cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1: June 2024" : 13 Documents clear
Hubungan Kualitas Air Minum dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Masbagik Baru Astawan, Wanda Januar; Sofyandi, Arif
Empiricism Journal Vol. 5 No. 1: June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i1.1923

Abstract

Timbulnya penyakit diare dipengaruhi oleh kualitas air minum yang terkontaminasi anorganik dan organik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas air minum dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Masbagik Baru Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya dalam penelitian ini adalah semua balita yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Masbagik Baru sebanyak 113 Orang, teknik pengambilan sampel menggunakan sistematik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang. Variabel independent dalam penelitian ini adalah kualitas air minum yang didapatkan dari hasil pemeriksaan kandungan bakteri Escherichia Coli (E-Coli) dan variabel dependen adalah kejadian diare didapatkan dari data skunder (buku registrasi) Puskesmas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dari hasil uji kualitas air minum keluarga (E-Coli) dan data skunder berupa buku register dari Puskesmas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analsis bivariat, sedangkan uji statistik yang di gunakan yakni uji chi square. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai probabilitas value (p-value) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 0,05, karena 0,000 < 0,05, maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas air minum dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Masbagik Baru Tahun 2024. Semakin baik kualitas air minum yang dikonsumsi, maka resiko terjadinya diare akan semakin kecil. Disarankan kepada orang tua agar memberikan air minum yang memenuhi syarat seperti terbebas dari bakteri, zat kimia, racun, dan limbah untuk menghindari terjadinya diare. The Relationship between Drinking Water Quality and Incidence of Diarrhea in Toddlers the Working Area of Masbagik Baru Health Center Abstract The emergence of diarrheal diseases is influenced by the quality of drinking water contaminated with inorganic and organic substances. The aim of this study is to determine the relationship between drinking water quality and the incidence of diarrhea in toddlers in the working area of Masbagik Baru Health Center in 2024. The research method used in this study is observational analytic with a cross-sectional design. The population in this study includes all toddlers residing in the working area of Masbagik Baru Health Center, totaling 113 individuals. The sampling technique used is systematic random sampling, with a total sample size of 53 individuals. The independent variable in this study is the quality of drinking water, obtained from the examination of Escherichia Coli (E-Coli) bacterial content, and the dependent variable is the incidence of diarrhea, obtained from secondary data (registration books) from the health center. Data collection techniques in this study use observation sheets from the results of family drinking water quality tests (E-Coli) and secondary data in the form of registration books from the health center. Data analysis in this study employs univariate and bivariate analysis, while the statistical test used is the chi-square test. Based on the statistical analysis using the Chi Square test, a p-value of 0.000 was obtained with a significance level of 0.05. Since 0.000 < 0.05, it is concluded that there is a significant relationship between drinking water quality and the incidence of diarrhea in toddlers in the working area of Masbagik Baru Health Center in 2024. The better the quality of drinking water consumed, the lower the risk of diarrhea. It is recommended that parents provide drinking water that meets the requirements, such as being free from bacteria, chemicals, toxins, and waste, to prevent the occurrence of diarrhea.
Hubungan Antara Kecakapan Berpikir Saintifik dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Pembelajaran Komputasi Terapan Fuaddunnazmi, M.; Safitri, Baiq Rina Amalia
Empiricism Journal Vol. 5 No. 1: June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i1.1955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecakapan berpikir saintifik dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran komputasi terapan. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) yang mengikuti mata kuliah komputasi terapan pada semester genap tahun akademik 2023/2024, dengan sampel sebanyak 30 mahasiswa yang di ambil menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes. Hasil pengujian validitas instrumen tes menggunakan metode corrected item-total correction atau bivariate pearson yaitu membandingkan skor amatan dengan keseluruhan skor total tes, dimana menunjukkan bahwa korelasi setiap butir soal dengan skor total pada kedua instrumen lebih besar daripada nilai r tabel sebesar 0,576, hal ini mengindikasikan bahwa instrumen layak untuk digunakan. Kedua instrumen juga reliabel untuk digunakan mengacu pada nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.912 untuk instrumen tes kecakapan berpikir saintifik dan 0,876 untuk tes kemampuan berpikir kritis. Uji prasyarat analisis berupa uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data terdistribusi normal (p > 0.05), dan uji linearitas menggunakan scatterplot dan analisis regresi menunjukkan hubungan linear antara kedua variabel (F = 3.148,181, p < 0.05). Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecakapan berpikir saintifik dan kemampuan berpikir kritis, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.996 (p = 0.000, p < 0.05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecakapan berpikir saintifik mahasiswa, semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritis mereka. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran komputasi terapan di Prodi PTI UNDIKMA dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan pembelajaran di program studi sejenis di perguruan tinggi lainnya. The Relationship Between Scientific Thinking Skills and Critical Thinking Abilities of Students in Applied Computing Learning Abstract This study aims to analyze the relationship between students' scientific thinking skills and critical thinking abilities in applied computing learning. The research design is correlational with a quantitative approach. The study population includes all students of the Information Technology Education (PTI) Study Program at Mandalika University of Education (UNDIKMA) who are enrolled in the applied computing course during the even semester of the 2023/2024 academic year, with a sample of 30 students selected using purposive sampling. The instrument used was a test. The validity test results of the test instrument using the corrected item-total correction or bivariate Pearson method, which compares the observed scores with the total test scores, showed that the correlation of each item with the total score on both instruments was greater than the table r value of 0.576, indicating that the instruments are suitable for use. Both instruments are also reliable, as indicated by the Cronbach's Alpha values of 0.912 for the scientific thinking skills test and 0.876 for the critical thinking skills test. The prerequisite analysis test using the Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk tests showed that the data were normally distributed (p > 0.05), and the linearity test using scatterplots and regression analysis showed a linear relationship between the two variables (F = 3.148,181, p < 0.05). The Pearson correlation analysis results showed a significant positive relationship between scientific thinking skills and critical thinking abilities, with a correlation coefficient of 0.996 (p = 0.000, p < 0.05). These findings indicate that the higher the students' scientific thinking skills, the higher their critical thinking abilities. The implications of this research provide a significant contribution in improving the quality of applied computing learning in the PTI Study Program at UNDIKMA and can serve as a reference for the development of similar study programs in other higher education institutions.
Perbandingan Sifat Fisika Mekanika Papan Laminasi Kombinasi Kayu (Rajumas, Kemiri, Sengon) dengan Bambu Petung Amin, Radjali; Wulandari, Febriana Tri
Empiricism Journal Vol. 5 No. 1: June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i1.1960

Abstract

Kayu dengan berat jenis dan kerapatan ringan sampai sedang lebih disukai sebagai bahan baku papan laminasi.  Beberapa jenis kayu yang memiliki kerapatan rendah antara lain kayu rajumas, kemiri, dan sengon. Kayu rajumas memiliki berat jenis ringan 0.26-0.35 sehingga masuk ke kelas kuat IV. Kayu kemiri memiliki berat jenis 0.36 termasuk dalam kelas kuat IV dan kelas awet V sehingga termasuk kayu dengan kualitas. Selanjutnya kayu sengon memiliki kerapatan 0.40 g/cm3, kelas kuat IV-V. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan sifat fisika mekanika papan laminasi yang terbuat dari kombinasi kayu rajumas-bambu petung, kemiri-bambu petung, sengon-bambu petung dan bambu petung. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisika maka papan laminasi kombinasi Rajumas Bambu Petung, Kemiri Bambu Petung, Sengon Bambu Petung dan papan laminasi Bambu Petung telah memenuhi standar JAS 234-2007 sementara untuk pengujian sifat mekanika (MoE dan MoR) belum memenuhi standar kecuali pada papan laminasi P1 (kombinasi kayu rajumas bambu petung) telah memenuhi standar (MoR). Pengujian analisis keragaman anova menunjukan pengujian sifat fisika dan mekanika berpengaruh nyata kecuali pada pengujian pengembangan tebal tidak berpengaruh nyata. Dari hasil kerapatan papan laminasi, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kelas kuat kayu menjadi kelas kuat III yang dapat difungsikan sebagai bahan konstruksi berat yang terlindungi (interior). Selain itu, dengan penonjolan ekspresi struktur kayu dan pemanfaatan teknologi laminasi pada material alamiah lainnya berupa bambu, menunjukkan bahwa dapat menjadi konstruksi alami yang memiliki karakter visual alam yang kuat dan juga struktur yang kuat. Comparison of Physical Mechanical Properties of Laminated Boards of (Rajumas, Candlenut, Sengon) with Petung Bamboo Combinations Abstract Wood with light to medium specific gravity and density is preferred as raw material for laminated boards.  Some types of wood that have low density include rajumas, candlenut, and sengon. Rajumas wood has a light specific gravity of 0.26-0.35 so it goes into strength class IV.  Pecan wood has a specific gravity of 0.36 including in strong class IV and durable class V so that it includes wood with quality. Furthermore, sengon wood has a density of 0.40 g/cm3, strength class IV-V. The purpose of this study was to compare the physical properties of laminated boards made from a combination of rajumas-petung bamboo, kemiri-petung bamboo, sengon-petung bamboo and petung bamboo. Based on the test results of physical properties, the laminated board combination of Rajumas Petung Bamboo, Kemiri Petung Bamboo, Sengon Petung Bamboo and Petung Bamboo laminated board has met the JAS 234-2007 standard while for testing mechanical properties (MoE and MoR) has not met the standard except for the P1 laminated board (combination of rajumas petung bamboo) has met the standard (MoR). Anova analysis of variance testing shows that testing of physical and mechanical properties has a real effect except for the thickness development test which has no real effect.From the laminated board density results, it can be concluded that there is an increase in the strength class of wood to strength class III which can be used as a protected heavy construction material (interior). In addition, by highlighting the expression of the wood structure and utilizing lamination technology on other natural materials such as bamboo, it shows that it can be a natural construction that has a strong natural visual character and also a strong structure.

Page 2 of 2 | Total Record : 13