cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
wimsolusiprima@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jolas.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Law, Administration, and Social Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28092295     DOI : -
Journal of Law, Administration, and Social Science merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di rumpun ilmu sosial, ilmu politik, dan humaniora. Sub rumpun Ilmu sosial terdiri dari bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Televisi dan Film, Manajemen Komunikasi dan Media, Komunikasi Penyiaran Islam, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Sosiologi, Antropologi, Ilmu Sosiatri, atau Kependudukan. Sub rumpun ilmu politik terdiri dari bidang Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial Politik, atau Kebijakan Publik. Sub rumpun ilmu humaniora terdiri dari bidang Ilmu Humaniora, Ilmu Sejarah, Ilmu Hukum, Notariat, Kriminologi, Ilmu Kepolisian, Ketahanan Nasional, Studi Pembangunan, Kajian Wilayah, Kajian Budaya, Arkeologi, atau Kepariwisataan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 4 (2025)" : 5 Documents clear
Tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan tentang swamedikasi di Institut Kesehatan Hermina pada kampus Jatinegara Fatah, Muhammad; Adiana, Sylvi; Arianti, Varda
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i4.1757

Abstract

Latar Belakang: Swamedikasi berpotensi menyebabkan reaksi obat yang merugikan, kegagalan pengobatan, interaksi antar obat, perkembangan resistensi antimikroba, dan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) didapatkan hasil persentase masyarakat yang melakukan pengobatan sendiri di DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar 85,46%. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel penelitian sebanyak 249 responden, pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket (kuesioner). Hasil: pengolahan data tingkat pengetahuan mahasiswa tentang swamedikasi diperoleh hasil sebanyak 197 responden 79,1% dengan kategori baik. Hasil pengolahan data sikap mahasiswa mengenai swamedikasi sebanyak 101 responden 40,56% dengan kategori cukup. Disarankan: Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan target responden diluar kampus jatinegara atau dengan metode yang berbeda.
Hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kota X Zai, Ingin Setia; Dedek, Zuhrina Aidha
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i4.1769

Abstract

Motivasi kerja merupakan dorongan dari dalam diri seseorang yang memengaruhi sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas untuk mencapai tujuan organisasi. Tingkat motivasi kerja yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kelas A Kota X. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 53 responden yang diambil melalui teknik random sampling dari total populasi 112 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar pegawai memiliki motivasi kerja rendah dan kinerja tinggi. Analisis bivariat dengan uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dan Prevalensi Ratio sebesar 23,692. Artinya, pegawai dengan motivasi kerja rendah memiliki kemungkinan 23,692 kali lebih besar untuk memiliki kinerja rendah dibandingkan pegawai dengan motivasi tinggi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya upaya peningkatan motivasi melalui pengembangan diri, penghargaan, dan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kinerja pegawai.
Pengaruh stres dan beban kerja terhadap kinerja perawat Rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan Lika, Natasya Putri; Wasiyem, Wasiyem; Suraya, Rani
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i4.1794

Abstract

Kinerja merupakan faktor penting dalam menjamin kualitas pelayanan rumah sakit. Rendahnya kinerja perawat dapat berdampak negatif terhadap keselamatan pasien dan citra institusi. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja perawat adalah stres kerja dan beban kerja yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proporsionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 43 perawat. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki stres kerja kategori sedang (58,1%), beban kerja dengan kategori sedang (65,1%), dan kinerja dalam kategori baik (88,4%). Hasil analisis juga menunjukkan bahwa stres kerja dan beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat (P < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres dan beban kerja, maka kinerja perawat cenderung menurun. Oleh karena itu, rumah sakit perlu melakukan evaluasi manajemen beban kerja serta memberikan dukungan psikologis kepada perawat untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.
Pengaruh pengalaman prestasi non-akademik terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa PKN STAN Aribowo, Irwan; Riandoko, Riko
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i4.1738

Abstract

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menyelenggarakan pendidikan di bidang keuangan negara untuk mendidik calon pegawai negeri sipil dengan keahlian khusus, seperti akuntansi, perpajakan, perbendaharaan negara, kepabeanan dan cukai, serta pengelolaan aset dan piutang. Sebagai institusi pendidikan, PKN STAN memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi kegiatan akademik maupun non-akademik agar proses pendidikan berlangsung secara optimal. Berangkat dari beragam kesimpulan dalam penelitian sebelumnya mengenai pengaruh prestasi non-akademik terhadap IPK, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam hubungan antara pengalaman prestasi non-akademik dengan Indeks Prestasi (IP) mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods concurrent embedded, dengan metode kuantitatif sebagai metode utama dan kualitatif sebagai pelengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa PKN STAN memiliki berbagai pengalaman prestasi non-akademik yang dapat dikelompokkan ke dalam sebelas kategori, yaitu pengurus OSIS, musik, kerohanian, paskibra, PMR, seni, ICT, jurnalis, KIR, bahasa, dan lainnya. Uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan IP antara mahasiswa yang memiliki prestasi non-akademik dengan yang tidak memilikinya. Namun, hasil kualitatif mengindikasikan bahwa beberapa aspek dalam pengalaman non-akademik dapat menjadi pendorong mahasiswa untuk mencapai performa akademik terbaiknya.
Tanggung jawab negara menurut UUD 1945 terhadap ancaman siber dan perang hibrida Silalahi, Wilma; Adeputri, Gesta Subysesa Maharwani
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i4.1830

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan dinamika geopolitik global telah melahirkan ancaman baru berupa serangan siber dan perang hibrida yang menguji ketahanan nasional Indonesia. Ancaman ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga non-militer melalui kebocoran data, serangan ransomware, serta disinformasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab negara menurut UUD 1945 dalam menghadapi ancaman siber dan perang hibrida, sekaligus menilai kecukupan kerangka hukum nasional yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pasal 30 UUD 1945 menegaskan negara sebagai aktor utama dalam menjamin pertahanan dan keamanan nasional, namun regulasi positif di Indonesia, seperti UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, dan UU ITE, masih lebih berorientasi pada ancaman konvensional. Hal ini menimbulkan celah hukum dalam menghadapi kompleksitas ancaman hibrida. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan pertahanan siber nasional yang lebih adaptif, integratif, dan sesuai dengan dinamika ancaman kontemporer.

Page 1 of 1 | Total Record : 5