cover
Contact Name
Harijono
Contact Email
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Phone
+6281339415894
Journal Mail Official
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Editorial Address
Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana Jl. Adisucipto, Penfui Kupang NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Batakarang
ISSN : 27470520     EISSN : 27470512     DOI : -
Jurnal Batakarang Pendidikan Teknik Bangunan (Jurang PTB) adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana. Jurnal Batakarang PTB merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan, pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021)" : 8 Documents clear
KENDALA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN DALAM MENULIS PROPOSAL PENELITIAN: CONSTRAINTS OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION STUDY PROGRAM STUDENTS IN WRITING RESEARCH PROPOSALS Hikmah; Asrial
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala mahasiswa dalam menulis proposal penelitian, baik kendala secara parsial, maupun kendala yang paling dominan. Penlitian juga menganalisis perbedaan kendala yang di alami mahasiswa untuk proposal penelitian skripsi dan proposal penelitian untuk tugas kuliah. Penelitian diskriptif dan komparatif dengan variabel kendala mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PSPTB) dalam menulis proposal penelitian. Penelitian di laksanakan di PSPTB sejak bulan Februari sampai dengan Juli 2021. Populasi penelitian seluruh mahasiswa PSPTB yang sedang menulis proposal penelitian sampai dengan semester genap 2020/2021 sebanyak 118 orang (37 mahasiswa untuk proposal penelitian, dan 81 orang untuk proposal tugas perkuliahan). Teknik sampling dengan proporsioanl random sampling dengan kuota 81 orang (27 mahasiswa untuk proposal skripsi dan 45 orang untuk tugas kuliah). Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data dengan teknik analisis diskriptif dan Uji t-test dari Separated Varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa PSPTB masih sering mengalami kendala dalam menulis proposal penelitian, hal ini ditunjukkan berdasarkan rerata empirik yang diperoleh sebesar 208,63 dengan skor teoretik 39 atau 54,17%, demikian juga dengan kendala mahasiswa yang dominan menunjukkan bahwa faktor dosen dengan skor teoretik 51 atau 78,83%, menyusul faktor kualitas penulisan proposal dengan skor teoretik 40 atau 55,56%, dan faktor lingkungan sosial dengan skore teoretik 26 atau 36,11%, sedangkan ditinjau dari perbedaan kendala menunjukkan bahwa mahasiswa PSPTB yang sedang menulis proposal skripsi mengalami kendala lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa PSPTB yang sedang menulis proposal untuk tugas kuliah.
KAJIAN DEBIT ALIRAN KALI LILIBA KOTA KUPANG, DI DAERAH SEMI-ARID MENGGUNAKAN ALAT APUNG DAN ALAT FLOW METER: STUDY OF THE LILIBA RIVER FLOW, KUPANG CITY, IN THE SEMI-ARID AREA USING A FLOATING EQUIPMENT AND A FLOW METER Imel Hauteas; Jakobis Johanis Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar bagi seluruh kehidupan di muka bumi ini. Salah satu sumber air bagi kebutuhan manusia berasal dari air permukaan. Di Wilayah Kota Kupang, pemanfaatan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari berasal dari air tanah dan sedikit yang memanfaatkan air permukaan karena berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar debit air kali Liliba Kota Kupang pada wilayah DAS Hulu, DAS Tengah dan DAS Hilir berdasarkan hasil pengukuran langsung di lapangan menggunakan alat flow meter dan alat pengapung. Berdasarkan hasil penelitian, debit rata–rata (Q) menggunakan alat Flow meter (DAS Hulu 0,643 L/det, DAS Tengah 1,623 L/det dan DAS Hilir 1,578 L/det). Dengan menggunakan metode Apung (DAS Hulu 0,799 L/det, DAS Tengah 1,705 L/det dan DAS Hilir 1,471 L/det). Rata-rata persentase kesesuaian antara metode pengukuran debit antara alat flow meter dan alat apung pada DAS Hulu adalah 80%, DAS Tengah 95% dan DAS Hilir 107%. Karakter debit aliran pada masing-masing bagian DAS dan kecepatan angin memungkinkan adanya perbedaan hasil pengukuran tersebut, yang secara rata-rata menunjukkan tingkat kesamaan 97%.
ANALISIS SIFAT FISIS TANAH DI JALAN GOR FLOBAMORA KOTA KUPANG: ANALYSIS OF PHYSICAL PROPERTIES OF SOIL ON GOR FLOBAMORA ROAD, KUPANG CITY Yohana Maria Rini Astuti; Jakobis Johanis Messakh; Asrial
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanah di area Gelanggang Olahraga Flobamora (GOR Flobamora) berdasarkan klasifikasi tanah sistem USCS dan AASTHO. Selanjutnya penelitian ini juga bermaksud untuk mengkaji sifat fisis tanah berdasarkan analisis saringan, kadar air, berat jenis, liquid limit dan plastis limit, serta mencari metode stabilitas tanah yang tepat pada jalan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan pengujian sampel tanah di labolatorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah yang ada merupakan tanah lempung, dan stabilitas yang dapat dilakukan pada jalan tersebut adalah stabilitas mekanis serta stabilitas dengan menggunakan bahan-bahan tambahan sesuai dengan jenis tanah lempung.
STUDI TENTANG HUNIAN RUMAH ADAT UMA TUTUS DI DESA SUELAIN KABUPATEN ROTE-NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR: STUDY ABOUT THE OWNING OF THE UMA TUTUS TRADITIONAL HOUSE IN SUELAIN VILLAGE ROTE-NDAO REGENCY, NUSA TENGGARA TIMUR PROVINCE Franky Panie; Asrial; Milson A. Selan
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah adat Uma Tutus adalah salah satu rumah tradisional yang masih ada di Desa Suelain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rumah adat ini merupakan peninggalan dari salah satu suku di Rote Ndao yaitu suku Lole. Kondisi bangunan Uma Tutus saat ini menunjukkan ada perubahan pada material bangunan, kurangnya sistem pencahayaan alami pada bangunan, kurangnya sistem sirkulasi udarayang mempengaruhi kenyamanan termal pada saat menempati bangunan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana perubahan material bangunan, serta penyebab terjadinya perubahan pada material tersebut. Selanjutnya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kenyamanan termal pada bangunan ditinjau dari sistem bukaan dinding yang berperan dalam sistem pencahayaan alami dan sistem sirkulasi udara. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik bangunan, serta perubahan material bangunan yang terjadi masih tergolong baik, karena perubahan yang terjadi tidak secara menyeluruh. Hasil penelitian mengenai bukaan pada dinding bangunan dan pengkondisian udara pada bangunan, menunjukkan capaian sebesar 58% dan dikategorikan “Tidak Baik”. Sistem pencahayaan alami pada bangunan rumah adat Uma Tutus dikategorikan “Tidak Baik” dengan pencapaian 41%, dan kenyamana termal dikategorikan 'hangat nyaman' dengan rata-rata suhu 28.4°C dan kelembapan 62%.
KUALITAS BATU BATA MERAH PRODUKSI DESA OEBELO KABUPATEN KUPANG DITINJAU DARI PROSES PEMBAKARAN: QUALITY OF RED BRICKS PRODUCTION OF OEBELO VILLAGE, KUPANG REGENCY REVIEW OF THE COMBUSTION PROCESS Megadion Messe; Asrial; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bata merah merupakan suatu unsur bangunan yang diperuntukkan untuk pembuatan konstruksi bangunan dan yang dibuat dari tanah dengan atau tanpa campuran bahan-bahan lain, dan dibakar cukup tinggi. Oleh karena itu penting untuk mengetahui seberapa besar kekuatan dari bata merah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas batu bata merah pasti dia Desa Oebelo, kabupaten Kupang sebagai bahan bangunan dengan menggunakan SNI 15-2094-2000 sebagai acuan dalam penelitian ini. Pengujian ini berupa pengujian sifat tampak, ukuran, penyerapan air, dan kuat tekan. Penelitian ini menggunaan metode eksperimen dan deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 30 buah benda uji dari home industry pasti dia. Hasil penelitian ini adalah 1) Berdasarkan SNI-15-2094-2000 tabel ukuran bata merah tidak menunjukan adanya retak pada setiap permukaan dan pada warna bata merah sesuai dengan standar dan bata merah mempunyai rusuk yang tidak tajam dan tidak siku, sedangkan hasil ukuran dan toleransi, maka sampel bata merah tersebut tidak memenuhi standar SNI 15-2094-2000, dan hasil dari daya serap air bata merah memenuhi standar dengan mempunyai rata-rata 15,8%. 2) Berdasarkan SNI-15-2094-2000 nilai standar kuat tekan minimum bata merah adalah 50kg/cm². Sesuai dengan SNI-15-2094-2000 maka dari 10 buah benda uji bata merah yang diuji diLaboratorium dinas PU Propinsi NTT, maka 3 dari 10 sampel tidak memenuhi standar dengan nilai kuat tekan dibawah 50 kg/cm² sedangkan 7 dari 10 sampel bata merah tersebut memenuhi standar kuat tekan dimana memiliki nilai kuat tekan diatas 50 kg/cm². Dengan demikian maka nilai rata-rata kuat tekan batu bata tersebut adalah 49,98 kg/cm² nilai kuat tekan tertinggi bata merah yaitu 56,10 kg/cm2 dan nilai kuat tekan terendah yaitu 40,80kg/cm2. Perlunya dilakukan penelitian lanjutan mengenai kadar garam yang terkandung dalam bata, serta variasi campuran dalam pembuatan bata merah Desa Oebelo, Kabupaten Kupang.
PEMERIKSAAN KONDISI JEMBATAN NOELMINA PULAU TIMOR MENGGUNAKAN METODE BMS (BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM): CHECKING THE CONDITION OF THE NOELMINA BRIDGE IN TIMOR ISLAND USING THE BMS (BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM) METHOD Umbu Andu Maramba Leonardo Kapita; Jakobis Johanis Messakh; Hikmah
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui kondisi jembatan Noelmina di Pulau Timor menggunakan metode BMS (Bridge Management System). Selanjutnya juga untuk mengetahui cara penanganan dan pemeliharaan jembatan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi jembatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (Case study). Hasil penelitian menunjukkan penilaian kondisi jembatan sebagai berikut: komponen drainase dengan nilai kondisi 2,36, Daerah Aliran Sungai (DAS) 2,16, Trotoar 2,16, Dinding sayap 2,09, Kepala jembatan 2,08, pilar 2,05, Pagar pengaman 2,05, Gelagar memanjang 2,04, Lantai jembatan 2,03, Lampu penerangan 2,03, Pelat buhul 2,03, Batang diagonal 2,02, Gelagar melintang 2,03, dan Dudukan jembatan 2,02. Dan total rata-rata nilai kondisi adalah 2,08 untuk penanganan secara keseluruhan jembatan Noelmina adalah pemeliharaan rutin.
KAJIAN DEBIT ALIRAN KALI LILIBA KOTA KUPANG, DI DAERAH SEMI-ARID MENGGUNAKAN ALAT APUNG DAN ALAT FLOW METER: STUDY OF THE LILIBA RIVER FLOW, KUPANG CITY, IN THE SEMI-ARID AREA USING A FLOATING EQUIPMENT AND A FLOW METER Elfridus Ngala; Paul G. Tamelan; Ketut Mahendra Kuswara
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar bagi seluruh kehidupan di muka bumi ini. Salah satu sumber air bagi kebutuhan manusia berasal dari air permukaan. Di Wilayah Kota Kupang, pemanfaatan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari berasal dari air tanah dan sedikit yang memanfaatkan air permukaan karena berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar debit air kali Liliba Kota Kupang pada wilayah DAS Hulu, DAS Tengah dan DAS Hilir berdasarkan hasil pengukuran langsung di lapangan menggunakan alat flow meter dan alat pengapung. Berdasarkan hasil penelitian, debit rata–rata (Q) menggunakan alat Flow meter (DAS Hulu 0,643 L/det, DAS Tengah 1,623 L/det dan DAS Hilir 1,578 L/det). Dengan menggunakan metode Apung (DAS Hulu 0,799 L/det, DAS Tengah 1,705 L/det dan DAS Hilir 1,471 L/det). Rata-rata persentase kesesuaian antara metode pengukuran debit antara alat flow meter dan alat apung pada DAS Hulu adalah 80%, DAS Tengah 95% dan DAS Hilir 107%. Karakter debit aliran pada masing-masing bagian DAS dan kecepatan angin memungkinkan adanya perbedaan hasil pengukuran tersebut, yang secara rata-rata menunjukkan tingkat kesamaan 97%.
KAJIAN KERUSAKAN JARINGAN AIR BERSIH DARI SUMBER MATA AIR WAI NEBO KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR: STUDY OF CLEAN WATER NETWORK DAMAGE FROM WAI NEBO SOURCE OF WAI NEBO REGENCY LEMBATA REGENCY, NUSA TENGGARA TIMUR PROVINCE Antonia Uba Kia; Jakobis Johanis Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat Desa Wewit Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Lembata, sejauh ini belum tersedia dengan baik. Salah satu penyebabnya adalah kerusakan pada pipa distribusi air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senyawa kimiawi yakni pH dan zat besi dalam air, serta tekanan air yang berpotensi terhadap kerusakan pipa tersebut. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan penelitian di laboratorium air bersih untuk mengetahu tingkat keasaman dan kadar besi air pada pipa. Untuk mengetahui tentang tekanan air dilakukan perhitungan secara hidrolika. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar pH, zat besi maupun tekanan air tidak memberikan pengaruh terhadap kerusakan pipa distribusi, karena hasil analisis menunjukkan nilai kadar pH sebesar 6,53 dan zat besi dengan nilai 0,95 mg/l yang mana masih berada pada tingkat normal serta besar tekanan air di bawah 1 atm. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai faktor umur pipa, dan faktor penyebab oleh karena ulah manusia dan hewan yang menyebabkan kerusakan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8