cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ajp.almufi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Di Kuala No. 06 Mns Matang Pasi, Kec. Peudada, Kab. Bireuen, Aceh,
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Almufi Jurnal Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27765148     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Almufi jurnal Pendidikan didirikan sejak tahun 2021, jurnal ini di singkat dengan AJP. Almufi jurnal Pendidikan (AJP) menerima artikel berupa hasil penelitian pada bidang pendidikan secara umum. terkhusus pada perkembangan siswa, belajar dan pembelajaran, serta masalah lain yang berkaitan dengan dunia pendidikan. AJP terbit 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu April, Agustus, dan Desember. Nama terbitan berkala : Almufi Jurnal Pendidikan Judul terbitan sebelumnya : - Bulan dan tahun pertama kali terbit : April 2021 Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Volume 1 Nomor 1 (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Elektronik Alamat url terbitan : http://almufi.com/index.php/AJP
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1: April (2022)" : 5 Documents clear
Melalui Layanan Bimbingan Konseling Individu akan Meningkatkan Efikasi Diri pada Siswa SMK Negeri 3 Meulaboh Ida Rosdiana
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sangat diperlukan bagi peserta didik, termasuk bagi peserta didik yang kesulitan dalam proses pelaksanaan belajar mengajar, disekolah selalu ada permasalahan yang terjadi. Permasalahan yang di maksud adalah berupa kekurangan dan kelemahan dalam pembelajaran. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efikasi diri siswa di SMK negeri 3 meulaboh apakah memiliki efikasi  yang tinggi atau sebaliknya, semua  siswa sudah seharusnya meyakini bahwa ia harus yakin dalam malakukan sesuatu dalam hal pembelajaran. Adapun fenomena-fenomena  yang terjadi pada peserta didik tentang efikasi diri yang rendah diantaranya usaha para siswa dalam mendapatkan nilai yang bagus sering sekali menyimpang dan tidak jarang pula mereka melakukan kecurangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan konseling individual dan juga akan di temukan kemungkinan hambatannya hambatannya dalam meningkatkan efikasi diri siswa di SMK Negeri 3 Meulaboh. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan nilai efikasi diri siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 21,66% dan pada siklus ke II nilai efikasi diri siswa rata-rata 89.33%, namun ada beberapa siswa yang nilai efikasi diri ≤ 75% setelah diberikan layanan konseling individual. Dengan demikian konseling individual dalam meningkatkan efikasi diri siswa di SMK Negeri 3 Meulaboh dapat  diterapkan dan bisa juga ditiadakan.
Improving Students’ Present Progressive by using TPR Andrian Andrian
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses guru dalam meningkatkan Present Progressive siswa dengan menggunakan TPR, dan apakah siswa yang diajar dengan menggunakan metode TPR memiliki pemahaman yang lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode biasa dalam pengajaran Present Progressive Tense. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas satu MTsN 4 Aceh Besar. Dalam penelitian ini peneliti memilih dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk kelompok eksperimen peneliti mengumpulkan data dengan memberikan tes (pretest dan posttest). Berdasarkan analisis t-test, t-tabel untuk 52 adalah 1,67. Peneliti memperoleh t-score sebesar 16,15, sehingga t-score lebih tinggi dari nilai kritis pada tabel (t=16,15 > t tabel = 2,035) yang membuktikan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (h0) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan Total Physical Rensponse (TPR) memiliki perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar tanpa menggunakan Total Physical Rensponse (TPR) dalam Teaching Present Progressive Tense.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Daring pada Mata Kuliah Teori Belajar di STKIP Kusumanegara Jakarta Iswadi; Herinto Sidik Iriansyah
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran daring menggunakan media online selama pandemi covid-19 pada mata kuliah Teori Belajar .Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang fokus pada evaluasi pembelajaran menggunakan media online. Populasi penelitian yakni seluruh Mahasiswa/I semester 3 Jurusan Pendidikan Matematika  yang diajar pada matakuliah Teori belajar menggunakan metode daring. Sampel penelitian yakni Mahasiswa/i semester 3 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pembelajaran daring. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan mahasiswa menilai pembelajaran Teori belajar menggunakan media online sangat efektif (23,3%), sebagian besar mereka menilai efektif (46,7%), dan menilai biasa saja (22%). Meskipun ada juga mahasiswayang menganggap pembelajaran daring tidak efektif (8 %), dan sama sekali tidak ada (0%) yang menilai sangat tidak efektif. Akhirnya, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring Teori belajar selama pandemi covid-19,maka Dosen harus memenuhi dua belas  saran dari responden, yakni: (1) pembelajaran dilakukan melalui WhatsApp, Google Classroom, Zoom, Google Meet; (2) pemberian tugas Untuk di upload video ke Channel YouTube   (3) penilaian teman sejawat  melalui  Form Penilaian yang telah diberikan oleh Dosen secara daring (4)pemberian materi pembelajaran yang ringkas; (5 ) Dosen perlu menetapkan ukuran file Video yang akan di upload  ke  Channel YouTube supaya tidak terlalu berat untuk menghemat kuota; (6) pemilihan materi dalam video harus berdasarkan kriteria bahasa yang mudah dipahami; (7) tetap memberikan materi sebelum penugasan; (8) pemberian soal yang variatif dan berbeda tiap  mahasiswa ; (9) pemberian tugas harus disertakan cara kerjanya; (10) memberikan tugas sesuai dengan jadwal pelajaran; (11) mengingatkan mahasiswa jika ada tugas yang diberikan; dan(12) Mengurangi tugas.
Usaha Orang Tua dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Indra Maiyoga
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Orang Tua Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan  hasil analisa data penelitian penulis tentang Peran Orang Tua Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dikategorikan “Kurang Baik” karena berada pada rentang 50% - 75% yaitu 61,75%.Faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Faktor pertama yaitu keluarga, khususnya pendidikan orang tua, dimana anak pada awalnya mendapatkan pendidikan adalah pada orang tua, pendidikan orang tua yang berbeda-beda tentu akan menghasilkan pendidikan di rumah berbeda-beda pula, keluarga merupakan hal yang utama atau merupakan hal yang inti dalam proses membimbing anak, juga keluarga harus saling tolong menolong dalam mendidik dan membimbing anak remaja kepada hal yang positif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian hubungan antara ibu dan ayah harus harmonis agar anak merasa nyaman dan aman di rumah.Faktor yang kedua adanya factor lingkungan masyarakat, tokoh adat, agama dan pemerintahan desa harus sama-sama membimbing untuk menganggulanginya.Faktor yang ketiga yaitu sekolah termasuk di dalamnya guru, pelajaran dan tugas-tugas sekolah yang diberikan kepada anak, apakah menunjang pendidikan anak atau tidak.
Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Ahmad Rustam; Maya Yuliana Ahmad; Itsnain Al Fajri Husain
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan model pembelajaran kontekstual. (2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan model pembelajaran konvensional. (3) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara model pembelajaran kontekstual lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Pada kelas eksperimen pembelajaran menggunakan model pembelajaran kontekstual, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Sampel penelitian ialah siswa kelas VI di dua sekolah yakni berjumlah 15 orang siswa SDN 1 Moramo dan 17 orang siswa SDN 11 Moramo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) dari nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual terdapat peningkatan terhadap hasil kemampuan komunikasi matematis siswa. (2) dari nilai rata-rata pretest dan posttest kelas kontrol tersebut terjadi signifikan dan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran konvensional terdapat peningkatan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. (3) Nilai rata-rata N-Gain eksperimen sebesar 0.6364 termasuk kategori sedang, dan nlai rata-rata N-Gain control sebesar 0.2229 termaksud dalam kategori kurang. Peningkatan kemampuan komunikais matematis siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol.

Page 1 of 1 | Total Record : 5