Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2017)"
:
14 Documents
clear
UJI BAKTERIOLOGIS KELAYAKAN PANGAN KUE PIA GORONTALO TIDAK BERMEREK YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR SENTRAL KOTA GORONTALO
Mujahidah Basarang;
Darmawaty Rauf;
Yulin Dantuma
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.863 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.124
Kue pia merupakan produk pangan semi basah yang memiliki kadar air yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk pangan kering. Kadar air bahan sangat berpengaruh terhadap aktivitas mikrobiologis yang dapat menyebabkan kerusakan produk selama pengangkutan dan penyimpanan. Mikroba dapat mencemari pangan melalui air, debu, udara, tanah, alat-alat pengolah selama proses produksi atau penyiapan. Pengolah makanan memegang peranan yang sangat penting dalam upaya penyehatan makanan, karena akan berpotensi dalam menularkan penyakit yang ditularkan melalui makanan atau minuman, yaitu dari dirinya kepada makanan atau minuman yang diolah dan disajikan kepada orang yang mengkonsumsi, atau dikenal dengan sebutan kontaminasi silang. Beberapa bakteri kolon yang terdapat dalam makanan yang dapat menyebabkan penyakit, yaitu: Vibrio parahemoliticus, Staphylococcus, Salmonella, Escherichia coli, Clostridum perfringens. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran total plate count (TPC) bakteri pada kue pia tidak bermerek serta mengetahui kelayakan bahan pangan kue pia tersebut yang diperjualbelikan di pasar sentral kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Total Plate Count(TPC) atau Angka Lempeng Total (ALT). Total plate count (TPC) bakteri yang terdapat pada kue pia yang paling rendah adalah pada pia B, yaitu 1 x 101 CFU sedangkan paling banyak pada pia E, yaitu 3 x 104 CFU. Hal ini menunjukkan bahwa kue pia Gorontalo yang tidak bermerek yang diperjualbelikan di pasar sentral kota Gorontalo masih layak dikonsumsi karena tidak melewati batas pencemaran yang disyaratkan oleh BPOM.
PEMERIKSAAN KADAR KREATININ DARAH PADA PETANI PENGGARAP SAWAH DI KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR
Effendy Rasiyanto;
Muhammad Mirwan Rauf
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.396 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.125
Penelitian ini berlatar belakang manusia dalam kesehariannya sering mengabaikan kesehatan dikarenakan kesibukan akan pekerjaan. Petani sawah merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan kekuatan fisik dalam bekerja, salah satu kegiatannya yaitu mencangkul dan mengangkat gabah hasil panen padi yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga memiliki resiko tinggi terjadinya cedera pada anggota tubuh ataupun pada otot rangka. Kreatinin merupakan produk kreatin otot yang merupakan hasil akhir metabolisme otot yang di lepaskan oleh otot dan ditemukan pada otot rangka, kemudian diekskresikan oleh ginjal melalui kombinasi filtrasi dan sekresi, konsentrasinya relatif konstan dalam darah dari hari kehari, kecuali jika terjadi kerusakan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan kadar kreatinin darah pada petani sawah. Manfaat pada penelitian yaitu untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan, sebagai acuan untuk peneliti selanjutnya dan sebagai informasi bagi masyarakat tentang betapa pentingnya pemeriksaan kreatinin darah. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Jaffe reaction dengan menggunakan alat Siemens Dimension EXL 200 Chemistry System. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dari 10 sampel serum yang diperiksa diperoleh hasil yang normal, walaupun 8 dari 10 sampel tersebut memiliki kadar kreatinin darah diatas 1 mg/dl namun masih dalam batas normal. Sebagai kesimpulan pada penelitian ini bahwa dari 10 sampel serum yang diambil pada petani sawah memiliki kadar kreatinin darah yang masih dalam batas normal.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN BATANG SEREH DAPUR (Cymbopogon citrates) TERHADAP BILANGAN PEROKSIDA MINYAK JELANTAH
Nur Qadri Rasyid;
Deny Eka Ridjayanti;
Giffar Andika Muhlis
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.569 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.126
dalam makanan. Di Indonesia penggunaan minyak goreng secara berulang masih sering digunakan, hal ini dapat menyebabkan minyak jelantah mengalami peningkatkan senyawa peroksida yang melebihi ambang batas 10 meq sehingga akan memacu terbentuknya senyawa karsinogenik. Salah satu alternatif untuk mengurangi radikal bebas adalah pemberian antioksidan alami yang terdapat pada Sereh dapur (Cymbopogon citrates) yaitu sitral yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya bilangan peroksida. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen laboratorik dengan pemberian perlakuan perendaman batang sereh 24, 48, dan 72 jam dengan teknik pengambilan sampel secara Acidental Sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman batang sereh dapur (Cymbopogon citrates) terhadap bilangan peroksida pada minyak jelantah. Hasil penelitian di dapat kadar bilangan peroksida yang didapat pada minyak jelantah tanpa perendaman batang adalah 12 mEq, kadar bilangan peroksida pada perendaman 24 jam yaitu 8 mEq, Kadar bilangan peroksida pada perendaman 48 jam yaitu 4.6 mEq dengan, pada perendaman 72 jam kadar bilangan peroksida yaitu 2,6 mEq. Hal ini dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan perendaman batang sereh dapur terhadap kadar bilangan peroksida minyak jelantah yang dimana perendaman paling efektif terdapat pada perendaman selama 72 jam.
PENENTUAN BILANGAN PEROKSIDA MINYAK GORENG BEKAS YANG DIJERNIHKAN MENGGUNAKAN KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata Liin) BERDASARKAN LAMA PERENDAMAN
Iin Kurnia Tasry;
Mujahidah Basarang;
Mardiah Mardiah
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.327 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.127
Cooking oil that has been used repeatedly has adverse health effects if consumed. One of the conditions of cooking oil that can be consumed based on SNI is peroxide number is 10 meq. Efforts to improve the quality of cooking oil can be done with clarification using banana kepok (Musa acuminata Liin) which has been dried. Banana peels can lower peroxide numbers because banana peels contain beta-carotene fat-soluble antioxidants and can inhibit oxidation processes. This research is experimental laboratory that aims to know the peroxide number of used fried oil which is clarified using banana kepok skin (Musa acuminata Liin) based on the duration of immersion, using Iodometri method. From the research result, the peroxide value of used cooking oil is 5,83 meq and after soaked banana peel skin for 1 hour peroxide number is 5.08 meq, soaking 2 hours is 4.10 meq, soaking 3 hours is 3,26 meq, and Soaking 4 hours is 2.8 meq. From the research results can be concluded that the longer immersion peroxide numbers decreased.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN AVOCAD TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus
Hardiyanti Hardiyanti;
Mujahidah Basarang;
Andi Yunita Irwan
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (136.605 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.128
Salah satu permasalahan kulit yang sering muncul adalah jerawat. Peradangan yang terjadi pada jerawat dapat dipicu oleh bakteri salah satunya bakteri Staphylococcus aureus. Salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan jerawat adalah daun avocad (Persea americana Mill). Daun avocad mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, saponin, tanin, dan alkaloid sebagai antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun avocad dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode difusi agar berlapis dan menggunakan penicillin G sebagai kontrol positif. Selanjutnya diukur zona hambat yang terjadi pada beberapa seri konsentrasi daun avocad (25%, 50%, 75%). Hasil pengukuran zona bening didapatkan diameter rata-rata pada konsentrasi 25% sebesar 14,7 mm, 50% sebesar 15,8 mm dan 75% sebesar 16,7 mm dan kontrol positif 20 % sebesar 33,2 mm. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa zona hambat yang paling baik adalah konsentrasi 75%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun avocad pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.
IDENTIFIKASI Trichophyton rubrum PADA KAOS KAKI BEKAS YANG DIPERJUALBELIKAN DI KOTA MAKASSAR
Ani Kartini;
Mujahidah Basarang;
Muhammad Angga Nurhadi
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.066 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.129
Trichophyton rubrum merupakan salah satu dermatofita yang menyerang jaringan keratin kulit dan menyebabkan infeksi kulit yaitu tinea pedis yang berlokasi di antara jari-jari kaki. Infeksi ini banyak terdapat pada orang yang kerap memakai sepatu dan kaos kaki bekas. Penularan tinea pedis dapat terjadi melalui penggunaan barang penderita seperti kaos kaki. Kaos kaki bekas merupakan kaos kaki yang telah digunakan dan dijual kembali karena masih bernilai ekonomis sehingga kaos kaki bekas dapat menularkan tinea pedis dari pengguna sebelumnya yang tidak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Trichophyton rubrum pada kaos kaki bekas impor yang diperjualbelikan di kota Makassar. Sampel yang diteliti adalah 10 sampel kaos kaki impor yang diteliti melalui teknik kultur pada media SDA kemudian diuji konfirmasi melalui teknik mikroskopis. Berdasarkan pemeriksaan dari 10 sampel kaos kaki impor tidak ditemukan pertumbuhan jamur yang sesuai morfologi Trichophyton rubrum. Hal ini menenjukkan bahwa tidak ditemukan Trichophyton rubrum dari kaos kaki bekas yang diperjualbelikan di kota Makassar.
PERBANDINGAN BESARAN PARTIKEL BEKATUL 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm TERHADAP PERTUMBUHAN Aspergillus sp
Elmayanti Elmayanti;
Andi Fatmawati;
Muh Rifo Rianto;
Mujahidah Basarang
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.949 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.130
Bekatul adalah bahan alam yang merupakan limbah halus yang diperoleh dari proses penggilingan padi. Bekatul mengandung karbohidrat sebanyak 84,36%, kalsium, magnesium, mangan, zat besi, kalium dan natrium yang merupakan salah satu sumber energi utama dalam pertumbuhan dan perkembangan jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan besaran partikel bekatul terhadap pertumbuhan Aspergillus sp. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorik dengan metode single dot, diameter koloni diukur setiap 1x 24 jam selama 10 hari diinkubasi pada temperatur kamar (250C). Hasil perhitungan uji Anova 2 arah dengan interaksi menunjukkan bahwa besaran partikel dikalikan lama hari pertumbuhan diperoleh nilai 0,652 > 0,05, maka Ho diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa besaran partikel bekatul 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan Aspergillus sp.
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA DANGKE
Mardiah Mardiah
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.239 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.131
Dangke adalah makanan yang terbuat dari susu kerbau yang digumpalkan dengan menggunakan air perasan getah pepaya sebagai bahan penggumpalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri Escherichia coli pada dangke yang diproduksi di Kecamatan Baraka. Penelitian ini bersifat eksperimen laboratorik dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan kriteria sampel yang di bungkus daun pisang. Dari hasil penelitian dari 5 sampel, Positif terdapat bakteri Escherichia coli pada sampel A, B dan E, sedangkan sampel C dan D tidak di temukannya bakteri Escherichia coli. Pertumbuhan bakteri pada Dangke di sebabkan oleh berbagi faktor seperti pada proses pemerahan susu kerbau, cetakan yang digunakan atau tingkat higienis produsen.
Needs analysis is the procedure for collecting information about learners` needs and it is essential in determining, materials, teaching activities, tests, evaluation strategies and reevaluating them. The aims of this research was analyze the students nee
Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.871 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.132
Needs analysis is the procedure for collecting information about learners` needs and it is essential in determining, materials, teaching activities, tests, evaluation strategies and reevaluating them. The aims of this research was analyze the students needs writing skill in learning English subject and selecting material to teaching. This research was descriptive research in which questionnaire was distributed to students to obtain more accurate information on students needs. The data analyzed in quantitative and qualitative methods. The findings of this research revealed of analysis indicate that the students’ level of all writing components ranges around level “fair” as average score. The teaching of English especially writing skills particularly on students Academy Health Analyst Muhammadiyah Makassar needs to get more serious handling to help students to express and expose their idea in writing by developing the students’ vocabulary, grammar, and mechanism and prepare students have good basic in writing especially in formal writing.
PERILAKU MEROKOK MASYARAKAT (Studi Kualitatif Di Sekitar Wilayah Terminal Malengkeri Kota Makassar)
Muh Rifo Rianto
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.628 KB)
|
DOI: 10.53861/jmed.v2i1.133
Merokok merupakan satu di antara kasus penyebab kematian terbesar dan penyebab kematian dini dalam sejarah manusia yang sebenarnya dapat dicegah. Pola kebiasaan merokok yang terjadi saat ini memungkinkan 500 juta orang yang sekarang hidup akhirnya akan mati karena mengonsumsi rokok. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mendapatkan informasi secara mendalam tentang pengetahuan, sikap dan tindakan pada masyarakat terkait perilaku merokok di Kota Makassar. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di Sekitar Wilayah Terminal Malengkeri Kota Makassar. pada bulan Juni hingga Juli 2017. Jumlah Informan sebanyak 10 orang, yaitu: supir, pedagang, dan pengunjung terminal Malengkeri Kota Makassar. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian Pengetahuan informan adalah informan mengetahui bahaya merokok, tetapi tetap merokok karena sudah kecanduan. Sikap informan adalah informan tidak punya keinginan berhenti merokok karena tetap didukung oleh keluarganya. Tindakan informan adalah bahwa informan telah merokok sejak usia dini atau masih usia 15 tahun dan merasa sehat-sehat saja sehingga tidak memiliki keinginan untuk berhenti merokok bahkan justru ketika tidak merokok informan mengaku sakit.