cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022" : 7 Documents clear
ANALISIS PEMANIS SAKARIN DALAM SUSU KEDELAI YANG DIPERJUALBELIKAN DI SUPERMAKET KOTA MAKASSAR Rahma wati; Muh Rifo Rianto; Nurhidayat Nurhidayat; Lili Nurlinda
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.263

Abstract

Susu kedelai merupakan salah satu produk minuman ringan dari bahan baku kacang kedelai yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dikarenakan kandungan gizinya sebagai sumber protein. Dalam produksi susu kedelai terkadang ada beberapa produsen yang sengaja menambahkan Bahan Tambahan Makanan (BTM) yang berbahaya dan memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan konsumen. Sakarin adalah zat pemanis buatan dengan rumus kimia (C7H5NO3S) berbentuk bubuk kritsal putih mudah larut dalam air, tidak berbau, dan sangat manis. Efek samping penggunaan sakarin dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika dikonsumsi dalam waktu yang lama seperti sakit kepala, kehilangan daya ingat, hipertensi, diare, asma, dan kanker otak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar sakarin dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling menggunakan 5 sampel. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji kualitatif dengan menggunakan metode resolsinol diperoleh 2 sampel negatif dan 3 sampel positif yang menunjukkan warna flouresensi hijau kekuningan. Selanjutnya uji kuantitatif menggunakan metode titrimetri jenis alkalimetri diperoleh kadar sampel 2 sebesar 4,4963 mg/kg, sampel 3 sebesar 2,9973 mg/kg, dan sampel 4 sebesar 3,9253 mg/kg. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa susu kedelai yang diperjualbelikan di supermarket kota Makassar masih aman untuk dikonsumsi karena tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan Menurut PermenkI No. 033/Menkes/2012 tentang bahan tambahan makanan dengan batas maksimum sakarin yaitu 50-300 mg/kg bahan.
KADAR KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI LABORATORIUM KLINIK CITRA LAB WONOSARI Barinta Widaryanti; Habib Khayrul ikhwan Nur Hakim; Subrata Tri Widada
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.279

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia. Tingginya kadar glukosa yang tidak terkontrol pada penderita DM dapat menyebabkan nefropati diabetic. Peningkatan kadar kreatinin dalam darah merupakan salah satu indikasi adanya penurunan fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kreatinin dan hubungan antara kadar glukosa dengan kreatinin pada penderita Diabetes mellitus di laboratorium klinik Citra Lab Wonosari. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis di laboratorium Klinik Citra Lab Wonosari pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 100 pasien DM sebesar 34% pasien laki-laki memiliki kadar kreatinin normal dengan rerata kadar 0.95 mg/dL sedangkan 24% memiliki kadar kreatinin tinggi dengan rerata kadar sebesar 2.9 mg/dL. Sebanyak 26% pasien DM perempuan memiliki kadar kreatinin normal, dengan rerata kadar 0.8 mg/dL, dan 12% memiliki kadar kreatinin tinggi dengan rerata kadar 3.4 mg/dL. memiliki kadar kreatinin normal. Uji Spearman Rank menunjukan korelasi rendah (r=-0.257) antara kadar glukosa dan kadar kreatinin pada penderita DM di laboratorium klinik Citra Lab Wonosari.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI PERASAN JERUK NIPIS PADA PERTUMBUHAN Staphylococus aureus Nunung Sulistyani; Tiya Kumalasari; Barinta Widaryanti
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.280

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang ditemukan pada kulit, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan. Infeksi Staphylococcus aureus dapat diobati dengan pemberian antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik dapat menyebabkan hipersensitivitas. Upaya untuk menghindari hipersensitivitas antibiotik yaitu dengan cara pemanfaatan tanaman sebagai alternatif antibiotik. Tanaman yang digunakan untuk pengobatan salah satunya adalah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh berbagai konsentrasi perasan jeruk nipis pada pertumbuhan Staphylococcus aureus. Parameter pertumbuhan Staphylococcus aureus ditetapkan dengan menghitung jumlah koloni menggunakan metode hitung cawan (plate count) setelah pemberian perasan jeruk nipis pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi perasan jeruk nipis berpengaruh pada jumlah koloni Staphylococcus aureus. Perasan jeruk nipis konsentrasi 75% efektif dalam menurunkan jumlah koloni Staphylococcus aureus.
DETEKSI Mycobacterium Tuberculosis DENGAN VARIASI VOLUME SPUTUM PENDERITA TB MENGGUNAKAN METODE TES CEPAT MOLEKULER Rafika Rafika; Chaerunnisa Chaerunnisa; Nurdin Nurdin
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.285

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri dari Mycobacterium tuberculosis (MTB) yang menyerang paru-paru. Salah satu metode diagnosis tuberkulosis menggunakan Tes molekuler cepat (TCM). TCM bisa membaca bakteri Mycobacterium tuberculosis walaupun sampel sputum hanya 1 ml dan dapat digunakan untuk kasus jumlah specimen sputum yang didapat sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Mycobacterium tuberculosis dan menganalisis perbandingan variasi volume sputum terhadap hasil TCM penderita TB paru. Penelitian menggunakan sampel sputum penderita TB paru sebanyak 6 orang dan dilakukan pelaksanaan penelitian di RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Kabupaten Bulukumba. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sputum setiap penderita dibuat variasi volume 0,5 mL, 0,75 mL, 1 mL, 1,5 mL yang ditambahkan buffer TCM. Kemudian dilakukan pemeriksaan TCM dengan mesin Xpert MTB/RIF. Hasil diperoleh semua volume sputum dapat mendeteksi adanya Mycobacterium tuberculosis. Berdasarkan uji Kruskal-wallis dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara variasi volume sputum dengan hasil TCM penderita TB paru. Bahwa volume sputum yang sedikit pun (0,5 ml) dapat mendeteksi keberadaan Mycobacterium tuberculosis.
ANALISIS KADAR ALKOHOL PADA BALLO ASE (Oriza sativa) Nur Qadri Rasyid; Hasnah Hasnah; Nurannisa Nurannisa; Muawanah Muawanah
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.287

Abstract

Ballo is a traditional drink of palm wine originating from Bugis Makassar made through the fermentation process of sap, rice or fruit containing sugar. The results of fermentation produce alcohol consumed in the long term will cause cirrhosis of the liver. This study aims to determine the alcohol content contained in palm wine (ballo). This type of research was carried out by laboratory observation using the UV-Vis Spectrophotometer method. The object of this research is palm wine using 5 samples. The results of this study indicate that 5 samples contain alcohol content with sample A content of 18.67%, sample B of 28.42%, sample C of 30.67%, sample D of 8.17%, and sample E of 15.67 %. According to the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia NO. 86/MenKes/Per/VI/1997 concerning alcoholic beverages, it is explained that Group A drinks contain 1-5% ethanol content, Group B contains 5-20% ethanol content, and Group C contains 20-55% ethanol content. Based on the research that has been done, samples (A), (D) and (E) belong to group B drinks with moderate alcohol content, and samples (B) and (C) belong to group C with high alcohol content.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI SARI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP BAKTERI YANG DIISOLASI DARI MULUT Fatwa Fatwa; Mujahidah Basarang; Waode Rustiah
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.288

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L) adalah tanaman yang sejak dahulu telah digunakan untuk tujuan pengobatan infeksi karena memiliki sifat antibakteri. Kandungan dari bawang putih yaitu allicin dapat menghambat pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bawang putih sering digunakan masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sari bawang putih (Allium sativum L) dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari mulut dan untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari mulut. Perasan bawang putih dibuat dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%. Uji efektivitas perasan bawang terhadap bakteri dari mulut menggunakan metode disc diffusion pada medium Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi larutan bawang putih maka semakin besar hambatan terhadap pertumbuhan bakteri dengan zona hambat yang terbentuk pada masing-masing konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100% sebesar 17,8, 24,7, 29,5, 29,8 mm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sari bawang putih memiliki efektivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari mulut dan konsentrasi sari bawang putih yang paling paling besar menghasilkan zona hambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari mulut adalah konsentrasi 100%.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA JAJANAN AGAR-AGAR YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Darmawaty Rauf; Rahmawati Rahmawati; Andi Fatmawati; Ayu Amelia Sain
Jurnal Medika Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v7i1.289

Abstract

Jajanan agar-agar merupakan makanan berbentuk gel yang diolah dari rumput laut dan memiliki berbagai aneka rasa dan warna sehingga banyak produsen menyalahgunakan zat pewarna berbahaya sebagai pewarna makanan salah satunya adalah Rhodamin B yang biasanya digunakan untuk produksi makanan, kosmetik dan obat-obatan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No.239/MenKes/Per/V/85 dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan karena dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dan jika mengkonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan organ tubuh dan mengakibatkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Rhodamin B pada jajanan agar-agar yang diperjualbelikan di pasar Sungguminasa Kabupaten Gowa. Jenis penelitian observasi laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yang menggunakan 10 sampel jajanan agar-agar yang diperjualbelikan di pasar Sungguminasa Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kromatografi lapis tipis (KLT), dari 10 sampel yang diuji menunjukkan hasil negatif atau tidak adanya bercak seperti pada kontrol positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat Rhodamin B pada jajananan agar-agar yang diperjualbelikan di pasar Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7