cover
Contact Name
-
Contact Email
jkpdbanten@gmail.com
Phone
+6281906132274
Journal Mail Official
jkpdbanten@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syekh Nawawi Al Bantani, Palima Serang, Tlp.(0254) 267053 Fax. (054) 267052, Kota Serang 42127
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah
ISSN : 25974971     EISSN : 26850079     DOI : https://doi.org/10.37950
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah (JKPD) is a journal that provides scientific information resources aimed at researchers, research institutions, government agencies, and stakeholders. The journal publishes original research manuscripts, review articles, studies, and case studies that focus on: Local Autonomy and Bureaucracy Regional Governance Politics and Public Services Regional Innovation and Development Regional Natural Resources and Environment Regional Fiscal Policy and Development Other Issues in Regional Public Policy
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2023): December 2023" : 7 Documents clear
PERAMALAN INDEKS HARGA PROPERTI RESIDENSIAL DI KOTA BANDUNG TAHUN 2023 Nurain Fatma Savitri; Nasrudin Nasrudin
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.249

Abstract

Properti residensial atau rumah merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan properti residensial juga meningkat. Karena ketersediaan tidak bertambah sementara permintaan semakin tinggi, maka terjadilah kelangkaan yang menyebabkan harga properti terutama rumah mengalami kenaikan. Properti residensial tak hanya digunakan sebagai kebutuhan, namun juga dapat digunakan sebagai investasi. Sehingga penting bagi pemegang kebijakan dan para developer perumahan serta masyarakat untuk mengetahui kondisi sektor properti khususnya properti residensial pada masa sekarang dan masa yang akan datang. Properti residensial terbagi menjadi tiga tipe berdasarkan luas tanah, yaitu tipe kecil, tipe menengah, dan tipe besar. Indeks Harga Properti Residensial merupakan salah satu indikator ekonomi yang memberikan informasi mengenai perkembangan properti residensial baik secara triwulan berjalan maupun triwulan yang akan datang. Data IHPR diperoleh dari Survei Harga Properti Residensial yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meramalkan nilai indeks harga properti residensial di Kota Bandung. Menerapkan metode peramalan ARIMA, penelitian ini mendapat hasil bahwa nilai IHPR di Kota Bandung periode triwulan I 2023 hingga triwulan IV 2023 diprediksi mengalami kenaikan, sehingga diketahui bahwa sektor properti residensial di Kota Bandung bergerak ke arah yang positif.
STRATEGI KONSERVASI UNTUK MENGURANGI EROSI HULU DAERAH ALIRAN SUNGAI BRANTAS, JAWA TIMUR Andi Setyo Pambudi; Rahmat Junaidi; Bambang Pramujo
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.257

Abstract

Sedimentation caused by erosion in the Lesti Sub-Watershed and the upstream part of the Brantas Watershed as a whole has an impact on disrupting the role of the Sengguruh Dam in supporting economic activity in East Java. Reducing erosion in upstream areas during their development requires an environmental science approach that harmonizes economic, social, and environmental aspects. This study aims to: Assess the influence of population pressure, community behavior, and land use on erosion in the Lesti Sub-watershed; Predict erosion in the Lesti Sub-watershed; and Provide an environmental science-based conservation strategy for the Lesti Sub-watershed in the context of sustainable development.. The research method used was mixed methods, both through GIS assistance for the Modify Universal Soil Loss Equation erosion formula and also through questionnaires and interviews with communities in the Lesti sub-watershed area. From research on the Lesti sub-watershed, the average erosion rate obtained is 153,868 tons/ha/year, which means it exceeds the minimum tolerance limit. Of the 12 sub-districts in the Lesti sub-watershed area, 6 (six) sub-districts have problems from the environmental aspect through the condition of several sub-districts with high erosion hazard levels. Erosion is correlated with people's knowledge, attitudes, and behavior in the economic aspects through population pressure and social conditions through land use patterns. Based on environmental science, conservation priority recommendations are for these 6 (six) sub-districts by improving soil and water conservation efforts, both vegetatively and civil-technically (environmentally), environmental education (social), and community economic empowerment (economy).
IMPLEMENTASI KEPUTUSAN BUPATI TENTANG PEMBENTUKAN DESA WISATA DI KABUPATEN SERANG (STUDI DESA WISATA POTENSI BAHARI) Rahmawati Allyreza; Rahmi Winangsih
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.258

Abstract

Village tourism is currently one of the alternative destinations for nature tourism. This is also the case with the Wargasara Tunda Island tourist village in Serang Regency. Wargasara Tunda Island tourist village was established by the Decree of the Regent of Serang in 2021. However, in its implementation, there are still several problems, namely limited accessibility constraints, low public understanding of tourist villages and hygiene problems at tourist attractions. This study aims to describe and analyze how the policy implementation is using Charles O Jones' policy implementation theory, namely organizational structure, interpretation and implementation. The research method used is qualitative with a case study approach. Data analysis according to Miles and Huberman with research informants determined by purposive informants. The results showed that the implementation of the policy on the establishment of Wargasara Tourism Village on Tunda Island has run optimally with some emphasis. From the organizational, institutional and human resource dimensions of the Tourism Village, it is good with the formation of Pokdarwis Jalatunda, which consists of village youth with tourism interests. The element of interpretation is interpreted variously by the village government who realizes that there are accessibility and electricity network constraints for more advanced tourism development, while from the community side, there is an increased understanding that the potential of the Wargasara area is a tourist destination. The dimension of policy implementation has not gone well where the application of Sapta Pesona has not gone well, especially cleanliness and beauty. Therefore, it is necessary to build synergistic collaboration between parties to overcome barriers to accessibility and electricity networks and increase public understanding of sustainable tourism so that tourism runs and the environment is maintained.
REFLEKSI HASIL PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI BANTEN PERIODE 2005 - 2025 Arta Rusidarma Putra; Silfiana Silfiana; Raden Irna Irna Afriani
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.259

Abstract

Evaluasi pembangunan merupakan hasil dari suatu penilaian sasaran serta analisis permasalahan faktor keberhasilan pada suatu proses (lesson learned) dan perbaikan kebijakan pembangunan daerah pada tahap berikutnya. Tujuan Penelitian adalah penilaian capaian pembangunan jangka panjang dengan sasaran pokok yang telah ditetapkan, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat yang dapat mempengaruhi pencapaian pembangunan jangka panjang daerah, dan menyusun rekomendasi penyusunan Rancangan Program Jangka Panjang Daerah Provinsi Banten periode 2025-2045. Metode penelitian adalah studi literatur dengan data sekunder berupa hasil penelitian seperti artikel, buku, jurnal dan beberapa sumber lain yang relevan. Teknik analisis menggunakan analisis kesenjangan, content analysis dan analisis statistika. Hasil penelitian evaluasi indikator makro tahun 2005-2025 menunjukkan kinerja progresif pada indikator peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka menurun, peningkatan Pengeluaran per Kapita, penurunan indeks gini dan peningkatan PDRB perkapita. Indikator penduduk miskin meningkat signifikan dan laju pertumbuhan ekonomi menurun periode 2020-2021 disebabkan dampak pandemi. Tahun 2022, penurunan penduduk miskin dan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi seiring proses pemulihan ekonomi pasca pandemi. Kesimpulan adalah diperlukan keselarasan visi dan misi serta arah penyusunan kebijakan dan indikator pembangunan jangka panjang Provinsi dengan indikator kinerja pembangunan jangka panjang nasional dan indikator tujuan pembangunan yang berkelanjutan dengan perancangan program kegiatan seperti menyediakan lapangan kerja baru pada sektor ekonomi serta memberikan berbagai kemudahan untuk usaha kecil menengah dengan berkoordinasi, kolaborasi serta bersinergi antara seluruh perangkat daerah dengan berbagai pihak seperti akademisi dan praktisi sebagai upaya peningkatan capaian indikator makro ekonomi, kesejahteraan sosial dan mendapat inovasi dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah.
PENGARUH KUALITAS UDARA AMBIEN TERHADAP KELUHAN SUBJEKTIF GANGGUAN PERNAPASAN SEBAGAI BAHAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Arul Amirullah; Muhlisin Muhlisin; Tauny Akbari
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.260

Abstract

Aktivitas transportasi di Terminal Kadu Agung Mandala berpotensi menghasilkan emisi berbahaya bagi kesehatan pernapasan masyarakat pengguna terminal. Sehingga, diperlukan kebijakan dalam pengendalian kualitas udara ambien agar tidak berdampak terhadap gangguan pernapasan masyarakat pengguna terminal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas udara ambien (SO2 dan NO2), tingkat keluhan subjektif gangguan pernapasan serta pengaruh kualitas udara ambien terhadap keluhan gangguan pernapasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu masyarakat pengguna terminal dan jumlah sampel yang diambil dengan purposive sampling sebanyak 45 responden. Pengukuran kualitas udara ambien (SO2 dan NO2) dilakukan satu kali pada tiga titik lokasi terminal. Hasil penelitian yaitu kualitas udara ambien parameter SO2 yakni 23,1 µg/Nm3 dan NO2 yakni 14,17 µg/Nm3 masih berada di bawah baku mutu. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 77,1% atau 34 masyarakat pengguna mengalami keluhan subjektif gangguan pernapasan. Meskipun jumlah konsentrasi polutan di bawah baku mutu. Tetapi pengaruh SO2 sebesar 23,1 µg/m3 berada pada konsentrasi yang menyebabkan iritasi tenggorokan, iritasi mata, dan batuk. Pengaruh NO2 sebesar 14,17 µg/m3 berada pada konsentrasi yang menyebabkan iritasi tenggorokan dan batuk. Kebijakan pengendalian kualitas udara ambien dilakukan dengan melakukan pemantauan kualitas udara ambien dan gas emisi karbon, perluasan wilayah ruang terbuka hijau serta pengawasan terhadap uji kir dan spot check terhadap kendaraan bermotor guna memenuhi standar emisi gas buang.
ANALISIS KOMPARASI DAMPAK PEMBANGUNAN DESA DALAM PENGENTASAN MASALAH PENGANGGURAN Oki Oktaviana; Iman Rifai
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.263

Abstract

The high unemployment rate is an indicator of one of the development problems in Banten province. Different with the national condition, unemployment in rural areas in Banten province is relatively always higher than in urban areas. Therefore, this study aims to analyze the unemployment problem in the rural areas of Banten province as a measure of the effectiveness of village development that has been carried out. This research is a descriptive quantitative study based on a comparative analysis of unemployment data in rural and urban areas in Banten province before and after the enactment of Law No. 6/2014 on Villages. The results showed that the downward trend of unemployment in rural areas in Banten province in the 2010-2014 period was faster than that in the 2015-2019 period. This shows that the implementation of village development after Law 6/2014 has not been able to create an acceleration of unemployment alleviation in rural areas. The lack of optimization of village development in terms of reducing unemployment is due to the lack of alignment of budgeting in the field of community development and community empowerment. Village development budgeting that has been carried out is more concentrated in the fields of village development implementation and village government administration
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP EKOWISATA DI PROVINSI BANTEN DAN STRATEGI PENGELOLANNYA Guntur Fernanto; Muhlisin Muhlisin; Jaka Permana
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i2.272

Abstract

Melihat permasalahan tersebut untuk itu, diperlukan suatu strategi yang dapat membantu mengatasi permasalahan dalam strategi pengelolaan ekowisata terdampak pandemi Covid-19 di Provinsi Banten tersebut. Dalam rangka pengembangan ekowisata menjadi pertumbuhan ekonomi melalui dukungan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan perolehan pajak, dan menetapkan strategi pengembangan dimasa adaptasi baru namun dengan memikirkan kelestarian dan pelibatan masyarakat lokal, Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Provinsi Banten dengan mengambil lokus penelitian ekowisata di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2021, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode analisis SWOT agar dalam proses pengambilan keputusan bisa menjadi rujukan, hasil penelitian menunjukan bahwa tempat wisata yang ditutup dan pengurangan jumlah kunjungan di masa PPKM berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan yang pada gilirannya mempengaruhi pendapatan pengelola wisata, Strategi ekowisata yang dipiih dalam menghadapi masa pandemi yang dipilih adalah strategi WT Strategi defensif (Weakness-Threath) ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman

Page 1 of 1 | Total Record : 7