cover
Contact Name
Gede Aditra Pradnyana
Contact Email
gede.aditra@undiksha.ac.id
Phone
+6236222928
Journal Mail Official
putu.spyanawati@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjp
Core Subject : Health, Education,
the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Physical education sport and health Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Physical education sport and health Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,198 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR DRIBBLING BOLA BASKET ., Kadek Dian Puspita Yanti; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Made Agus Wijaya, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Katolik Santo Paulus dan menggunakan 2 kelas dengan jumlah siswa 50 orang. Data hasil belajar teknik dasar dribbling bola basket diperoleh menggunakan instrument tes dan observasi. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa lebih dari lebih besar dari sehingga ditolak, dengan rata-rata hasil belajar siswa dibelajarkan dengan dengan model koperatif tipe STAD sebesar 85,72 lebih dari rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional sebesar 65,05. Dengan demikian berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar materi teknik dasar dribbling bola basket siswa kelas VIII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hasil belajar, Model pembelajaran koperatif,STAD, bola basket This study aim at find influence of cooperative learning model type STAD to student’s learning achievement. This study is quasi experiment using the non-randomized control group pretest posttest design. Subject’s study is student grade VIII SMP Katolik Santo Paulus and using 2 group and involve 50 students. Learning achievement data of basketball basic technique dribbling was obtained using test and observation instrument. The Data was analyzed using one tail sample t-test at significance level 5%. Hypothetic test result show that more than , so is rejected, with student’s learning achievement mean who taught by cooperative learning model type STAD is 85,72 higher than student’s learning achievement mean which teach by conventional learning model is 65,05. Therefore according to data analysis result and discussion, can be concluded that application of cooperative learning model type STAD has significant influence to enchantment of student’s learning achievement of basketball basic technique dribbling student grade VIII SMP Katolik Santo Paulus 2016/2017.keyword : Results Of Learning, Cooperative learning, STAD, Basket ball
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF (TAI) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GULING SENAM LANTAI Mahayuni, Luh
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.398

Abstract

Luh Mahayuni PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: luhmahayuni@gmail.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar guling (roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula, berjumlah 26 orang dengan rincian 14 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 7,74 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,03 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,29. Sedangkan persentase hasil belajar guling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 73.07% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 88.46% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 15.43%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar guling (roll) senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar guling senam lantai pada siswa. Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes roll gymnastics floor through the application of the type of cooperative learning in class VIII B TAI SMP Negeri 1 Tejakula school year 2012/2013. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students of class VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula, totaling 26 people with the details of 14 boys and 12 girls students. The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique in the first cycles was oroll gymnastics floor at 7.74 (active), and on the second cycle of 9.03 (very active). From cycle I to cycle II has increased by 1.29. Meanwhile, the first cycles showed roll gymnastics floor in the first cycle of 73.07% (pretty good), and on the second cycle of 88.46% (excellent). From cycle I to cycle II an increase of 15:43%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and learning outcomes roll (roll) gymnastics floor increased through the implementation of cooperative learning model type TAI VIIIB grade students of SMP Negeri 1 Tejakula school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to implement cooperative learning model TAI type because it can increase activity and learning outcomes in students rolled gymnastics floor.        
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA ., I Gusti Agung Gede Swabawa Saputra; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang, yang berjumlah 21 orang terdiri dari 11 orang putra dan 10 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar passing sepak bola secara klasikal pada observasi awal 5,9 (cukup aktif), meningkat pada siklus I menjadi 6,61 (cukup aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,30 (aktif). Sedangkan presentase ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 64,2%, meningkat pada siklus I menjadi 69,1%, dan meningkat pada siklus II menjadi 95,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHTkarena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola siswa.Kata Kunci : NHT, aktivitas, hasil belajar, sepak bola. This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing through the implementation of cooperative learning model NHT in Class VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang school year 2015/2016. The subjects were students of class VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang, which amounts to 21 people consisting of 11 sons and 10 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results, the average learning activity in the classical football passing the preliminary observations of 5.9 (quite active), increased in the first cycle to 6.61 (quite active), and increased in the second cycle becomes 8.30 (active) . While the percentage of completeness results in the classical study on the initial observation of 64.2%, an increase in the first cycle to 69.1%, and increased in the second cycle becomes 95.2%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes football passing increased through the implementation of cooperative learning model NHT in Class VIII B SMP Negeri 1 Tegallalang school year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model NHT because it can increase activity and learning outcomes of students passing football.keyword : NHT, activities, learning outcomes of Football.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN PASSING SEPAK BOLA ., I Wayan Repiyasa; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.3897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 3 Kuta Selatan tahun pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dalam bentuk peneliti sebagai guru, yang dilakukan 2 siklus. masing-masing siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 3 Kuta Selatan yang berjumlah 44 orang terdiri dari 21 orang siswa putra dan 23 orang siswa putri. Data dianalisa menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil pada siklus I, rata-rata aktivitas belajar secara klasikal adalah 7.02 (Akitif) pada siklus II meningkat 1.99 menjadi 9.01 (sangat aktif). Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 75.21% (baik) dan pada siklus II meningkat 9.81% menjadi 85.02% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas disimpulkan, aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola meningkat melalui impementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 3 Kuta Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes menerapankan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Teknik dasar passing sepak bola. Kata Kunci : Kooperatif, aktivitas, hasil, sepak bola. This research aims to improve activities and learning basic techniques of football passing through the implementation of cooperative learning model NHT in grade of junior high school at level VIII.23 Kuta Selatan Academic year 2013/2014. This research study classified as a class research in the form the researcher as a teacher, which are performed 2 cycles. each cycle consists of action plan, the action, observation/evaluation and reflection. The research subjects totaling 44 students consisted of 21 male students and 23 female students. the data were analyzed by using the descriptive statistical analysis. Results in cycle 1, in the classical. The results on the first cycles, the average point of studying activity in the class were 7.2 (active) and it Increased 1.99 to be 9.01 (very active) at the second cycles. Percentage of learning results in the classroom on the first cycle was 75.21% (excellent) and the second cycle increased by 9.81% to 85.02 (excellent). Based on the result of data and above discussion were concluded, the activity and study results of the basics football passing technique increased through the implementation of cooperative learning model NHT in grade junior high school VIII.2 academic year 2013/2014. Penjasorkes teachers suggested to implement cooperative learning model, NHT type in improving of activities and learning the basics of football passing technique. keyword : cooperative,activities, results, football
MENINGKATAN KEMAMPUAN PUKULAN CHUDAN TSUKI DENGAN MENGGUNAKAN METODE LATIHAN PULL UP PADA DOJO KARATE CLUB KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Prabowo, Lumeinthank Ade; Setyawan, Danang Aji; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v8i1.33741

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan variasi Pull Upterhadap peningkatan kemampuan pukulan chudan tsuki serta kondisi fisik atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan teknik pretest, treatment, posttest. Populasi dalam penelitian ini pada dojo Karate Club Kajen Kabupaten Pekalongan dengan jumlah sampel 18 atlet terdiri dari 7 putri dan 11 putra. Analisis data menggunakan perhitungan statistic dihitung menggunakan SPSS 22,0 dengan asumsi Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis (uji t).  Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil pretest kemampuan pukulan Chudan Tsukisebelum diberikan treatment (latihan Pull Up) adalah 9,6111 (36%) dengan data (varian) 2,016 dan simpangan baku (standar deviasi) 1,41998. Sedangkan rata-rata hasil posttest kemampuan pukulan Chudan Tsukisetelah diberikan treatment (latihan Pull Up) adalah 17,111 (64%) dengan keragaman data (varian) 6,810 dan simpangan baku (standar deviasi) 2,60969. Maka terjadi peningkatan pukulan Chudan Tsukisebesar 28%. Deskripsi hasil treatment (latihan Pull Up) diperoleh skor rata-rata lebih dari 10 dimana skor terendah sebesar 13 dan skor tertinggi 27. Secara keseluruhan selama 16 kali pertemuan terjadi naik turun (flukuatif) hasil skornya. Berdasarkan dari tujuan penelitian dan hasil penelitian yang telah diuraikan diatas, maka diperoleh kesimpulan bahwa pemberian latihan Pull Up berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan pukulan Chudan Tsuki. Pada hasil penelitian menyarankan untuk dapat memasukan latihan Pull Up dalam program latihan karate dan menyediakan sarana dan prasarana yang lebih baik agar atlet dapat berlatih secara efektif dan semangat ntuk berlatih.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA Kariyana, I Kadek
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 5 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i5.1797

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dribbling sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dua siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 4 Singaraja berjumlah 40 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 21orang putri. Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer dan hasil belajar dinilai oleh 3 orang evaluator berpatokan pada instrumen penilaian. Data dianalisis  menggunakan statistik deskriptif.  Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar dribbling sepakbola pada observasi awal 5,52 (kurang aktif), pada siklus I meningkat menjadi 6,81 (cukup aktif) dan 7,38 (aktif) pada siklus II. Sedangkan hasil belajar dribbling sepakbola observasi awal sebesar 63,55% (kurang), siklus I meningkat menjadi 74,29% (cukup) dan 81,55% (baik) siklus II.  Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dribbling sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   Abstract: This study aimed at improving the activity and learning outcome of football dribbling through implementing Cooperative Learning Method in TGT type to X  MIPA 1 students of SMA Negeri 4 Singaraja. This research is a classroom action research which is the teacher as researcher. This study was conducted in two cycles which consist of planning stages, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were X MIPA 1 students of SMA Negeri 4 Singaraja which amounted of 40 students that consisted of 19 male and 21 female students. the data of activities were assessed by 2 observers and the data of learning outcomes were assessed by 3 evaluators which depended on assement instrument The data were analyzed by using descriptive statistics. Based on the results of the data analysis for learning activities of the football dribbling in preliminary observations were 5,52 (less active category), and in the first cycle increased by 6,81 (moderate active) and in the second cycle was 7,38 (active). While the percentage of learning outcome of basic basic football dribbling in preliminary observations were 63,55% (less), in the first cycle was 74,29% (moderately) and in the second cycle was 81,55% (good). Based on the results of data and the discussion, it could be concluded that the activities and learning outcomes of football dribbling on X  MIPA 1 students of SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014 was increased through implementing Cooperative Learning Method in TGT type. This study is recommended to the Penjasorkes teachers to use this cooperative learning method in TGT type, because it had been proved that it could be effective to enhance the activity and learning outcomes.   Kata-kata Kunci: TGT, aktivitas, hasil belajar, teknik dasar dribbling sepakbola.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., Komang Agus Pastika Suara; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11387

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam) sepak bola pada siswa kelas XI SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 97 orang yang terdistribusi ke dalam empat kelas yaitu kelas XI TN, XI AP, XI UPW,dan XI AK. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas XI TN sebagai kelompok eksperimen dan XI AP sebagai kelompok control. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektf, observasi dan unjuk kerja. analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam) sepak bola antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0.43 dengan standar deviasi 0.096. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0.10 dengan standar deviasi 0.084. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam) sepak bola siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, sepak bola. This study aims to determine the effect of cooperative learning model Student Team Achievement Division STAD on the learning outcomes of basic techniques of passing of soccer in students of class XI SMK PGRI 1 Singaraja academic year 2016/2017. This research is quasi-experimental research using the randomized pretest-posttest control group design of the same subjec design. The population of study were students of class XI SMK PGRI 1 Singaraja in academic year 2016/2017 amounted to 97 people distributed into four classes namely class XI TN, XI AP, XI UPW, and XI AK. The experimental group and control group draw was done by simple random sampling based on the class and obtained the class XI TN the experimental group and XI AP the control group. Learning result data collected through objective test, observation and performance. Data analysis using t-Test with the help of SPSS 16.0 for Windows. Based the results of the research, it’s found that there are differences in results of learning basic passing techniques of soccer between students who are using STAD type cooperative learning model with students who are taught using conventional learning model. In the experimental group obtained an average value of 0.43 with standard deviation of 0.096. While in the control group obtained an average value of 0.10 with standard deviation of 0.084. The significance figures obtained through Test-t is 000. Thus can be concluded that STAD type cooperative learning model positively influences the learning outcomes of basic passing techniques of student soccer.keyword : Cooperative, STAD, learning outcomes, soccer.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI WENAWA PUTRA, I Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i2.587

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL  BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI I Gede Wenawa Putra PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana  Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail : onessinatra@rocketmail.com   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli (passing atas dan passing bawah) melalui implementasi model  pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX A SMP Negeri 5 Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus.Subjek penelitian berjumlah 33 orang siswa, 18 laki-laki dan 15 perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 6,9 (cukup aktif) dan hasil belajar passing atas bola voli 72,7% (cukup baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,4 (aktif) dan hasil belajar passing bawah bola voli 90,9% (sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 1,5% dan hasil belajar 18,2% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli (passing atas dan passing bawah) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX A SMP Negeri 5 Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena tipe ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli.  Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil      belajar, passing bola voli.    
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI ., MD. Septian Hardy Contana; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas X5 SMA Karya Wisata Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X5 SMA Negeri Karya Wisata Penarukan yang berjumlah 39 orang terdiri dari 26 orang putra dan 13 orang putri, yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal sebesar 5,8 setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 3 menjadi 8,8 dan meningkat sebesar 0,9 menjadi 9,7 pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing bola voli pada observasi awal persentase kentuntasan hasil belajarnya sebesar 10,3%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil bwelajar meningkat sebesar 46,1% menjadi 56,4% dan meningkat sebesar 43,6% menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif STAD pada siswa kelas X5 SMA Karya Wisata Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli pada siswaKata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This study aims to improve the activity and learning outcomes passing the basic techniques of volleyball in grade 1 X5 SMA Karya Wisata Penarukan academic year 2015/2016.This study classified the classroom action research was conducted in two cycles. Research subject is class XB SMA Negeri 1 Kubutambahan totaling 39 people made up of 26 sons and 13 daughters, were analyzed using descriptive statistics. Observation data analysis results early learning activities in the classical volleyball passing by 5,8 after being given the first cycle of action learning activities increased by 3 to 8,8 and increased by 0.9 to 9,7 in the second cycle. Analysis of learning outcomes data passing volleyball at the beginning of the observation study results kentuntasan percentage of 10,3%, after the given action in the first cycle of learning outcomes increased by 46,1% to 56,4% and increased by 43,6% to 100% in the second cycle. Based on the analysis of the data concluded that the activity and learning outcomes passing volleyball improved through the implementation of the STAD cooperative learning model X5 grade students of SMA Karya Wisata Penarukan academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement STAD cooperative learning model because it can increase activity and learning outcomes in students passing volleyball. keyword : cooperative, activities, learning outcomes, volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Suci Diatmika I Kade; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6886

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada, sejumlah 21 orang, yaitu 10 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada Siklus I aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal adalah 7.5 (aktif), dan pada siklus II secara klasikal 8.3 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0.8. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada siklus I sebesar 33.3% dan pada siklus II secara klasikal sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 66.7%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasi model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, dan passing bola voli. ABSTRACT This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X.2 academic year 2015/2016. This study is a class action, the teacher as researcher. This research was conducted as many as two cycles, which consists of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were X.2 grade students of SMA Negeri 1 Sukasada, number 21, which is 10 boy and 11 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis in the first cycle of learning activity in classical volleyball passing was 7.5 (active), and the second cycle in the classical 8.3 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.8. While the percentage of completeness of learning outcomes in classical volleyball passing the first cycle of 33.3% and the second cycle in the classical style of 100%. From the first cycle to the second cycle increased by 66.7%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and achievement of passing a volleyball improved through the implementation of cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X.2 academic year 2015/2016. It is therefore recommended to teachers Penjasorkes order to implement this model because it is proven to increase activity and learning outcomes passing volleyball. keyword : Key words: Cooperative Learning Model, STAD, activities, learning outcomes, and passing volleyball.

Page 40 of 120 | Total Record : 1198