cover
Contact Name
-
Contact Email
rekan.jurnal@universitasbumigora.ac.id
Phone
+6281805281992
Journal Mail Official
rekan.jurnal@universitasbumigora.ac.id
Editorial Address
Universitas Bumigora Jl. Ismail Marzuki, Karang Tapen Mataram-NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (REKAN)
Published by Universitas Bumigora
ISSN : -     EISSN : 27214109     DOI : https://doi.org/10.30812/rekan
Core Subject : Economy,
Jurnal ini akan memuat hasil penelitian mutakhir (paling lama 5 tahun yang lalu) pada bidang Ekonomi, Management, Akuntansi dan bidang-bidang lain yang terapannya sangat berhubungan dengan bidang ekonomi. Penelitian tersebut harus memenuhi syarat ilmiah baik yang dilakukan oleh individu dosen, dosen secara berkelompok maupun dosen berkolaborasi dengan mahasiswa bimbingannya. Penyunting menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain. Naskah diketik dengan ukuran kertas A4 spasi 1 sepanjang 8 - 12 halaman, dengan format seperti tercantum pada halaman belakang. Naskah yang masuk dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah, dan tata cara lainnya.
Articles 96 Documents
Pengaruh Independensi dan Kompetensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Moderasi di KAP Bali Krisna Yudha Cokorda; Dewa Ayu Putu Cesya Aprillia Putr; Putu Gede Wisnu Permana Kawisana
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6205

Abstract

Auditor memegang peran penting dalam memastikan terselenggaranya kualitas audit yang andal dan dapat dipercaya. Kualitas audit yang baik dapat tercapai apabila auditor mampu menjaga sikap profesional dengan memperhatikan berbagai faktor yang memengaruhi pelaksanaan audit. Independensi dan kompetensi auditor merupakan faktor internal yang diduga berperan dalam menghasilkan kualitas audit, sementara etika auditor diperlukan untuk menjaga integritas dan objektivitas auditor dalam menjalankan tugas profesionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh independensi dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasi pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali. Sebanyak 19 Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali dilibatkan dalam penelitian ini dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei dengan teknik kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan kompetensi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Selain itu, etika auditor tidak terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara independensi dan kualitas audit maupun antara kompetensi dan kualitas audit. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas audit lebih dipengaruhi oleh sikap independensi auditor dibandingkan oleh faktor kompetensi dan peran moderasi etika auditor.        
Pengaruh Asimetri Informasi, Ukuran Perusahaan dan Kinerja Perusahaan terhadap Praktik Manajemen Laba Yuli Hauliyatin Nahdlah; Ahmad Zaki Fathoni; Hairori Sahrul Hafiz
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 4 No. 1 (2023): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan(Rekan )
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v4i1.2754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asimetri informasi, ukuran perusahaan, dan kinerja perusahaan terhadap praktik manajemen laba. Penelitian ini menggunakan model Beaver and Engel (1996) untuk menghitung discretionary accrual sebagai proksi dari manajemen laba. Sedangkan asimetri informasi di proksi dengan menggunakan relative bid-ask spread, ukuran perusahaan diukur menggunakan log (total aktiva), dan kinerja perusahaan diukur dengan nilai rasio Return on Assets (ROA). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang tercatat di PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 28 perusahaan selama 3 tahun yaitu periode pengamatan 2013-2015. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan model regresi tidak mengalami masalah asumsi klasik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel asimetri informasi tidak berpengaruh signifikan pada praktik manajemen laba. Sedangkan ukuran perusahaan dan kinerja perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Abstract This study is aimed at knowing the effect of information asymmetry, company size, and company performance on earnings management practice. This study uses Beaver dan Engel Model (1996) to count the discretionary accrual of which becomes a proxy of earnings management. Meanwhile information asymmetry in proxy with relative bid-ask spread, company size is calculated with log (total assets), and company performance is then calculated with the ratio value of Return on Assets (ROA). This study was conducted on 28 banks listed in Indonesia stock exchange for 3 years during 2013-2015. Sample was selected through purposive sampling technique. And then the method was multiple linier regression to analyze the data. Based on the data, the result of classical assumption testing indicates the regression model has not problem of classical assumption. The hypothesis testing also shows that information asymmetry does not significantly influence earnings management while both company size and company performance negatively influence on earnings management
Determinasi Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan melalui Model Tata Kelola Perusahaan Chandra Abriani Dewita Sari Sari; Siti Aliyah
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.5939

Abstract

Pelaporan keuangan merupakan sarana bagi perusahaan untuk menyampaikan berbagai informasi. Ketepatan waktu merupakan cara yang dilakukan untuk menguukur kualitas dan transparansi pelaporan keuangan ketika informasi keuangan diumumkan. Penelitian ini menguji pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan opini audit terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel telah ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 42 perusahaan dengan total 126 observasi selama tiga tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menggunakan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas dan opini audit berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Nilai koefisien determinasi (Nagelkerke R Square) adalah sebesar 0,272, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan opini audit sebesar 27,2% sedangkan sisanya 72,8% dijelaskan oleh faktor lain selain faktor yang diajukan dalam penelitian ini. Hal ini menandakan bahwa besar kecilnya perusahaan, tingkat profit dan opini audit yang diperoleh belum menjadi faktor utama yang menentukan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan property dan real estate. Meskipun demikian, ketiga variabel tersebut secara teoritis tetap memiliki peran dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan perusahaan.
Determinan Makroekonomi terhadap Penerimaan Pajak dalam Negeri: Peran PDB, Jumlah Penduduk, dan Inflasi Azmi Fawwaz Syahrullah; Salsa Nabila Putria; Agung Kurniawan
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6108

Abstract

Penerimaan pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi. Fluktuasi pertumbuhan ekonomi, perubahan jumlah penduduk, serta dinamika inflasi dapat memengaruhi kemampuan pemerintah dalam menghimpun penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produk domestik bruto (PDB), jumlah penduduk, dan inflasi terhadap penerimaan pajak dalam negeri di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series tahunan yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews, yang didahului dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto, jumlah penduduk, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak dalam negeri, baik secara parsial maupun simultan. PDB menjadi variabel yang paling dominan dalam menjelaskan variasi penerimaan pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi dan stabilitas harga memilikiperan penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal negara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta menjaga stabilitas inflasi guna mengoptimalkan penerimaan pajak.
Implementasi Pengkreditan Pajak Masukan Obat: Studi Kualitatifdi Rumah Sakit Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6140

Abstract

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang penerapannya juga menjangkau sektor kesehatan, termasuk rumah sakit yang berstatus sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dalam praktiknya, pengkreditan pajak masukan atas pembelian obat-obatan pada rumah sakit sering menghadapi kendala akibat perbedaan karakteristik layanan kesehatan yang sebagian tidak terutang PPN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengkreditan pajak masukan atas pembelian obat-obatan di RSU B-R Denpasar serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 dan PMK Nomor 18/PMK.03/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumentasi. Data primer diperoleh dari wawancara dengan staf akuntansi dan perpajakan rumah sakit, sedangkan data sekunder berupa dokumen transaksi, faktur pajak, laporan PPN, dan regulasi perpajakan. Sampel penelitian ditentukan secara purposive dengan fokus pada transaksi pembelian dan penjualan obat pada masa pajak Januari 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif pencatatan pajak masukan telah dilakukan menggunakan sistem e-Faktur, namun belum disertai dengan pemisahan penggunaan obat untuk pasien rawat inap dan rawat jalan. Akibatnya, pajak masukan atas pembelian obat yang digunakan untuk layanan rawat jalan umum tidak dikreditkan, meskipun secara ketentuan merupakan penyerahan Barang Kena Pajak. Kondisi ini menyebabkan potensi penghematan pajak tidak dimanfaatkan dan berdampak pada efisiensi fiskal rumah sakit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permasalahan utama terletak pada kurangnya pemahaman regulasi dan ketidaktepatan klasifikasi transaksi. Oleh karena itu, diperlukan pemisahan pencatatan yang lebih rinci serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar pengkreditan pajak masukan dapat dilakukan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Dewan Komisaris terhadap PenghindaranPajak pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Yolanda Dhamayanti; Ayu Ambang Lestari; Parasdya Pandhu Andanawarih; Rihan Mustafa Zahri
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6156

Abstract

Praktik penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 2023 menunjukkan adanya dinamika yang dipengaruhi oleh mekanisme tata kelola perusahaan dan struktur kepemilikan. Struktur kepemilika serta peran dewan komisaris sebagai bagian dari mekanisme corporate governance diduga memengaruhi kebijakan perpajakan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan dan dewan komisaris terhadap penghindaran pajak dengan ukuran perusahaan sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 131 perusahaan, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 77 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan asing berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak serta ukuran perusahaan. Dewan komisaris, kepemilikan institusional, dan kepemilikan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap ukuran perusahaan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Selanjutnya, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak serta tidak mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan maupun dewan komisaris dan penghindaran pajak. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal perusahaan memiliki pengaruh yang relatif terbatas terhadap praktik penghindaran pajak sehingga diperlukan penguatan pengawasan eksternal dan kebijakan perpajakan yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang akuntansi dan perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi regulator dan praktisi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan pajak perusahaan.

Page 10 of 10 | Total Record : 96