cover
Contact Name
Bambang Eka Purnama
Contact Email
masbambangnet@gmail.com
Phone
+6287736223737
Journal Mail Official
masbambangnet@gmail.com
Editorial Address
Kompleks APMMI - Jl. Bangak Simo KM 7, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah 57376
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
ISSN : 19799330     EISSN : 20880154     DOI : -
Jurnal SPEED adalah majalah ilmiah untuk menampung publikasi riset yang dilakukan oleh dosen, guru dan praktisi agar bisa di kritisi banyak masyarakat sehingga menadpat kemanfaatan dalam kehidupan. Scope jurnal diantaranya adalah ilmu komputer, pemrograman, pendidikan, ebussines dan lingkup disekitarnya
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017" : 11 Documents clear
Analisa Perancangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Arab Pegon Berbasis Android Noor Latifah - Universitas Muria Kudus
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.373 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.4

Abstract

Abstract - Multimedia interactive learning is one medium that can be used to interact in the learning process from two directions. Current technological developments also affect the development of multimedia learning applications that are currently very widely used and utilized in the education world one of them is by utilizing android operating system. Analyzing the interactive multimedia learning design of the pegon-based android aron is designed to help facilitate the learning of pegon arab for students / students interactively, effectively and efficiently because not all students / santri come from one region or same area and can be used for the teacher in developing learning model in accordance with technological developments in the hope of achieving the goal of the learning process either from the students / students and from the teacher. The result of the analysis is the result of Interactive Multimedia interactive design of arabic android based pegon made using UML modeling language.Keywords: pegon, multimedia, learning, android Abstrak – Multimedia pembelajaran interaktif merupakan salah satu media yang bisa digunakan untuk berinteraksi dalam proses pembelajaran dari dua arah. Perkembangan teknologi saat ini juga mempengaruhi perkembangan aplikasi multimedia pembelajaran yang saat ini sudah sangat banyak digunakan dan dimanfaatkan di dunia pendidikan salah satunya yakni dengan memanfaatkan sistem operasi android. Analisa perancangan multimedia pembelajaran interaktif arab pegon berbasis android ini dibuat dengan tujuan membantu memudahkan pembelajaran arab pegon bagi pelajar/santri secara interaktif, efektif serta efisien  dikarenakan tidak semua pelajar/santri berasal dari satu wilayah atau daerah yang sama serta bisa digunakan untuk pihak pengajar dalam mengembangkan model pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi dengan harapan bisa tercapai tujuan dari proses pembelajaran baik dari pihak pelajar/santri maupun dari pihak pengajar. Hasil Analisa yaitu dihasilkan Perancangan Multimedia pembelajaran interaktif arab pegon berbasis android yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemodelan UML.Kata kunci:  pegon, multimedia, pembelajaran, android
SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA CV. BAMBU JAYA JAKARTA Nandang Iriadi; Ade Ustami Indrasari - AMIK BSI Jakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.985 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.278

Abstract

Description: The more advanced and growing world of online business products online at this time, making Internet technology plays an important role in supporting the course of a business. CV. Bambu Jaya Jakarta sells character mattresses or carpets made of rafsur and other supporting materials. In running its business there are some obstacles that happened that is less effective marketing media through catalog and recommendation from buyer to buyer. In the sales system process is still conventional, the consumer must come directly to CV.Bambu Jaya to buy or get information about the products that consumers want. Problems in the management of documents on CV.Bambu Jaya is still manual, that is by recording in the documents - documents related to product sales.Keywords: Information Systems, Sales, Web Based. Deskripsi : Semakin maju dan berkembangnya dunia usaha penjualan produk secara online pada saat ini, menjadikan teknologi internet berperan penting dalam menunjang jalannya sebuah usaha tersebut. CV. Bambu Jaya Jakarta menjual kasur karakter atau karpet yang terbuat dari bahan rafsur dan bahan pendukung lainnya. Dalam menjalankan usahanya ada beberapa kendala yang terjadi yaitu media pemasaran yang kurang efektif melalui katalog dan rekomendasi dari pembeli ke pembeli. Pada proses sistem penjualan masih bersifat konvensional yaitu, konsumen harus datang langsung ke CV.Bambu Jaya untuk membeli atau mendapatkan informasi mengenai produk yang konsumen inginkan. Permasalahan pada pengelolaan dokumen pada CV.Bambu Jaya pun masih bersifat manual, yaitu dengan melakukan pencatatan dalam dokumen – dokumen yang terkait dengan penjualan produk.Kata Kunci : Berbasis Web, Penjualan, Sistem Informasi.
Audit Pengaruh Perceived Organizational Support dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behaviour Dosen STMIK STIKOM Bali Menggunakan Cobit 4.1 Paula Dewanti - STMIK STIKOM Bali
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.892 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.60

Abstract

Sejalan dengan perkembangan dunia usaha yang semakin pesat, yang melibatkan Teknologi Informasi (TI), menyebabkan meningkatnya permintaan akan tenaga kerja TI. Hal ini diikuti dengan kemunculan kampus-kampus TI baru yang menyebabkan persaingan antar kampus berlangsung semakin kompetitif dikarenakan adanya tuntutan akan lulusan yang berkualitas, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi berupa hasil kerja yang maksimal demi tercapainya tujuan yang diharapkan oleh pasar. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari keterkaitan akan ketersediaan Dosen yang memenuhi standar dan kualifikasi. STMIK STIKOM Bali, sebagai salah satu perguruan tinggi swasta, yang meraih peringkat 3 nasional dan peringkat 1 Bali Nusra, diharapkan dapat menjadi kampus tujuan utama bagi para Dosen berkualitas untuk mengabdi. Perceived Organizational Support (POS) adalah persepsi karyawan mengenai sejauh mana organisasi dapat memberi dukungan pada karyawan. Pada penelitian ini merupakan kondisi karyawan, dalam hal ini para Dosen, yang merasa bahwa institusi (STMIK STIKOM Bali) dapat menghargai kontribusi mereka. POS pada Dosen dapat muncul melalui kebijakan dan praktik organisasi yang adil, baik terhadap dosen tetap maupun dosen home-based, melalui penghargaan dan kondisi kerja. Organizational Citizenship Behaviour (OCB) merupakan perilaku positif bagi perusahaan yang sifatnya non-formal karena karyawan menolong dengan sukarela diluar dari pekerjaan formal yang telah diberikan oleh organisasi tanpa adanya penghargaan. OCB pada penelitian ini merupakan suatu kondisi para Dosen,  yang saling membantu rekan Dosen lainnya, baik dosen tetap maupun dosen home-based, mengajukan diri untuk melakukan pekerjaan ekstra, melindungi properti kampus STMIK STIKOM Bali, menghindari konflik yang tidak perlu, menghormati peraturan yang berlaku, memberikan saran-saran yang membangun, serta rasa toleransi terhadap gangguan terkait proses perkuliahan. OCB menunjukkan peranan penting terhadap efektifitas organisasi. Sebuah organisasi dikatakan efektif bila keinginan keluar karyawan rendah dan kepuasan kerjanya tinggi. Jika karyawan memiliki tingkat OCB yang tinggi maka akan menurunkan keinginan keluar, sebaliknya jika OCB rendah maka akan meningkatkan keinginan keluar. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman, gambaran serta penjelasan yang dapat dianalisis secara akurat ke dalam bentuk angka sehingga dapat dianalisa menggunakan statistic serta dapat menginterprestasikan hasil analisis dari OCB terhadap komitmen organisasi pada Dosen STMIK STIKOM Bali.  Data yang diperoleh dari survey menggunakan POS kemudian diolah menggunakan framework Cobit 4.1. untuk menghasilkan Maturity Level baik kematangan aktual maupun target ekspektasi. Hasil dari penelitian ini berupa nilai skala Maturity Models dan rekomendasi yang dituangkan dalam OFI (Opportunities For Improvement) kepada pihak manajemen STMIK STIKOM Bali untuk mendukung peningkatan kualitas Dosen dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan masukan masukan yang berarti bagi STMIK STIKOM Bali.
Komparasi Algoritma C.45 Dan Backpropagation Untuk Klasifikasi Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks Antropometri Bb/U Dan BB/PB - Amik BSI Karawang, Nani Purwati; Agustina, Candra; - Amik BSI Yogyakarta, Gunawan Budi S
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.547 KB)

Abstract

Abstract - Toddler is the next generation successor of the nation. While the age of a toddler is a golden period, so from that toddler must grow and develop optimally to be a next generation of quality nation. Toddlers will grow and develop optimally if nutrition is met well. It is important to pay attention to the nutritional status of children under five that is the benchmark of a nation and society at large. The nutritional status of children can be determined based on the anthropometry index of BB / Udan BB / PB using WHO-NCHS standard. This research is a continuation of previous research aimed to comparation algorithm of C.45 and Backpropagation for classification of under five nutrition status based on anthropometry index of BB / U and BB / PB which will result in very lean, thin, normal and fat status. Variables used in this study were gender, age, weight, height, and economic status. The results of this study obtained the most accurate method for the classification of nutritional status of children using backpropagation algorithm with accuracy of 96.08% and kappa 0.907. While the algorithm C.45 obtained accuracy of 88.24% and kappa 0.725.Keywords: nutritional status, toddlers, comparison, algorithm C.45, backpropagation Abstrak - Balita adalah calon penerus generasi bangsa. Sedangkan usia balita adalah masa emas, maka dari itu balita harus tumbuh dan berkembang dengan optimal untuk bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Balita akan tumbuh dan berkembang dengan optimal jika gizi terpenuhi dengan baik. Penting untuk memperhatikan status gizi balita yang tolak ukur keadaan suatu bangsa dan masyarakat secara luas. Status gizi balita dapat ditentukan berdasarkan indeks antropometri BB/Udan BB/PB dengan menggunakan standar baku WHO-NCHS. Penelitian ini yang merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya bertujuan melakukan komparasi algoritma C.45 dan Backpropagation untuk klasifikasi status gizi balita berdasarkan indeks antropometri BB/U dan BB/PB yang akan menghasilkan status sangat kurus, kurus, normal dan gemuk. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis kelamin, umur, berat badan, tinggi badan, dan status ekonomi. Hasil dari penelitian ini diperoleh metode yang paling akurat untuk klasifikasi status gizi balita yaitu menggunakan metode algoritma backpropagation dengan accuracy sebesar 96,08% dan kappa 0,907. Sedangkan pada algoritma C.45 diperoleh nilai accuracy sebesar 88,24% dan kappa 0,725.Kata Kunci: status gizi, balita, komparasi, algoritma C.45, backpropagation 
Analisa Dan Rancang Bangun Customer Relationship Management Pada BKAD Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Listiarini Edy Sudiati; Didik Purwanto - STIMIK AKI PATI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.274 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.569

Abstract

Abstract - The rapid development of technology makes it easier for human to do many things. Although there are still many people who are not so follow the development tehknologi, so it causes a problem. As in BKAD still use less efficient system. Therefore the authors make a web-based system design to overcome the problems that occur, by designing CRM to maintain good relationships between BKAD and Society. Using pieces analysis to identify design problems and modeling using UML as a development methodology and depiction of the system to be created, it is considered sufficient to design CRM which will solve the problems in BKAD. Hopefully with this matter BKAD and community relations will get better.Keywords: CRM, Web, Analysis Pieces, UML Abstrak - Perkembangan teknologi yang semakin pesat memudahkan manusia dalam melakukan banyak hal. Walaupun begitu masih banyak orang yang tidak begitu mengikuti perkembangan tehknologi, sehingga hal tersebut menimbulkan permasalahan. Seperti di BKAD yang masih menggunakan sistem yang kurang efisien. Maka dari itu penulis membuat rancangan sistem yang berbasis web untuk mengatasi masalah yang terjadi, dengan merancang CRM untuk menjaga hubungan baik antara BKAD dan Masyarakat. Dengan menggunakan analisa pieces untuk mengidentifikasi masalah dan pemodelan desain menggunakan UML sebagai metodologi pengembangan dan penggambaran sistem yang akan dibuat, dirasa sudah cukup untuk merancang CRM yang nantinya dapat mengatasi permasalahan di BKAD. Semoga dengan hal ini hubungan BKAD dan masyarakat menjadi semakin baik.Katakunci: CRM, Web, Analisa Pieces, UML
Pengujian Sistem Informasi Pengelolaan Pelatihan Kerja Upt. BLK Kabupaten Kudus dengan Metode Whitebox Testing Yudie Irawan. - Universitas Muria Kudus
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.728 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.353

Abstract

Abstrak - Kegiatan Rekayasa perangkat lunak tidak akan lepas dari aktifitas pengujian(testing). Metode pengujian telah berkembang seiring dengan berkembangnya teori rekayasa software.  Penelitian ini merupakan salah satu eksperimen penerapan pengujian unit pada sistem yang telah dibangun pada penelitan sebelumnya.  Pengujian unit pada sistem ini menggunakan metode pengujian white box testing.  Metode penelitian ini mengambil beberapa tahapan pada siklus pengujian sistem(Software Testing Life Cycle) yang meliputi Requirement Analysis, Test Planning, Test Case Development, Environtment Setup, Test Execution dan Test Cycle Closure.  Pengujian white box adalah metode desain test case yang menggunakan struktur kendali dari desain prosedural.  Hasil penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui tingkat kesiapan sistem pada tahap implementasi. Walaupun masih ada pengujian lainnya, namun pengujian dengan metode whitebox testing merupakan awal dari rangkaian pengujian sistem, dimana pengujian lainnya dapat dilakukan setelah melewati metode ini.  Hasil dari penelitian ini berupa dokumentasi pengujian yang akan menyajikan tingkat kelayakan sistem sesuai dengan kaidah logika algoritma dan cara kerja sistem. Kata kunci: pengujian, unit, white box, software testing life cycle Abstrak - Kegiatan Rekayasa perangkat lunak tidak akan lepas dari aktifitas pengujian(testing). Metode pengujian telah berkembang seiring dengan berkembangnya teori rekayasa software.  Penelitian ini merupakan salah satu eksperimen penerapan pengujian unit pada sistem yang telah dibangun pada penelitan sebelumnya.  Pengujian unit pada sistem ini menggunakan metode pengujian white box testing.  Metode penelitian ini mengambil beberapa tahapan pada siklus pengujian sistem(Software Testing Life Cycle) yang meliputi Requirement Analysis, Test Planning, Test Case Development, Environtment Setup, Test Execution dan Test Cycle Closure.  Pengujian white box adalah metode desain test case yang menggunakan struktur kendali dari desain prosedural.  Hasil penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui tingkat kesiapan sistem pada tahap implementasi. Walaupun masih ada pengujian lainnya, namun pengujian dengan metode whitebox testing merupakan awal dari rangkaian pengujian sistem, dimana pengujian lainnya dapat dilakukan setelah melewati metode ini.  Hasil dari penelitian ini berupa dokumentasi pengujian yang akan menyajikan tingkat kelayakan sistem sesuai dengan kaidah logika algoritma dan cara kerja sistem. Kata kunci: pengujian, unit, white box, software testing life cycle
Analisa Dan Rancang Bangun Customer Relationship Management Pada BKAD Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Listiarini Edy Sudiati; Didik Purwanto - STIMIK AKI PATI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.274 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i3.42

Abstract

Abstract - The rapid development of technology makes it easier for human to do many things. Although there are still many people who are not so follow the development tehknologi, so it causes a problem. As in BKAD still use less efficient system. Therefore the authors make a web-based system design to overcome the problems that occur, by designing CRM to maintain good relationships between BKAD and Society. Using pieces analysis to identify design problems and modeling using UML as a development methodology and depiction of the system to be created, it is considered sufficient to design CRM which will solve the problems in BKAD. Hopefully with this matter BKAD and community relations will get better.Keywords: CRM, Web, Analysis Pieces, UML Abstrak - Perkembangan teknologi yang semakin pesat memudahkan manusia dalam melakukan banyak hal. Walaupun begitu masih banyak orang yang tidak begitu mengikuti perkembangan tehknologi, sehingga hal tersebut menimbulkan permasalahan. Seperti di BKAD yang masih menggunakan sistem yang kurang efisien. Maka dari itu penulis membuat rancangan sistem yang berbasis web untuk mengatasi masalah yang terjadi, dengan merancang CRM untuk menjaga hubungan baik antara BKAD dan Masyarakat. Dengan menggunakan analisa pieces untuk mengidentifikasi masalah dan pemodelan desain menggunakan UML sebagai metodologi pengembangan dan penggambaran sistem yang akan dibuat, dirasa sudah cukup untuk merancang CRM yang nantinya dapat mengatasi permasalahan di BKAD. Semoga dengan hal ini hubungan BKAD dan masyarakat menjadi semakin baik.Katakunci: CRM, Web, Analisa Pieces, UML
Audit Pengaruh Perceived Organizational Support dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behaviour Dosen STMIK STIKOM Bali Menggunakan Cobit 4.1 - STMIK STIKOM Bali, Paula Dewanti
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.892 KB)

Abstract

Sejalan dengan perkembangan dunia usaha yang semakin pesat, yang melibatkan Teknologi Informasi (TI), menyebabkan meningkatnya permintaan akan tenaga kerja TI. Hal ini diikuti dengan kemunculan kampus-kampus TI baru yang menyebabkan persaingan antar kampus berlangsung semakin kompetitif dikarenakan adanya tuntutan akan lulusan yang berkualitas, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi berupa hasil kerja yang maksimal demi tercapainya tujuan yang diharapkan oleh pasar. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari keterkaitan akan ketersediaan Dosen yang memenuhi standar dan kualifikasi. STMIK STIKOM Bali, sebagai salah satu perguruan tinggi swasta, yang meraih peringkat 3 nasional dan peringkat 1 Bali Nusra, diharapkan dapat menjadi kampus tujuan utama bagi para Dosen berkualitas untuk mengabdi. Perceived Organizational Support (POS) adalah persepsi karyawan mengenai sejauh mana organisasi dapat memberi dukungan pada karyawan. Pada penelitian ini merupakan kondisi karyawan, dalam hal ini para Dosen, yang merasa bahwa institusi (STMIK STIKOM Bali) dapat menghargai kontribusi mereka. POS pada Dosen dapat muncul melalui kebijakan dan praktik organisasi yang adil, baik terhadap dosen tetap maupun dosen home-based, melalui penghargaan dan kondisi kerja. Organizational Citizenship Behaviour (OCB) merupakan perilaku positif bagi perusahaan yang sifatnya non-formal karena karyawan menolong dengan sukarela diluar dari pekerjaan formal yang telah diberikan oleh organisasi tanpa adanya penghargaan. OCB pada penelitian ini merupakan suatu kondisi para Dosen,  yang saling membantu rekan Dosen lainnya, baik dosen tetap maupun dosen home-based, mengajukan diri untuk melakukan pekerjaan ekstra, melindungi properti kampus STMIK STIKOM Bali, menghindari konflik yang tidak perlu, menghormati peraturan yang berlaku, memberikan saran-saran yang membangun, serta rasa toleransi terhadap gangguan terkait proses perkuliahan. OCB menunjukkan peranan penting terhadap efektifitas organisasi. Sebuah organisasi dikatakan efektif bila keinginan keluar karyawan rendah dan kepuasan kerjanya tinggi. Jika karyawan memiliki tingkat OCB yang tinggi maka akan menurunkan keinginan keluar, sebaliknya jika OCB rendah maka akan meningkatkan keinginan keluar. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman, gambaran serta penjelasan yang dapat dianalisis secara akurat ke dalam bentuk angka sehingga dapat dianalisa menggunakan statistic serta dapat menginterprestasikan hasil analisis dari OCB terhadap komitmen organisasi pada Dosen STMIK STIKOM Bali.  Data yang diperoleh dari survey menggunakan POS kemudian diolah menggunakan framework Cobit 4.1. untuk menghasilkan Maturity Level baik kematangan aktual maupun target ekspektasi. Hasil dari penelitian ini berupa nilai skala Maturity Models dan rekomendasi yang dituangkan dalam OFI (Opportunities For Improvement) kepada pihak manajemen STMIK STIKOM Bali untuk mendukung peningkatan kualitas Dosen dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan masukan masukan yang berarti bagi STMIK STIKOM Bali.
Penerapan Model Green Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Batik Bakaran Alfa Puryono, Daniel; - STMIK AKI Pati, Samuel Yoga Kurniawan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.139 KB)

Abstract

AbstractIn this research will be an assessment of Green Supply Chain Management (GSCM) process to improve performance and competitiveness of SMEs Batik Bakaran. Because based on general purpose of SMEs that is improve performance and cooperation between SMEs. It can also increase profits by reducing risks and environmental impacts. In the research uses Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR) model and Analitycal Hierarchy Process (AHP). Green SCOR model is used to define environmentally friendly criteria of the process source,make,deliver and return. Then performance measurement for each of these criteria. By using performance attributes of reliability, responsiveness, agility, cost and asset management. While the AHP method is used to give weight and ranking on the criteria and alternative criteria of factors that support the competitiveness of SMEs. Data collection was done through interview technique and questionnaire. Then the analysis of competitiveness criteria that includes increased production volume and increased market share both domestic and export. From the results of the analysis obtained the level of competitiveness of SMEs is still minimal and not pay attention environmentally friendly factors. only on the production process is good enough to get 57.9%. So owners of SMEs need to monitor and pay attention to performance and factors that affect environmentally friendly, so that have a high competitiveness. Keywords : GSCM, Green SCOR, AHP, Competitiveness, SMEs Batik. Abstrak Pada penelitian ini akan dilakukan penilaian terhadap proses Green Supply Chain Management (GSCM) untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM Batik Bakaran. Karena berdasarkan pada tujuan umum UMKM yaitu meningkatkan kinerja dan kerjasama antara UMKM. Sekaligus bisa meningkatkan keuntungan dengan cara menurunkan risiko dan dampak lingkungan. Penelitian ini menggunakan model Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR) dan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Model Green SCOR digunakan untuk menentukan kriteria ramah lingkungan dari proses pengadaan, produksi, pengiriman dan pengembalian. Kemudian dilakukan pengukuran kinerja untuk masing-masing kriteria tersebut. Dengan mengunakan atribut kinerja yaitu reliability, responsivity, aglity, cost dan asset management. Sedangkan metode AHP digunakan untuk memberi bobot dan perangkingan pada kriteria serta alternatif kriteria dari faktor-faktor yang mendukung daya saing UMKM. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara dan kuisioner. Kemudian dilakukan analisa terhadap kriteria daya saing yang mencakup meningkatnya volume produksi dan meningkatnya pangsa pasar baik domestik maupun ekspor. Dari hasil analisis tersebut diperoleh tingkat daya saing UMKM masih minim serta belum memeperhatikan faktor ramah lingkungan. hanya pada proses produksi cukup baik dengan mendapat 57,9%. Jadi pemilik UMKM perlu memantau dan memperhatikan kinerja serta faktor yang mempengarui ramah lingkungan, sehingga mempunya daya saing yang tinggi. Keywords  : GSCM, Green SCOR, AHP, Daya Saing, UMKM Batik.
Peningkatan Daya Saing Daerah di Kalimantan Tengah untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Teknologi Informasi: Kerangka Pelatihan Keterampilan Sosio-Teknis Agung Prabowo - STMIK Palangka Raya; Ika S. Windiarti - Universitas Tridharma Balikpapan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v9i3.354

Abstract

Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Speed April 2023 Vol 14, No 4 (2022): Speed Oktober 2022 Vol 14, No 3 (2022): Speed Juli 2022 Vol 14, No 2 (2022): Speed April 2022 Vol 14, No 1 (2022): Speed Januari 2022 Vol 13, No 4 (2021): Speed Oktober 2021 Vol 13, No 3 (2021): Speed Juli 2021 Vol 13, No 2 (2021): Speed April 2021 Vol 13, No 1 (2021): Speed Januari 2021 Vol 12, No 4 (2020): Speed Oktober 2020 Vol 12, No 3 (2020): Speed Juli 2020 Vol 12, No 2 (2020): Speed Mei 2020 Vol 12, No 1 (2020): Speed Januari 2020 Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 3 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 2 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019 Vol 10, No 4 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 3 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 2 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 2 (2015): Speed 2015 Vol 5, No 3 (2013): Speed 20013 Vol 10, No 1 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 2 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 1 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 3 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 2 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 1 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 4 (2015): Speed 2015 Vol 7, No 3 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 4 (2014): Speed 2014 Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014 Vol 6, No 1 (2014): Speed 2014 Vol 5, No 4 (2013): Speed 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013 Vol 4, No 4 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed April 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed Januari 2012 Vol 3, No 4 (2011): Speed Oktober 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed Juli 2011 Vol 2, No 4 (2010): Speed Oktober 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed Juli 2010 Vol 1, No 4 (2009): Speed Oktober 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed April 2009 Vol 7, No 1 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 3 (2014): Seed 2014 Vol 5, No 2 (2013): Speed 2013 Vol 3, No 2 (2011): Speed April 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed Januari 2009 Vol 2, No 2 (2010): Speed April 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed Januari 2010 Vol 1, No 3 (2009): Speed Juli 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed Januari 2009 More Issue