Harjono Padmono Putro
Universitas Dian Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pengelolaan Konten Media Sosial Yang Memiliki Unsur Positif Dalam Perspektif Public Relations Kornelia Johana Dacosta; Harjono Padmono Putro; Dani Setiadarma; Mohammad Ismed; Pepen Sumirat; Algooth Putranto; Anna Nurjanah; Jamalullail; Suparyadi; Iche Hilvania
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 03 (2025): Desember: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i03.2518

Abstract

Keterampilan berkomunikasi di era globalisasi saat ini mengarah pada wujud Transformasi digital bukan lagi wacana masa depan. Ia telah mengetuk pintu kita, bahkan masuk tanpa permisi. Kita dipaksa menyesuaikan cara bekerja, berpikir, bahkan cara memandang manusia dalam organisasi. Namun, dalam kehebohan mengejar teknologi terbaru, satu hal yang harus kita ingat, yaitu teknologi tak akan berarti apa-apa tanpa talenta yang mampu mengoperasikannya, mengembangkannya, dan yang terutama menemukan maknanya. Ilmu Komunikasi khusus Public Relations dalam kaitan pengelolaan Media sosial untuk kampanye Lingkungan hijau di Era Society 5.0, melihat potensi besar mereka untuk menjaga lingkungan tempat tinggal berkelanjutan dan menyelaraskan program kerja dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk masyarakat berkelanjutan.
PERANCANGAN INFRASTRUKTUR REDUNDANSI DENGAN MENERAPKAN HIGH AVAILABILITY UNTUK MENJAMIN KEANDALAN OPERASIONAL BISNIS Saprila Wijaya; Harjono Padmono Putro
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JEIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no2.1234

Abstract

The availability of information technology services is crucial for business operations, but infrastructure with a Single Point of Failure risks causing downTime that disrupts services. This research focuses on the design and implementation of High Availability-based redundancy infrastructure to maintain service reliability when a virtualization host or network is disrupted. The research method uses the Network Development Life Cycle, which includes requirements analysis, design, simulation/prototype, implementation, monitoring, and management. The implementation was carried out in a VMware vSphere environment with two ESXi hosts managed through vCenter, and iSCSI-based NetApp shared storage as a shared datastore to support the failover mechanism and automatic VM Recovery. Testing includes host failover, network failover, and Failback scenarios with connectivity monitoring. The results show that in the host failover scenario, the virtual machine was successfully recovered automatically with 33 seconds of downTime, while in the network failover and Failback scenarios, the service remained accessible with no observed downTime (0 seconds). The conclusion of this research shows that the design and implementation of High Availability can improve service reliability, minimize downTime during disruptions, and support achieving the 99.9% SLA target in the test scenario.Ketersediaan layanan teknologi informasi sangat penting bagi operasional bisnis, namun infrastruktur dengan Single Point of Failure berisiko menyebabkan downTime yang mengganggu layanan. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi infrastruktur redundansi berbasis High Availability untuk menjaga keandalan layanan saat terjadi gangguan pada host virtualisasi atau jaringan. Metode penelitian menggunakan Network Development Life Cycle yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, simulasi/prototipe, implementasi, monitoring, dan manajemen. Implementasi dilakukan pada lingkungan VMware vSphere dengan dua host ESXi yang dikelola melalui vCenter serta shared storage NetApp berbasis iSCSI sebagai datastore bersama untuk mendukung mekanisme failover dan pemulihan otomatis VM. Pengujian mencakup skenario failover host, failover jaringan, dan Failback dengan pengamatan konektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skenario failover host, virtual machine berhasil dipulihkan secara otomatis dengan downTime 33 detik, sedangkan pada skenario failover jaringan dan Failback layanan tetap dapat diakses tanpa downTime teramati (0 detik). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan dan implementasi High Availability mampu meningkatkan keandalan layanan, meminimalkan downTime saat gangguan, serta mendukung pencapaian target SLA 99,9% pada skenario pengujian