cover
Contact Name
N. LILIS SURYANI
Contact Email
jurnalarastirma@gmail.com
Phone
+6285225647344
Journal Mail Official
jurnalarastirma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang Barat - Tangerang Selatan Banten 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Arastirma
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27759695     EISSN : 27759687     DOI : 10.32493
Core Subject : Economy, Science,
JURNAL ARASTIRMA adalah jurnal ilmiah yang meliputi kajian di bidang Sumber Daya Manusia, Pemasaran dan Keuangan yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Universitas Pamulang, Tangerang Selatan Banten. JURNAL ARASTIRMA secara teratur diterbitkan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA" : 16 Documents clear
Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada Pt. Kirana Mitra Abadi Tangerang Muhamad Guruh; Iman Syatoto; Abdul Razak
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.94 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10064

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT. Kirana Mitraabadi Tangerang dimana variabel independen yang diteliti adalah kepemimpinan sedangkan variabel dependennya adalah Kinerja Karyawan.Metode. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kuantitatif deskriptif, sedangkan pengolahan data menggunakan beberapa pengujian yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien korelasi, uji regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi (R Square) dan uji-t dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 25. Populasi dan sampel yang diteliti adalah karyawan PT. Kirana Mitraabadi Tangerang sebanyak 50 karyawan dengan menggunakan sampel jenuh.Hasil. Hasil penelitian dan perhitungan menunjukkan bahwa nilai Dari perhitungan korelasi didapatkan hasil 0,948 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kepemimpinan dengan kinerja karyawan. Melalui uji regresi linier sederhana didapatkan persamaan regresi linier = 1,959 + 0,951X, artinya apabila variabel X ditingkatkan satu satuan, maka variabel Ŷ cenderung meningkat sebesar 0,951 pada konstanta 1,959. Pada koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,899 yang artinya kepemimpinan mempengaruhi kinerja sebesar 89,90%, sedangkan sisanya 10,10% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti seperti motivasi, kedisiplinan, kompensasi dan lain sebagainya. Sedangkan dari hasil pengujian thitung diperoleh 20,667 sedangkan ttabel sebesar 2,011, maka thitung >  ttabel artinya H0 ditolak dan Ha diterima dengan pengertian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kepemimpinan (X) terhadap Kinerja Karyawan (Y).Implikasi. Pemimpin diharapkan untuk lebih memberikan contoh sikap positif dalam bekerja agar dapat memberikan dorongan kepada karyawan untuk dapat bekerja dengan baik demi kemajuan perusahaan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BBTA3-BPPT KAWASAN PUSPIPTEK SETU TANGERANG SELATAN Didi Sunardi
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.026 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10069

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai BBTA3-BPPT Kawasan Puspiptek Setu Tangerang Selatan.Metode. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah data yang bersifat Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode  asosiatif dan pengumpulan data dengan teknik kuesioner. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan responden sebanyak 76. Metode analisis data dengan uji validitas, uji reliabilitas, persamaan regresi linier berganda, koefisien kolerasi, koefisien determinasi, dan uji signifikansi.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan korelasi kepemimpinan sebesar 0,730 dan Motivasi sebesar 0,646 yang artinya kepemimpinan dan motivasi mempunyai tingkat pengaruh yang sangat kuat terhadap kinerja pegawai karyawan. Dalam persamaan regresi linier berganda di dapat Y = 4,339 + 0,561 + 0,253X2    yang artinya apabila variabel X1 dinaikan 1 satuan, maka variabel Y naik sebesar 0,561 satuan pada konstanta 4,339, dan apabila variabel X2 dinaikan 1 satuan , maka variabel Y naik sebesar 0,253 satuan pada konstanta 4,339. Nilai koefisien determinasi  56,8% menunjukan bahwa besarnya konstribusi dari variabel bebas  (Kepemimpinan dan Motivasi) dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai, sedangkan sisanya 43,2 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Setelah dilakukan uji hipotetsis, secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai BBTA3-BPPT, hal ini terlihat pada F hitung>F tabel atau 51,649 > 3,18.Implikasi. Pimpinan di BBTA3 hendaknya selalu memperhatikan dan memberikan motivasi  untuk pegawainya supay tetap semangat, tepat waktu dan produktif dalam bekerja sehingga dapat menunjang kinerja pegawai dalam pencapaian tujuan dengan kualitas dan tepat waktu dalam penyelesaian pekerjaan.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada Smk Puspita Bangsa Ciputat Putri Nilam Kencana; Dyah Umu Umaeroh
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.264 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10041

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru, dan pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara simultan terhadap kinerja guru pada SMK Puspita Bangsa Ciputat.Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, populasi adalah guru di SMK Puspita Bangsa Ciputat sebanyak 53. Sampel penelitian ini sejumlah 53 orang. Data dikumpulkan melalui angket. Uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, serta uji hipotesis.Hasil. Kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) memiliki pengaruh baik secara parsial ataupun simultan terhadap kinerja guru dan hasil analisis regresi menunjukan Y = 2,041 + 0,627 X1 + 0,399 X2 + e, sedangkan nilai koefisien korelasi menunjukan 0,981 pengaruh yang SANGAT KUAT antara variabel kepemimpinan dan motivasi kerja dengan variabel kinerja guru.  Hal  ini  dilihat  dari  interprestasi  berada  di  0,80-1,00.  Dan Uji determinasi nilai  r square 0,963. Artinya  variabel kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap variabel kinerja guru sebesar 96,3%,  sedangkan  (100–96,3)  = 3,7  %  variabel kinerja guru dipengaruhi oleh variabel lain, misalnya produktivitas dan kepuasan.  (1) Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah (X1) terhadap kinerja (Y)  ialah sebesar 9,994. (2) Pengaruh motivasi (X2) terhadap kinerja guru (Y) signifikan karena hasil analisis statistik menunjukkan Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu Fhitung sebesar 647,576 > Ftabel 3,18 dengan signifikan 0,000 < 0,05.Implikasi. Untuk meningkatkan kinerja karyawan pemimpin harus lebih tegas terhadap karyawannya, agar pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik, pemimpin harus lebih memperhatikan nasib karyawannya serta pemimpin tidak diperkenankan bersikap tertutup.
Perbandingan Analisis Penerapan Prinsip Bank Syariah Menurut Undang-Undang No.21 Tahun 2008 dengan Analisis Bank Konvensional Undang-Undang No.10 Tahun 1998 Devi Fitria Wulandari; Ernawati Suwarno; Yusni Nuryani
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.903 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10065

Abstract

Tujuan. Penerapan Analisis Bank Syariah menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 dengan perbandingan Bank Konvensional penelitian ini untuk mengetahui penerapan dan analisis bank syariah dan bank konvensional: Indonesia merupakan negara dengan jumlah terbesar. Umat Islam di dunia, tetapi semua nilai penerapan syariah dalam kehidupan sehari-hari belumlah sempurna.Metode. literatur / literatur dapat berupa kajian: kitab suci Al Qur 'an atau Al Hadits, kitab ilmiah, peraturan perundang-undangan.Hasil. Beranjak dari penjelasan di atas, terlihat jelas bahwa sistem keuangan memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian dalam hal penyaluran dana dari pihak yang memiliki (dana berlebih) kepada pihak yang membutuhkan dana, apabila sistem keuangan tidak berjalan. yah, ekonomi tidak akan datang. pertumbuhan ekonomi yang efisien dan diharapkan tidak akan tercapai. Penelitian ini bersifat deskriptif, artinya penelitian ini memberikan gambaran atau gambaran suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Lembaga perbankan merupakan inti dari lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi entitas yang bergerak, bahkan lembaga pemerintah untuk menyimpan dananya. Langkah utama yang harus dilakukan adalah membuka konsep pendanaan yang memungkinkan dilakukan hanya dengan prosedur dan tetap dilakukan dengan hati-hati. Reformasi terkait pendanaan adalah dengan meningkatkan kualitas sistem pendanaan yang lebih baik. Langkah sebenarnya adalah menghindari transaksi perdagangan fudhul dan mengutamakan pendanaan untuk sektor riil yang menawarkan lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan. Investor yang menempatkan dananya akan mendapatkan reward dari bank berupa bagi hasil atau bentuk lain yang disetujui oleh bank syariah syariah kepada pihak yang membutuhkan pihak-pihak pada umumnya dalam akad jual beli dan kerjasama. Diperoleh dalam bentuk margin keuntungan, bentuk bagi hasil dan / atau bentuk lain yang sesuai dengan syariah Islam. Penerapan sistem risiko dan pengembalian bank konvensional menurut UU No. 10 Tahun 1998 adalah besarnya kerugian yang diperkirakan (akan diperkirakan) yang akan ditanggung oleh perusahaan.Implikasi. Adapun implementasi sistem perbankan syariah menurut UU No. 21 Tahun 2008 adalah resiko dan pengembalian yang diberikan bank syariah kepada investor dihitung dengan menggunakan sistem bagi hasil sehingga adil bagi kedua belah pihak, dari sisi penghimpun dana ketiga jika bank syariah memperoleh pendapatan besar maka nasabah investor juga akan mendapat untung besar. berbagi. Begitu pula sebaliknya jika hasil yang diperoleh nasabah kecil maka bank syariah juga kecil.
Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan pada Pt. Satria Piranti Perkasa Di Kota Tangerang Lipia Kosdianti; Didi Sunardi
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.128 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10070

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT. Satria Piranti Perkasa di Kota Tangerang.Metode. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik SPSS. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh, dimana seluruh populasi dijadikan sampel, yaitu berjumlah 110 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil. Penelitian ini adalah pengaruh yang kuat antara pelatihan (X) terhadap kinerja karyawan (Y) dengan regresi Y = 7,352 + 0,815X, angka koefisien regresi sebesar  0,815 yang berarti pelatihan berpengaruh positif sebesar 0,815. Nilai koefisien determinasi sebesar 41,5% sedangkan sisanya sebesar 58,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh t-hitung > t-tabel atau (8,746 > 1,980), hal ini diperkuat dengan probability significary 0,000 < 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh signifikan antara Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Satria Piranti Perkasa.Implikasi. Perusahaan hendaknya selalu memperhatikan dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti pelatihan, sehingga kompetensi karyawan dapat dipertahankan atau ditingkatkan dan akan menunjang kepada kinerja karyawan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada Pt. Naga Mas Intipratama Tangerang Jeni Andriani; Lili Sularmi; Ninik Anggraini
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.23 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10061

Abstract

Tujuan. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Naga Mas Intipratama Tangerang.Metode. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif, yaitu melalui pendekatan, pengumpulan data dan analisa menggunakan statistic. Data yang digunakan melalui teknik observasi, angket (kuesioner sebanyak 60 responden) dan kepustakaan. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji Multikolinearitas, uji autokorelasi, uji Heteroskedastisitas, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji determinasi dan uji signifikan (uji t dan uji f).Hasil. Nilai signifikan F sebesar 0.000 (<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, artinya variabel lingkungan kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan. Nilai R (koefisien korelasi) adalah 0,859. Maka dapat diartikan drajat hubungan antara variabel lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan merupakan korelasi sangat kuat. Nilai koefisien determinasi (R) tersebut diperoleh sebesar 78,3%. Sedangkan selebihnya sebesar 26,2% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh  X1 (lingkungan kerja) terhadap Y (kinerja karyawan) adalah sebesar 0.000<0.05 dan nilai t hitung 11,163 > 1,672, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha_1 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 terhadap Y. Diketahu nilai signifikan untuk pengaruh X2 (motivasi) terhadap Y (kinerja karyawan) adalah sebesar 0.000<0.05 dan nilai t hitung 6,145 > 1,672, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha_2 diterima yang berarti terdapat pengaruh X2 terhadap Y. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh  X1  (lingkungan kerja) terhadap Y (kinerja karyawan) adalah sebesar 0.000<0.05 dan nilai t hitung 11,163 > 1,672 dan Diketahu nilai signifikan untuk pengaruh X2 (motivasi) terhadap Y (kinerja karyawan) adalah sebesar 0.000<0.05 dan nilai t hitung 6,145 > 1,672, sehingga dapat disimpulkan Ha_1 dan Ha_2 diterima berarti terdapat pengaruh X1 dan X2 terhadap Y secara bersama. Hal ini berarti Lingkungan Kerja dan Motivasi cukup memiliki peranan dalam meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT. Naga Mas Intiprtama.Implikasi. Pihak perusahaan agar dapat lebih memperhatikan fasilitas dan perlengkapan kerja agar karyawan dapat dengan mudah menyelesaikan pekerjaan dengan fasilitas yang tersedia. Pihak perusahaan agar dapat lebih efektif lagi dalam memberikan motivasi pada karyawan untuk mengembangkan kemampuannya.
Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada Pt. G4s Security Service Jakarta (Studi Kasus Pada Karyawan Security Projek Pt Hm Sampoerna Tbk Di Jakarta) Muhammad Luffi; Agrasadya Agrasadya; Muger Apriansyah
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.698 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10066

Abstract

Tujuan. Untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan pada PT G4s Security Service Jakarta, (Studi Kasus Pada Karyawan Security Projek PT HM Sampoerna Tbk Di Jakarta).Metode. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kuantitatif, artinya penelitian ini hanya sebatas mengungkapkan suatu permasalahan dan mencoba menemukan solusi atau pemecahan dari suatu permasalahan yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penelitian survey dengan melalui teknik kuesioner, dan observasi. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu mengambil seluruh anggota populasi sebagai responden dengan jumlah kayawan pada PT G4s Security Service Jakarta yang bekerja di projek PT HM Sampoerna Tbk yang berjumlah 78 orang. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji auto korelasi), uji Regresi linier ,uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis.Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan persamaan regresi linier berganda Y = 9,866 + 0,290X1 + 0,472X2 artinya meskipun tanpa ada pengaruh variabel pelatihan (X1) dan kompensasi (X2) maka karyawan tetap memiliki tingkat kinerja karyawan sebesar 9,866. Korelasi R (koefisien korelasi) sebesar 0,713 artinya hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi nilai R2 (R squre) sebesar 0,509 artinya sebesar 50,9% Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi secara simultan memiliki kontribusi terhadap kinerja karyawan, sisanya sebesar 49,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini dibuktikan dengan uji T secara parsial dan simultan, pengaruh pelatihan (X1) terhadap (Y) dengan hasil nilai t hitung > t tabel (5,276 > 1,992) dan kompensasi (X2) terhadap (Y) dengan nilai t hitung > t tabel (7,340 > 1992), dan diperkuat juga dengan nilai p value < Sig 0,05 atau (0,000 < 0,05), dan hasil uji F (simultan) diperoleh nilai F hitung > F tabel (38,874 > 2,73), dengan demikian maka H01 ditolak dan H03 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan .Implikasi. Pelatihan, kompensasi, dan kinerja karyawan adalah variabel yang menjadi obyek penelitian yang diambil penulis dan menghasilkan temuan ternyata pelatihan, kompensasi secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan agar lebih memperhatikan faktor pemberian pelatihan dan pemberian kompensasi yang sesuai agar dapat meningkatkan kinerja karyawan ke depan.
Pengaruh Motivasi dan Kompensasi terhadap Produktivitas Karyawan pada Pt. Hadi Prima Teknik Alam Sutera – Kota Tangerang Muhammad Gandung; Suwanto Suwanto
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.18 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10019

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan kompensasi terhadap produktivitas karyawan pada PT Hadi Prima Teknik Alam Sutera Kota Tangerang.Metode. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode  asosiatif dan pengumpulan data dengan teknik kuesioner. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan responden sebanyak 60. Metode analisis data dengan uji validitas, uji reliabilitas, persamaan regresi linier berganda, koefisien kolerasi, koefisien determinasi, dan uji signifikansi.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan korelasi berganda = 0,844 artinya motivasi dan kompensasi mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat terhadap produktivitas karyawan. Dalam persamaan regresi linier berganda di dapat Y = 5,828 + 0,301X1 + 0,564X2 yang artinya apabila variabel X1dinaikan 1 satuan, maka variabel Y naik sebesar 0,301 satuan pada konstanta 5,828, dan apabila variabel X2 dinaikan 1 satuan, maka variabel Y naik sebesar 0,564 satuan pada konstanta 5,828. Nilai Koefisien determinasi sebesar 71,3 % menunjukan bahwa besarnya kontribusi dari variabel bebas (motivasi dan kompensasi) dalam upaya meningkatkan produktivitas karyawan, sedangkan sisanya 28,7 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Setelah dilakukan uji hipotesis, secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi dan kompensasi terhadap produktivitas karyawan pada PT Hadi Prima Teknik, hal ini terlihat dari F hitung> Ftabel atau 70,680> 2,770.Implikasi. Perusahaan hendaknya selalu memperhatikan dan memberikan motivasi serta kompensasi untuk kesejahteraan yang seharusnya diberikan kepada karyawan. yaitu dengan cara memberikan pelatihan, pengembangan karier, apresiasi, rewards yang mampu menunjang agar setiap karyawan yang bekerja manjadi lebih bersemangat.
Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai pada Biro Pembinaan Operasi Mabes Polri Jakarta Tri Ratnaningsih; Ana Septia Rahman
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.093 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10071

Abstract

Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Biro Pengembangan Operasi Mabes Polri.Metode. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 pegawai pada Biro Pengembangan Operasi Mabes Polri. Metode penelitian sampel adalah sampel jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel, metode analisis dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji korelasi product moment pearson, koefisien determinasi dan uji hipotesis (test).Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai regresi Y = 17,85 + 0,685X yang artinya apabila setiap penambahan 1 (satu) poin variabel kompetensi maka akan meningkatkan kinerja sebesar 0,607 kali dengan kecepatan konstan. sebesar 17,85. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,7402 artinya variabel kompetensi mempunyai tingkat hubungan yang kuat dengan variabel kinerja. Dari perhitungan Koefisien Determinasi (KD) diperoleh sebesar 0,5479, dapat disimpulkan bahwa kompetensi memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai sebesar 54,79% sedangkan sisanya sebesar 45,21% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik   diperoleh  >  atau 7,461> 2,013 yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi dengan kinerja pegawai pada Biro Pengembangan Operasi Mabes Polri Jakarta.Implikasi. Biro Operasional Mabes Polri harus rutin melakukan pelatihan kepada seluruh pegawai sesuai dengan standar manajemen agar pegawai dapat menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat, serta selalu konsisten dalam memberikan waktu kepada pegawai untuk menyelesaikan tugas guna mencapai target hasil kerja yang telah ditetapkan. efektif dan efisien.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Divisi Likuid Pada Pt.Eagle Indo Pharma-Tangerang Darmadi Darmadi; N Lilis Suryani; Ratna Sari
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.968 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10062

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, dan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang.Metode. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil. Pengujian hipotesis secara parsial variabel budaya organisasi (X1) diperoleh nilai thitung > ttabel (30,719 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji statistik variabel disiplin kerja (X2) diperoleh nilai nilai thitung > ttabel (40,651 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau (74,894 > 3,15) hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat diakatakan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,694, artinya variabel budaya organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 69,4% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 30,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Implikasi. Pemimpin lebih meningkatkan pengawasannya terhadap para karyawan dan karyawan lebih menyadari akan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam bekerja. Dengan demikian akan menghasilkan hasil kerja yang berkualitas.

Page 1 of 2 | Total Record : 16