cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Dinas Pendidikan, Kota Madiun Jl. Mastrip 21 Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV)
ISSN : 27470792     EISSN : 27470806     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) dikelola dan diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Kimia Materi Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Pada Siswa Kelas X-MIPA-1 SMA Negeri 3 Bondowoso Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 Lilis Sulistya Budi Utami
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi awal di SMA Negeri 3 Bondowoso diperoleh data bahwa pembelajaran kimia di kelas X-MIPA-1 memiliki hasil belajar yang rendah. Rendahnya hasil belajar dikarenakan penerapan model pembelajaran yang kurang sesuai, siswa pasif dalam pembelajaran, tidak ada penilaian terhadap tugas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X-MIPA-1 SMA Negeri 3 Bondowoso melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE). Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia, maka dilakukan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Bondowoso kelas X-MIPA-1 tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 35 orang siswa, terdiri dari 19 laki-laki dan 16 perempuan. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan soal evaluasi untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kondisi awal jumlah siswa yang mengalami peningkatan motivasi belajarnya sebanyak 13 orang (37,14%), pada siklus I meningkat menjadi 23 orang (65,71%) dan pada siklus II meningkat menjadi 33 orang (94.29%). Peningkatan motivasi belajar siswa diikuti oleh meningkatnya hasil belajar siswa. Pada kondisi awal nilai rata-rata secara klasikal yang diperoleh siswa sebesar 58,86, pada siklus I meningkat menjadi 67,43, dan pada siklus II menjadi 77,71. Meningkatnya rata-rata nilai hasil belajar siswa berdampak pada meningkatnya ketuntasan belajar siswa, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang (28,57%), pada siklus I meningkat menjadi 22 orang (62,86%), dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas menjadi 32 orang (91,43%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Student Facilitator and Explaining (SFAE) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X-MIPA-1 SMA Negeri 3 Bondowoso tahun pelajaran 2018/2019 pada mata pelajaran Kimia materi larutan non elektrolit dan elektrolit.
Menetapkan Model Emotional Activities Learning (Pembelajaran Yang Mengembangkan Minat Dan Perhatian Guru) Pada Guru Pengajar Kelas V Semester Gasal Di SD Negeri 5 Babadan Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2020/2021 Rupiana Rupiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan Emotional Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan minat dan perhatian Guru) dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran hubungan pemerintahan pusat dan daerah dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi Guru yang mencapai ketuntasan 70%. Pada siklus I menunjukkan Dari data di atas dapat kita lihat dari hasil aktifitas Guru yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 2 (13.33%) dan sedang sebanyak 4 (27%) serta sebanyak 9 (60%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian Guru dalam kegiatan belajar, Guru yang memiliki perhatian baik sebanyak 0 (0%), sedangkan sebanyak 2 (20%) dan perhatian kurang 8 (80%). Dari hasil presatasi belajar data diatas dapat disimpulkan pada Siklus I ini Pengajaran Guru secara rata rata mencapai 68 dari sejumlah Guru sebanyak 15 Guru. Hal ini masih berada di bawah SKBM sebesar 70. Untuk itu perlu diadakan kegiatan pada Siklus yang ke II. Pada Siklus II diperoleh data dari hasil aktifitas Guru yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 13 (87%) dan sedang sebanyak 1 (7%) serta sebanyak 1 (7%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian Guru dalam kegiatan belajar, Guru yang memiliki perhatian baik sebanyak 12 (80%), perhatian orang tua sebanyak 2 (13%) dan perhatian kurang 1 (7%). Dari hasil presatasi belajar data diatas dapat disimpulkan pada Siklus II ini Pengajaran Guru secara rata rata mencapai 81.3 ( 81%) dari sejumlah Guru sebanyak 15 Guru. Hal ini berada di atas SKBM sebesar 70. Untuk itu tidak perlu diadakan kegiatan pada Siklus berikutnya, Sehingga pembelajaran dengan menggunakan Emotional Activities Learning dinyatakan Tuntas.
Peningkatan Hasil Belajar Menghitung Gaya Batang Pada Konstruksi Rangka Sederhana Melalui Model Pembelajaran Awareness Training Siswa Kelas X DPIB C SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Tutiani Heri Nurhayati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyadari akan pentingnya penggunaan model pembelajaran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuat berbagai kebijakan. Kebijakan tersebut diantaranya adalah peningkatan mutu guru melalui berbagai penataran maupun pelatihan, adanya proyek peningkatan mutu melalui droping pendidikan ke setiap jenjang sekolah tentu harus diikuti dengan pengembangan model pembelajaran sesuai dengan karakteristik media. Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas X DPIB C dalam hal menguasai kompetensi dasar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 58,33. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 44,44% atau 16 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 4 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana melalui strategi pembelajaran Awarness Training pada siswa Kelas X DPIB C, SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan model pembelajaran Awarness Training dalam meningkatkan hasil belajar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 73,89; siklus II 76,11; dan siklus III 81,39. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 47,22%, siklus II 55,56%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 83,33%.
Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Teks Explanation Melalui Penerapan Metode Mind Mapping Pada Siswa Kelas XI-IPA-1 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 Slamet Riyadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Trenggalek.Adapun tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Subjek penelitianyang diambil adalah kelas XI-IPA-1 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang, terdiri dari 13laki-laki dan 19 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan urutan kegiatan perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisa data dengan teknik deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Hasil observasi minat siswa pada kondisi awal hanya terdapat 14 siswa atau 43,75%, pada siklus I naik menjadi 22 siswa atau 68,75%, dan pada siklus II menjadi 32 siswa atau 100%. Meningkatnya minat siswa berdampak positif pada meningkatnya hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari kondisi awalyang hanya 55,94, pada siklus I naik menjadi 67,19, dan pada siklus II menjadi 78,13, dengan tingkat ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal sebanyak 8 siswa 25,00%, pada siklus I menjadi 20 siswa atau 62,50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 29 siswa atau 90,63%, dan masih ada 3 orang siswa atau 9,38% yang belum tuntas, namun demikian semua indikator dan kriteria keberhasilan proses perbaikan pembelajaran telah tercapai pada siklus II.Kesimpulannya adalah penerapan pembelajaran denganmetode mind mapping dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI-IPA-1 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Penerapan Metode Pembelajaran Demonstrasi Untuk Meningkatkan Ketrampilan Mewarnai Gambar Alam Sekitar Pada Anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 Warsini Warsini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan anak TKB 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjukdalam ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar: (1) siswa kurang latihan; (2) kemampuan guru yang kurang dalam penyampaian materi; (3) sistem kegiatan belajar mengajar yang monoton dan kurang menarik, sehingga siswa merasa bosan. Penggunaan metode pembelajaran demonstrasi merupakan sarana mempermudah siswa dalam memahami materi ajar agar tidak mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah melalui metode pembelajaran demonstrasi dapatmeningkatkan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018?; (2) Bagaimana ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 setelah diterapkannya metode pembelajaran demonstrasi? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahuimetode pembelajaran demonstrasi dapatmeningkatkan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018; (2) untuk mendeskripsikan ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 setelah diterapkannya metode pembelajaran demonstrasi. Berdasarkan hasil observasi ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 44% dengan kriteria kurang, mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 65% pada siklus I berada pada kriteria cukup, pada siklus II mengalami peningkatan lagi dengan rata-rata sebesar 72% dengan kriteria cukup dan pada siklus III mengalami kenaikan lagi dengan rata-rata 94%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ketrampilan mewarnai gambar alam sekitar anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria Sangat Baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan metode pembelajaran demonstrasi dimana peneliti sebagai guru memberikan contoh kegiatan mewarnai yang akan dilakukan dan gambar yang diwarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung pada anak TK B 2 TK Negeri Pembina Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018.
Upaya Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Rapat Pembinaan Pada Guru SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019 Nur Fadilah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil dari obeservasi pada bulan Pebruari 2019 indikasi semangat kerja guru di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo yang rendah masih ditemukan. Kenyataan ini tampak dari persiapan guru dalam pembelajaran seperti program tahunan, program semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) belum tertata dengan baik/ efektif juga keinginan yang rendah dari guru untuk melaksanakan pembelajaran yang variatif demikian juga dalam hal pemanfaatan media dan sumber belajar. Untuk mengatasi hal ini upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah dengan melaksanakan kegiatan rapat pembinaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan semangat kerja guru di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo dalam kegiatan seperti masuk kerja tepat waktu, disiplin dalam menyusun administrasi dan melaksanakan pembelajaran yang variatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Hasil analisis, catatan peneliti sebagai kepala sekolah, dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan semangat kerja guru dan keterampilan mengajar guru atau meningkatkan profesionalisme guru, setidak-tidaknya dapat mengurangi kendala-kendala yang muncul atau yang mungkin akan muncul. Umpan balik akan memberi pertolongan bagi supervisor dalam melaksanakan tindak lanjut supervisi kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan semangat kerja guru melalui rapat pembinaan di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Pada Siklus I, meskipun belum tuntas namun terjadi peningkatan semangatkerja guru dalam pengembangan profesionalisme guru dengan rata-rata 62%. Pada Siklus II pengamatan proses pembelajaran rata-rata 86% karena semua guru sudah mendapat nilai baik. Maka pelaksanaan siklus II sudah berhasil sehingga tidak dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.
Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Mengajar Profesional Melalui Pembinaan Konsep Presentasi Power Point Di SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 Sri Suhartiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat pentingnya penggunaan media dalam proses belajar mengajar, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tindakan sekolah yang berhubungan dengan media, yang lebih khususnya adalah pengaruh penggunaan media presentasi Power point terhadap hasil kinerja guru selama proses belajar megajar di SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018. Adapun lokasi penelitian yang penulis tetapkan adalah SD Binaan Pengawas di SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Tahun pelajaran 2017/2018 dengan melibatkan 9 guru kelas. SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk ini juga di bawah pembinaan penulis. Dari analisis yang telah dilakukan diperoleh, Penggunaan media Presentasi Power point berpengaruh terhadap aktivitas guru mengajar dan hasil belajar siswa di SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 dalam pengajaran mata pelajaran serta dengan membandingkan hasil siklus I dan II yang cukup signifikan.Berdasarkan pembahasan di atas terjadi peningkatan kinerja guru dalam mengajar secara profesional melalui pembinaan dalam konsep presentasi power point. Pada siklus I nilai rata-rata kinerja guru mengajar secara profesional sebesar 63%, pada siklus II nilai rata-rata kinerja guru mengajar secara profesional sebesar 90%, terjadi peningkatan 27%. Hal ini membuktikan bahwa mutu mengajar guru dan peningkatan hasil belajar di SDN Jaan 3 Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 pada mata pelajaran dengan menggunakan media Presentasi Power point menjadi lebih baik.
Penerapan Metode Pembelajaran Collaborative Learning Model Kompetisi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Short Functional Text Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015-2016 Eny Kusumawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil ulangan harian yang dilaksanakan pada awal semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 dapat diketahui bahwa tingkat ketuntasan belajar siswa baru mencapai 30,89%. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh masih di bawah KKM yang ditetapkan sebesar 70, yaitu baru mencapai 60. Atas dasar hal tersebut maka siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjukbelum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 bulan, mulai dari bulan September 2015 sampai dengan bulan November 2015 dengan subyek penelitiannya adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Daya yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Tes tulis digunakan pada akhir siklus I dan siklus II. Sedangkan Teknik non tes meliputi teknik observasi dan dokumentasi. Observasi digunakan pada saat pelaksanaan penelitian tindakan kelas untuk melihat hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil beberapa kesimpulan di antaranya; 1) Penerapan Metode Pembelajaran Collaborative Learning Model Kompetisi dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi Short Functional Text pelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas VIII B Semester 1 di SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Pada akhir siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 57,69% (15 siswa), dan siswa yang belum tuntas sebanyak 42,31% (11 siswa), sedangkan pada akhir siklus II, sebanyak 96,15% (25 siswa) dan sebanyak 3,85% (1 siswa) belum mencapai ketuntasan belajar. 2) Adapun hasil non tes pengamatan proses belajar menunjukkan perubahan siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung dan suasana kelas pun menjadi riang dan tidak monoton lagi.
Meningkatkan Kemampuan Mendeskripsikan Energi Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD Pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 3 Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2015-2016 Joko Alip Gunarso
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil ulangan mata pelajaran IPA dengan materi mendeskripsikan energi yang diikuti oleh 23% yang memperoleh nilai rata-rata kelas 50,8. Dari nilai rata±rata kelas yang hanya 50,8 berarti kemampuan siswa dalam menguasai mata pelajaran IPA masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan SMP Negeri 3 Rejoso Kabupaten Nganjuk Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 untuk kelas IX H sebesar 65. Kurang berhasilnya siswa dalam pembelajaran IPA dengan materi mendeskripsikan energi ini kemungkinan siswa tidak mampu memahami materi pelajaran, guru dalam proses pembelajaran tidak menggunakan metode, media serta pendekatan pembelajaran yang tepat dan sesuai materi yang disajikan sehingga setiap penanaman konsep dasar kurang dapat dipahami oleh siswa secara sempurna, akhirnya siswa kurang tertarik pada materi pelajaran IPA yang disajikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan belajar IPAmendeskripsikan energy melalui metode pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas IX H semester 2. Desain penelitian adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari tiga siklus yaitu siklus I, siklus II dan siklus III yang dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa tentang mendeskripsikan energi melalui metode pembelajaran kooperatif model STAD di kelas IX HSMP Negeri 3 Rejoso Kabupaten Nganjuk ada peningkatan dari siklus I ke siklus III. Peningkatan ini dapat diketahui dari hasil tes siklus I sebesar 60,8% dan siklus II sebesar 72,6%, dan siklus III sebesar 94,8% ada peningkatan sebesar 34,8% dan nilai rata-rata ketuntasan klasikal lebih dari 75% dari jumlah siswa..
Peningkatan Kemampuan Melakukan Operasi Hitung Pecahan Dalam Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Polya Siswa Kelas VI SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019 Sumarmi Sumartiningsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dari kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah. Peneliti menggunakan salah satu alternatif pemecahan masalah melalui langkah-langkah pembelajaran Polya. Pembelajaran penyelesaian masalah dengan menggunakan langkah-langkah Polya ini dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan langkah-langkah Polya dan Meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan langkah Polya. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart terjadi 3 siklus. Peneliti melakukan penelitian di siswa kelas VI SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo.Hasil Pemecahan masalah siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata kelas 65. Pada siklus II mencapai nilai rata-rata kelas 73 sedangkan pada siklus III dengan nilai rata-rata kelas 94. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan melalui pembelajaran polya dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi hitung pecahan pada siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2018/2019.

Page 9 of 12 | Total Record : 120