cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+628177776163
Journal Mail Official
intanmaulina1509@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 2798365X     DOI : 10.47709/educendikia
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan multi-disiplin ilmu, baik pembelajaran dalam jaringan juga luar jaringan, merdeka belajar, pengembangan metode belajar pembelajaran terkini yang merujuk pada semua tingkat usia dan yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan, sistem sekolah juga strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti mandiri.
Articles 760 Documents
Analisis Permasalahan Belajar pada Anak Usia Sekolah Dasar Mudli’ah, Via Khusna; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2383

Abstract

Keberagaman masalah belajar pada anak usia sekolah dasar menjadi suatu tantangan bagi seorang guru selaku pemegang kendali pembelajaran siswa. Dengan berbagai faktor yang ada, maka perlu langkah-langkah, upaya atau solusi yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode penelitian kepustakaan, yaitu dengan mencari berbagai sumber di jurnal nasional dan artikel-artikel yang berhubungan dengan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan pendidikan tingkat sekolah dasar dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal pada siswa serta faktor eksternal berasal dari lingkungan. Untuk memecahkan masalah belajar pada anak usia sekolah dasar, diperlukan kontruksi pembelajaran dengan metode, model dan media yang sesuai untuk mencapai tujuan belajar yang diharapkan.
Guru sebagai Media Sekaligus Penggerak Pembelajaran Asri, Puji; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2387

Abstract

Dalam pengelolaan pembelajaran, guru memegang peran yang sangat penting. Guru merupakan pelaksana proses belajar-mengajar sehingga keberhasilan pengajarannya sangat menentukan keberhasilan pendidikan pada umumnya. Hasil kajian teoretik menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran (learning management) dalam tugas-tugas fungsional guru akan terlaksana secara efektif dan efisien apabila guru mampu melakukan perannya sebagai manajer of instruction dalam menciptakan situasi belajar melalui pemanfaatan fasilitas belajar-mengajar.  Dengan menggunakan media pembelajaran yang interaktif, siswa tidak akan merasa bosan ketika mempelajari matematika, sehingga diharapkan siswa akan tertarik serta menumbuhkan motivasi belajar matematika lebih lanjut. Selain itu ada beberapa media pembelajaran daring yang bisa digunakan guru-guru sebagai media penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Guru adalah contoh faktor ekstrinsik yang dapat menimbulkan motivasi belajar siswa. Di sini lah diperlukan kreativitas dari guru untuk membuat siswanya lebih termotivasi dalam belajar. Kreativitas guru dapat disalurkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas dalam memilih metode pembelajaran yang tepat dan kreativitas dalam memanfaatkan media pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang terpusat pada siswa.
Pendidikan Karakter Moral dan Toleransi Siswa Laksono, Bayu Kusumo Dwi; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2388

Abstract

Moralitas dan toleransi semakin memudar di tengah pergaulan saat ini yang semakin bebas dan leluasa. Karenanya, pendidikan moral dan akhlak mendesak untuk terus digalakkan, terutama pada anak usia dini. Tujuan dilaksanakan pendidikan, salah satunya, memang guna mencetak anak didik yang bermoral dan berakhlak baik. Namun, pendidikan moral dan akhlak tidaklah cukup hanya sekadar teori, tetapi membutuhkan model atau teladan yang dapat memberikan contoh. Keberadaan teladan yang baik sangat penting dalam proses pendidikan moral dan akhlakul karimah untuk anak usia dini, sebab anak usia dini memiliki kecenderungan meniru sikap dan perilaku orang lain dari pada mendengarkan, terutama orang-orang disekitarnya, seperti orang tua, guru, dan teman sejawat. (Hasanah, 2015). Sumber-sumber dalam penelitian ini diperoleh dari data yang sebenarnya dengan menekankan pada pengutipan artikel serta jurnal terakreditasi yang dipublikasikan. Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan penulis melalui proses membaca, menyimpulkan, dan mengembangkan data yang diperoleh sebagai bahan penelitian yang dilakukan. Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat tentang perubahan perilaku dan perbuatan kehidupan pelajar di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terjadi begitu signifikan. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan aturan-aturan, nilai-nilai dan normanorma sosial yang berlaku dalam lingkup masyarakat atau lingkungan sekolah atau dengan kata lain penyimpangan. Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan peran Pendidikan moral pelajar adalah perlunya perencanaan yang terstruktur dari pembelajaran yang dilakukan di sekolah-sekolah.(Gunawan & Najicha, 2022)
Pembelajaran Anak di Era Digital Anggraeni, Nadia; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2399

Abstract

Kehadiran teknologi informasi memiliki dampak terhadap perubahan seluruh aspek kehidupan, khususnya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah interaksi antara pendidik dengan peserta didik pada suatu lingkungan belajar. Dalam proses interaksi yang dilaksanakan Pendidik dengan peserta didik era digital saat ini memiliki perbedaan dengan sebelumnya. Di mana proses pembelajaran (interaksi) berlangsung menjadi interaksi pembelajaran digital. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan fokus untuk menganalisis strategi pembelajaran pendidikan dasar pada era digital (Amada & Hakim, 2022) Metode penelitian merupakan prosedur dan teknik penelitian. Antara satu penelitian dengan yang lain, prosedur dan tekniknya akan berbeda. Kalau tidak berbeda, berarti penelitian itu hanya mengulang penelitian yang sudah ada sebelumnya. Tapi bukan berarti harus berbeda semuanya. Untuk penelitian sosial misalnya, populasi penelitian mungkin saja sama, tapi Teknik samplingnya berbeda, teknik pengumpulan datanya berbeda, analisis datanya berbeda, dan lain-lain (Prasrihamni et al., 2022).  Pembelajaran dengan media digital dapat membuat anak tertarik, lebih cepat memahami materi, fleksibel dapat digunakan dalam situasi apapun, serta memiliki banyak fitur. Dalam proses pembelajaran guru menggunakan metode belajar sambil bermain. Guru juga dapat membuat video pembelajaran sendiri mulai dari kegiatan pembuka,   inti hingga penutup (Amada & Hakim, 2022)
Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Pembentukan Karakter Siswa Yusdinar, Prisma; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2407

Abstract

Ekstrakurikuler pramuka merupakan salah satu kegiatan yang dapat membantu dalam pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik mereka. Pramuka juga bertujuan untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan rasa nasionalisme siswa. Pramuka juga berperan penting dalam pengembangan fisik, mental, sosial, dan spiritual siswa. Penulis menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis. Dari berbagai sumber referensi, diperoleh hasil bahwa terdapat keterkaitan atau pengaruh ekstrakurikuler Pramuka terhadap pembentukan karakter siswa. Dalam hal ini melalui berbagai kegiatan dan hal-hal yang dipelajari siswa serta pengalaman yang didapatkan membentuk karakter siswa secara alamiah. Pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler pramuka membutuhkan manajemen kegiatan yang baik agar pembentukan karakter siswa dapat berjalan dengan efektif. Dalam era modern, pramuka memiliki peran penting dalam mengembangkan patriotisme, nasionalisme, dan bakat siswa. Tujuan utama pramuka adalah mendidik dan membina remaja untuk menjadi pemuda yang baik dan berguna. Melalui kegiatan pramuka, siswa dapat mengembangkan sikap, nilai, dan keterampilan yang penting untuk membentuk generasi yang bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan mencintai tanah air.
Literatur Pendidikan Akhlak dalam Prespektif Kitab Ayyuhal Walad Karya Imam Al-Ghazali Mushoffa Zain, Ahmad Zamzamiy; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2408

Abstract

Artikel ini membahas tentang gagasan dan pemikiran tentang pendidikan akhlak dari sudut pandang Imam al-Ghazali, yang tertuang dalam Kitab Ayuhal Walad, berisi pesan-pesan dari risalah Imam al-Ghazali kepada murid-muridnya. Secara garis besar mencakup dua aspek. Pertama, akhlak dalam beribadah. Kedua, moralitas dalam belajar mengajar. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kitab Ayyuhal Walad. Imam al-Ghazali memasukkan kedekatan emosional sebagai guru kepada siswa, seperti orang tua dan anak, sehingga siswa tidak merasa tidak nyaman dan nyaman menjaga norma. sopan santun kepada guru (Aderibigbe, 2018) Buku Ayyuhal Walad tidak hanya menjadi referensi bagi siswa yang berakhlak mulia, tetapi juga menjadi referensi keteladanan bagi pendidik umum dan umat Islam dalam pendidikan moral dan pendidikan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Al-Ghazali mendasarkan pemikirannya tentang pendidikan pada aspek moral, yang melibatkan pembinaan budi pekerti dan penanaman sifat-sifat keutamaan pada anak didik. Pendekatan ini melibatkan metode pendidikan langsung dan tidak langsung, seperti mengaplikasikan kebiasaan yang baik dalam aktivitas keagamaan. (Rahman, 2019) Pendidikan akhlak telah diterapkan di setiap jenjang pendidikan di sekolah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Di dalam pendidikan madrasah, pendidikan akhlak memiliki mata pelajaran yang disebut Aqidah Akhlak.sedangkan lembaga pendidikan non-madrasah atau umum, materi pendidikan akhlak tercakup dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Mentari, 2022).
Sistem Pembelajaran Menulis dan Membaca bagi Pemula di Kelas Rendah Kategori Sekolah Dasar Agwianto, Ranta Regi; Manik, Yuni Mariani
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2412

Abstract

Penelitian ini berlangsung untuk meneliti atau memperoleh pemahaman-pemahaman yang mendalam mengenai suatu metode-metode pembelajaran membaca dan menulis permulaan bahasa Indonesia di kelas bawah kategori Sekolah Dasar Negeri Doko 02 Kec.Doko Kabupaten Blitar. Berjalannya penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi berupa catatan lapangan, dan studi dokumen. Data yang telah terkumpulkan lalu dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Ada dua temuan dalam penelitian ini. Pertama adalah temuan tentang metode dalam pembelajaran membaca permulaan yaitu: 1) metode bunyi; 2) metode abjad; 3) metode suku kata; dan 4) metode kata lembaga; kedua adalah temuan tentang metode dalam pembelajaran menulis permulaan yaitu: 1) metode struktural analitik sintetik (SAS), 2) metode kupas rangkai suku kata (KRSK), dan 3) metode abjad. Metode dalam pembelajaran membaca permulaan yaitu: 1) metode bunyi; 2) metode abjad; 3) metode suku kata; dan 4) metode kata lembaga; kedua adalah temuan tentang metode dalam pembelajaran menulis permulaan yaitu: 1) metode struktural analitik sintetik (SAS), 2) metode kupas rangkai suku kata (KRSK), dan 3) metode abjad. Membuat pesera didik atau mrid lembaga yang di ajar agar dapat tercapai pemahaman –pemahaman tentangmengenai metode –metode yang digunakan dalam suatu pembelajaran Dengan adanya metode yang ada maka oleh sebab itu banyak orang di luar sana berlomba-lomba dan mengasah kil manakah metode yang harus digunakan dan cocokanh media tersebut kita gunakan di pesrta didik kita atau murid yang dibimbing.
Pemerolehan Bahasa Inggris Anak Usia Dini Risarani, Syadita Tria; Syafrudin, Ulwan; Oktarina, Renti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2435

Abstract

Penguasaan bahasa bahasa pertama seorang anak, yaitu bahasa ibunya. Pertama kali seorang anak lahir dia bertemu ibunya. Anak juga paling dekat dengan ibunya, mulai dari mempelajari hal-hal yang bersifat umum hingga hal-hal yang khusus/spesifik. Bahasa kedua anak diperoleh melalui lingkungan sekitar, seperti sekolah dan lingkungan rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemerolehan kedua anak (Bahasa Inggris) pada anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan media pembelajaran kartu bergambar agar pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Dengan maksud agar pendidikan di tingkat PAUD atau PAUD diharapkan penguasaan bahasa Inggris menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan perlakuan (treatment) langsung terhadap objek penelitian. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa penguasaan bahasa Inggris pada anak usia dini dengan memberikan materi yang berkaitan dengan kosa kata bahasa Inggris merupakan kelemahan anak. Dengan adanya perlakuan pemberian materi kosakata bahasa Inggris dan tes yang diberikan, baik pre-test maupun post-test, diketahui bahwa penguasaan kosakata anak mengalami peningkatan sehingga hal ini berdampak pada peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak.
Analisis Keterampilan Menulis Puisi Berdasarkan Tema Keluarga Fujia, Septi; Indihadi, Dian; Muharram, M. Rijal W
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2493

Abstract

Keterampilan menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk menuangkan gagasan atau ide dengan menggunakan Bahasa tulis sebagai media penyampaiannya. Pada penelitian ini keterampilan menulis difokuskan pada kegiatan menulis puisi khususnya peserta didik kelas IV SD. Dalam hal ini, penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan hasil keterampilan peserta didik dalam menulis puisi berdasarkan tema keluarga. Dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SDN Kawung Luwuk Kota Bogor dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV. Hasil penelitian ini, yaitu berupa analisis hasil menulis puisi peserta didik dengan memfokuskan pada aspek ide pokok, bait dan baris, kebahasaan, serta penulisan judul dan nama penulis. Penelitian dilakukan dengan diberikannya 4 kali penugasan kepada peserta didik untuk mendeskripsikan keterampilan peserta didik dalam menulis puisi bertemakan keluarga. Hasilnya didapatkan peningkatan yang cukup signifikan selama proses penugasan berlangsung.
Hubungan Kompetensi Pedagogik Guru Dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD IT Cendekia Pematangsiantar Tahun Ajaran 2022/2023 Sintya, Ayu; Fhadillah, Icha Willna; Febriyanti, Shella Dwi; Bagariang, Dewi Sarlina; Sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2534

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kompetensi pedagogik guru, gambaran hasil belajar IPS Kelas V dan hubungan yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar IPS Kelas V SD IT Cendekia Pematangsiantar. Sementara manfaat penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pendidikan, sehingga memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah sehingga sekolah mampu mengoptimalkan proses pembelajaran dengan menekankan pada kompetensi pedagogik guru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto karena fakta yang dikumpulkan sudah ada sebelumnya, dan bersifat korelasional karena yang akan diselidiki adalah pengaruh antara variable. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD IT Cendekia Pematangsiantar. Sehingga, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 23 siswa kelas V SD IT Cendekia Pematangsiantar yang merupakan penelitian populasi. Variabel babas dalam penelitian ini adalah Kompetensi Pedagogik (Variabel X) sedangkan variabel terikatnya adalah Hasil Belajar Siswa (Variabel Y). Hasil penelitian bahwa ada pengaruh antara kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa SD IT Cendekia Pematangsiantar. Setelah menganalisis data penulis menemukan bahwa angka lebih besar dari pada pada signifikan 5% (0,425 > 0,413). Dengan demikian maka hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa.