cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Health Reproductive
ISSN : 25281585     EISSN : 25281585     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Health Reproductive merupakan salah satu wadah bagi peneliti, dosen dan mahasiswa untuk menerbitkan artikel-artikel hasil penelitian. Jurnal ini berisikan artikel terkait tentang kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus kehidupan dengan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar. Ruang Lingkup 1. kesehatan ibu dimulai sejak prakonsepsi, kehamilan, persalinan dan nifas 2. kesehatan anak dimulai dari bayi baru lahir, neonatus, balita dan prasekolah 3. keluarga berencana 4. pencegahan dan penanganan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS 5. kesehatan reproduksi remaja 6. pencegahan dan penanganan komplikasi aborsi 7. pencegahan dan penangann infertilitas 8. kesehatan reproduksi usia lanjut 9. deteksi dini kanker saluran reproduksi 10. kesehatan reproduksi lainnya seperti kekerasan seksual, kekerasan pada anak dan kekerasan dalam rumah tangga
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
HUBUNGAN PERILAKU TENTANG TABLET ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG KUIS Agnes Purba
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i2.1973

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan bahwa pada tahun 2014 cakupan tablet tambah darah ibu hamil di Indonesia sebesar 85,1% dan tidak mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015 sebesar 85,17%, bahkan mengalami penurunan pada tahun 2018 sebesar 73,2%. Hasil observasi di Desa Tanjung Sari Batang Kuis yaitu sebanyak 15 orang dari 136 orang ibu hamil (11%) mengalami anemia. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan perilaku tentang tablet zat besi dengan anemia ibu hamil di wilayah kerja puskesmas batang kuis. Desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang bertempat tinggal di Desa Tanjung Sari dengan jumlah 136 orang dengan sampel sebanyak 58 orang. Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang tablet zat besi dengan anemia ibu hamil dan terdapat hubungan antara tindakan konsumsi tablet zat besi dengan anemia ibu hamil (kadar Hb<11 g/dl) (p=0,000) dan ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet zat besi mempunyai peluang 8,641 kali mengalami anemia dibandingkan dengan ibu hamil yang patuh mengkonsumsi tablet zat besi (OR=8,641). Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk dapat memberikan edukasi pada ibu hamil tentang cara mengkonsumsi tablet zat besi yaitu dengan air putih dan tidak boleh bersamaan dengan teh atau kopi
PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN TINDAKAN SADARI Ribka Nova Sartika Sembiring
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i2.1974

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi mimpi buruk setiap orang, tidak terKecamatanuali perempuan.Salah satunya adalah kanker payudara yang berkembang dari sel kanker yang berasal dari jaringan payudara.Jutaan wanita meninggal akibat terserang kanker payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan pengetahuan Ibu tentang kanker payudara dengan tindakan SADARI di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah analitik yang menggunakan pendekatan Cross sectional.Sampel seluruh ibu masa intervaldi Di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar berjumlah 60 orang.Data primer diperoleh dari kuesioner. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square dengan kemaknaan p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang kanker payudara mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 23 orang (38.3%), pengetahuan ibu tentang SADARI mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 36 orang (60%), tindakan SADARI yang dilakukan ibu mayoritas baik sebanyak 39 orang (65%). Berdasarkan uji statistik terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang kanker payudara dan SADARI dengan tindakan SADARI. Saran bagi ibu-ibu di Di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantardiharapkan lebih peduli memeriksakan payudara sendiri secara rutin agar terhindar dari kanker payudara dan bila ada tanda dan gejala lain yang mencurigakan segera berkonsultasi kepada dokter
TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG ASAM URAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS BINJAI ESTATE TAHUN 2020 Ilham Syahputra Siregar
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i1.2126

Abstract

Uric acid or gouty arthritis is the result of the final metabolism of purines, which are a component of nucleic acids found in the nucleus of body cells. Increased levels of uric acid can cause disturbances in the human body such as aches and pains in the joints and are often accompanied by extreme pain for the sufferer. The purpose of this study was to determine the extent of the elderly's knowledge of gout at the Binjai Estate Health Center. This research was carried out with a descriptive type of research and using a total sampling technique, a sample of 35 respondents covering age, education, and occupation. Data were collected from respondents using a questionnaire containing questions about gout. The data is then presented in the form of a frequency distribution table using the formula P = f/n x 100%. The results of the percentage and scoring of the research are interpreted using the good category 79% - 100%, the sufficient category 56% - 78%, and the less category <56%. From the results of research conducted by researchers regarding the description of respondents' knowledge about gout with the majority of respondents with less knowledge as many as 13 respondents (37%). It is necessary to increase the knowledge of the elderly about gout from direct or indirect information so that the knowledge of the elderly increases and is better.
HUBUNGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA 1 PADA IBU INPARTU MULTIGRAVIDA DI KLINIK MUTIA Netti Meilani; Astuti Sukarsih
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i1.2128

Abstract

Teknik relaksasi merupakan manajemen nyeri yang dapat dilakukan oleh ibu inpartu selama proses persalinan. Tekhnik alternatif alami ini mampu mengurangi kecemasan dan meringankan nyeri akibat kontraksi rahim. Relaksasi dengan nafas dalam dapat mempercepat proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik relaksasi nafas dalam pada ibu inpartu terhadap lama kala I persalinan di klinik mutia. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu inpartu yang datang ke klinik mutia sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari 25 orang terdapat 16 orang (72%), ibu yang mengalami lama kala I persalinan yang tidak normal dan sebanyak 9 orang dengan lama kala I persalinan normal. Ibu inpartu yang dapat melakukan nafas dalam kurang baik mayoritas memiliki lama kala I yang tidak normal sebanyak 13 orang (81,2%) menunjukkan P value 0,017 yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara teknik relaksasi mafas dalam dengan lama persalinan kala I. Pengalaman ibu, dukungan dan pendampingan selama proses persalinan merupakan hal yang tidak kalah penting untuk mempercepat proses persalinan.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PORIAHA TAHUN 2020 Suci Nanda Resti Tarigan
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i1.2198

Abstract

Hipertensi pada kehamilan adalah hipertensi yang terjadi pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan. Penyebab hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh riwayat keturunan, ras atau golongan etnik, obesitas dan tingkah laku, umur ibu dan jumlah anak yang dilahirkan oleh ibu. Penyakit hipertensi dalam kehamilan dengan mortalitas tertinggi adalah penyakit utama pada primigravida dan kehamilan >4 kali. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Usia Dan Paritas Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Kehamilan. Jenis penelitian ini adalah studi analitik dengan desain studi Cros Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden di Wilayah Kerja Puskesmas Poriaha. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikan antara umur terhadap kejadian hipertensi pada kehamilan dengan p value 0.000 dan ada hubungan yang signifikan antara paritas terhadap kejadian hipertensi pada kehamilan dengan P value 0,000. Dari hasil penelitian ini dapat dibuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap umur dan paritas dengan kejadian hipertensi pada kehamilan. Diharapkan Agar ibu hamil dapat selalu menjaga kehamilannya dengan cara memeriksakan kehamilan secara rutin ketempat pelayanan Kesehatan untuk mendeteksi dan mencegah terjadinya hipertensi pada kehamilan, sehingga jika terjadi preeclampsia saat kehamilan dapat ditangani secara cepat dan tepat oleh tenaga Kesehatan.
PENYULUHAN PERTOLONGAN PERTAMA BACK BLOW DENGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM PENANGANAN SUMBATAN JALAN NAFAS OLEH BENDA ASING PADA ANAK DI TAKENGON Edriyani Simanjuntak; Johansen Hutajulu; Henny Syapitri
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i1.2357

Abstract

Airway obstruction by a foreign body is an emergency that requires immediate treatment often occurs in children aged less than 3 years. This study aims to determine the relationship of knowledge with handling techniques airway obstruction by a foreign body which carried out the family in children less than 3 years in the village of Kute Lot Takengon. Type of research is descriptive research with cross sectional correlational. The population in this study is a family in the village of Kute Lot Takengon, with a sample of 40 families that mothers using total sampling and test (Spearman).The results showed a family of knowledge in the handling of airway obstruction by a foreign body in children less than 3 years old enough to be in a category by 60 % while handling technique family with airway obstruction by a foreign body in children less than 3 years the majority is not done by 75 %. The results showed a correlation value of 0,424 with p value < a ( 0.006 < 0.05 ) means that there is a significant relationship between knowledge and handling techniques airway obstruction by a foreign body which carried out the family in children less than 3 years in the village of Kute Lot Takengon.For nursing practice is expected to provide counseling and health education to the public about handling techniques airway obstruction by a foreign body in children aged less than 3 years so that people can have knowledge of experience in preventing and provide treatment airway obstruction by a foreign body in children.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DI DESA KEDAI RUNDING KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2015 Citra H. Sarumaha
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i1.2362

Abstract

Kehamilan merupakan periode krisis yang berakhir dengan dilahirkan nya bayi. Pada umumnya ibu mengalami perubahan baik fisik maupun psikis yang tampaknya hal tersebut berhubungan dengan perubahan biologis yang dialaminya. Emosi ibu hamil cendrung labil. Gizi dalam kehamilan sangat diperlukan untuk kesehatan ibu, kwalitas kehamilan dan keselamatan hidup bayi..Perbaikan keadaan gizi selama kehamilan tidak hanya bermanfaat untuk ibu tetapi juga untuk mengoptimalkan pertumbuhan didalam dan diluar kandungan. Penelitian ini adalah bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dalam kehamilan di desa kedai runding kecamatan kluet selatan tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilan nya di desa kedai runding Kecamatan Kluet Selatan sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling yaitu seluruh ibu hamil dijadikan sampel yaitu sebanyak 20 orang. Analisa data yang dilakukan secara univariate dengan melihat semua data yang terkumpul dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan akan dianjurkan dengan membahas hasil penelitian dengan menggunakan teori dan kepustakaan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengetahuan responden tentang jenis makanan bergizi pada ibu hamil di desa kedai runding kecamatan Kluet selatan Kabupaten Aceh Selatan tahun 2015 adalah mayoritas cukup sebanyak 15 orang (75.0%). Diharapkan kepada responden agar lebih memerhatikan jenis nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil selama kehamilannya berlansung untuk kesehatan ibu dan janinnya. Diharapkan agar petugas kesehatan lebih memperhatikan keadaan pasien dan melakukan penyuluhan di masyarakat tentang nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU BEKERJA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS BINJAI KOTA TAHUN 2020 Seri Wahyuni Harahap
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i2.2510

Abstract

ASI Eksklusif atau lebih dapat pemberian ASI ( Air Susu Ibu) secara ekslusif adalah bayi hanya diberi ASI saja, sejak usia 30 menit posnatal (setelah melahirkan) sampai usia 6 bulan, tanpa cairan lain seperti: susu formula, biskuit, bubur susu, bubur nasi dan nasi tim (Elisabeth dan Th. Endang, 2016, hal. 24). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Hubungan Pengetahuan Dengan Ibu Bekerja Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Binjai Kota Tahun 2020. Penelitian ini bersifat kolerasi dengan metode cross sectional. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang di ukur menggunakan instrumen berupa koesioner analisa data skunder dengan teknik kolerasi chi-square dengan menggunakan program SPSS ( Statistical Product and Service Solution). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di Puskesmas Binjai Kota Tahun 2020 yang bersedia menjadi responden yaitu sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian pada ibu tentang pemberian Asi Eksklusif maka diperoleh hasi chi-square nilai x2 hitung = 24,630 > x2 tabel =5,991 dengan df= 2 dan taraf sinifikan 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yaitu “ ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu bekerja terhadap pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Binjai Kota Tahun 2020. Kesimpulan adalah ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu bekerja terhadap pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Binjai Kota Tahun 2020.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN DAN BERAT BADAN IBU HAMIL TRIMESTER III BERDASARKAN KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET ZAT BESI Netti Meilani Simanjuntak; Rinawati Sembiring; Niasti Septaria
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i2.2568

Abstract

High Maternal Mortality Rate can also be related to anemia. The results of Riskesdas 2018 show that the proportion of anemia in pregnant women from 2013 to 2018 has increased by 11.8%, in 2013 it showed the proportion of 37.1% and in 2018 it showed the proportion of 48.9%. One of the efforts to reduce the prevalence of anemia is by giving 90 tablets of iron (Fe) during pregnancy. This study aims to determine the differences in hemoglobin levels and body weight of third trimester pregnant women based on compliance with consuming iron tablets in the working area of the Teluk Desa Puskesmas in 2021. This study uses a comparative quantitative approach. The number of samples of this study were 106 third trimester pregnant women. The sampling technique used was purposive sampling. The results showed a 2-way (t-tailed) significance value of 0.000. <0.05 and 0.003 <0.005. This means that there is a significant difference in hemoglobin levels and body weight of pregnant women between mothers who are compliant and do not comply with consuming iron tablets during pregnancy. This study recommends that medical personnel (midwives or nurses), especially those in the health center KIA clinic, can improve the quality of information regarding compliance with iron consumption in pregnancy so that risk factors for anemia can be overcome
PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG STUNTING DI KELURAHAN PEKAN TANJUNG MORAWA Idaria Sidabuke; Friska Parapat; Mestika Lumbantoruan
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i2.2670

Abstract

The results of the Study on the Nutritional Status of Indonesian Toddlers (SSGBI) in 2019 showed the prevalence rate of stunting under five in 2013 was 37.2%, decreased by 6.4% in 2018 which was 30.8% and continued to decline by 3.1% in 2019, namely 27.67%. Another factor that is interrelated with this case is the knowledge of the mother and family regarding stunting, both in terms of knowledge of the meaning, causes, impacts, prevention and prevention of stunting itself. This study uses a descriptive design to see a description of the knowledge of mothers who have toddlers about stunting. The population of this research is mothers who have toddlers aged 12-59 months in Pekan Tanjung Morawa Village with a sample size of 66 people (total sampling). The results of the study found that the majority of respondents had less knowledge about stunting (68%) in Pekan Tanjung Morawa Village. It is expected that respondents can increase mother's knowledge about stunting, respondents can further increase their knowledge of stunting through health worker facilities, or existing books so that they can prevent stunting cases in infants and toddlers.