cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Dinas Pendidikan, Kota Madiun Jl. Mastrip 21 Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV)
ISSN : 27470792     EISSN : 27470806     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) dikelola dan diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Penggunaan Media Benda Konkret Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pecahan Sederhana Pada Siswa Tunarungu Kelas X Di SMALB Negeri Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017 Dra. Waluyaning Endang Prihatini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena sebab kehilangan fugsi pendengarannya, anak tuna rungu mengalami keterbatasan dalam hal berbahasa, hal ini menyebahbkan Anak tuna rungu hanya menerima informasi yang bersifat abstrak, diperlukan media komkrit untuk memperjlelas informasi untuk Anak Tuna Rungu, pecahan merupakan pengetahuan yang abstrak bagi anak tuna rungu, diperlukan media benda konkrit untuk ebih memahamkan anak tuna rungu tentang konsep pecahan. Tujuan dari penelitian ini adalah : Ingin mengetahui sejauh mana media benda konkrit dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan sederhana siswa tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso, Ingin mengetahui apakah media benda konkrit dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan sederhana siswa tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso, adapun metode penelitian ini adalah menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Media Benda Konkrit dapat meningkatkan pemahaman anak Tuna Rungu tentang konsep pecahan, ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil dari tiap-tiap siklus, dari hasil belajar siswa yang hanya mencapai 20% sebelum diadakan tindakan, dan hasil dari siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 40% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 79 % dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 100% yang artinya telah melampaui idikator keberhasilan penelitian sebesar 85 %. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa Media Benda konkrit merupakan media yang sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada Anak Tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso.
“WEBEGIN” : Webinar Beasiswa Perguruan Tinggi Dan Informasi Sebagai Bentuk Kolaborasi Elemen Pendidikan Mensukseskan Mbs (Manajemen Berbasis Sekolah) Dra. Atik Sulistiatik, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor kemiskinan, budaya pernikahan dini dan kurangnya pengetahuan mengenai informasi peluang beasiswa dan pendidikan perguruan tinggi menjadi faktor penghambat proses berkembangnya anak didik untuk mengeyam pendidikan lebih tinggi. Padahal perlu dijelaskan juga bahwa Pendidikan lebih tinggi juga berpeluang dalam peningkatan taraf hidup, menurunkan kemiskinan dan peluang kerja yang lebih baik. Penulis membantu memfasilitasi di semua peserta didik berhak mendapatkan informasi terbaik untuk mendapatkan peluang pendidikan dan kerja di masa depan dengan Program WeBegin.MBS adalah model pengelolaan yang memberikan otonomi (kewenangan dan tanggung jawab yang lebih besar kepada sekolah), memberikan keluwesan kepada sekolah, mendorong partisipasi secara langsung dari warga sekolah (guru, siswa, kepala sekolah, karyawan) dan masyarakat (orang tua siswa, tokoh masyarakat, ilmuwan, pengusaha), dan meningkatkan mutu sekolah. Program WeBegin sejalan dengan agenda pemerintah dalam menjalankan MBS sehingga gagasan program ini sangat realistis dijalankan di sekolah terutama SMA/ SMK. Analisa SWOT dari Program ini lebih banyak memiliki sisi keuntungan dibandingkan sisi kekurangannya dan peluang program yang kemungkinan bisa dikembangkan lebih baik sehingga program ini bisa diimplementasikan di sekolah Kabupaten Bangkalan bahkan di seluruh daerah.
Penerapan Metode Kerja Kelompok Untuk Meningkatkan Pemahaman Dan Hasil Belajar IPA Materi Alat Reproduksi Manusia Pada Siswa Kelas IX-C MTs Negeri 4 Jember Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Luluk Arinie Musfiroh, S.Pd.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang muncul di awal proses pembelajaran adalah rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IX-C MTs Negeri 4 Jember Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data dengan teknik triangulasi. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian membuktikan penggunaan metode kerja kelompok mampu meningkatkan pemahaman belajar siswa dari 42,86% atau 12 siswa pada studi awal, menjadi 67,86% atau 19 siswa pada siklus I, dan pada siklus II meningkat menjadi 100% atau 28 siswa, serta meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 57,50 pada studi awal, menjadi 68,21 pada siklus I, dan pada akhir siklus II menjadi 76,07, sedangkan ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada studi awal hanya 8 orang siswa (28,57%), pada siklus I menjadi 60,71% atau 17 siswa, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 89,29% atau 25 siswa. Kesimpulannya adalah penggunaan metode kerja kelompok terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa kelas IX-C MTs Negeri 4 Jember Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Upaya Meningkatkan Motivasi Berprestasi Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Joyful Learning Dalam Pembelajaran Akuntansi Pada Siswa Kelas XI AK 4 SMKN 2 Madiun Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Dra. Siti Zoebaidha, M.Pd., M.Si.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi sering kali dikategorikan sebagai mata pelajaran yang monoton dan cenderung membosankan. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap motivasi berprestasi dan juga hasil belajar siswa. Hasil obsevasi awal menunjukkan rendahnya tingkat motivasi berprestasi siswa kelas XI AK 4 SMKN 2 Madiun dapat dilihat berdasarkan lima aspek berikut yaitu (1) ketekunan dan keuletan sebesar 34,48%; (2) perhatian siswa sebesar 62,07%; (3) kemandirian siswa 20,69%; (4) semangat siswa sebesar 55,17%; dan (5) mengemukakan pendapat sebesar 20,69%. Rendahnya motivasi berprestasi tersebut juga diperparah dengan rendahnya tingkat ketuntasan belajar siswa. Sebanyak 6 siswa (20,69%) dari 29 siswa, telah mendapatkan nilai diatas KKM (75), sementara sisanya sebanyak 23 siswa (79,31%) mendapatkan nilai dibawah KKM (75). Kondisi ini menuntut guru untuk dapat menciptakan pembelajarn yang dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan juga hasil belajar akuntansi siswa. Untuk mengatasi hal tersebut dipilihlah metode Joyful Learning dimana siswa dapat belajar secara menyenangkan tanpa ada perasaan tertekan dan bosan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama dua siklus. Hasil pelaksanaan tindakan menunjukkan adanya peningkatan motivasi berprestasi siswa berturut-turut pada siklus I dan II sebagai berikut (1) ketekunan dan keuletan sebesar 58,62% pada siklus II meningkat menjadi 89,66%; (2) perhatian siswa sebesar 75,86% pada siklus I meningkat menjadi 93,10% pada siklus II; (3) kemandirian siswa 55,17% pada siklus I meningkat menjadi 82,76% pada siklus II; (4) semangat siswa sebesar 72,41% pada siklus I meningkat menjadi 96,55% pada siklus II; dan (5) mengemukakan pendapat sebesar 34,48% pada siklus I meningkat menjadi 79,31% pada siklus II. Peningkatan motivasi berprestasi siswa ini secara otomatis juga meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi. Pada siklus I terdapat 20 siswa atau 68,97% yang memenuhi KKM (75) dan meningkat menjadi 26 siswa yang memenuhi KKM (75) pada siklus II atau sebesar 89,66%. Atas dasar hal tersebut maka pelaksanaan tindakan tidak dilanjutkan pada siklus berikutnya dan dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan metode Joyful Learning dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.
Meningkatkan Prestasi Belajar Menulis Surat Pribadi Dengan Pemex Siswa Kelas VIII-A Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 SMP Negeri 6 Madiun Anik Handayani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini pengajaran menulis dirasakan masih kurang optimal. Hal ini dapat diketahui dengan adanya keluhan-keluhan dari siswa yang merasa belum mampu menulis surat pribadi secara baik yang didukung dengan nilai siswa kelas VIII-A SMP Negeri 6 Madiun pada penilaian harian yang masih rendah dengan rerata 54, dan siswa yang dinyatakan tidak dapat memenuhi ketuntasan minimal 56,25% dari KKM yang telah ditetapkan 75. Untuk memecahkan masalah di atas peneliti menawarkan penerapan model PEMEX (pembelajaran Examples non Examples) dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk menulis surat pribadi. Penelitian di atas merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus meliputi tahapan perencanan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah meningkatkan kemampuan menulis surat pribadi melalui model pembelajaran Examples non Examples pada kelas VIII-A SMP Negeri 6 Madiun semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil penelitian telah terbukti bahwa model PEMEX (pembelajaran Examples non Examples) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis khususnya dalam menulis surat pribadi. Hal ini didukung adanya data tentang peningkatan rerata kelas dalam setiap siklusnya, yakni siklus I mencapai 68,66, siklus II sebesar 76,19 dan siklus III sebesar 81,75 dari siklus I kesiklus II meningkat sebesar 7,53 dan dari siklus II ke siklus III meningkat sebesar 5,56, di samping itu juga diikuti adanya peningkatan peosentase ketuntasan belajar yang selalu meningkat dalam setiap siklusnya yaitu siklus I sebesar 59,38%, siklus II sebesar 78,13% dan siklus III yang merupakan siklus terakhir mencapai 93,75%
Penggunaan Pembelajaran Dengan Metode Buzz Group Untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Membuat Ikhtisar Berbagai Bacaan Siswa Kelas VIII-A Semester Ganjil Di SMP Negeri I Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2018/2019 Drs. Moh Sutrisno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di SMP Negteri I Pringkuku, Kabupaten Pacitan dengan Kompetensi Dasar Membedakan antarta fakta dan opini dalam teks iklan di surat kabar melalui kegiatan membaca intensif di Kelas VIII-A semester ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan Teknik Buzz Group. Penelitian ini dilaksankana dalam 2 siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan observasi dokumentasi serta tes. Berdasarkan penelitian ini dikumpulkan bahwa dengan pendekatan Buzz Group dapat meningkatkan mengartikan Al-Qur’an pada di SMP Negteri I Pringkuku, Kabupaten Pacitan dengan Kompetensi Dasar Membedakan antara fakta dan opini dalaml teks iklan di surat kabar melalui kegiatan membaca intensif yang dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang mencapai klasikal 83,34% siklus 2. Pada penggunaan pembelajaran partisipasif dengan teknik Buzz Group ada 5 aktivitas (perhatian terhadap pelajaran, bertanya, mengerjakian tugas, bekerja kelompok, presentasi dan diskusi) mengalami peningkatan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Prosentase seluruh akltivitas siswa selama Siklus 1 dan Siklus 2 adalah sebesar 80,70% dan 84,74%. Pada peningkatan pembelajaran partisipasif dengan teknik Buzz Group ketuntasan belajar secara klasikal diperoleh sebesar 83,42% dengan kategori baik, sehingga ketutnasan belajar siswea secara klasikalo dapat tercapai yang ditunjukkan dari 27 siswa sebanyak 4 orang siswa yang tidak tuntas belajarnya.
Melalui Metode Bimbingan Diversity Of Student Strategy Guidance Learning Mampu Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas XI-IPA-2 Semester Ganjil Di SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2018/2019. Drs. Hery Indharto, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembimbingan dengan cara pendekatan konvensioanal sudah dianggap tidak efektif serta menimbulkan kejenuhan di dalam kelas, oleh karena itu guru dituntut untuk selalu dan terus berupaya memperbaiki proses pengelolaan Bimbingan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sarana termudah untuk meneliti, mengevaluasi dan menyempurnakan pengelolaan Bimbingan. Metode Bimbingan Diversity of Student Strategy Guidance Learning adalah strategi pengajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam satu kelompok kecil untuk saling berinteraksi. Hasil penelitian penerapan model ini terbukti signifikan : (1) Mengairahkan siswa untuk belajar, (2) Peningkatan aktivitas siswa, (3) Pemunculan prestasi yang meningkat. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan, baik aktivitas, kerjasama, maupun prestasi siswa. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian berikut : pada siklus I aktivitas siswa yang aktif 26,67% dan yang tidak aktif 73,34%. Lalu Dengan Metode Bimbingan Diversity of Student Strategy Guidance Learning yang baik 13,34 dan yang kurang 86,67%, serta hasil prestasi yang dicapai sebesar 63,34% pada siklus II aktivitas siswa yang aktif 40,00% dan yang tidak aktif 60,00%, Lalu Dengan Metode Bimbingan Diversity of Student Strategy Guidance Learning yang baik 36,67% dan yang Kurang 63,34%, serta hasil prestasi yang dicapai sebesar 63,60%. Pada siklus III aktivitas siswa yang aktif 80,00% dan yang tidak aktif 20,00%, Lalu Dengan Metode Bimbingan Diversity of Student Strategy Guidance Learning yang baik 94,00% dan yang Kurang 6,67% serta hasil prestasi yang dicapai sebesar 75,44%.
Pemanfaatan Pendekatan Berbasis Active Knowledge Sharing Learning Sebagai Upaya Untuk Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Pada Guru Kelas VI Semester Genap Di SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran Agus Supriyanto, S.Pd
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbuatan nyata Guru dalam pembelajaran merupakan hasil keterlibatan berpikir Guru terhadap kegiatan belajarnya. Dengan demikian proses Guru aktif dalam kegiatan belajar mengajar merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dilaksanakan secara terus menerus dan tiada henti. Hal ini dapat dilakukan apabila interaksi antara Guru dan guru terjalin dengan baik. Berdasarkan fenomena-fenomena tersebut, peneliti akan melakukan suatu kegiatan penelitian tindakan pada Guru Kelas VI Semester Genap di SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2018/2019 menekankan pada peningkatan motivasi belajar Guru melalui kegiatan pembelajaran berbasis aktivitas Kecakapan Hidup. Yaitu pembelajaran berbasis Active Knowledge Sharing Learning (Pembelajaran Saling Tukar Pengetahuan). Pendekatan dan Jenis Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan. Melalui penelitian ini terbukti bahwa Strategi dalam pembelajaran berbasis Active Knowledge Sharing Learning dalam Pelajaran Dengan Kompetensi Dasar Mendeskripsikan hasil pengamatan tentang pengaruh energi panas, gerak, getaran dalam kehidupan sehari-hari, pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Guru Kelas VI Semester Genap di SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2018/2019 diupayakan dapat meningkatkan Prestasi Belajar, motivasi, kreatifitas, dan pemecahan dalam belajar. Hal ini terbukti dari hasil penelitian bahwa pada Sikus 1 Prestasi Belajar belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 6.95, hal ini masih dibawah SKBM 75 sehingga perlu dilakukan kegiatan pada siklus berikutnya. Dan pada Siklus 2 Prestasi Belajar belajar siswa mendapatkan rata-rata nilai sebesar 8.28.
Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Teks Personal Recount Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Pada Siswa Kelas VIII-B MTs Negeri 4 Jember Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 Masriyani, S.Pd
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 4 (2021): Volume 2 No.4 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan motivasi dan hasil belajar bahasa Inggris materi Teks Personal Recount melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Subjek penelitian yang diambil adalah siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 Jember Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 28 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan urutan kegiatan perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisa data dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan motivasi belajar siswadari kondisi awal hanya ada 9 siswa atau 32,14% yang masuk dalam kategori tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 18 siswa atau 64,29% dan pada siklus II menjadi 28 siswa atau 100%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas hanya ada 7 siswa atau 25,00%, pada siklus I meningkat menjadi 17 siswa atau 60,71% dan pada siklus II menjadi 25 siswa atau 89,29%, dengan peningkatan nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 56,43, pada siklus I menjadi 67,14 dan pada siklus IImenjadi 78,21. Kesimpulannya adalah implementasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bahasa Inggris materi Teks Personal Recount melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 JemberSemester 2Tahun Pelajaran 2019/2020.
Peningkatan Kemampuan Membuat Text Explanation Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Siswa Kelas XI TGB A SMK Negeri 1 Jenangan Herwi Ratnani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 2 No 4 (2021): Volume 2 No.4 Tahun 2021
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model-model pembelajaran tradisional kini mulai ditinggalkan berganti dengan model yang lebih modern, karena lembaga pendidikan dituntut untuk lebih dapat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Banyak perhatian khusus diarahkan kepada perkembangan dan kemajuan pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan. Berdasarkan hasil angket sebelum penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa akan belajar jika diberi tugas oleh guru. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan ssiwa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris melalui strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing pada siswa Kelas XI TGB A, SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Peranan strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 69,69; siklus II 77,34; dan siklus III 81,56. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 46,88%, siklus II 71,88%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,75%.

Page 5 of 12 | Total Record : 120