cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpenyuluhan@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jupe
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan
ISSN : 18582664     EISSN : 24424110     DOI : 10.25015
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Penyuluhan diterbitkan dalam rangka mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian tentang pengembangan kapasitas manusia di berbagai bidang, di aras mikro, messo, dan makro. Peneliti, pelaku bisnis, pemegang kebijakan, akademisi, penyuluh, dan peminat pengembangan ilmu dan aspek praktis dalam transformasi perilaku manusia dapat mengirimkan naskah kepada redaksi, untuk selanjutnya direview oleh mitra bestari. Hanya naskah yang memenuhi syarat yang akan diterbitkan.
Arjuna Subject : -
Articles 457 Documents
Partisipasi Petani dalam Pembangunan Pedesaan di Kabupaten Konawe Rayuddin Rayuddin; Tambaru Zau; Ramli Ramli
Jurnal Penyuluhan Vol. 6 No. 1 (2010): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.986 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v6i1.10671

Abstract

This study is proposed in answering to the question of “What types of partisipation do farmers give in developing Rurals Areas in Regency of Konawe”. This study was conducted in the rural areas of farmers who have joined in farmer groups, included outlying rural areas and swasembada rural areas in the Regency of Konawe. Technique of choosing samples was carried out by ”cluster purposive sampling”, i.e., firstly, population is grouped based on regions/rural areas, then 5 respondents are chosen purposively from every farmer (member of farmer group) who have been choosen from 10 rural areas. Finally, 50 samples of respondents are chosen (farmers who are members of farmer group). Data collection was undertaken by three methods, they are: (1) indepth observation, (2) indepth interview, and (3) focus group discussion (FGD). Questions on the implementation of rural area development in list of questionnaire forms are formulated into three stages of categories; they are full participation (PP) with score 3, partly/moderate participation (PS) with score 2, and less participation with score 1. The result shows that type of farmers participations mostly are categorized into partly/moderate participation, that is 72 percent, and the rest, respectively, are 10.66 percent for full participation and 17,34 percent for less participation. Types of participations in developing rural areas in Regency of Konawe were carried out through three models of participation approach, i.e., farmer participation in developing means and infrastructure of rural areas, participation in strengthening sosio-economical rural areas, and participation in improving output of rural area farming. In conclusion, opportunity, competence, and willingness of farmers to take part in developing rural areas are very low because of the barrier of social system from elite groups in rural areas, as well as it is mostly influenced by the dependence of government program realization, as well as social mobilization which is most familiar in rural communities. Therefore, farmers are given few opportunities actively and really in developing their rural areas.Keywords: farmer participation, rural development, social and community prosperity
Kompetensi Pemilik dan Pekerja Usaha Mikro Makanan Ringan tentang Mutu Produk di Cilegon dan Pandeglang, Provinsi Banten Isniyuni Syafna Diah Delima; Siti Amanah; Prabowo Tjitropranoto
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.685 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i2.10905

Abstract

Permintaan akan makanan ringan berkualitas telah meningkat seiring dengan meningkatnya pemahaman konsumen akan makanan sehat. Permintaan konsumen tersebut memerlukan respon produsen makanan ringan untuk mengontrol kualitas produk. Berkaitan dengan hal itu, tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor terkait kompetensi kewirausahaan mikro dalam menjamin kualitas gipang dan ceprek melinjo. Sebuah studi kasus dilakukan terhadap satu pemilik pengolahan gipang di Cilegon dengan lima pekerja dan satu pemilik melinjo ceprek di Pandeglang. Pemilik ceprek melinjo memiliki 50 karyawan dilatih menjadi mitra dalam memproduksi ceprek melinjo. Data dari pemilik dan karyawan dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi dan observasi. Data tersebut meliputi: profil sosial-ekonomi, dukungan eksternal, dan keterampilan penjaminan kualitas produk. Identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) juga dilakukan guna merumuskan strategi pengembangan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kompetensi pemilik dan pekerja usaha gipang tinggi; sedangkan kompetensi pemilik dan pekerja usaha ceprek melinjo rendah. Kompetensi pemilik dan pekerja usaha gipang dan ceprek melinjo diperoleh secara turun temurun, dan belum ada upaya untuk meningkatkannya. Peningkatan kompetensi pemilik dan pekerja usaha gipang dan ceprek melinjo diperlukan dalam hal pengembangan usaha. Produktivitas usaha perlu dipertahankan disertai penjaminan kualitas. Strategi meningkatkan kompetensi pemilik dan pekerja usahadapat dilakukan dengan pelatihan penjaminan mutu produk, pendampingan, dan perluasan pemasaran produk.
Partisipasi Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan dalam Penanganan Sampah di Sub DAS Cikapundung Jawa Barat Helnafri Ankesa Ankesa; Siti Amanah; Pang S Asngari
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.864 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i2.10929

Abstract

Pengelolaan sampah membutuhkan dukungan dari masyarakat. Isu tentang sampah juga di temukan di Sub DAS Cikapundung. Isu lingkungan di Cikapundung Sub DAS telah mengundang perempuan untuk berpartisipasi dalam bentuk gerakan kelompok. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik kelompok dan (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi upaya ibu rumah tangga dalam menjaga gerakan kelompok peduli lingkungan di Sub DAS Cikapundung. Penelitian dilakukan dari bulan Maret hingga April 2015 yang melibatkan 106 responden dari kelompok perempuan peduli lingkungan. Kelompok-kelompok yang terletak di tiga wilayah: Sunten Jaya Desa (hulu DAS), Lebak Siliwangi Desa (tengah DAS) dan Dayeuh Kolot Desa (hilir DAS). Wawancara menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, observasi, dan diskusi kelompok yang digunakan untuk mengumpulkan data. Korelasi Rank-Spearman digunakan untuk menguji tingkat korelasi antara variabel-variabel berikut: a) profil dan dinamika kelompok, b) dukungan keluarga, c) persepsi dan partisipasi kelompok wanita peduli lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemauan, dan kemampuan kelompok wanita untuk mengolah limbah adalah faktor yang meningkatkan partisipasi. Mayoritas wanita tidak memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kelompok peduli lingkungan. Faktor yang signifikan dengan tingkat persepsi dan partisipasi wanita dalam kelompok peduli lingkungan adalah profil dan dinamika kelompok, dukungan keluarga, dukungan tokoh masyarakat dan program penyuluhan.
Kapasitas Kader dalam Penyuluhan Keluarga Berencana di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan Shanti Devi; Anna Fatchiya; Djoko Susanto
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.959 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i2.11223

Abstract

Melalui Keluarga Berencana diupayakan mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melakukan promosi, perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Tujuan penelitian adalah: (1) Mengidentifikasi tingkat kapasitas kader Keluarga Berencana dalam kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana di Kota Palembang. (2) Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas kader Keluarga Berencana dalam kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana di kota Palembang. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2015 di Kota Palembang. Populasi penelitian adalah 4020 kader Keluarga Berencana di Kota Palembang dan pengumpulan data dilakukan kepada 100 kader Keluarga Berencana. Teknik pengambilan sampel berdasarkan area random sampling. Data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif serta untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan digunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapasitas kader Keluarga Berencana di Kota Palembang termasuk kategori rendah. Faktor yang penting diperhatikan untuk mengembangkan kapasitas kader Keluarga Berencana adalah: pengalaman, pelatihan yang diikuti, dukungan penyuluh, dan dukungan informasi
Partisipasi Petani dalam Replanting Kelapa Sawit di Provinsi Jambi Shinta Anggreany; Pudji Muljono; Dwi Sadono
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.133 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat persepsi terhadap inovasi dan tingkat partisipasi petani dalam replanting kelapa sawit; 2) menganalisis hubungan antara karakteristik internal dan eksternal dengan persepsi terhadap inovasi replanting petani kelapa sawit; dan 3) menganalisis hubungan persepsi terhadap inovasi replanting dengan partisipasi petani dalam replanting kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode survei dan dilaksanakan di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Jumlah sampel penelitian ini adalah 83 orang. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan korelasi. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) Tingkat partisipasi petani dalam replanting kelapa sawit termasuk kategori rendah dikarenakan faktor ekonomi dan kurangnya penyuluhan yang diberikan; 2) karakteristik internal dan eksternal petani yang berhubungan dengan persepsi terhadap inovasi replanting petani dalam replanting kelapa sawit adalah tingkat pendidikan, frekuensi penyuluhan, dan dampak perkebunan besar yang dirasakan petani; dan 3) persepsi terhadap inovasi replanting kelapa sawit tidak berhubungan dengan partisipasi petani dalam replanting kecuali pada aspek tingkat triabilitas.Kata kunci: partisipasi, replanting, kelapa sawit
Tingkat Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Sayuran di Kenagarian Koto Tinggi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Nila Sari; Anna Fatchiya; Prabowo Tjitropranoto
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.855 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11316

Abstract

merupakan inovasi yang harus diterapkan petani dalam menguranggi penggunaan pestisida. Penelitian bertujuan mendeskripsikan tingkat penerapan PHT oleh petani. Metode penelitian survei bersifat dekriptif. Jumlah responden 90 petani Kenagarian Koto Tinggi. Penelitian lapang April-Mei 2015. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang didukung dengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan komponen PHT meliputi pemanfaatan musuh alami sebesar 53,05% responden dalam kategori rendah. Komponen budidaya tanaman terdiri dari pengolahan lahan, pemeliharaan dan panen/pascapanen, penggunaan benih/bibi, penggunaan pupuk dan pengendalian OPT secara keseluruhan sebesar 62,78 % dalam kategori cukup sesuai dengan yang telah direkomendasikan. Komponen pengamatan berkala tergolong sedang dan tinggi sebesar 77,78% .Kata kunci : Penerapan, Petani, Peran penyuluh, PHT
Kinerja Usahatani dan Motivasi Petani dalam Penerapan Inovasi Varietas Jagung Hibrida padaLahan Kering di Kabupaten Lombok Timur Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Lukman M Baga; Heny K Suwarsinah
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.107 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11317

Abstract

Beberapa kendala petani pada lahan kering yaitu keterbatasan air, pendidikan rendah, dan pendapatan yang rendah. Kendala tersebut tidak menghilangkan keinginan petani untuk mengadopsi inovasi varietas jagung hibrida. Kondisi ini diduga karena motivasi petani yang tinggi. Motivasi merupakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengadopsi inovasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbedaan kinerja usahatani antara petani hibrida dan non hibrida, untuk menganalisis tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan inovasi varietas jagung hibrida. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis uji beda (uji-t), uji mann-whitney dan uji korelasi rank spearman. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja usahatani antara petani hibrida dan non hibrida. Pada kondisi normal, petani hibrida dapat memproduksi rata-rata 11,45 ton per hektar, sedangkan petani non hibrida dapat memproduksi rata-rata 7,43 ton per hektar. Terdapat perbedaan tingkat motivasi antara petani hibrida mayoritas awal dan mayoritas akhir. Motivasi petani hibrida mayoritas akhir lebih tinggi dibandingkan mayoritas awal. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan inovasi varietas jagung hibrida yaitu, pengalaman berusahatani, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan garapan, sifat kosmopolit dan ketersediaan modal.Kata kunci : jagung hibrida, kinerja usahatani, inovasi, motivasi
Pengaruh Pelatihan Non Teknis terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian BP4K di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Ike Wirdani Putri; Anna Fatchiya; Siti Amanah
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.936 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11318

Abstract

Guna mendukung kinerja penyuluh pertanian BP4K Kabupaten Bungo mengadakan pelatihan non-teknis. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis kesesuaian pelatihan bagi penyuluh pertanian serta menganalisis kinerja penyuluh pertanian setelah berpartisipasi dalam pelatihan non-teknis. Penelitian dilakukan dengan cara sensus pada 100 responden dan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (multiple linear regresi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) frekuensi pelatihan dan motivasi dari penyuluh pertanian positif mempengaruhi kinerja penyuluh; 2) Metode pelatihan dan infrastruktur mempengaruhi efektivitas pelatihan. Metode yang lebih inovatif dalam pelatihan dengan didukung oleh infrastruktur yang lebih baik akan meningkatkan kinerja yang lebih baik dari penyuluh; 3) kesesuaian materi pelatihan dan rencana pembelajaran yang lebih baik akan mempengaruhi penyuluh dalam meningkatkan kinerja pelatihan; 4) dukungan fasilitas dari organisasi penyuluhan akan meningkatkan kinerja penyuluh, dan penyuluh pertanian menerima reward/imbalan atas kinerja mereka.Kata kunci: kinerja penyuluh, pelatihan non-teknis, lembaga penyuluhan kabupaten (BP4K), rencana pembelajaran.
Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah(UMKM) Gula Aren di Kabupaten Lombok Barat Ni Made Wirastika Sari; Heny K Suwarsinah; Lukman M. Baga
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.743 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11320

Abstract

Wirausahawan adalah inovator dan penggerak pembangunan. Wirausahawan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pembangunan suatu negara. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh karakteristik kewirausahaan terhadap kinerjausaha pada unit UMKM gula aren di Kabupaten Lombok Barat. Karakteristik kewirausahaan dalam penelitian ini dibedakan menjadi karakteristik individual dan karakteristik psikologis, selanjutnya kompetensi kewirausahaan dilihat dari inidkator kemampuanmanajerial, kemampuan konseptual, kemampuan sosial, kemampuan membuat keputusan dan kemampuan mengatur waktu. Kinerja usaha dilihat dari indikator keuntungan dan volume penjualan. Penelitian ini di lakukan pada bulan Juni 2015 hingga bulan Agustus 2015 di Kabupaten Lombok Barat. Data yang digunakan diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 120 unit UMKM yang dipilih dengan teknik probability sampling secara cluster sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM dengan bantuan software LISREL 8,30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kewirausahaan berpengaruh secara nyata dan positif terhadap kompetensi kewirausahaan maupun kinerja usaha, namun karakteristik kewirausahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja usaha melalui kompetensi kewirausahaan.Kata kunci: Karakteristik, Kewirausahaan, kinerja usaha, usaha mikro kecil menengah (UMKM), gula aren
Persepsi Petani Lada terhadap Diseminasi Teknologi Usahatani Lada di Bangka Belitung Minas Tiurlina Panggabean; Siti Amanah; Prabowo Tjitropranoto
Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.842 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v12i1.11321

Abstract

Usahatani lada yang dilaksanakan oleh masyarakat Bangka Selatan masih menggunakan teknologi tradisional sehingga produksi dan produktivitas lada relatif rendah dan jauh dari potensi optimalnya. Usaha meningkatkan produktifitas dan nilai tambah di tingkat petani pedesaan adalah dengan menerapkan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh lembaga penelitian. Penyebarluasan teknologi baru memerlukan teknik diseminasi yang dapat meyakinkan penggunanya. Persepsi petani terhadap teknik diseminasi yang menentukan keyakinan petani terhadap teknologi inovatif yang didiseminasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani lada terhadap teknik diseminasi teknologi usahatani lada dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap adopsi teknologi usahatani lada. Penelitian dilaksanakan di tiga desa yaitu Desa Serdang, Desa Delas dan Desa Nyelanding Kabupaten Bangka Selatan dan pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2015. Penelitian menggunakan disain survey. Jumlah sampel penelitian ini adalah 90 orang. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap teknik diseminasi teknologi usahatani lada yang baik adalah melalui temu lapang demonstrasi plot dan pameran. Tingkat adopsi inovasi usahatani lada dipengaruhi umur dan lama berusahatani dan pameran.Kata kunci: persepsi, petani lada, diseminasi, usahatani lada

Filter by Year

2005 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 01 (2025): Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 01 (2024): Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 02 (2023): Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 01 (2023): Jurnal Penyuluhan Vol. 18 No. 02 (2022): Jurnal Penyuluhan Vol. 18 No. 01 (2022): Jurnal Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Penyuluhan Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Penyuluhan Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Penyuluhan Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Vol. 15 No. 1 (2019): Jurnal Penyuluhan Vol. 14 No. 2 (2018): Jurnal Penyuluhan Vol. 14 No. 1 (2018): Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 2 (2017): Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 1 (2017): Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Penyuluhan Vol. 11 No. 1 (2015): Jurnal Penyuluhan Vol. 10 No. 2 (2014): Jurnal Penyuluhan Vol. 10 No. 1 (2014): Jurnal Penyuluhan Vol. 9 No. 2 (2013): Jurnal Penyuluhan Vol. 9 No. 1 (2013): Jurnal Penyuluhan Vol. 8 No. 2 (2012): Jurnal Penyuluhan Vol. 8 No. 1 (2012): Jurnal Penyuluhan Vol. 7 No. 2 (2011): Jurnal Penyuluhan Vol. 7 No. 1 (2011): Jurnal Penyuluhan Vol. 6 No. 2 (2010): Jurnal Penyuluhan Vol. 6 No. 1 (2010): Jurnal Penyuluhan Vol. 5 No. 2 (2009): Jurnal Penyuluhan Vol. 5 No. 1 (2009): Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 2 (2008): Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 1 (2008): Jurnal Penyuluhan Vol. 3 No. 2 (2007): Jurnal Penyuluhan Vol. 3 No. 1 (2007): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 4 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 3 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 2 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 1 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 1 No. 1 (2005): Jurnal Penyuluhan More Issue