cover
Contact Name
Wenti Marlensi Maubana
Contact Email
wentimmaubana@gmail.com
Phone
+6285298710332
Journal Mail Official
journalmagnetic@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Published by Universitas San Pedro
ISSN : -     EISSN : 27758583     DOI : -
Core Subject : Science,
Magnetic adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas San Pedro, yang fokus pada bidang fisika dan penerapannya. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian yang terkait dengan bidang fisika dan aplikasi terapan atau penerapannya. Beberapa pengetahuan khusus yang diterima adalah: Geofisika, Fisika Material, Astronomi, Astrofisika, Fisika Komputasi, Fisika Instrumentasi, Studi Fisika Teoritis, Fisika Nuklir, Fisika Medis, Biofisika dan Pendidikan Fisika.
Articles 123 Documents
Optimasi Komposit Serat Lidah Mertua–Timbal (II) Asetat sebagai Kandidat Material Apron Proteksi Radiasi Sinar-X: Kajian Atenuasi dan Sifat Mekanik Husnul Mutmainna Zul; Sefrilita Risqi Adikaning Rani; Sri Zelviani
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v6i2.877

Abstract

Kandidat material apron berbahan timbal murni efektif menahan radiasi sinar-X, tetapi ketersediaan timbal terbatas dan berdampak buruk bagi lingkungan sehingga diperlukan material alternatif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas dan potensi komposit serat tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata Laurentii) dan timbal (II) asetat sebagai material alternatif apron proteksi radiasi sinar-X. Sampel komposit dibuat menggunakan metode manual blending dengan variasi komposisi serat lidah mertua dan timbal (II) asetat masing-masing 100%:0%, 80%:20%, dan 60%:40% dalam matriks resin polyester. Pengujian meliputi densitas, atenuasi radiasi (koefisien atenuasi, Half Value Layer/HVL, dan Radiation Attenuation Ratio/RAR) menggunakan pesawat X-ray mobile dan Unfors RaySafe XI pada 70 kV dan 16 mAs, serta uji internal bonding (IB). Hasil menunjukkan bahwa penambahan timbal (II) asetat meningkatkan densitas, koefisien atenuasi, dan RAR meningkat seiring peningkatan kandungan timbal(II) asetat, sementara nilai HVL menurun. Komposisi terbaik diperoleh pada 60% serat dan 40% timbal (II) asetat, dipilih berdasarkan nilai RAR tertinggi dengan tetap memenuhi batas minimum internal bonding, dengan densitas 1,30 g/cm3, koefisien atenuasi 1,342 cm-1, HVL 0,5164 cm, RAR 65,69%, dan IB 5,97 kg/cm2. Material ini belum memenuhi standar ketebalan timbal SNI 18-6478-2000, tetapi telah memenuhi SNI 1294-2009 dan SNI 03-2105-2006, sehingga berpotensi sebagai alternatif apron yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Karakterisasi Sifat Fisis, Morfologi, dan Komposisi Permukaan Arang Tempurung Lontar (Borassus flabellifer L.) Hasil Karbonisasi dan Aktivasi Kimia Madalena Da costa; Oktavina G.LP Manulangga; Yohanes Yagi Leli; Martinho Dos Santos Martins
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v6i2.879

Abstract

Tempurung lontar (Borassus flabellifer L.) merupakan biomassa lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku arang untuk aplikasi adsorben. Karakteristik arang dipengaruhi oleh proses karbonisasi dan aktivasi, sehingga diperlukan kajian terhadap perubahan sifat fisis, morfologi, dan komposisi permukaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan sifat fisis, morfologi permukaan, dan komposisi unsur arang tempurung lontar sebelum dan sesudah aktivasi kimia menggunakan KOH. Tempurung lontar dikarbonisasi pada suhu 400 °C selama 120 menit menggunakan kiln drum modifikasi, kemudian arang diaktivasi menggunakan KOH 0,1 M selama 24 jam. Karakteristik fisis ditentukan berdasarkan rendemen, kadar air, dan kadar abu, sedangkan morfologi permukaan dan komposisi unsur dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Energy Dispersive X-ray (EDX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses karbonisasi menghasilkan rendemen sebesar 66,00%. Setelah aktivasi, kadar air menurun dari 5,61% menjadi 3,75% dan kadar abu dari 6,43% menjadi 2,59%. Citra SEM menunjukkan bahwa permukaan arang setelah aktivasi menjadi lebih terbuka dan berongga dibandingkan sebelum aktivasi. Analisis EDX menunjukkan penurunan kandungan Ca dari 15,48 wt% menjadi 3,30 wt% dan Mg dari 6,84 wt% menjadi 1,40 wt%, sedangkan kandungan O meningkat dari 48,26 wt% menjadi 59,34 wt% dan unsur K sebesar 5,56 wt% terdeteksi setelah aktivasi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa aktivasi KOH mengubah sifat fisis, morfologi permukaan, dan komposisi unsur arang tempurung lontar, serta menghasilkan karakteristik permukaan yang berpotensi dikembangkan sebagai adsorben berbasis biomassa lokal.
Analisis Karakteristik Termal Permukaan dan Kondisi Vegetasi menggunakan LST dan NDVI di Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2021–2022 Anastasia Kadek Dety Lestari; Regolinda Maneno; Hevi Herlina Ullu; Yanti Boimau; Mario Batista Spanyola Obe
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v6i2.882

Abstract

Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan wilayah lahan kering dengan keterbatasan ketersediaan air, dan curah hujan musiman yang mempengaruhi kondisi permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik termal permukaan, kondisi vegetasi di Kabupaten TTU melalui pemetaan, dan analisis spasial parameter Land Surface Temperature (LST), serta Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) menggunakan data citra Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2021 dan 2022. Metode pengolahan data meliputi: konversi Digital Number (DN) menjadi brightness temperature, kalkulasi NDVI, estimasi fractional vegetation cover (PV), land surface emissivity (LSE), hingga koreksi LST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LST tahun 2021 berkisar antara 14,35–36,14 °C, dengan nilai rata-rata yaitu 25,25 °C sedangkan tahun 2022 meningkat menjadi 13,95-46,93 °C, dengan nilai rata-rata yaitu 30,44 °C. Suhu maksimum mengalami kenaikan sebesar 10,79 °C. Secara spasial, LST tinggi hingga sangat tinggi terkonsentrasi di wilayah utara (seperti Kecamatan Biboki Anleu, Biboki Moenleu, dan Insana Utara), sedangkan LST rendah hingga sedang mendominasi wilayah tengah, dan selatan (seperti Miomaffo Barat, Miomaffo Timur, dan Bikomi Selatan). Nilai NDVI wilayah TTU berkisar antara -0,20 hingga 0,594 dan nilai rata-rata NDVI diperkirakan menurun dari sekitar 0,31 pada tahun 2021 menjadi 0,27 pada tahun 2022, yang menunjukkan adanya penurunan kerapatan vegetasi di beberapa area pada tahun 2022. Analisis spasial menunjukkan adanya hubungan berbanding terbalik (negatif) antara NDVI dan LST, wilayah dengan NDVI tinggi/vegetasi rapat memiliki LST yang cenderung lebih rendah akibat proses evapotranspirasi, sedangkan wilayah bervegetasi jarang dengan kelembapan rendah menunjukkan LST yang lebih tinggi. Informasi ini penting sebagai data dasar geofisika lingkungan, dan pendukung pengelolaan wilayah lahan kering di Kabupaten TTU.

Page 13 of 13 | Total Record : 123