cover
Contact Name
Masrizal
Contact Email
sep@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6281220812281
Journal Mail Official
masrizal.2013@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Kampus Bina Widya KM. 12,5, Simpang Baru, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Published by Universitas Riau
ISSN : 25410865     EISSN : 2723679X     DOI : -
Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir (JSEP) | E-ISSN: 2723-679X | P-ISSN: 2541-0865 merupakan media ilmiah yang dibentuk dan dikelola oleh Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, yang memuat artikel tentang kajian kajian ilmiah sosial dan ekonomi pesisir dalam bidang perikanan, kehutanan, peternakan, pertanian yang diangkat dari hasil penelitian maupun kajian kritis. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir tersedia secara terbuka sehingga memungkinan semua orang mendapatkan akses keseluruh artikel yang pernah diterbitkan. JSEP diterbitkan setahun 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, Oktober.
Articles 100 Documents
Strategi Komunikasi Pemasaran Ekowisata Mangrove di Bandar Bakau Kota Dumai Provinsi Riau Ira Imelia Tumanggor; Ridar Hendri; Eni Yulinda
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2021 di Ekowisata Bandar Bakau, Kota Dumai, Provinsi Riau. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran ekowisata. Penelitian ini menggunakan metode survei. Responden terdiri dari 30 orang pengunjung ekowisata yang diambil secara accidental sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan kondisi ekosistem mangrove di objek ekowisata Bandar Bakau masih dikategorikan baik, sebab keanekaragaman vegetasi dan faunanya cukup tinggi. Berdasarkan analisis data, strategi komunikasi pemasaran ekowisata Bandar Bakau adalah pembuatan paket wisata, menjalin kerjasama dengan stakeholder seperti LSM dan instansi pendidikan, penggunaan internet dan media sosial dalam meningkatkan promosi ekowisata.
Analisis Risiko Produksi dan Harga Jeruk di Kecamatan Gunung Omeh Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat Adipo Rahman; Osemet; Nofialdi
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dan harga jeruk yang fluktuatif mengindikasikan adanya risiko produksi dan harga pada komoditi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko produksi dan harga jeruk dan mengetahui tindakan manejemen yang dilakukan petani setempat dalam menghadapi risiko yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan metode analisis data sekunder. Untuk menganalisis data sekunder pada penelitian ini digunakan pendekatan koefisien variasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien varisasi dari risiko produksi adalah 0,38 dan koefisien variasi harga adalah 11,4 yang berarti bahwa tingkat risiko produksi dan harga yang dihadapi oleh petani jeruk setempat tergolong kecil. Tindakan manajemen risiko yang telah dilakukan oleh petani setempat adalah yang pertama, penghindaran risiko yang meliputi memilih bibit yang berlabel, cek pH tanah sebelum tanam, dan menerapkan jarak tanam 5x5 meter atau lebih. Yang kedua adalah pengendalian risiko yang meliputi, kegiatan pengolahan lahan yang tepat sesuai dengan SOP penanaman jeruk, melakukan penyiraman tanaman, melakukan pemangkasan, melakukan penjarangan buah, melakukan pemupukan, melakukan penyemprotan, menjaga kebersihan kebun, melakukan penyemprotan dengan pestisida kontak, melakukan kultur teknis, dan grading. Yang ketiga adalah menanggung risiko, yaitu ketika menghadapi hama kera dan hujan yang lama dengan cara membuat jalan darurat untuk mobilisasi panen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktifitas Nelayan di Pantai Sasak Kabupaten Pasaman Barat Dinda Tri Pangesti; Hasmi Raharini; Abdul Razak; Eni Kamal
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sasak Ranah Pasisia adalah daerah di Kabupaten Pasaman Barat yang masyarakatnya didominasi oleh nelayan. Selama tahun 2022 terdapat hasil penurunan produktifitas tangkapan ikan oleh nelayan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yang ingin diungkapkan dalam artikel ini Peneilitian ini digunakan secara studi kasus dengan metode wawancara. Penyebab menurunnya produktifitas tangkapan nelayan di wilayah Kecamatan Sasak Ranah Pasisia adalah disebabkan oleh beberapa factor antara lain ketersediaan BBM untuk aktiftas nelayan, ketersediaan es balok untuk penyimpanan ikan agar tetap segar dan factor lingkungan yang dipengaruhi adanya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah-limbah industry dan penambangan emas secara illegal.
Review Pegelolaan Mangrove dan Trumbu Karang di Daerah Pesisir Pantai Sumatera Barat Rismiati; Abdul Razak
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan mangrove atau mangal adalah sejumlah komunitas tumbuhan pantai tropis dan sub-tropis yang didominasi oleh pohon dan semak tumbuhan bunga (Angiospermae) terestrial yang dapat menginvasi dan tumbuh di lingkungan air laut. Selain magrove juga terdapat Terumbu karang yang merupakan salah satu ekosistem perairan tropik yang sangat produktif. Peran ekologis yang dimainkan terumbu karang adalah sebagai daerah penyedia makanan, daerah asuhan, daerah pertumbuhan dan daerah perlindungan bagi biota-biota yang berasosiasi dengan terumbu karang serta sebagai penyimpan karbon. Terumbu karang sangat berpotensi menyimpan karbon dalam kerangkanya. Ekosistem terumbu karang ini sangat rentan mengalami kerusakan, ada dua penyebab kerusakan terumbu karang, yaitu akibat dari kegiatan manusia dan pengaruh dari alam. Kerusakan terumbu karang telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk juga di Sumatera Barat. Rusaknya terumbu karang yang berfungsi sebagai pemecah ombak dan pelindung pantai, mengakibatkan daerah di Pesisir Pantai Sumatera Barat terancam bencana gelombang besar dan abrasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penetapan kawasan konservasi melalui pembentukan daerah konservasi laut.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi di Kabupaten Lampung Selatan Tunjung Andarwangi; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Raden Hanung Ismono
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, sasaran utama pembangunan pertanian yaitu meningkatkan produksi pertanian dan pendapatan petani melalui pengoptimalan penggunaan faktor-faktor produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani padi di Kabupaten Lampung selatan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 petani padi yang dipilih dengan menggunakan metode propotionate random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi untuk musim tanam satu atas biaya tunai adalah sebesar Rp13.207.608 per ha dengan nilai R/C atas biaya tunai sebesar 2,81. Pendapatan usahatani padi atas biaya total sebesar Rp1.594.342 per ha dengan nilai R/C sebesar 1,08. Pada musim tanam dua, pendapatan usahatani padi atas biaya tunai adalah sebesar Rp17.473.554 per ha dengan nilai R/C atas biaya tunai sebesar 3,35. Pendapatan usahatani padi atas biaya total sebesar Rp5.745.449 per ha dengan nilai R/C sebesar 1,30. Nilai R/C lebih dari satu menunjukan bahwa usahatani padi di Kabupaten Lampung Selatan menguntungkan untuk diusahakan baik pada musim tanam satu maupun musim tanam dua.
Pengembangan Wilayah Perikanan Berbasis Smart Fisheries Village (SFV) di Desa Pulogading Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah Nia Nurfitriana; Bela Rahma Sayida
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 22 Juli 2022 di Desa Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi dan kondisi wilayah profil Desa Pulogading, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes serta menganalisis prioritas strategi pendekatan wilayah berbasis Smart Fisheries Village . Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats) yang diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara mendalam (depth interview) kepada kelompok pelaku usaha perikanan baik nelayan, pembudidaya, pengolah, dan pemasar perikanan. Strategi pengembangan wilayah berbasis Smart Fisheries Village (SFV) di Desa Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah merupakan strategi SO mengambil peluang dengan memaksimalkan kekuatan yang dimiliki melalui 3 (tiga) strategi meliputi 1) Memanfaatkan wilayah stategis guna kegiatan perikanan terpadu; 2) Memaksimalkan penduduk usia produktif untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja, dan 3) Mempertahankan sektor perikanan menjadi sektor andalan dengan mengikuti perkembangan teknologi perikanan yang semakin maju.
Analisis Tingkat Minat Anak Usia Sekolah Dasar Mengonsumsi Ikan dan Produk Perikanan (Biscuit Modisco Ikan Lele) di Desa Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya Liza Misnati; Syarifah Zuraidah
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persentase anak yang menyukai ikan dan biscuit modisco ikan lele usia sekolah. Metode data penelitian deskriptif pada tingkat minat anak usia sekolah dasar dengan metode survei mengunakan quetioner dan uji organolabtik. Capaian dari penelitian ini adalah olahan ikan sebagai alternatif kepada anak yang rendah akan konsumsi ikan, dan untuk memenuhi sumber energi dari biscuit modisco ikan lele untuk mencegah kekurangan gizi pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengetahui presentase konsumsi protein ikan pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu indikator tercukupinya protein pada masa sekolah dasar dimana masa usia sekolah dasar juga masa transisi ke remaja yang membutuhkan tingkat protein yang harus tercukupi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang otak salah satu caranya ialah melakukan pengukuran tingkat minat konsumsi ikan dan olahan kue ikan modisco pada pada anak usia sekolah dasar kelas IV, V, dan VI.
Tahapan Adopsi Pembenih Ikan Terhadap Teknologi CPIB di Provinsi Sumatera Utara (Studi Kasus di Kabupaten Simalungun) Evi Rozalina Situmorang; Firman Nugroho; Kusai
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan adopsi pembenih ikan terhadap teknologi CPIB, mengetahui pengelompokan pembenih ikan berdasarkan tahapan adopsi teknologi CPIB, dan mengetahui waktu yang dibutuhkan dalam setiap tahapan adopsi teknologi CPIB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dianalisis menggunakan analisis kualitatif serta jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 4 responden.Dari hasil analisis penelitian didapatkan, bahwa sebagian besar responden mengetahui teknologi CPIB dari Penyuluh Perikanan melalui sosialisisi di temu rapat yang kemudian terus menaruh minat, mengevaluasi, mencoba dan terus mengadopsi hingga sekarang. Dari ke 4 pembenih hanya 1orang yang termaksud dalam kelompok kategori tidak normal pada tahapan adopsi. Waktu pada setiap tahapan adopsi berada pada kategori cepat dan waktu yang dibutuhkan kurang dari 2 bulan.
Persepsi Masyarakat Nelayan Penerima Bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Suri Tani Pemuka di Desa Tambun Raya Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara Paramitha Sihombing; Kusai; Zulkarnain
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November- Desember 2019 di desa Tambun Raya Kecamatan Dolok pardamean kabupaten Simalungun provinsi Sumatra Utara. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Metode yang digunakan adalah metode survey dengan membagikan kuesioner kepada setiap masyarakat nelayan penerima bantuan CSR dari PT. Suri Tani Pemuka lalu melakukan wawancara mendalam kepada masyarakat nelayan mengenai pendapatnya terhadap bantuan CSR yang telah diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan desa Tambun Raya memiliki umur produktif yaitu usia 46-65 tahun sebanyak 35 orang (100 %). Pendidikan responden rata-rata sudah tamat SMA. Jumlah tanggungan keluarga responden sebanyak 22 orang (63%). Persepsi masyarakat nelayan desa Tambun Raya kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara memiliki kategori sangat baik. Kategori Hubungan karakteristik dengan persepsi nelayan adalah kuat dan searah.
Strategi Pengembangan Pemasaran Produk Olahan Mangrove di Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara Erna Sihite; Ridar Hendri; Eni Yulinda
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pengembangan pemasaran merupakan salah satu dasar yang dipakai dalam menysusun perencanaan suatu usaha secara menyeluruh yang dapat dijadikan sebagai pedoman bagi segmen usaha dalam menjalankan kegiatannya, selain itu pentingnya juga strategi ini dikarenakan semakin kerasnya persaingan usaha pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan umum usaha pengolahan mangrove serta menganalisis trend pemasaran dan strategi pengembangan pemasarannya. Responden dalam penelitian ini seluruh anggota Kelompok Muara Tanjung yang berjumlah 17 orang, yang ditentukan secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan produk olahan mangrove masih menggunakan peralatan yang sederhana. Jenis produk yang dihasilkan ialah: kerupuk jeruju dijual dengan harga Rp 80.000/Kg, sirup pedada (Rp 12.000/250 ml) dan dodol api-api (Rp 40.000/Kg). Selanjutnya, dari hasil analisis SWOT strategi yang didapatkan ada 3 yaitu: (SO1) Melakukan pengembangan produk dengan meningkatkan kualitas produk yang lebih bervariatif; (ST1) Mempertahankan kualitas dan ciri khas dari produk mangrove dan (WO1) Melakukan promosi produk dengan mengedukasi konsumen dengan media cetak dan elektronik secara online.

Page 9 of 10 | Total Record : 100