cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Gedung Juree Universitas Jabal Ghafur, Glegapui, Kecamatan Indrajaya – Sigli
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
ISSN : 27749916     EISSN : 2745603X     DOI : https://doi.org/10.47647/EE
Core Subject : Education,
Education Enthusiast: Jurnal Pendidikan dan Keguruan (ISSN 2774-9916, eISSN 2745-603X) is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. The journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education, Curriculum, and teacher training. This journal published by the Faculty of Teacher Training and Education University of Jabal Ghafur. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022" : 8 Documents clear
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANAK Suroto Suroto
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The family will have a great influence on the growth and development of children in the future. A family that will provide a discourse on a child's life, both behavior, character, and daily habits. Parents are required to have adequate knowledge and education, so that their children will get the opportunity to learn from their parents, and parental education will have a positive impact on the development of children's learning achievements. From the description above, the author is interested in conducting a scientific study on the role of parents on the achievement of children's Islamic education.
MELALUI METODE EKSPERIMEN DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA PADA MATERI CAHAYA PELAJARAN IPA DI SMPN 1 MEUREUDU Ridwan Ridwan
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning outcomes for class VIII_A light science subjects, especially physics through experimental methods at SMPN 1 Meureudu. The research method used is classroom action research (CAR) which consists of 2 cycles. The research subjects were class VIII-A students in the 2018/2019 academic year as many as 32 students. Data analysis used comparative descriptive analysis techniques by comparing the initial conditions with the results achieved in each cycle, and qualitative descriptive analysis of observations by comparing the results of observations and reflections in cycle I and cycle II. With the experimental method on light material for the 2018/2019 school year. The results of the first cycle of learning only 15 students completed (46.9 %), with the acquisition of an average value of student activities of 58.9% and the ability of teachers to carry out PBM 63.8% including the sufficient category. After the second cycle, it turned out that there was an increase in the number of students who completed as many as 23 people (71.9%) of the total number of 32 students with an average acquisition of student activity of 72.8%. Furthermore, the ability of teachers in managing PBM has increased to 77.7%. Thus, most of the students of class VIII-A SMPN 1 Meureudu experienced an increase in learning outcomes in science, especially physics on light material.Keywords: learning outcomes, experimental method, and Light
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES IPS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SDN KALISALAM II Rosalina Agustin; Adetegar Youliyan Primadani; Vivin Handayani
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social studies lessons are known as boring lessons because the delivery method is like a lecture, therefore students' interest in social studies lessons is very different from counting, reading or skills lessons. This article aims to discuss how to attract student involvement by using the IPS process skills approach. The method used is the preparation of a Learning Implementation Plan (RPP) made by the teacher correctly and the components are complete. The results of this article, if the skills of the learning process are said to be successful, if students are able to complete test questions or exams by obtaining good grades.Keywords: IPS process skills
PENGARUH ILMU PENDIDIKAN SOSIAL UNTUK SISWA SD DI LINGKUNGAN SEKOLAH Ryzca Siti Qomariyah; Karima Aliyahtus Ibtihal; Regita Dwi Cahyati; Nailatul Hidayah
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pendidikan menjadi satu faktor yang dapat menangani krisis multidimensional di era globalisasi. Sehingga diperlukan untuk mengatasi krisis multidimensi yang menimbulkan penyimpangan moral di Indonesia. Salah satunya dengan memperkuat ilmu pengetahuan tentang budaya dan karakter bangsa yang dimulai sejak pendidikan dasar melalui Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Hal ini perlu dilakukan riset mendalam untuk mengetahui dampak apa saja yang terbentuk adanya pendidikan IPS. Penyusunan artikel ini menerapkan metode kualitatif. Riset kualitatif merupakan pembangunan realita dan pemahaman implikasi. Teknik penulisannya dengan menghimpun dan menganalisa data yang berhubungan dengan pengaruh pembelajaran IPS terhadap pembentukan karakter dan keterampilan sosial pada siswa dari berbagai studi pustaka. Hasil riset menunjukkan adanya pembelajaran IPS di tingkat Sekolah Dasar guna mempersiapkan siswa dengan pembelajaran IPS akan berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan, keahlian atau keterampilan, serta tindak lanjut pada sikap siswa tingkat sekolah dasar. Pengetahuan Ilmu Sosial menjadi pembelajaran yang diintregasikan pada ilmu sosial dan humanitas dalam pendidik kompetensi warga negara. Pendidikan IPS memiliki peran menciptakan karakteristik siswa berasaskan moral untuk hidup di lingkungan bermasyarakat. Pembelajaran IPS dapat membentuk personal dengan dimensi personal, dimensi sosiokultural, dimensi spiritual, dan dimensi intelektual. Sehingga dapat membentuk tiga kompetensi dalam pembelajaran IPS, meliputi kompetensi personal, kompetensi sosial dan kompetensi intelektual.Kata kunci: Kontribusi; Pendidikan Sosial; Pembelajaran
Perkembangan Kurikulum IPS SD Afriliya Nadia Putri; Siti Fatimah; Firli Maulidiana; Ryzca Siti Qomariyah
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to understand the development of social studies curriculum both in Indonesia and outside the country. General Learning Objectives after studying this subject is that we are expected to be able to analyze the nature of the Social Studies Education curriculum. The method used is reading sources and gathering information so articles, journals and books. The results obtained in writing this article are teachers as agents of curriculum renewal who act as leaders and supporters of values in society and as facilitators in learning.Keywords:curriculum, social studies, teacher, method, development
MEUNASAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Aidil Saputra
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meunasah secara fisik, adalah bangunan rumah panggung, yang dibangun pada tiap gampông (desa) yang disekelilingnya dibangun sumur, bak air, dan tempat keperluan buang air, Pada lembaga ini pada umumnya, metode pembelajaran yang digunakan adalah halaqah (dalam lingkaran) klasikal sesuai dengan sifat meunasah sebagai lembaga pendidikan tradisonal. Halaqah pada prakteknya seorang teungku memberikan pengajaran dengan posisi duduk di tengah, sementara anak didik (murib; aneuk miet beuët) mengelilingi teungku, Sehubungan dengan  eksisnya meunasah sebagai lembaga pendidikan tradisional, didukung oleh tiga faktor utama. Pertama, faktor kesadaran orang tua, karena mereka merasa bertanggung jawab atas pendidikan anaknya sejak dini. Kedua, faktor masyarakat, mereka merasa bahwa lembaga pendidikan ini adalah miliknya dan disini belajar semua anak anggota masyarakat tanpa memandang status sosial dari setiap individu. Ketiga, faktor ibadah.
PENDIDIKAN DAN PANDANGAN ULAMA DAYAH TERHADAP LARANGAN PEREMPUAN BERAKTIFITAS DI LUAR RUMAH Zikriati Zikriati
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan perempuan di luar rumah dalam berbagai aktifitas adalah persoalan yang masih terus diperdebatkan oleh berbagai kalangan, termasuk di kalangan teungku-teungku dayah. Oleh itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan teungku-teungku dayah terhadap perempuan beraktifitas di luar rumah dan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan, dengan mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapati adanya dua pandangan teungku dayah terhadap perempuan beraktifitas di luar rumah. Pandangan pertama adalah perempuan boleh beraktifitas di luar rumah dengan ketentuan: keadaan mendesak, mendapatkan izin dari suami/wali, mampu menjaga diri, nama baik keluarga dan nama baik suami (jika sudah menikah), terhindar dari fitnah, tidak ikhtilat dan pekerjaannya sesuai ajaran Islam. Pandangan kedua adalah perempuan tidak boleh beraktifitas di luar rumah dengan alasan: hukum Islam, kerja perempuan di rumah, Ikhtilat dan berhias diri perempuan menimbulkan fitnah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat dua pandangan teungku dayah terhadap keterlibatan perempuan di luar rumah dan dalam kegiatan sosial, yaitu ada yang membolehkan da nada juga tidak membolehkan.
Peningkatan Disiplin Presensi Melalui Bimbingan Kelompok Pada Siswa Muhammad Iqbal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presensi adalah sebuah rutinitas administrasi yang dilaksanakan setiap hari di sekolah setiap jam masuk pelajaran hingga jam terakhir pelajaran mulai hari senin sampai hari sabtu yang semuanya terekam dalam lembaran-lembaran yang di paraf oleh guru yang mengajar pada jam tersebut. Masalah disiplin selalu aktual untuk di bicarakan karena menyangkut tindakan yang menyimpang dari prinsip yang terkandung di dalamnya, pada umumnya di sekolah masalah disiplin di kaitkan dengan kewajiban yang harus di taati oleh siswa selama mengikuti aktivitas di sekolah, salah satu kewajiban yang harus di patuhi dan di taati adalah hadir setiap hari kesekolah. Presensi merupakan instrumen atau alat yang cukup efektif untuk melihat tingkat kedisiplinan siswa selama proses belajar di sekolah, Penggunaan layanan bimbingan kelompok memberikan tempat dan peluang kepada siswa untuk melakukan diskusi dan memberikan pendapat terkait masalah yang mereka hadapi dengan rasa aman dan nyaman, Layanan bimbingan kelompok dapat di gunakan oleh guru pembimbing untuk memberdayakan kemampuan kelompok dalam mencari alternatif solusi atas persoalan individu dan kelompoknya. Penggunaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan disiplin siswa dalam presensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8