cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 227 Documents
Progresivitas Kecerdasan Buatan dalam Perspektif Epistemologi dan Implikasinya bagi Ilmu Pengetahuan Kontemporer Surajiyo Surajiyo
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.729

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia memproduksi, mengelola, dan memvalidasi pengetahuan ilmiah. AI tidak lagi berfungsi semata sebagai alat bantu teknis, melainkan berkembang menjadi instrumen epistemik yang mempengaruhi struktur pengetahuan, otoritas kebenaran, serta peran subjek manusia dalam proses ilmiah. Kondisi ini menimbulkan persoalan epistemologis terkait validitas, objektivitas, dan legitimasi pengetahuan berbasis algoritmik. Artikel ini bertujuan menganalisis progresivitas kecerdasan buatan dalam perspektif epistemologi serta implikasinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap literatur epistemologi, filsafat ilmu, dan kajian teknologi yang dianalisis melalui kerangka filosofis-kritis untuk memetakan pergeseran subjek epistemik, otoritas pengetahuan, dan tantangan validitas ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan berkontribusi signifikan dalam mempercepat dan memperluas produksi pengetahuan ilmiah, namun sekaligus menghadirkan tantangan epistemologis berupa pergeseran otoritas pengetahuan, problem transparansi algoritmik, serta risiko reduksi rasionalitas dan refleksi kritis manusia. Oleh karena itu, progresivitas AI perlu ditempatkan secara kritis dalam kerangka epistemologi yang menegaskan peran manusia sebagai subjek pengetahuan utama serta menjamin integritas dan tanggung jawab ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
Inovasi Teknologi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Di Era Digital Muhammad Arung Jihad Qohhar
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.733

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam teknologi pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran dan implementasi teknologi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal nasional dan internasional, buku akademik, dan laporan penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran berkontribusi besar dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan berfokus pada peserta didik. Pemanfaatan Learning Management System (LMS), media pembelajaran digital, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, kemandirian peserta didik, dan efektivitas penyampaian materi. Selain itu, teknologi pembelajaran mendukung penerapan diferensiasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Meskipun demikian, implementasinya masih dihadapkan pada berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi pendidik, serta kesiapan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan teknologi pembelajaran yang terencana, berkelanjutan, dan kontekstual agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan dan penerapan teknologi pembelajaran di lembaga pendidikan.
Pengaruh Implementasi Model PjBL Berbantuan Aplikasi Cisco Packet Tracer Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Materi DHCP Server SMK Novi Ramadani; Darman Darman; Zila Razilu
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang didukung oleh aplikasi Cisco Packet Tracer terhadap hasil belajar siswa pada materi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Server di SMK Negeri 6 Konawe. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran jaringan komputer yang masih didominasi oleh metode konvensional, sehingga pemahaman siswa cenderung bersifat teoritis dan keterampilan praktis belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental One-Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang berjumlah 13 orang dalam satu kelas. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri atas sembilan soal pilihan ganda dan telah dinyatakan valid melalui proses validasi oleh para ahli. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain Score serta uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik dari 53,31 pada pretest menjadi 87,54 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain Score sebesar 0,70 termasuk dalam kategori peningkatan tinggi. Selain itu, hasil uji t berpasangan memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan Cisco Packet Tracer efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep serta keterampilan teknis peserta didik pada materi DHCP Server. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis proyek dengan pemanfaatan media simulasi teknologi dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada pendidikan kejuruan, khususnya pada kompetensi jaringan komputer.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended learning Menggunakan Media Video Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK Jurusan DKV Hinang Kristiyo Budi; Imelda Paulina Soko
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model blended learning menggunakan media video interaktif untuk peningkatan keberhasilan belajar siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Studi dengan metode kuasi-eksperimental ini melibatkan siswa kelas XI SMK jurusan DKV sebagai populasi penelitian, dibagi dalam dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes hasil pembelajaran (sebelum dan sesudah), dan pedoman pengamatan kegiatan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar pada kedua kelompok. Kelompok kontrol mengalami peningkatan dari rata-rata 53,20 menjadi 76,73, sedangkan kelompok eksperimen meningkat dari 62,32 menjadi 85,11. Uji statistik (signifikansi 0,000) mengonfirmasi bahwa peningkatan pada kedua kelompok signifikan, dengan keunggulan efektivitas berada pada kelompok yang menerapkan metode blended learning dengan video interaktif. Model blended learning dengan video interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pembelajaran siswa pada topik yang berhubungan dengan desain komunikasi visual.
Strategi Implementasi Model Flipped Classroom dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Suhartono Suhartono; Imam Taufiq; Farhan Nadhifa Taufiqi
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.740

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi implementasi model flipped classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di kelas IV MI Al-Karim Gondang Nganjuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan implementasi model flipped classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MI Al-Karim Gondang Nganjuk, guru merencanakan pembelajaran dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), menyiapkan materi pelajaran, menyiapkan Lembar Kerja Siswa (LKS), menyiapkan lembar dan instrumen penilaian pembelajaran bahasa Indonesia, dan membuat grup WhatsApp sebagai media komunikasi pembelajaran. Selanjutnya, pelaksanaan pada implementasi model flipped classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia, terdiri dari dua kegiatan pembelajaran yakni pembelajaran di luar kelas dan di dalam kelas. Pembelajaran di luar kelas, guru menyampaikan materi dan tugas pembelajaran Bahasa Indonesia melalui grup Whatsapp. Selanjutnya, pembelajaran di dalam kelas, guru mengkondisikan kelas dan membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, peserta didik melakukan diskusi untuk memecahkan masalah dan menyelesaikan tugas, mempresentasikan hasil kerja, dan dilakukan evaluasi. Pendekatan penilaian yang digunakan oleh guru adalah penilaian otentik. Adapun teknik penilaian berupa tes, penugasan, observasi, dan unjuk kerja. Strategi implementasi model flipped classroom ini diharapkan menjadi upaya meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Indonesia di jenjang Madrasah Ibtidaiyah
Inovasi Media Game Edukasi dalam Mendukung Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka di PAUD: Tinjauan Literatur Zaidah Zaidah; Lina Revilla Malik; Imma Syakiro; Ely Sofiyati
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.741

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi media game edukasi sebagai instrumen pendukung Capaian Pembelajaran (CP) pada kurikulum merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pencarian melalui database seperti Google Scholar, jurnal bereputasi, Mendeley Pustaka, Publish or Perish, Elsevier, dan SpringerLink, menghasilkan 70 judul artikel sejak tahun 2020-2025, yang kemudian di filter menjadi 10 judul relevan berdasarkan kriteria inklusif (artikel tentang game edukasi PAUD, kurikulum merdeka dan CP). Hasil menunjukkan bahwa game edukasi, termasuk aplikasi mobile dan media interaktif, memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran holistik anak usia dini melalui pendekatan hybrid yang mengintegrasikan media digital dengan media non digital. Inovasi ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan literasi awal, kreativitas dan adaptasi lingkungan belajar, tetapi juga dapat merangsang minat belajar anak secara intrinsik. Kurikulum merdeka sendiri sangat mendukung pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik, di mana media game edukasi dapat menjadi salah satu solusi inovatif untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila secara optimal di PAUD
Permainan Seriasi Dalam Mengembangkan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Rahmat Hamdani; Ana Sulton Mutmainah; Debby Riana Hairani; Rahmawansyah Sahib
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.745

Abstract

Penelitian terdahulu umumnya memposisikan permainan seriasi sebagai bentuk stimulasi yang berfokus pada aspek perkembangan tertentu secara parsial. Oleh karena itu, kajian yang menelaah permainan seriasi sebagai pendekatan pembelajaran terpadu dalam mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini secara holistik masih relatif terbatas. Oleh karenanya, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana permainan seriasi dalam mengembangkan 6 aspek perkembangan anak di Taman Kanak-Kanak Putra I Loa Janan Ulu Kalimantan Timur. Metode penelitian yang digunakan adalan kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan Teknik analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan permainan seriasi di TK Putra 1 Loa Janan merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan anak usia dini secara holistik, meliputi aspek kognitif, nilai agama dan moral, psikomotorik, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Permainan seriasi mampu mengembangkan kemampuan berpikir logis dan simbolik melalui aktivitas mengurutkan dan membandingkan objek, meningkatkan motorik halus melalui koordinasi mata dan tangan, serta mendorong interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku prososial. Selain itu, permainan seriasi bersifat fleksibel dan adaptif karena dapat diterapkan baik secara tatap muka maupun daring dengan melibatkan peran orang tua, sehingga tetap mendukung keberlangsungan pembelajaran dan penilaian perkembangan anak secara kontekstual dan berkelanjutan.