cover
Contact Name
Asa Bintang Kapiarsa
Contact Email
asakapiarsa94@gmail.com
Phone
+6285741999948
Journal Mail Official
peliakota101020@gmail.com
Editorial Address
Jln. Canggai Putri Kel. Teluk Uma, Kec. Tebing, Kab. Krimun Prov. Kepulauan Riau
Location
Kab. karimun,
Kepulauan riau
INDONESIA
Pelita Kota Journal
Published by Universitas Karimun
ISSN : -     EISSN : ISSN2723     DOI : Prefix 10.51742
Jurnal Pelita Kota is a scientific journal published by Karimun University. This journal is intended, as a forum for the results of scientific writing. The scientific work in question can be in the form of lecturer research, undergraduate thesis research, master thesis research, doctoral student dissertation research, and other scientific studies that can contribute to the development of scientific theories and concepts, as well as their application to urban and regional planning. This journal consists of twelve sections of scope which are: Urban Design & Infrastructure Regional Development Studies Environmental & Sustainability Land Uses & Spatial Planning Disaster Management Defense & Border Area Management Geography, Mapping & Remote Sensing Tourism, Coastal & Island Management Transportation & Economic Studies Housing & Settlement Social & Cultural Studies Law & Administration Planning
Articles 42 Documents
PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA KOTA TUA TANJUNG BALAI KARIMUN virgi selki susiani; Anita Kurniasari; Fablillah Kurniawansyah; Putri Sri Wahyuni; Vilda Agustina Ayu; Ananda Pratama; Ditasari Nabila; Delsya Fitri Dewi; Hendra Priyatna; Asa Bintang Kapiarsa; Ivan Tofani; Tiuridah Silitonga
JURNAL PELITA KOTA Vol 4 No 2 (2023): JURNAL PELITA KOTA, AUGUST 2023
Publisher : Karimun University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/pelita.v4i2.965

Abstract

Kawasan kota tua karimun merupakan salah satu contoh dari banyaknya kawasan kota tua di Indonesia Meskipun Kabupaten Karimun mayoritas penduduknya melayu, tetapi bangunan tua di wilayah ini umumnya didominasi oleh peninggalan china peranakan yang telah bermukim di kawasan ini sejak 1800 – an, selain peninggalan china peranakan terdapat juga beberapa peninggalan pemerintahan hindia-belanda di kabupaten ini, namun seiring dengan berjalannya waktu bangunan – bangunan di kawasan kota tua sudah mulai banyak lapuk termakan usia tak jarang kasus bangunan ambruk sering terjadi di kawasan ini, bangunan tersebut ambruk lantaran kurang atau tidak adanya perawatan serta perhatian dari masyarakat sekitar dan pemerintah Analisis SWOT dan analisa Lesson Learned dilakukan untuk mendapatkan gambaran permasalahan yang terjadi, sehingga dapat tergambarkan kondisi bangunan serta menentukan apa saja yang berjalan dengan baik dan apa saja yang tidak baik dan meletakkan langkah - langkah yang dapat digunakan tujuannya ialah agar kita bisa mendapatkan langkah - langkah yang dibutuhkan untuk melestarikan kawasan kota tua serta dapat menjadi daya tarik pariwisata tambahan di kabupaten karimun Kata Kunci: Kota Tua, Peninggalan Budaya dan Pariwisata
PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR PULAU KARIMUN BESAR DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM Anita Kurniasari; Fablillah Kurniawansyah; Putri Sri Wahyuni; Vilda Agustina Ayu; Virgi Selki Susiani; Asa Bintang Kapiarsa; Ivan Tofani; Tiuridah Silitonga; Diky Budiman
JURNAL PELITA KOTA Vol 4 No 2 (2023): JURNAL PELITA KOTA, AUGUST 2023
Publisher : Karimun University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/pelita.v4i2.967

Abstract

The phenomenon of coastal problems facing climate change in the coastal area of the Coastal Area has an impact on natural changes. Climate change has the potential to cause flooding through increased rainfall and increased sea levels due to melting ice at the Earth's poles (Satterthwaite, 2008). The coastal area includes the coastline, beaches and sea waters near the coast. The series is described in the following sectors: Natural resources, infrastructure, tourism economy, socio-culture and natural disasters. According to the National Survey and Mapping Coordinating Agency (BAKOSURTANAL) the boundaries of coastal areas are areas where there is still the influence of maritime activities and as far as concentration (village) ) fisherman. For planners, climate change is a form of uncertainty, so that the issue of climate change is the main focus for all parties (Zandvoort, et al., 2018; in Fekri, 2018). The type of research used is descriptive qualitative method. The location of this research is in the administrative area of the Coastal Area. This article uses a SWOT analysis and a Likert scale.