cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.jeis@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JURNAL ELEKTRO DAN INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS)
ISSN : 27745775     EISSN : 27745767     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM ITB Swadharma. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian dengan topik Elektronika, Robotika, Otomasi, Kecerdasan Buatan, Teknologi Blockchain, Komputasi Awan, Arsitektur Komputer, Computer Vision, Teknologi dan Sistem Multimedia, Deep Learning, Interaksi Manusia dan Komputer, Digital Forensic, Internet of Things, IT Security, Machine Learning, Jaringan Komputer, Semantic Web, Sistem Terdistribusi, Wireless Network
Articles 142 Documents
PERANCANGAN INFRASTRUKTUR REDUNDANSI DENGAN MENERAPKAN HIGH AVAILABILITY UNTUK MENJAMIN KEANDALAN OPERASIONAL BISNIS Saprila Wijaya; Harjono Padmono Putro
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JEIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no2.1234

Abstract

The availability of information technology services is crucial for business operations, but infrastructure with a Single Point of Failure risks causing downTime that disrupts services. This research focuses on the design and implementation of High Availability-based redundancy infrastructure to maintain service reliability when a virtualization host or network is disrupted. The research method uses the Network Development Life Cycle, which includes requirements analysis, design, simulation/prototype, implementation, monitoring, and management. The implementation was carried out in a VMware vSphere environment with two ESXi hosts managed through vCenter, and iSCSI-based NetApp shared storage as a shared datastore to support the failover mechanism and automatic VM Recovery. Testing includes host failover, network failover, and Failback scenarios with connectivity monitoring. The results show that in the host failover scenario, the virtual machine was successfully recovered automatically with 33 seconds of downTime, while in the network failover and Failback scenarios, the service remained accessible with no observed downTime (0 seconds). The conclusion of this research shows that the design and implementation of High Availability can improve service reliability, minimize downTime during disruptions, and support achieving the 99.9% SLA target in the test scenario.Ketersediaan layanan teknologi informasi sangat penting bagi operasional bisnis, namun infrastruktur dengan Single Point of Failure berisiko menyebabkan downTime yang mengganggu layanan. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi infrastruktur redundansi berbasis High Availability untuk menjaga keandalan layanan saat terjadi gangguan pada host virtualisasi atau jaringan. Metode penelitian menggunakan Network Development Life Cycle yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, simulasi/prototipe, implementasi, monitoring, dan manajemen. Implementasi dilakukan pada lingkungan VMware vSphere dengan dua host ESXi yang dikelola melalui vCenter serta shared storage NetApp berbasis iSCSI sebagai datastore bersama untuk mendukung mekanisme failover dan pemulihan otomatis VM. Pengujian mencakup skenario failover host, failover jaringan, dan Failback dengan pengamatan konektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skenario failover host, virtual machine berhasil dipulihkan secara otomatis dengan downTime 33 detik, sedangkan pada skenario failover jaringan dan Failback layanan tetap dapat diakses tanpa downTime teramati (0 detik). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan dan implementasi High Availability mampu meningkatkan keandalan layanan, meminimalkan downTime saat gangguan, serta mendukung pencapaian target SLA 99,9% pada skenario pengujian
ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI WAKTU DAN MEMORI: LINEAR, BINARY, DAN HASH SEARCH BERBASIS C++ Meila Fitri Amin; Firda Rona Syahira; Ikhsan Maulanaa; Nevi Dwi Apriyanti; Imam Prayogo Pujiono
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JEIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no2.1085

Abstract

This study aims to analyze the comparative memory efficiency and computation time of three commonly used data search algorithms in C++ programming: Linear Search, Binary Search, and Hash Search. This study analyzes the performance of each algorithm based on two main aspects: execution speed and memory usage, to determine the most appropriate algorithm for various data conditions. The research method used was a quantitative comparative experiment, where each algorithm was implemented in C++ and tested on three data size scenarios (100, 1000, and 10,000 elements). The results obtained indicate that Binary Search has the best balance between speed and memory efficiency. At the same time, Linear Search is more suitable for small data sizes due to its simplicity of implementation. Conversely, Hash Search has high search speed but requires more memory. Therefore, the selection of the appropriate search algorithm should be tailored to the characteristics of the data and system requirements. This study is expected to serve as a reference for software developers in selecting the optimal search algorithm based on computational resource efficiency.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efisiensi memori dan waktu komputasi pada tiga algoritma pencarian data yang umum digunakan dalam pemrograman C++, yaitu Linear Search, Binary Search, dan Hash Search. Penelitian ini menganalisis kemampuan kerja pada masing-masing algoritma berdasarkan dua aspek utama, yakni kecepatan eksekusi dan penggunaan memori, agar dapat menentukan algoritma yang paling sesuai untuk berbagai kondisi data. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen komparatif kuantitatif, di mana setiap algoritma diimplementasikan menggunakan bahasa C++ dan diuji pada tiga skenario ukuran data (100, 1000, dan 10000 elemen). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Binary Search memiliki kinerja paling seimbang antara kecepatan dan efisiensi memori, sedangkan Linear Search lebih cocok untuk data yang ukuranya kecil karena kesederhanaan implementasinya. Sebaliknya, Hash Search memiliki kecepatan pencarian yang tinggi, tetapi membutuhkan memori lebih besar. Dengan demikian, pemilihan algoritma pencarian yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik data dan kebutuhan sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembang perangkat lunak dalam memilih algoritma pencarian yang optimal berdasarkan efisiensi sumber daya komputasi