cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+628177776163
Journal Mail Official
intanmaulina1509@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 2798365X     DOI : 10.47709/educendikia
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan multi-disiplin ilmu, baik pembelajaran dalam jaringan juga luar jaringan, merdeka belajar, pengembangan metode belajar pembelajaran terkini yang merujuk pada semua tingkat usia dan yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan, sistem sekolah juga strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti mandiri.
Articles 760 Documents
Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Fisika Melalui Problem Based Learning (PBL) dengan Aplikasi Tracker Ahmad, Alice Fauziah
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2333

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar Fisika pada materi Gerak Harmonik Sederhana. Demikian pula penggunaan model  pembelajaran yang kurang pas untuk materi tertentu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Tracker. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh data bahwa penggunaan Problem Based Learning Berbantuan Apliksi Tracker terbukti dapat meningkatkan keaktifan belajar yang terus meningkat pada setiap siklusnya. Pada temuan awal/ pra siklus hanya 28 siswa atau 73,68%, naik menjadi 30 siswa atau 78,94% pada siklus pertama, dan 100% atau 38 siswa pada siklus kedua, sedangkan hasil belajar siswa dari rata-rata pada temuan awal/ pra siklus hanya 69,21 naik menjadi 77,24 pada siklus pertama, dan 86,05 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak 15 siswa (39,47%) pada pra siklus,   25 siswa 65,79%) pada siklus pertama,   33 siswa (86,84%) pada siklus kedua. Dari data-data hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Tracker terbukti mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 SMAN 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2021/2022.
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Melalui Teknik Kata Berantai Mariyam, Siti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2337

Abstract

Pembelajaran menulis puisi masih mengalami berbagai hambatan. Hambatan tersebut berasal dari siswa maupun guru. Siswa kurang berminat terhadap pembelajaran menulis puisi karena kurang tertarik dan merasa kesulitan memilih kata serta merangkai menjadi baris-baris puisi. Metode penelitian tindakan kelas Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik tes dan nontes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil bahwa Teknik Kata Berantai mampu meningkatkan minat dan hasil belajar menulis puisi bebas siswa kelas VIII G SMP 1 Kedungreja tahun pelajaran 2022/2023. Pada Siklus 1, 85% siswa telah mencapai KKM, sedangkan Siklus 2, 100% siswa tuntas belajar. Hasil nontes juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Jika pada pra siklus hanya tujuh siswa yang senang menulis puisi, pada akhir Siklus 1 semua siswa berminat mengikuti pembelajaran menulis puisi. Dari data-data hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik kata berantai terbukti mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di Kelas VIII G SMP 1 Kedungreja tahun pelajaran 2022/2023.
Peningkatan Kompetensi Guru MTs Negeri 5 Magelang Santoso, Modrik
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2351

Abstract

Penguasaan kompetensi guru di MTs Negeri 5 Magelang belum komprehensif menguasai 4 kompetensi guru. Guru masih mendominasi dalam pembelajaran di kelas sehingga prinsip merdeka mengajar belum terlihat nyata. Dari empat kompetensi guru masih banyak yang belum terlaksana dengan baik sehingga perlu ditingkatkan. Penelitian dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis taksonomi melalui pengamatan secara terus menerus untuk memperoleh data dan hasil penelitian yang akurat. Strategi yang di lakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru guru MTs Negeri 5 Magelang dengan mengikut sertakan workshop dan pelatihan, KKG, melakukan supervisi dan memotivasi guru dengan melakukan tindakan nyata seperti datang terlebih dahulu dari siswa dan guru serta menunjukkan sikap yang ramah terhadap pelayanan sekolah. Sehingga tugas kepala sekolah sangat berperan demi kemajuan dan keberlangsungan sekolah. Kendala yang di alami kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di guru MTs Negeri 5 Magelang yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu dari segi biaya, minat guru dan waktu. Sedangkan faktor eksternal yaitu dari segi sarana dan prasarana serta lingkungan keluarga.
Implementasi Kegiatan Madin dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Najah, Maris Azizatu Nurun; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2362

Abstract

Pendidikan karakter merupakan system Pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. Pendidikan karakter erat hubungannya dengan Pendidikan moral, sehingga dalam lingkungan sekolah sangat dibutuhkan. Melalui program madin yang diluncurkan madrasah diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik lebih baik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. dan teori yang digunakan adalah teori fenomenologi untuk menggambarkan implementasi kegiatan madin dalam pembentukan karakter peserta didik. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini, mengetahui Implementasi Kegiatan Madin dalam    Pembentukan Karakter peserta didik, yaitu setelah peserta didik mengikuti kegiatan madin yang di adakan oleh pihak sekolah, banyak karakter peserta didik yang mulai terbentuk, seperti dari yang semula karkaternya mudah emosi seteah mengikuti kegiatan emosinya mulai bisa di kontrol, lebih sopan dalam bertutur kata dan lebih menjaga sholat dengan mengerjakannya di awal waktu. Ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi peserta didik, dan sangat membantu orang tua dalam memebentuk sebuah karakter anak yang berbeda beda. Dengan adanya program Madin, peserta didik lebih terbentuk karakternya terutama karakter religius (sholat tepat waktu), sopan, dan taat terhadap orang tua.
Membudayakan Gemar Membaca Melalui Pojok Baca Sekolah Nuswantari, Nurul Febrita; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2378

Abstract

Dengan membaca buku akan membuka cakrawala pengetahuan dan menambah wawasan. Begitu juga pada siswa yang duduk di bangku sekolah, minat baca yang tinggi akan memberikan pengaruh positif seperti menambah ilmu pengetahuan, menambah kosakata, menambah kemampuan menulis, serta melatih focus dan konsentrasi belajar. Namun pada kenyataannya, permasalahan yang masih ditemukan sampai saat ini adalah rendahnya minat membaca pada siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peranan pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa khususnya di sekolah dasar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif untuk meneliti kondisi objek secara alamiah, teknik pengumpulan data dalam prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen terkait efektivitas pojok baca. Tahap-tahap dalam persiapan, pelaksanaan, analisa data, sampai dengan penulisan laporan dilaksanakan di SDIT AL HIKMAH Bence. Hasil dari penelitian ini menyatakan, bahwa nampak bahwa pojok baca memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan budaya gemar membaca pada  siswa sekolah dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pojok baca sangat berpengaruh dalam upaya meingkatka budaya gemar membaca pada siswa SD. Penyusunan pojok baca yang unik dan menarik akan makin merangsang minat baca siswa, karena lingkungan yang mendukungpun akan membuat siswa betah untuk membaca.
Pentingnya Pendidikan Narkoba di Kalangan Remaja Putri, Rizki Zuqnia; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2381

Abstract

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya. Jenis metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Proses penelitian meliputi berbagai tahap yaitu mengumpulkan data-data yang kemudian dianalisis berdasarkan landasan konseptual, sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Indonesia saat ini narkoba telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat khususnya kalangan remaja. Indonesia sudah dalam situasi darurat narkoba, dan tentunya hal ini harus menjadi perhatian seluruh pihak dan seluruh masyarakat. Kasus penyalahgunaan Narkoba pada kalangan remaja saat ini menunjukan peningkatan, hal ini disebabkan karena remaja cenderung ingin menyerap nilai-nilai baru, selalu ingin tahu dan selalu ingin mencoba hal baru, termasuk terhadap sesuatu hal yang mengandung bahaya atau resiko yakni mencoba konsumsi Narkoba.  
Pendidikan dalam Membina Sikap Toleransi Antar Siswa Heriawati, Aldina; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2382

Abstract

Penulisan ini ditujukan untuk mengethui bagaimana dan sejauh mana peranan pendidikan dalam menumbuh kembangkan rasa toleransi antar individu di kalangan sekolah dasar, karena pada usia rentan sekolah dasar masih sering terjadi pembulian karena ketidak pahaman mengenai toleransi. Masalah difokuskan pada kurang nya toleransi pada anak usia dini karena kurang nya pemahaman mengenai toleransi itu sendiri. Data data dikumpulkan melalui media cetak dan dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa peran pendidikan dalam hal ini sangatlah kuat, untuk membangun rasa toleransi antar sesama, mewujudkan peserta didik yang tidak pernah ada pertentangan diantara mereka dan tidak pernah membeda bedakan antara agama yang satu dengan yang lain. Penelitian yang menjadi dasar dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research andDevelopment (R&D). (Sukmadinata, 2011) Research and Development (R&D) adalah suatu prosedur untuk mengembangkan sebuah produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada sebelumnya sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Instrumen sikap toleransi dapat disusun dengan menggunakan 3 tahapan yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) menyusun instrumen dan 3) pengujian produk. Kegiatan pembelajaran dasar penelitian ini dengan menggunakan pendekatan pembelajaran imersif meliputi beberapa langkah. Tahap pertama adalah konseptualisasi, pembentukan konsep dapat dilakukan dengan menjelaskan konsep materi yang dipelajari. Siswa SDN Maliran 03 sudah memiliki sikap toleransi yang baik pada saat proses pembelajaran. Hanya saja masih ada dua atau tiga siswa yang suka memilih-milih teman dalam berkelompok. Tetapi, sikap siswa kelas V sudah tergolong atau masuk dalam karakter orang yang mempunyai sikap toleransi, jadi sikap toleransi siswa kelas V SDN Maliran 03 saat proses pembelajaran baik.
Analisis Permasalahan Belajar pada Anak Usia Sekolah Dasar Mudli’ah, Via Khusna; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2383

Abstract

Keberagaman masalah belajar pada anak usia sekolah dasar menjadi suatu tantangan bagi seorang guru selaku pemegang kendali pembelajaran siswa. Dengan berbagai faktor yang ada, maka perlu langkah-langkah, upaya atau solusi yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode penelitian kepustakaan, yaitu dengan mencari berbagai sumber di jurnal nasional dan artikel-artikel yang berhubungan dengan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan pendidikan tingkat sekolah dasar dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal pada siswa serta faktor eksternal berasal dari lingkungan. Untuk memecahkan masalah belajar pada anak usia sekolah dasar, diperlukan kontruksi pembelajaran dengan metode, model dan media yang sesuai untuk mencapai tujuan belajar yang diharapkan.
Guru sebagai Media Sekaligus Penggerak Pembelajaran Asri, Puji; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2387

Abstract

Dalam pengelolaan pembelajaran, guru memegang peran yang sangat penting. Guru merupakan pelaksana proses belajar-mengajar sehingga keberhasilan pengajarannya sangat menentukan keberhasilan pendidikan pada umumnya. Hasil kajian teoretik menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran (learning management) dalam tugas-tugas fungsional guru akan terlaksana secara efektif dan efisien apabila guru mampu melakukan perannya sebagai manajer of instruction dalam menciptakan situasi belajar melalui pemanfaatan fasilitas belajar-mengajar.  Dengan menggunakan media pembelajaran yang interaktif, siswa tidak akan merasa bosan ketika mempelajari matematika, sehingga diharapkan siswa akan tertarik serta menumbuhkan motivasi belajar matematika lebih lanjut. Selain itu ada beberapa media pembelajaran daring yang bisa digunakan guru-guru sebagai media penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Guru adalah contoh faktor ekstrinsik yang dapat menimbulkan motivasi belajar siswa. Di sini lah diperlukan kreativitas dari guru untuk membuat siswanya lebih termotivasi dalam belajar. Kreativitas guru dapat disalurkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas dalam memilih metode pembelajaran yang tepat dan kreativitas dalam memanfaatkan media pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang terpusat pada siswa.
Pendidikan Karakter Moral dan Toleransi Siswa Laksono, Bayu Kusumo Dwi; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2388

Abstract

Moralitas dan toleransi semakin memudar di tengah pergaulan saat ini yang semakin bebas dan leluasa. Karenanya, pendidikan moral dan akhlak mendesak untuk terus digalakkan, terutama pada anak usia dini. Tujuan dilaksanakan pendidikan, salah satunya, memang guna mencetak anak didik yang bermoral dan berakhlak baik. Namun, pendidikan moral dan akhlak tidaklah cukup hanya sekadar teori, tetapi membutuhkan model atau teladan yang dapat memberikan contoh. Keberadaan teladan yang baik sangat penting dalam proses pendidikan moral dan akhlakul karimah untuk anak usia dini, sebab anak usia dini memiliki kecenderungan meniru sikap dan perilaku orang lain dari pada mendengarkan, terutama orang-orang disekitarnya, seperti orang tua, guru, dan teman sejawat. (Hasanah, 2015). Sumber-sumber dalam penelitian ini diperoleh dari data yang sebenarnya dengan menekankan pada pengutipan artikel serta jurnal terakreditasi yang dipublikasikan. Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan penulis melalui proses membaca, menyimpulkan, dan mengembangkan data yang diperoleh sebagai bahan penelitian yang dilakukan. Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat tentang perubahan perilaku dan perbuatan kehidupan pelajar di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terjadi begitu signifikan. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan aturan-aturan, nilai-nilai dan normanorma sosial yang berlaku dalam lingkup masyarakat atau lingkungan sekolah atau dengan kata lain penyimpangan. Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan peran Pendidikan moral pelajar adalah perlunya perencanaan yang terstruktur dari pembelajaran yang dilakukan di sekolah-sekolah.(Gunawan & Najicha, 2022)

Page 11 of 76 | Total Record : 760