cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+628177776163
Journal Mail Official
intanmaulina1509@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 2798365X     DOI : 10.47709/educendikia
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan multi-disiplin ilmu, baik pembelajaran dalam jaringan juga luar jaringan, merdeka belajar, pengembangan metode belajar pembelajaran terkini yang merujuk pada semua tingkat usia dan yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan, sistem sekolah juga strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti mandiri.
Articles 760 Documents
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Pembelajaran Tematik Kelas IV SDN 095550 Jl.Asahan Km.4 Kabupaten Simalungun Wanda, Amaliah; Shafira, Fauza; Yanti, Windi; Khairiyah, Rizma; Sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2538

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SD Negeri 095550 Jln.Asahan Km.4 memiliki tujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan kompetensi Pedagogik guru dalam pembelajaran tematik yaitu kelas IV tahun ajaran 2021/2022. Penelitian dilaksanakan pada bulan juni. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran tematik kelas IV di SDN 095550 Jln.Asahan Km.4 , berdasarkan proses belajar mengajar diketahui bahwa guru telah memenuhi kriteria setiap komponen kompetensi pedagogik guru yang mengacu pada Permendiknas No. 35 Tahun 2010. Berfokus pada kompetensi Pedagogik sebagaimana yang terdapat di Permendikbud No.16 Tahun 2007 dengan komponen pengetahuan karakteristik peserta didik, pengetahuan orientasi pada materi, pengetahuan pengembangan kurikulum, pengetahuan strategi pembelajaran, pengetahuan tentang penilaian dan evaluasi, serta Pengetahuan dalam pengembangan potensi peserta didik. Hanya saja ada beberapa guru yang masih merasa kesulitan dalam memahami konsep materi diluar kemampuan bidang guru tersebut. Penggunaan strategi dan pemahaman kurikulum 2013 sudah baik, guru mampu membuat instrumen penilaian yang sesuai dengan kurikulum 2013, guru mampu dalam mengembangkan potensi peserta didik.
Menganalisis Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Matematika di SD IT Cendekia Pematangsiantar Nainggolan, Veronika; Situmorang, Mifta Hulzannah; Anggreni, Khanesya; Supiani, Dwi Ayu; sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2539

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di lapangan, kebanyakan guru sudah efektif dalam proses pembelajaran. Peserta didik sangat terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga potensi peserta didik sangat tergali secara optimal. Adanya komunikasi dan pendekatan guru dengan peserta didiknya. Guru juga sudah baik dalam  mengevaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang dijadikan informan penelitian adalah guru kelas dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yaitu lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Milles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan yakni reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan uji kredibilitas untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti yaitu kompetensi pedagogik dalam kategori cukup baik yakni kompetensi menguasai karakteristik peserta didik dan kompetensi pengembangan kurikulum. Kompetensi pedagogik dalam kategori  baik yakni kompetensi menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, kompetensi kegiatan pembelajaran yang mendidik, kompetensi pengembangan potensi peserta didik, kompetensi komunikasi dengan peserta didik serta kompetensi penilaian dan evaluasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru Matematika di SD IT Cendekia Pematangsiantar sudah cukup baik.
Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Memotivasi Minat Belajar IPA Siswa Kelas IV UPTD SDN 122380 Pematangsiantar Sihaloho, Astri; Sinambela, Madona; Puspita, Rena; Saragih, Ria Lestariana; Sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru dalam (1) mengembangkan kurikulum, (2) melaksanakan kegiatan pembelajaran, (3) mengevaluasi hasil proses pembelajaran untuk memotivasi minat belajar siswa pada SD negeri 122380. Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subjek penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru mampu mengembangkan kurikulum belajar dengan baik, (2) kegiatan evaluasi hasil proses pembelajaran telah dilaksanakan guru-guru untuk memperoleh nilai, namun belum ditindak lanjutin untuk memperbaiki proses belajar mengajar baik materi ajar, metode, model dan media pembelajaran
Analis Kompetensi Pedagogik Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada UPTD SD Negeri 122380 Hia, Ferdinan Hendra; Siregar, Maria Kendari; Sitorus, Sintia; Simanjuntak, Tessa Olivia simanjuntak; Sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk kompetensi pedagogik guru dalam perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, dan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik guru dalam perencanaan pembelajaran dilakukan dengan membuat draft RPP, namun sebagian guru tidak membawa RPP pada saat proses belajar mengajar berlangsung sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal;(2) Kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran dilakukan dengan mendalami dan memantapkan sejumlah materi pembelajaran sebagaimana terdapat dalam buku paket, adapun dalam proses pembelajaran terdapat pengelolaan kelas yang kurang baik dan pemanfaatan waktu yang kurang disiplin; dan (3) Kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan dengan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat aktif dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dalam pencapaian tujuan pembelajaran, berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, dan melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Teknik Role Play History Siswa Kelas IX.2 SMP Negeri 1 Barru Hasminindar, Hasminindar
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2547

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan (Clasroom Research) yang bertujuan Meningkatkan kualitas hasil pembelajaran IPS. Melalui pendekatan teknik Role Play History siswa kelas IX.2 SMP Negeri 1 Barru dengan alur kerja refleksi diri yang berulang yaitu: pencanaan, tindakan, pengamatan, observasi, refleksi, evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dari hasil tes akhir siklus I terdapat 15,62% siswa mendapat nilai tuntas belajar dengan perolehan nilai 75 sampai 100 dengan rataan 65,83 dan hasil tes akhir siklus II meningkat mencapai 78,12% dan siswa mendapat nilai tuntas belajar dengan nilai 75 sampai 100. Dengan nilai rataan 87,3.
Peran Program Kampus Mengajar Angkatan 5 dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar Endang Lutfhi Utami; Mulyadiprana, Ahmad; Saputra, Erwin Rahayu
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2550

Abstract

Pendidikan merupakan upaya untuk mempengaruhi, melindungi, dan membekali peserta didik dengan keterampilan yang diperlukan. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Kebijakan serta Inovasi Pendidikan yang disebut dengan Kampus Mengajar. Program Kampus Mengajar merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kemampuan Literasi dan Numerasi di Sekolah Dasar. Kampus Mengajar untuk memberikan pengalaman nyata mahapeserta didik guna memberikan perubahan dan mampu mengatasi kekurangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengekspolrasi dan menganalisis Peran Program Kampus Mengajar angkatan 5 terhadap peningkatan mutu pmbelajaran yang inovatif di tingkat Sekolah Dasar. Studi Kasus dilakukan di SD Negeri 3 Cibunigeulis dengan melibatkan mahapeserta didik yang terdaftar dalam angkatan 5 pada program Kampus Mengajar. Penelitian ini mengadopsi metode Pendekatan Kualitatif dengan menggunakan berbagai teknik pengumpulan data, seperti Observasi, Wawancara dengan para guru, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian bahwa Program Kampus Mengajar angkatan 5 memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kualitas Pembelajaran inovatif serta dapat dijadikan landasan untuk perbaikan dan pengembangan program ini, memberikan kontribusi yang positif di Sekolah Dasar dan tidak terjadi miss komunikasi antara Pemerintah dan Pihak Sekolah.  Oleh karena itu, Program Kampus Mengajar angkatan 5 dapat dijadikan sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas Pendidikan sekolah dasar di Indonesia.
Analisis Literasi Sains pada Buku Siswa Tema 3 Kelas 6 di Sekolah Dasar Roberto, Heri Susanto; Setyowati, Dessy; Nurcahyo, Muhammad Aqmal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2558

Abstract

Penelitian berjudul “Analisis Literasi Sains pada Buku Siswa Tema 3 Kelas VI Di Sekolah Dasar”. Buku kelas VI Tema 3 dipilih sebagai objek penelitian karena pada umumnya peserta didik kelas VI dapat dikategorikan sebagai peserta didik yang telah mampu berpikir menggunakan pemikiran dengan baik, sehingga dengan penelitian ini dapat diketahui komponen yang ada pada buku siswa apakah sudah menunjukan tingkat literasi yang baik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian bertujuan mengetahui informasi mengenai tingkat literasi sains pada buku siswa tema 3 kelas VI, data yang diperoleh dijaring dengan menggunakan lembar instrumen pedoman aspek literasi sains yang berisikan indikator-indikator kemudian setiap indikator kemunculan akan di persentase untuk memperoleh jumlah kemunculan setiap aspek literasi sains pada objek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa sains sebagai jalan untuk menyelidiki memiliki persentase kemunculan terbanyak yakni 35,95%, kemudian aspek Interaksi sains teknologi dan masyarakat yakni 24,77%, aspek Sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan yakni 21,14%, aspek sains sebagai cara untuk berfikir 18,12%. Kesimpulan dari penelitian dapat diketahui bahwa seluruh aspek literasi memiliki tingkat literasi sains yang berbeda-beda, namun secara keseluruh buku siswa tema 3 kelas VI di sekolah dasar sudah dibuat dengan baik terlihat dari perbedaan persentase kemunculan yang tidak jauh berbeda.
Kemampuan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar dalam Penguatan Pendidikan Karakter pada Peserta Didik Kelas IV UPTD SD 122380 Sihombing, Melany; Tarigan, Elya Novita; Damayanti, Sri; Sitohang, Angelo; Sitompul, Hamela Sari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2567

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UPTD SD 122380 Jln. Kain Suji yang memiliki tujuan utuk mengetahui Kemampuan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik Kelas IV UPTD SD 122380. Pembahasannya dilakukan secara diskriptif. Data yang dikumpulkan didapatkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapang. Pengumpulan data ini dilakukan secara seksama dan berkelanjutan sehingga diperoleh data deskripsi yang mengarah pada sebuah kesimpulan. Dalam pelaksanaan program pendidikan karakter di SD Negeri 122380 Jln. Kain suji, peran guru sebagai pendidik sangat utama. Karena proses pelaksanaan pendidikan karakter ini diintegrasikan dalam kegiatan belajar mengajar pada setiap mata pelajaran. Kemudian diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan untuk dijadikan sebagai pembiasaan. Dalam hal ini tidak lepas dari peran penting guru, yang tidak hanya mengajar dan mengejar target kurikulum saja tetapi lebih penting juga dalam memberikan contoh dan teladan bagi siswa-siswanya, serta memberikan arahan dan bimbingan, dan akhirnya menjadi suatu budaya tersendiri bagi sekolah. Guru mengarahkan peserta didik agar dapat memetik nilai-nilai yang terdapat dalam mata pelajaran yang diterimanya, kemudian guru dan siswa merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SD Negeri Pasirjeungjing Irmawan, Dodi; Mulyadiprana, Ahmad; Muharram, Muhammad Rijal Wahid
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2592

Abstract

Dalam rangka mendukung suksesnya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) maka Kemendikbudristek meluncurkan Program Sekolah Penggerak yang bertujuan sebagai pilot project dalam IKM. Namun dalam penerapannya masih terdapat beberapa kekurangan.  Oleh karena itu diperlukan strategi yang tepat dalam IKM. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu guna mendeskripsikan strategi IKM di Sekolah Penggerak SD Negeri Pasirjeungjing. Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi IKM di Sekolah Penggerak SD Negeri Pasirjeungjing terdiri dari 4 komponen utama yaitu 1) memahami kerangka dasar dan regulasi Kurikulum Merdeka, 2) pembelajaran dan asesmen, 3) pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), dan 4) pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala yang ditemukan diantaranya 1) kurangnya sarana dan prasarana, 2) SDM yang masih kurang, 3) minimnya pengalaman, 4) kesulitan dalam membangun budaya sekolah. Adapun upaya yang dilakukan Komite Pembelajaran diantaranya 1) guru dituntut lebih kreatif dalam memanfaatkan fasilitas sekolah, 2) mengikuti pelatihan Kurikulum Merdeka, 2) guru berkoordinasi dengan guru penggerak, 4) guru mengikuti pelatihan membangun budaya sekolah dalam IKM. Strategi IKM di SD Negeri Pasirjeungjing selaras dengan alur memahami Kurikulum Merdeka yang dirancang oleh Kemendikbudristek.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis IT di Sekolah Dasar Br Sebayang, Gabriela Anjelika; Simamora, Monang Tua; Br Ginting, Sari Jusnita
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2618

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan media pembelajaran berbasis IT membuat siswa tidak bosan  sehingga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk belajar. Hasil kajian teoretik menunjukkan bahwa mengembangkan media pembelajaran berbasis IT  dalam kegiatan belajar mengajar di SD membantu guru dan siswa lebih mudah menyampaikan dan memahami materi pembelajaran di dalam kelas. Dengan menggunakan Media pembelajaran berbasis IT yaitu media pembelajaran dimana semua komponen elektronik yang terdiri dari perangkat keras maupun perangkat lunak serta segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data baik manipulasi, pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi/data dengan menggunakan komputer dan telekomunikasi. Media pembelajaran berbasis IT dapat dikategorikan sebagai teknologi komputer, multimedia, telekomunikasi dan teknologi jaringan komputer. Adapun fungsi IT dalam media pembelajaran adalah sebagai alat bantu dalam media pembelajaran, sarana/tempat belajar, sebagai sumber belajar, dan sebagai sarana peningkatan profesionalisme.Terdapat banyak model pengembangan media berbasis IT yang dapat dipilih sesuai dengan materi. Diperlukan keseriusan guru agar dapat mengembangkan media pembelajaran ini dengan maksimal.