cover
Contact Name
-
Contact Email
rekan.jurnal@universitasbumigora.ac.id
Phone
+6281805281992
Journal Mail Official
rekan.jurnal@universitasbumigora.ac.id
Editorial Address
Universitas Bumigora Jl. Ismail Marzuki, Karang Tapen Mataram-NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (REKAN)
Published by Universitas Bumigora
ISSN : -     EISSN : 27214109     DOI : https://doi.org/10.30812/rekan
Core Subject : Economy,
Jurnal ini akan memuat hasil penelitian mutakhir (paling lama 5 tahun yang lalu) pada bidang Ekonomi, Management, Akuntansi dan bidang-bidang lain yang terapannya sangat berhubungan dengan bidang ekonomi. Penelitian tersebut harus memenuhi syarat ilmiah baik yang dilakukan oleh individu dosen, dosen secara berkelompok maupun dosen berkolaborasi dengan mahasiswa bimbingannya. Penyunting menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain. Naskah diketik dengan ukuran kertas A4 spasi 1 sepanjang 8 - 12 halaman, dengan format seperti tercantum pada halaman belakang. Naskah yang masuk dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah, dan tata cara lainnya.
Articles 91 Documents
Determinasi Karakteristik Internal Perusahaan terhadap Praktik Tax Avoidance dengan Capital Intensity sebagai Variabel Moderasi Anggini, Nur; Karpriana, Angga Permadi; Yantiana, Nella
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5515

Abstract

Pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan, namun tidak semua perusahaan berkontribusi optimal. Fenomena tax avoidance atau penghindaran pajak menjadi perhatian serius karena dapat mengurangi penerimaan negara. Tax avoidance adalah strategi legal perusahaan untuk meminimalkan beban pajak dengan memanfaatkan celah peraturan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh karakteristik perusahaan (leverage, sales growth, dan ukuran perusahaan) terhadap tax avoidance dengan capital intensity sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan aosiatif kausal. Objek penelitian adalah perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling, menghasilkan 54 observasi dari laporan keuangan. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi (Moderated Regression Analysis) dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales growth dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan leverage tidak signifikan. Capital intensity hanya memoderasi hubungan ukuran perusahaan dengan tax avoidance, tetapi tidak memoderasi pengaruh leverage maupun sales growth. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa praktik tax avoidance lebih banyak dipengaruhi oleh pertumbuhan dan skala usaha dibandingkan struktur pendanaan. Implikasi pnelitian ini adalah perusahaan perlu menyusun strategi acceptable tax avoidance yang legal dan transparan, sementara pemilik perusahaan disarankan meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan manajemen. Bagi regulator, penting memperkuat pengawasan khususnya pada perusahaan dengan capital intensity tinggi.
Alternasi Auditor, Audit Tenure, dan Kualitas Audit: Analisis Jalur untuk Peningkatan Akuntabilitas Mubaraq, Muhammad Raihan; Ajiani, Ika Putri Fitri; Sukma, Paradisa
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5580

Abstract

Kualitas audit yang rendah dapat menyebabkan kerugian bagi investor dan merusak kepercayaan pasar modal. Selain itu, alternasi auditor dan audit tenure yang tidak efektif dapat mempengaruhi kualitas audit dan meningkatkan risiko kesalahan atau penipuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh alternasi auditor dan audit tenure terhadap kualitas audit. Sampel penelitian ini terdiri dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model Random Effect, yang dianalisis menggunakan EViews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternasi auditor tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, audit tenure tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, dan alternasi auditor tidak berpengaruh terhadap audit tenure. Selain itu, hasil analisis jalur menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung antara alternasi auditor dan kualitas audit melalui audit tenure tidak signifikan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa baik alternasi auditor maupun audit tenure tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas audit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini berimplikasi bahwa kualitas audit tidak hanya dipengaruhi oleh alternasi auditor dan audit tenure, tetapi juga oleh faktor-faktor lain yang relevan. Oleh karena itu, peneliti dapat mempertimbangkan untuk menambahkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kualitas audit dalam penelitian di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik auditing, serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas audit.
Karakteristik Keuangan Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Manufaktur Aswaliza; Aswat, Ibnu; Helmi, Syarif M
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5734

Abstract

Banyak perusahaan memanfaatkan celah regulasi untuk menekan beban pajak, sehingga praktik penghindaran pajak terus terjadi. Kondisi ini menimbulkan perhatian mengenai karakteristik internal perusahaan yang berperan, khususnya aspek keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dari karakteristik keuangan perusahaan yang terdiri dari ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan leverage terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2021 hingga 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam subsektor industri yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu tiga tahun. Untuk pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 75 perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri. Data yang dianalisis merupakan laporan keuangan tahunan selama tiga tahun dari perusahaan-perusahaan tersebut, yang diambil dari situs resmi. Alat analisis data menggunakan program IBM SPSS versi 30. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menyatakan bahwa ukuran perusahaan dan pertumbuhan laba tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan leverage memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Dalam perspektif Teori Agensi, penggunaan utang dapat menjadi mekanisme untuk mengurangi konflik kepentingan sekaligus memberikan tax shield melalui biaya bunga. Hal ini menegaskan bahwa struktur pendanaan perusahaan lebih menentukan praktik penghindaran pajak dibandingkan ukuran maupun kinerja laba. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa struktur keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam praktik perpajakan. Penggunaan utang sebagai bagian dari kebijakan pendanaan perlu diawasi karena dapat dimanfaatkan sebagai pengurangan beban pajak.
Determinan Kualitas Pelaporan Keuangan Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Mataram dalam Perspektif Resource-Based View Inapty, Biana Adha; Anggriani, Reni
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5300

Abstract

Fenomena pada penelitian ini kurangnya kesadaran akan pentingnya laporan keuangan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mataram menjadi isu utama dalam upaya peningkatan kualitas pelaporan keuangan. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelaporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mataram dengan menggunakan pendekatan Resource-Based View (RBV). Variabel yang diteliti meliputi literasi keuangan, pengalaman usaha, pemanfaatan teknologi informasi, dan tata kelola usaha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Partial Least Square (PLS). Data diperoleh secara langsung dari pelaku UMKM melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan purposive sampling, dengan populasi penelitian sebanyak 4.139 unit UMKM di Kota Mataram. Hasil penelitian ini dalam kerangka Resource-Based View, keempat variabel yaitu literasi keuangan, pengalaman usaha, pemanfaatan teknologi informasi, dan tata kelola usaha dipandang sebagai sumber daya internal yang berharga (valuable), langka (rare), sulit ditiru (inimitable), dan tidak mudah digantikan (non-substitutable). Kombinasi sumber daya tersebut diyakini dapat menciptakan keunggulan kompetitif dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan, andal, serta sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Implikasi penelitian ini bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan bahwa peningkatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, pengalaman bisnis, serta tata kelola usaha yang baik merupakan strategi penting untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya, serta meningkatkan kredibilitas dan keberlanjutan usaha. 
Dilema Etika Dalam Praktik Penagihan Pajak Bumi Dan Bangunan: Studi Kasus Di BPPKAD Sampang Sovia, Nur Alvin; Priyadi, Ira Hasti; Jayasi , Febi Annuri
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6078

Abstract

Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Sampang menghadapi tekanan dalam menjalankan tugas, khususnya tuntutan pencapaian target penerimaan daerah yang berhadapan dengan rendahnya kepatuhan wajib pajak, keragaman kondisi sosial-ekonomi masyarakat, serta pengaruh dinamika politik lokal terhadap pemahaman kewajiban perpajakan. Dalam kondisi ini, petugas menghadapi tantangan etika yang rumit. Mereka perlu memutuskan antara mengikuti aturan administrasi secara formal atau mempertimbangkan faktor kemanusiaan, keselamatan diri, serta interaksi sosial dengan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis dilema etika yang dihadapi oleh petugas pajak PBB di BPPKAD Kabupaten Sampang. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pendekatan alternatif untuk menangani konflik etika dalam praktik. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dihimpun melalui pengamatan lapangan, wawancara, serta analisis dokumen. Untuk menjamin keabsahan hasil, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga kategori utama tantangan etika, yaitu dilema antara kepatuhan prosedural dan keselamatan pribadi; ketegangan antara tuntutan kinerja dan kondisi sosial-ekonomi wajib pajak; serta dilema antara profesionalisme dan hubungan kekerabatan. Untuk menangani isu-isu tersebut, para petugas menerapkan teknik komunikasi yang persuasif dan humanis, verifikasi serta klasifikasi data, negosiasi, koordinasi dengan pemerintahan desa, dan kebijaksanaan dalam situasi tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa, selain bersifat administratif, penagihan pajak properti juga melibatkan pertimbangan etika yang signifikan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat standar etika serta meningkatkan kemampuan komunikasi para petugas penagihan pajak daerah.
Good Corporate Governance dan Risiko Financial Distress: Bukti Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Indonesia Mubaraq, Muhammad Raihan; Ika Putri Fitri Ajiani; Paradisa Sukma
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6217

Abstract

Financial distress merupakan kondisi kesulitan keuangan yang dialami perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan dan menjadi peringatan dini atas menurunnya kinerja serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Kondisi ini penting untuk diteliti karena dapat berdampak pada keberlangsungan usaha dan kepercayaan investor, khususnya pada perusahaan sektor pertambangan yang memiliki karakteristik risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah dewan direksi, jumlah dewan komisaris independen, dan jumlah komite audit terhadap financial distress dengan ukuran perusahaan dan profitabilitas sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel yang diolah menggunakan aplikasi EViews versi 13 dengan Random Effect Model, berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen dan variabel kontrol berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Secara parsial, jumlah dewan direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, jumlah dewan komisaris independen, jumlah komite audit, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Penelitian ini berimplikasi bahwa efektivitas tata kelola perusahaan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan struktur pengawasan formal, tetapi juga oleh optimalisasi fungsi manajerial dan skala perusahaan dalam menjaga stabilitas keuangan, sehingga perusahaan perlu meningkatkan kualitas pengelolaan dan efektivitas mekanisme corporate governance untuk meminimalkan risiko financial distress.
Determinasi Cash Holding Perusahaan: Peran Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Growth Opportunity, dan Net Working Capital pada Sektor Consumer Non-Cyclicals Erdi, Tio Waskito; Rahimah
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6106

Abstract

Kebijakan cash holding merupakan aspek penting dalam manajemen keuangan perusahaan untuk menjaga likuiditas operasional serta menghadapi ketidakpastian ekonomi dan peluang investasi. Namun, tingkat kepemilikan kas yang tidak optimal dapat menimbulkan biaya peluang, dan masih terdapat inkonsistensi temuan empiris terkait faktor-faktor internal yang memengaruhi cash holding, khususnya pada perusahaan di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, growth opportunity, dan net working capital terhadap cash holding pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap data laporan keuangan tahunan. Penelitian ini dilakukan dengan sebanyak 74 sampel perusahaan dengan observasi data selama empat tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS yang didahului oleh uji asumsi klasik serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap cash holding. Secara parsial, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan net working capital berpengaruh signifikan, sedangkan growth opportunity tidak berpengaruh signifikan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan cash holding lebih dipengaruhi oleh karakteristik internal perusahaan dibandingkan peluang pertumbuhan dalam mendukung pengelolaan kas yang optimal.
Dampak Covid-19: Financial Performance dan Financial Distress PT. Sri RejekiIsman Tbk dalam Satu Dekade Feryansyah; Auliana, Rini Adriani; Putri, Dina Amalya
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6138

Abstract

Pandemi COVID-19 menjadi titik balik bagi kinerja dan kesehatan keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Kebijakan pemerintah dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 membawa perubahan yang cukup besar terhadap aktivitas operasional Sritex. Namun, kebijakan tersebut tidak mampu diikuti oleh Sritex secara maksimal sehingga perusahaan tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya seperti sebelum pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kinerja keuangan dan kesulitan keuangan Sritex dalam kurun satu dekade yang meliputi masa sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif common size trend yang menjelaskan kinerja keuangan dan kesulitan keuangan dari data-data keuangan yang telah dikumpulkan dengan teknik dokumentasi pada laporan keuangan Sritex tahun 2014 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Sritex sebelum pandemi COVID-19 berada dalam kondisi yang relatif sehat. Hal ini didukung pula oleh hasil pengamatan menggunakan model prediksi financial distress yang menempatkan Sritex pada zona sehat (safe zone) tanpa indikasi kesulitan keuangan. Sebaliknya, pada masa pandemi dan pascapandemi COVID-19, kinerja keuangan Sritex mengalami penurunan yang signifikan. Kondisi ini juga didukung oleh hasil pengamatan dengan model prediksi financial distress yang sama, di mana Sritex berada dalam kondisi tidak sehat (distress zone). Implikasi penelitian ini adalah perusahaan perlu memperkuat pengelolaan keuangan, terutama dalam menjaga likuiditas, struktur modal, dan efisiensi operasional agar lebih siap menghadapi krisis ekonomi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi investor dan kreditur dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan melalui analisis rasio keuangan dan model prediksi kesulitan keuangan.
Analisis Reaksi Investor Pasar Modal Indonesia terhadap Pengumuman PP No. 40Tahun 2025 Wicaksono, Crescentiano Agung; Adyaksana, Rahandhika Ivan; Rahman, Khalilul; Andaru, Fatah Mario
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.6176

Abstract

Transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pencapaian target net zero emission 2060 menjadi urgensi global yang mendorong Pemerintah Indonesia menerbitkan PP No. 40 Tahun 2025 sebagai kerangka baru Kebijakan Energi Nasional. Meskipun regulasi ini memuat insentif strategis dan mekanisme pajak karbon, implementasinya dihadapkan pada tantangan ketidakpastian hukum yang berpotensi memengaruhi ekspektasi investor di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi reaksi pasar modal Indonesia terhadap pengumuman kebijakan tersebut dengan menganalisis perbedaan abnormal return (AR) dan trading volume activity (TVA) pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan event study pada jendela pengamatan 11 hari, populasi 77 emiten dan sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu 70 emiten yang memenuhi kriteria aktivitas perdagangan. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test setelah hasil uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi data yang tidak normal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada abnormal return antara periode sebelum dan sesudah pengumuman peristiwa, namun tidak ditemukan perbedaan signifikan pada trading volume activity. Temuan ini membuktikan bahwa PP No. 40 Tahun 2025 mengandung informasi material yang direspons investor sebagai sinyal positif untuk penyesuaian harga saham, meskipun belum cukup kuat untuk memicu gelombang transaksi yang masih bersifat terbatas dan spekulatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan energi nasional terbaru lebih berperan sebagai instrumen koreksi nilai dibandingkan sebagai penggerak likuiditas, sehingga menuntut regulator untuk segera memberikan kepastian aturan pelaksana demi menjaga stabilitas investasi jangka panjang di sektor energi hijau.
Analisis Sektoral Tata Kelola Perusahaan dan Pengungkapan Lingkungan: Wawasan Komparatif dari Industri Pertambangan dan Manufaktur Sayuti, Alfian; Alfian Sayuti; Rina Fadhilah Ismail; Khairunnisa; M.Ak, Baiq Dinda Puspita Ayu; Dini Hidayah
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 7 No. 1 (2026): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan): In-Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v7i1.5879

Abstract

Isu lingkungan telah menjadi perhatian utama bagi para pemangku kepentingan, namun banyak perusahaan masih menghadapi tekanan karena akuntabilitas lingkungan yang tidak memadai. Studi ini mengeksplorasi bagaimana komisaris independen (independent commissioner—INDC) dan pengembalian aset (return on assets—ROA) memoderasi hubungan antara pengungkapan lingkungan (environmental disclosure—ED) dan nilai perusahaan (firm value—FV). Metode penelitian ini adalah kuantitatif; menggunakan data dari 378 observasi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 dan 2021, studi ini mengkaji tiga jenis industri yang sensitif terhadap lingkungan: pertambangan, manufaktur high-profile, dan manufaktur low-profile. Model data panel statis—fixed effect, random effect, dan common effect—diterapkan untuk menganalisis pengaruh moderasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pengaruh ED terhadap FV berbeda di setiap industri dan bergantung pada ROA dan INDC. Pada perusahaan manufaktur high-profile, baik ROA maupun INDC secara signifikan memperkuat hubungan ED–FV. Sebaliknya, untuk sektor pertambangan, ROA meningkatkan pengaruh ED terhadap FV, tetapi INDC memiliki pengaruh yang terbatas. Sementara itu, pada industri low-profile, pengaruhnya lebih bernuansa. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya konteks industri dan tata kelola internal dalam menentukan relevansi nilai transparansi lingkungan. Studi ini merekomendasikan agar regulator seperti OJK dan Kementerian Lingkungan Hidup meningkatkan pemantauan terhadap industri berisiko tinggi dan mendorong pengungkapan.

Page 9 of 10 | Total Record : 91