cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Dinas Pendidikan, Kota Madiun Jl. Mastrip 21 Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV)
ISSN : 27470792     EISSN : 27470806     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) dikelola dan diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Pemerintahan Kabupaten Melalui Strategi Timed Pair Share Padakelas IV Semester I SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018 Ahmad Zaini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kegiatan belajar mengajar tujuan pengajaran dituangkan dalam dasar-dasar kompetensi yang sudah dicapai baik yang berupa fakta, konsep, prinsip maupun skill maka perlu adanya umpan balik dari siswa. Kesempatan berinteraksi dengan siswa tidak hanya dipakai untuk mentransfer ilmu tetapi guru bisa mempelajari siswa, mengawasi tingkah laku dan kegiatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan Strategi Pembelajaran Timed Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn Materi Pemerintahan Kabupaten di kelas IV Semester I SDN3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kurt Lewin. Komponen pokok dalam penelitian tindakan Kurt Lewin adalah: (1) perencanaan (planning),(2) tindakan (acting) ,(3) pengamatan (observing), (4) refleksi (reflecting). Penerapan Model Pembelajaran Timed Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa mencapai 27% pada siklus I mencapai 57% dan siklus II mencapai 92% mata pelajaran PKn Materi Pemerintahan Kabupaten di kelas IV Semester I SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Dan Dorongan Yang Kuat Untuk Menguasai Pengetahuan Dan Ketrampilan Yang Menjadi Program Sekolah Dengan Model Pembelajaran Learning Community Siswa Kelas IX.C MTs Negeri Ponorogo Tahun Pelajaran 2016/2017 Siti Fathul Jannah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat adalah salah satu faktor penyebab materi pelajaran sulit dipahami oleh siswa. Oleh karena itu perlu bagi guru memiliki kemampuan menguasai materi pelajaran, menguasai metode pembelajaran serta kondisi lingkungan tempat proses berlangsungnya pembelajaran.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini, maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatkan kemampuan memahami kesadaran dan dorongan yang kuat untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar dengan model pembelajaran Learning Community siswa kelas IX.CMTs Negeri Ponorogo Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari data bahwa prestasi belajar siswa meningkat dari rata – rata 59,92 sebelum menerapkan model pembelajaran Learning Community menjadi 69,35 pada siklus ke I, pada siklus II meningkat lagi dengan rata-rata 74,35 dan meningkat lagi menjadi 83,04 pada siklus III dengan kategori Baik (B).
Peningkatan Pemahaman Tentang Materi Keputusan Bersama Dengan Metode ISS (Information Search Strategy) Pada Siswa Kelas V Semester II SDN 2 Japan Kecamatan Babadankabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2016/2017 Utami Utami
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal terungkap bahwa penggunaan media di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo masih sangat sederhana, hanya menggunakan media gambar yang terdapat pada buku paket. Dampak yang terjadi membuat siswa menjadi bosan, dan kurang bersemangat sehingga menjadi kurang tertarik pada pembelajaran. Dari hasil pengamatan dilapangan kebanyakan siswa kurang memahami cara belajar sehingga berakibat pada hasil penilaian dibawah KKM. Dengan didasari hasil pengamatan tersebut, maka perlu adanya pendekatan atau metode pembelajaran yang bisa menggugah minat siswa dan salah satu metodenya adalah melalui Metode ISS (Information Search Strategy). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar observasi siswa, data respon berbentuk angket, dan tes dalam bentuk multiple choice. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 18 siswa dengan rincian siswa perempuan 6 dan siswa laki-laki 12. Hasil pengamatan yang dilakukan di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017yang kaitannya dengan hasil belajar secara klasikal untuk data awalnya hanya 4siswa yang tuntas atau sebesar 20,5%. Untuk siklus I 8 siswa yang tuntas atau 67,0%, siklus II ada 13 siswa yang tuntas atau 71% dan siklus III 18 siswa atau 100% siswa yang tuntas. Ini berarti ada peningkatan dari data awal ke siklus III sebesar 69,5%. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan Metode ISS (Information Search Strategy) terhadap hasil belajar siswa kelas V dalam materi keputusan bersama di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017.
Peningkatan Keterampilan Membaca Teks Bahasa Inggris Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Ponorogo Melalui Three-Stage Way Ernin Naurin Nisa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca merupakan salah satu dari keterampilan bahasa Inggris yang wajib dipelajari oleh siswa. Membaca dipertimbangkan sebagai keterampilan berbahasa yang sangat penting karena dengan membaca, siswa mendapat banyak ilmu pengetahuan maupun informasi. Namun, siswa SMA Negeri 2 Ponorogo mengalami kesulitan dalam membaca teks bahasa Inggris yang dibuktikan dari rendahnya nilai ulangan. Untuk itu perlu dicari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Three-Satge Way dianggap cocok untuk mengatasi masalah tersebut. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dengan menggunakan Three-Stage Way siswa kelas XII MIPA SMA 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 1 sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner, dan test. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa penggunaan Three-Stage Way pada materi teks news item pada siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Ponorogo dapat meningkatkan hasil belajar membaca teks bahasaInggris yang dapat diamati dari ketuntasan belajar peserta didik dari 62% pada siklus I menjadi 76,5% pada siklus II. Selain itu juga meningkatnya kualitas proses belajar yang tampak pada keaktifan peserta didik dalam menjawab pertanyaan dan mengeluarkan pendapat, keaktifan peserta didik dalam mengajukan pertanyaan dan ketepatan waktu menyelesaikan tugas. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar membaca teks bahasa Inggris dengan menggunakan Three-Stage Way siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020.
Peningkatan Kemampuan Anak Mengenal Huruf Melalui Permainan Menguraikan Kata Di TK Dharma Wanita Kertosari Kabupaten Jember Beny Radiastutik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Anak Mengenal huruf masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf melalui permainan menguraikan kata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian kelompok B di Taman Kanak-kanak.Teknik dalam pengumpulan data berupa observasi, yang diolah dengan teknik persentase. Hasil penelitian pada setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan anak mengenal huruf dari kondisi awal, siklus I sampai siklus I. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian. Berdasarkan tindakan yang telah dilakukan dapat dijabarkan keberhasilan pengunaan permainan menguraikan kata sebagai berikut : Aspek 1 anak mampu membaca gambar, pada kondisi awal adalah 38%, pada siklus I menjadi 62% dan siklus II meningkat menjadi 95%. Aspek 2 anak mampu membaca kata pada gambar, pada kondisi awal adalah 33%, pada siklus I menjadi 57% dan siklus II meningkat menjadi 95%. Aspek 3 anak mampu menguraikan kata, pada kondisi awal adalah 24%, pada siklus I menjadi 53% dan siklus II meningkat menjadi 91%. Aspek 4 anak mampu menyebutkan huruf vocal pada kata, pada kondisi awal adalah 33%, pada siklus I menjadi 57% dan siklus II meningkat menjadi 95%. Aspek 5 anak mampu menyebutkan huruf konsonan pada kata, pada kondisi awal adalah 33%, pada siklus I menjadi 62% dan siklus II meningkat menjadi 90%. Aspek 6 anak mampu menyebutkan kata yang mempunyai huruf awal yang sama , pada kondisi awal adalah 29%, pada siklus I menjadi 62% dan siklus II meningkat menjadi 91%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan menguraikan kata dapat meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Dengan Permainan Bola Voli Melalui Pendekatan Drill Siswa Kelas V SDN Senduro 03 Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 Akhmad Cokrowijoyo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya nilai hasil belajar siswa menggambarkan rendahnya tingkat kemampuan siswa pada mata pelajaran Penjas siswa kelas V SDN Senduro 03 Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Hasil tes formatif tentang servis atas permainan bola voli dibawah nilai ideal. Oleh karena itu diperlukan suatu penelitian untuk memecahkan masalah tersebut. Rancangan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus tersebut terdiri dari empat tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Adapun instrumen adalah alat untuk mengumpulkan data. Dalam penelitian ini digunakan dua macam instrumen penelitian sebagai berikut : 1) Test Hasil Belajar. 2) Non Test, terdiri dari : Wawancara, Observasi, Studi Dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah pada siklus 1 : Siswa tuntas 5 (35,71%). Siswa tidak tuntas 9 (64,28%). Nilai ketuntasan : Tidak Tuntas. Deskripsi Hasil Belajar Servis dasar Bola Voli Siklus I aspek Kemampuan service dasar bola voli berikut : Kegiatan awal : 4 (28,57%). Kegiatan Inti : 6 (42,85%). Kegiatan akhir 4 (28,57%). Kriteria : Tidak Tuntas. Sedangkan pada siklus 2 : Siswa tuntas 14 (100%). Siswa tidak tuntas 0 (0%). Nilai ketuntasan : Tuntas. Dari data di atas dapat dilihat bahwa ketuntasan hasil belajar siwa sudah dinyatakan berhasil dengan nilai rata-rata 79,78 dengan posentase ketuntasan 100%. Dengan demikian adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Deskripsi Hasil Belajar Servis dasar Bola Voli Siklus II aspek Kemampuan service dasar bola voli berikut : Kegiatan awal : 12 (85,71%). Kegiatan Inti : 13 (92,85%). Kegiatan akhir 14 (100%). Kriteria : Tuntas. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep tentang materi servis dasar bola voli siswa menunjukkan perubahan dari siklus I ke siklus II adanya peningkatan hasil belajar yang sangat memuaskan.Terdapat 14 siswa atau (85%) yang melaksanakan kegiatan akhir dengan baik sedangkan nilai pada kegian awal dan inti juga mengalami peningkatan sesuai dengan harapan peneliti.
Meningkatkan Prestasi Belajar Rangka Manusia Melalui Media Demontrasi Siswa Kelas IY UPT SDN Kandangtepus 01 Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 Yayuk Ariwati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar kegiatan belajar mengajar berlangsung secara efektif serta siswa dapat menerima pesan yang disampaikan oleh guru dengan baik, maka guru harus memperhatikan komponen-komponen yang membentuk kegiatan belajar mengajar dan siswa tertantang untuk lebih bisa dan lebih memahami materi yang disampaikan oleh guru.Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 UPT SDN Kandangtepus 01 Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019. Jumlah siswa kelas 4 ada 14 siswa, terdiri dari 6 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Prosedur perbaikan penelitian ini sesuai dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai berikut : a) Tahap Perencanaan. b) Tahap Pelaksanaan. c) Tahap Pengamatan (observasi) dan d) Tahap Refleksi. Berdasarkan data rekapitulasi hasil belajar di atas dapat disimpulkan bahwa belajar sambil bermain itulah gambaran proses belajar mengajar yang teramati dalam penelitian ini, siswa menjadi semangat dalam belajar, suasana kelas menjadi hidup, guru sudah bisa menjadi fasilitator dan motivator. Lebih penting lagi terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep materi pelajaran.Hal ini dibuktikan pada Rekapitulasi keaktifan siswa pada siklus I dan II berikut : Siklus 1 : Siswa Aktif 4 (28,27%). Siswa Pasif 10 (71,42%). Siklus 2 : Siswa Aktif 13 (92,85%). Siswa Pasif 1 (7,14%). Dari data diatas adanya peningkatan dari hasil observasi siklus I ke siklus II. Dari kategori aktif 4 orang menjadi 13 orang pada siklus II dengan kenaikan 9 siswa atau 64,28%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan pada tabel rekapitulasi hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II berikut : Siklus 1 : Nilai tertinggi 80. Nilai terendah 50. Nilai rata-rata 65,85. Siswa tuntas 4 (28,27%). siswa tidak tuntas 10 (72,42%). Ketuntasan klasaikal : Belum Tuntas. Siklus 2 : Nilai tertinggi 90. Nilai terendah 65. Nilai rata-rata 80,92. Siswa tuntas 13 (92,85%). siswa tidak tuntas 1 (7,14%). Ketuntasan klasaikal : Tuntas.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar IPA Materi Gaya Dan Gerak Melalui Flashcard Di Kelas 6 Semester II SDN 1 Panji Lor Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018 Nining Liasmi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran IPA belum mampu melekat pada diri siswa sebagai sesuatu yang rasional, kognitif, emosional, dan afektif. Maka dalam penelitian ini permasalahan yang dikemukakan adalah untuk mengetahui Penerapan model Pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) untuk meningkatkan Aktivitas belajar melalui flashcard (kartu bergambar) dengan materi Gaya Dan Gerak mata pelajaran IPA kelas 6 Semester II SDN 1 Panji Lor Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas model Hopkins yaitu penelitian kelas dalam bentuk spiral yang terdiri dari empat fase meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini berakhir setelah pelaksanaan siklus 2 karena telah mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan. Pada siklus I, perolehan nilai siswa berdasarkan aktivitas belajar hanya 55% siswa yang telah memperoleh skor 60 ≤ P < 65. Sedangkan siswa yang tidak aktif mencapai dengan prosentase keaktifan pada siklus 1 sebesar 45%. Ada peningkatan pada aktivitas belajar siswa pada setiap aspeknya yaitu pada aspek mengajukan pertanyaan pada siklus mencapai 55% meningkat menjadi 85% sehingga peningkatan sebesar 30%. Pada aspek menjawab pertanyaan mencapai skor aktivitas sebesar 58% meningkat 31% menjadi 89%. Kemudian pada aspek tanggung jawab siswa dalam penelitian ini sudah mencapai sangat aktif pada siklus 2 namun pada siklus 1 masih kurang adanya motivasi dari guru sehingga siswa kurang bertanggung jawab atas soal yagn dikerjakan dan terlihat siswa tidak aktif dalam pembelajaran. Pada aspek diskusi sudah ada peningkatan sebesar 30% disebabkan oleh siswa sudah mampu untuk mengadakan kerjasama antar kelompok dan siswa membahas materi bersama kelompok lain. Dengan demikian penelitian ini berhasil.
Peningkatan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar IPS Tentang Perubahan Sosial Budaya Dan Globalisasi Melalui Metode Pembelajaran Mind Mapping Pada Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Budiman Budiman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan di lapangan nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial relatif masih rendah. Dengan rendahnya nilai tersebut berarti Siswa mengalami kesulitan belajar yang mendasar. Karena rendahnya prestasi belajar ini merupakan salah satu indikasi bahwa Siswa Kelas IX Semester I mengalami kesulitan belajar yang serius. Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah Penelitian Tindakan Kelas ini adalah sebagai berikut : 1) Apakah Metode pembelajaran Mind Mapping dapat Peningkatan Prestasi Belajar siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 NGADILUWIH Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. 2) Bagaimana Metode pembelajaran Mind Mapping siswa dapat Peningkatan Prestasi Belajar siswa. Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian di atas maka hipotesis tindakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah : "Metode pembelajaran Mind Mapping dapat Peningkatan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri". Berdasarkan hasil penelitian dan hasil belajar maka dapat disimpulkan bahwa Metode pembelajaran Mind Mapping yang diterapkan guru dapat menigkatkan prestasi belajar IPS materi Peninggalan Sejarah Hindhu-Budha dan Islam pada Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Sebelum penelitian rata-rata 59.00, Siklus I 75,50 Siklus II mencapai rata-rata 85,50 maka ada peningkatan dibanding sebelum penelitian sebesar 26,50 ada peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan kesimpulan diatas agar prestasi belajar IPS Kelas IX meningkat, maka disarankan menerapkan Metode pembelajaran Mind Mapping kepada siswa.
Meningkatkan Prestasi Siswa Dalam Belajar Penjaskes Materi Senam Lantai Melalui Metode STAD Pada Siswa Kelas VI Semester I SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018 Eko Purwanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 No.1 Tahun 2022
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode mengajar yang sebagian besar dilakukan guru dengan mengedepankan peran guru. Hal ini menyebabkan anak kurang berperan sehingga akhirnya nilai yang diraih pun kurang dari yang diharapkan. Banyak metode mengajar yang dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar. Salah satu diantaranya Metode STAD. Dengan pendekatan Metode STAD diharapkan anak dapat menggali dan menemukan pokok materi secara bersama-sama dalam kelompok atau secara individu. Sehingga akhirnya merasa senang dan materi yang dipelajari melekat dalam benaknya karena didapatkan melalui pengalamannya sendiri. Secara khusus penelitian ini diharapkan berhasil meningkatkan prestasi pembelajaran dilihat dari dimensi guru dan siswa dengan cara penerapan/ penggunaan pendekatan pembelajaran Penjaskes yang relatif baru yaitu pendekatan Metode STAD Indikator “Senam Lantai” pada siswa Kelas VI Semester I SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Berdasarkan data dan analisisnya maka ada peningkatan yang bermakna dalam prestasi belajar mata pelajaran Penjaskes jika mendapat Metode STAD Hal ini disebabkan karena siswa dituntut untuk belajar lebih keras, dan dapat mengetahui kelemahan pemahamannya serta mendapatkan perbaikan dari temannya. Hal inipun dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai belajar siswa dari siklus I ke Siklus II berikut ini : Siklus I Nilai rata-rata 74,54. Nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 80. Siswa tuntas 18 (81,82%). Siswa tidak tuntas 4 (18,18%). Nilai rata-rata 87,27. Nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 90. Siswa tuntas 22 (100%). Siswa tidak tuntas 0 (0%).Dalam penelitian ini ada beberapa saran antara lain : (1) Penelitian ini sebaiknya dilakukan secara terus menerus minimal selama 1 (satu) semester sehingga dapat diketahui apakah Metode STAD dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran lebih menyeluruh. (2) Sebaiknya penelitian perlakuan Metode STAD dilakukan pada kelas eksperimen lainnya, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih menyeluruh.

Page 7 of 12 | Total Record : 120