16 siswa, dan pada siklus terakhir menjadi 92% atau 23 siswa dari 25 siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas I Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022.
Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Alat Peraga Pembelajaran Melalui Supervisi Klinis Di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022 syafri, Mursal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 4 (2022): Volume 3 No.4 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pengamatan peneliti di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam kemampuan guru dalam penggunaan alat peraga pembelajaran pada proses belajar mengajar masih sangat kurang, guru-guru lebih cenderung menggunakan metode ceramah dan hanya menggunakan spidol dan papan tulis untuk mencatat materi pelajaran. Untuk itulah diperlukana upaya peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan alat peraga pembelajaran khususnya di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dengan melaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah melalui pelaksanaan supervisi klinis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah 6 guru kelas di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam terdiri dari guru kelas I, s.d guru kelas VI. Alat pengumpulan data dalam PTS ini adalah dengan kegiatan observasi dan dokumentasi. Validasi data yang digunakan dalam penelitian adalah validitas demokratik, proses dan dialogik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan guru dalam penggunakan alat peraga pembelajaran, hal ini dibuktikan hasil penilaian kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga sebelum dilakukan tindakan sebesar 100%, pada siklus I meningkat menjadi 33,33% dan pada siklus II sebesar 100%, melampaui indikator yang ditetapkan sebesar 85% berdasarkan rata-rata penilaian sebelum dilakukan tindakan sebesar 49,07 dengan kriteria kurang, pada siklus I meningkat menjadi 72,22dengan kriteria cukup dan pada siklus II menjadi 87,96 dengan kriteria baik. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus terakhir semua guru dinyatakan meningkat kemampuannya dalam membuat dan menggunakan alat peraga karena telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu mendapat kriteria nilai >=75 dengan kriteria minimal baik.

Page 10 of 12 | Total Record : 120