cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Dinas Pendidikan, Kota Madiun Jl. Mastrip 21 Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV)
ISSN : 27470792     EISSN : 27470806     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) dikelola dan diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Meningkatkan Pemahaman Mengenai Sistem Tata Surya Pada Siswa Kelas VI Semester I Melalui Penerapan Metode Demonstrasi Menggunakan Media Audio Visual Dan Tiga Dimensi Di SDN 2 Peleyan Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2014 / 2015 In Astutik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha untuk meningkatkan pemahaman siswa memerlukan metode yang efektif dan efisien. Selain itu, diperlukan pula media pembelajaran yang tepat sehingga sis\va dapat menguasai kompetensi yang diharapkan. Dalam proses belajar mengajar, media metniliki peran yang sangat penting menuniang tercapainya tujuan pembelajaran. Penerapan metode demonstrasi dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran mengenai sistem tata surya diharapkan membangkitkan rasa ingin tahu dan minat siswa serta motivasi untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas yaitu mengenai pembelajaran IPA mengenai sistem Tata Surya. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini Menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart (dalam Sugiarti, 1997 : 6), yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa mengenai sistem tata surya meningkat yang ditandai dengan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dengan menerapkan metode demonstrasi menggunakan media audio visual dan tiga dimensi pada siswa kelas VI Semester I SDN 2 Peleyan Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dibuktikan dari hasil peelitian hasil belajar siswa tiap siklus sebagai berikut : Pra Siklus : Nilai rata-rata 66,67. Siswa Tuntas 43%. Siswa Tidak Tuntas 57%. Siklus I : Nilai rata-rata 69,2. Siswa Tuntas 67%. Siswa Tidak Tuntas 33%. Siklus II : Nilai rata-rata 74,7. Siswa Tuntas 83%. Siswa Tidak Tuntas 17%. Tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan tindakan perbaikan pembelajaran sudah tercapai, atas dasar hasil analisis dan interprestasi tersebut, maka secara refleksi peneliti memutuskan untuk tidak melanjutkan lagi pelaksanaan tindakan pembelajaran pada siklus selanjutnya.
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Materi Nilai Tempat Dengan Menerapkan Metode Problem Posing Pada Siswa Kelas III Semester I SDN 2 Curah Kalak Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2015/2016 Lilik Winarsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri 2 Curahkalak Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo menggunakan Metode Problem Posing pada mata pelajaran matematika tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Langkahnya terdiri dari, perencanaan, tindakan, refleksi, dan observasi. Subyek PTK ini adalah siswa kelas III SD Negeri 2 Curahkalak Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondodengan jumlah 18 siswa. Pelaksanaan tindakan kelas dilakukan dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data melaluites, observasi, dan dokumentasi. Pada setiap siklus terdapat kegiatan perencanaan,pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada akhir siklus dilaksanakan tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan prestasi belajar matematika menggunakan Metode Problem Posing pada siswa kelas IIISD Negeri 2 Curahkalak Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2015/ 2016. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil tes pada siklus I ada 5 siswaatau 60.73% dari seluruh siswa yang mendapat nilai ≥70, sedangkan hasil tes pada siklus II ada 11 siswa atau 74.21% dari seluruh siswa yang mendapatkan nilai ≥70, sedangkan hasil tes pada siklus III ada 18 siswa atau 97,35% dari seluruh siswa yang mendapatkan ≥70. Hal ini berarti mengalami peningkatan persentase siswa yang mendapat nilai ≥70 dari siklus I kesiklus III sebanyak 45.48%. Nilai rata-rata hasiltesdarisiklus I ke siklus III juga mengalami peningkatan sebanyak 9.6 yaitu dari 62.76 menjadi 70,23 kemudian menjadi 96.45.
Pemanfaatan Teknik JIGSAW Dalam Menyampaikan Materi Pelajaran Fisika Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas X-IPA-2 Semester Ganjil Di SMA Negeri 2 Pacitan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 Suntono Suntono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan strategi pembelajaran dengan teknik jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Fisika pada siswa Kelas X-IPA-2 semester Ganjil di SMA Negeri 2 Pacitan, Kabupaten Pacitan pada Tahun Pelajaran 2020/2021. Dengan hasil belajar yang baik menunjukkan prestasi siswa Kelas X-IPA-2 semester Ganjil di SMA Negeri 2 Pacitan, Kabupaten Pacitan pada Tahun Pelajaran 2020/2021. meningkat dengan menggunakan strategi pembelajaran teknik jigsaw pada mata pelajaran Fisika untuk siswa Kelas X-IPA-2 semester Ganjil di SMA Negeri 2 Pacitan, Kabupaten Pacitan pada Tahun Pelajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian persiklus. Pada Siklus I ini diperoleh Hasil Tes Mata Pelajaran Fisika setelah dilaksanakan pembelajaran dengan Metode Teknik Jigsaw sebesar 58,843 (58,843%) dari sejumlah 32 siswa. Sehingga dalam kegiatan Penelitian ini dinyatakan Belum Tuntas dan Belum Berhasil. Pada Siklus II ini diperoleh Hasil Tes Mata Pelajaran Fisika setelah dilaksanakan pembelajaran dengan Metode Teknik Jigsaw sebesar 61,75 (61,75%) dari sejumlah 32 siswa. Sehingga dalam kegiatan Penelitian ini dinyatakan Belum Tuntas dan Belum Berhasil. Pada Siklus III ini diperoleh Hasil Tes Mata Pelajaran Fisika setelah dilaksanakan pembelajaran dengan Metode Teknik Jigsaw sebesar 67,78 (67,78%) dari sejumlah 32 siswa. Sehingga dalam kegiatan Penelitian ini dinyatakan Belum Tuntas dan Belum Berhasil. Pada Siklus IV ini diperoleh Hasil Tes Mata Pelajaran Fisika setelah dilaksanakan pembelajaran dengan Metode Teknik Jigsaw sebesar 88,12 (88,12%) dari sejumlah 32 siswa. Sehingga dalam kegiatan Penelitian ini dinyatakan Tuntas dan Berhasil.
Pengunaan Metode STAD Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 Naning Mulyani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan Penggunaan Metode STAD hasil analisis data diperoleh bahwa 100% siswa senang terhadap keterampilan kooperatif, dan 75,5% berpendapat bahwa perangkat yang digunakan baru. Selain itu respon siswa tentang keterampilan proses, 82,6% senang dan 72,2% berpendapat baru mengenai keterampilan proses yang digunakan. Data ini menunjukkan bahwa siswa senang mengikuti belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn jika belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn menggunakan keterampilan kooperatif dan keterampilan proses, khususnya pada komponen keterampilan proses melakukan pengamatan dimana pendapat siswa senang dalam melakukan pengamatan sebesar 95,7%. Penerapan Metode STAD dalam Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn Pokok Bahasan Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 tidak berpengaruh terhadap Peningkatan Kualitas Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn. Penerapan Metode STAD dalam Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn Pokok Bahasa Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021. berpengaruh terhadap Peningkatan Kualitas Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn. Kasus di Atas terdiri Atas dua sampel yang berhubungan satu sama lain, karena setiap subjek (dalam hal ini para murid) mendapat pengukuran yang sama, yaitu diukur pada siklus 1 dan siklus 2. Data hanya sedikit dan dianggap tidak diketahui distribusi (berdistribusi bebas). Maka digunakan uji nonparametrik dengan dua yang sampel yang berhubungan (dependen). Karena nilai Asymp.Sign. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak. Dengan demikian Ha diterima, berarti Penerapan Metode STAD dalam Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn Pokok Bahasan Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 berpengaruh terhadap Peningkatan Kualitas Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PPKn. Dan Akhirnya dalam kegiatan Penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil
Mengaktualisasikan Hasil Prestasi Belajar Siswa Melalui Penggunaan Metode Cooperative Approach Learning Kelas VIII-A Semester Ganjil Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 Siti Murtiyani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara garis besar, tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: untuk Mengaktualisasikan Hasil Prestasi belajar bidang studi Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VIII-A Semester Ganjil di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Tahun Pelajaran 2020/2021. dengan menggunakan Metode Cooperative Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan Komunikasi interpersonal peserta didik) sebagai metode pengajaran. pada materi pembelajaran Menjelaskan Fungsi Iman Kepada Qadha dan Qadar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prestasi belajar bidang studi Pendidikan Agama Islam siswa dapat meningkat jika guru menggunakan LKS sebagai alat/metode pembelajaran. Dengan menggunakan Metode Cooperative Approach Learning , memudahkan siswa untuk memahami, menguasai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya pada materi pembelajaran Menjelaskan Fungsi Iman Kepada Qadha dan Qadar. Dengan Metode Cooperative Approach Learning , dapat sebagai sarana untuk melatih siswa mandiri, bertanggung jawab serta disiplin terhadap tugas dan kewajibannya. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian pada siklus 1 secara rata rata hasil prestasi yang diperoleh siswa didapat sebesar 63.36 (63.36%) dari sejumlah 32 siswa yang memiliki tingkat kecerdasan yang beragam. Pada Siklus II secara rata rata hasil prestasi yang diperoleh siswa didapat sebesar 73.79 (73.79%) dari sejumlah 32 siswa yang memiliki tingkat kecerdasan yang beragam. Hal ini dapat dikategorikan bahwa dalam penelitian ini dinyatakan berhasil atau tuntas yang dikarenakan secara klasikal rata rata hasil prestasi belajar siswa diatas KKM sebesar 70 (70%). Maka dalam proses penelitian tindakan kelas ini tidak perlu diadakan pada siklus yang berikutnya, karena dinyatakan berhasil atau tuntas.
Meningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Pendekatan Listening Activities Learning Pada Siswa Kelas IX-C Ganjil Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021 Sri Anjarwiyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listening Activities Learning (Pembelajaran Pembelajaran yang mengembangkan dengan cara mendengarkan dan berdiskusi) mempunyai dampak positif pada peningkatan hasil belajar. Keberanian siswa untuk tampil didepan anggota kelompoknya masih terdapat kendala, dimana anak kelihatan bingung dan canggung hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pada siklus I aktifitas siswa yang kurang = 55,6 %, cukup = 22,2 % dan baik = 22,2 %. hasil prestasi siswa pada siklus I menunjukkan nilai secara rata rata 54.73 (55 % ) pada awal tes, dan di akhir tes menunjukkan rata rata sebesar 60.62 ( 61 % ) dan Pada Siklus II di awal tes secara rata rata yang diperoleh menunjukkan 66.06 ( 66 % ) dan di akhir dilaklukan test yang diperoleh sebesar 68.26 ( 68 % ). Sehingga secara garis besar hasil prestasi belajar siswa pada siklus I mengalami kenaikan adri tes awal dan akhir sebanyak 5.89 ( 6 % ) dan Pada Siklus II sebesar 2.2 ( 2 % ) Adapun hal yang lebih penting lagi dalam pembelajaran dengan diperoleh data secara keseluruhan secara rata rata anak yang kurang aktif sebesar 6.25 dengan anak 25. dan yang memiliki aktivitas cukup sebanyak 10 anak ( 1.11 % ) dengan rata rata 1.11. serta yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 10 anak ( 1.11 % ) dengan rata rata 1.11. pada siklus I. Sedangkan hasil pengamatan antar kelompok pada siklus II diperoleh data sebanyak 5 anak yang memiliki aktivitas kurang ( 0.56 % ) dengan rata rata yang diperoleh 0.56. yang memiliki aktivitas sedang senanyak 12 anak dengan rata rata yang diperoleh 1.33. dan yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 28 anak dengan rata rata yang diperoleh sebanyak 3.11. ( 3.11 % ). Maka dari hasil pengamatan antar kelompok dapat dikategorikan berhasil atau dapat diterima maka Listening Activities Learning adalah dalam segi pendidikan pembelajaran dengan Listening Activities Learning tidaklah sekedar agar bahan yang banyak itu segera terselesaikan tepat waktunya dan bukan pula agar siswa banyak latihan-latihan saja, tetapi lebih dari itu. Tujuan yang penting adalah untuk mendidik siswa agar dengan pembelajaran dengan Listening Activities Learning itu, betul-betul timbul aktivitas untuk belajar dengan sebaik-baiknya, tidak merasa terpaksa, tidak merasa keberatan, tidak merasa bosan bahkan siswa akan merasa senang dengan pembelajaran dengan Listening Activities Learning .
Peningkatan Hasil Belajar Menganalisis Barisan Dan Deret Aritmatika Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Gallery Of Learning Siswa Kelas X TPM B SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Juwariyan Juwariyan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kenyataannya pengajaran Matematika pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran Matematika dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis barisan dan deret aritmatika sangat rendah, yakni 42,86% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 57,43. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Galery of Learning. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Galery of Learning diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menganalisis barisan dan deret aritmatika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menganalisis barisan dan deret aritmatika melalui metode Galery of Learning pada siswa Kelas X TPm B SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan Model Pembelajaran Galery of Learning dalam meningkatkan kemampuan Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 71,86; siklus II 74,86; dan siklus III 80,43. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 62,86%, siklus II meningkat menjadi 74,29%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 94,29%.
Peningkatan Semangat Kerja Guru TK Melati Desa Mlati Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan Semangat Kerja Guru TK Melati Desa Mlati Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan melalui Supervisi Komunikasi Administrasi oleh Kepala Sekolah pada Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan Semangat Kerja Guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Hal ini terbukti dari hasil penelitian tiap siklusnya mengalami peningkatan. Siklus I : Rata-rata skor 116,33. Skor tertinggi 125. Skor terendah 102. Siklus II : Rata-rata skor 134,67. Skor tertinggi 142. Skor terendah 124. Dan Siklus III : Rata-rata skor 169. Skor tertinggi 175. Skor terendah 160.
Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Value Clarification And Moral Development Pada Siswa Kelas V Semester Genap Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020 Salies Zulaicha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode Value Clarification and Moral Development dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran Surat Al-Mukminun ayat 12-14 tentang asal Kejadian Manusia dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi siswa yang mencapai ketuntasan 77,500%. Ini dapat dilihat perkembangan pada Siklus I menunjukkan 71,60 dan pada Siklus II menunjukan hasil prestasi belajar siswa sebesar 77,50 dengam SKBM/KKM yang telah ditentukan sebesar 75. Berdasarkan uraian tersebut di atas, hipotesis yang dianjurkan dalam penelitian Tindakan Kelas ini : “Jika kegiatan belajar mengajar menggunakan metode Value Clarification and Moral Development pada materi pembelajaran Surat Al-Mukminun ayat 12-14 tentang asal Kejadian Manusia pada pelajaran Pendidikan Agama Islam prestasi belajar siswa dapat meningkat”, dapat di terima.
Mengoptimalkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Inquiring Minds Want To Know Learning Pada Siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. Tuning Prihatini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kenyataannya sekarang ini tidak jarang siswa kurang berminat terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Hal ini disebabkan kurangnya penguasaan siswa terhadap konsep yang diterima di sekolah. Siswa beranggapan bahwa Ilmu Pengetahuan Alam itu sulit karena dipenuhi oleh masalah yang harus diselesaikan dengan benar. Ada juga yang berpendapat bahwa mereka kadang sedang dan kadang juga tidak senang tergantung pada materi yang disampaikan, cara siswa menyampaikannya serta pendekatan yang digunakan. Di samping itu juga ada beberapa siswa yang berpendapat bahwa dengan menggunakan langkah-langkah pendekatan Inquiring Minds Want To Know Learning (Pembelaran yang Membangkitkan Minat Belajar Siswa) dalam menye­lesaikan soal-soal terlalu panjang sehingga siswa yang sudah memahami dan mampu menyelesaikan soal tersebut cepat bosan. Pada siklus II ini kemampuan siswa untuk memecahkan soal-soal latihan dengan menggunakan langkah-langkah Inquiring Minds Want To Know Learning lebih baik, demikian pula keaktifan siswa dalam menyelesaikan soal-soal latihan semakin meningkat dengan indikasi sebagai berikut: (1). Hasil belajar siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. yang diajar dengan pendekatan Inquiring Minds Want To Know Learning pada siklus 1 dengan skor rata-rata penguasaan siswa adalah 67,77 (67,77%) dengan standar deviasi 13,91 berada pada kategori "sedang";(2). Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. dalam siklus II dengan skor rata-rata 88,72 (88,72%) dengan dengan KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%) berada pada kategori "tinggi". Jika sebelumnya materi yang kurang dimengerti siswa dijelaskan kembali, namun pada siklus II sebagian siswa sudah langsung mengerti dengan cepat. Rasa percaya diri siswa semakin meningkat ini terlihat dari setiap pertemuan, siswa mengerjakan soal dipapan tulis semakin meningkat. Maka dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil.

Page 8 of 12 | Total Record : 120