cover
Contact Name
Bambang Eka Purnama
Contact Email
masbambangnet@gmail.com
Phone
+6287736223737
Journal Mail Official
masbambangnet@gmail.com
Editorial Address
Kompleks APMMI - Jl. Bangak Simo KM 7, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah 57376
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
ISSN : 19799330     EISSN : 20880154     DOI : -
Jurnal SPEED adalah majalah ilmiah untuk menampung publikasi riset yang dilakukan oleh dosen, guru dan praktisi agar bisa di kritisi banyak masyarakat sehingga menadpat kemanfaatan dalam kehidupan. Scope jurnal diantaranya adalah ilmu komputer, pemrograman, pendidikan, ebussines dan lingkup disekitarnya
Articles 566 Documents
Perancangan Database Dan Sistem Informasi Terkomputerisasi Atas Siklus Pembelian Resti Lia Andharsaputri - Universitas BSI PSDKU Pontianak
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v11i1.363

Abstract

Abstrak – Perancangan database dan sebuah sistem informasi terkait kegiatan operasional dalam sebuah perusahaan menjadi hal utama yang harus mulai diperhitungkan. Karena, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, sebuah database dan sistem informasi yang sudah terkomputerisasi akan memudahkan perusahaan dalam pengolahan datanya, memudahkan juga bagi para karyawan dalam bekerja sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat terselesaikan, efektif dan efisien. Apalagi jika perusahaan tersebut dalam langkah awal mulai berkembang. Dalam perancangan database dan sistem informasi untuk sebuah sistem pembelian ini, dengan menggunakan metode SDLC (Sistem Development Life Cycle) akan membahas bagaimana prosedur sebuah sistem pembelian, desain prosedur dalam bentuk diagram flow, rancangan database dalam bentuk ERD, LRS, sekaligus desain interface dari hasil implementasi menggunakan Delphi 7.0.  Diharapkan sistem ini dapat membantu kinerja para karyawan, memudahkan dalam pengelolaan data, mengurangi tingkat kesalahan serta kendala-kendala yang terjadi selama penggunaan sistem manual serta dapat menghasilkan informasi yang akurat sesuai kebutuhan. Kata Kunci: Perancangan Database, Sistem Informasi Pembelian, Delphi 7.0 Abstract - Database design and an information system related to operational activities in a company are the main things that must be taken into account. Because, by utilizing technological advancements, a computerized database and information system will make it easier for companies to process their data, making it easier for employees to work so that the work becomes faster, effective and efficient. Especially if the company starts developing in the first step. In designing databases and information systems for a purchase system, using the SDLC method (System Development Life Cycle) will discuss the procedure of a purchasing system, design procedures in the form of flow diagrams, database design in the form of ERD, LRS, as well as the interface design of the results implementation using Delphi 7.0. It is expected that this system can help the performance of employees, facilitate data management, reduce error rates and constraints that occur during the use of manual systems and can produce accurate information as needed. Keywords: Database Design, Purchase Information Sistem, Delphi 7.0
Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Pada Desa Ngadirejan Atik Rusmayanti - Universitas Surakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v6i2.263

Abstract

Abstract : Ngadirejan village office is the government authority which is located at Gondang street No.2, Ngadirejan village, Pringkuku sub district. At this moment, Ngadirejan village office still usedconventional information system, this is by noting then by recaping again to make income andoutcome report. This system has mane weakness, namely there is enable an error and report makingprocess. This research has goal to produce finances management which is faster, useful, effective andefficient in Ngadirejan village office. To support this research, data collecting technique was done byobservasing, literature and interview. The result, of this research is to ease government official inNgadirejan village office in managing finances, to help input data, cash report, and it can be minimizedan error. It can also to optimize the data safety.Keywords : Finances Management, Information SystemAbstraksi : Kantor Desa Ngadirejan merupakan instansi pemerintahan yang beralamat di Jl. GondangNo. 2, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku. Saat ini Kantor desa Ngadirejan menggunakan sisteminformasi secara konvensional yaitu pencatatan pengelolaan keuangan pada sebuah buku, kemudiandirekap kembali untuk membuat laporan pendapatan dan pengeluaran uang. Sistem yang adatersebut mempunyai banyak kekurangan diantaranya memungkinkan adanya kesalahan, maupundalam proses pembuatan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sisteminformasi pengelolaan keuangan yang lebih cepat, tepat guna, efektif dan efisien pada kantor desaNgadirejan. Guna menunjang penelitian ini, metode pengumpulan data dilakukan dengan caraobservasi, studi kepustakaan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah mempermudah pihakkantor desa Pringkuku dalam proses pengelolaan keuangan, membantu dalam proses penginputandata, pencarian data, dan laporan data uang, dapat meminimalisasi adanya kesalahan danmengoptimalkan keamanan data.Kata Kunci : Pengelolaan Uang, Sistem Informasi
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMP MUHAMMADIYAH 7 SURAKARTA Arip Aryanto .
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v5i1.397

Abstract

ABSTRAKSI – Sistem Informasi Perpustakaan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta masih menggunakan cara manual yaitu pencatatan peminjaman , pengembalian , data koleksi ,data anggota dan denda , sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan informasi yang diinginkan . Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi perpustakaan yang memadai untuk memproses pendataan anggota , data koleksi , proses peminjaman , pengembalian , denda , dan menghasilkan informasi yang cepat dan tepat. Dengan memanfaatkan “Sistem Informasi Perpustakaan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta” ini maka tingkat pelayanan kepada siswa, karyawan serta guru menjadi lebih baik dari sebelumnya,Kata Kunci : Sistem Informasi Perpustakaan
Sistem Informasi Pembayaran Les Pada Lembaga Bimbingan Belajar Be Excellent Pacitan Putri Wulan Septiantari .
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 7, No 2 (2015): Speed 2015
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v7i2.296

Abstract

ABSTRACT :The Be Excellent Learning Institute Mentoring of Pacitan is one of the institution who develop rapidly, it can be seen from amount of students that studies there and the amount of teachers. The increasing of amount of students day each day make this institution face difficulties to manage the payment of students. This instituion no use information system yet, due to it in this research will developed one of payment system. This information system called payment  information system for course at Be Excellent Learning Institute Mentoring of PacitanThis thesis will explain the activities and results produced from each process. Design Payment Information System for Course conducted completely, while its implementation are limited only in input data, search data and conclude data. All of the step that has be done or has not yet, it will be discussed in the end of the finall task.Therefore, in this thesis,the payment system as a solution to break the difficulties that frequently faced by administrator. So the payment process can more efective and efficient.Key words     : Information system, payment ABSTRAKSI :Lembaga Bimbingan Belajar Be Excellent Pacitan merupakan salah satu lembaga yang mengalami perkembangan sangat pesat, dilihat dari semakin banyaknya siswa yang belajar di Lembaga tersebut dan jumlah pengajar. Jumlah siswa yang semakin hari semakin bertambah membuat Lembaga ini mengalami permasalahan dalam hal pengolahan data pembayaran siswa. Lembaga Bimbingan Belajar Be Excellent Pacitan belum memanfaatkan sistem informasi. Oleh karena itu, dalam proposal ini akan dikembangkan suatu model sistem pembayaran. Sistem informasi ini dinamakan Sistem Informasi Pembayaran Les pada Lembaga Bimbingan Belajar Be Excellent Pacitan.Penelitian ini akan menguraikan aktivitas-aktivitas dan produk-produk yang dihasilkan dari proses. Desain Sistem Informasi Pembayaran Les dilakukan secara lengkap, sedangkan implementasinya dibatasi hanya pada proses pemasukan data, pencarian data, dan perekapan data.  Hal-hal apa yang telah dilakukan dan apa yang belum dilakukan pada pembuatan sistem ini akan diulas pada bagian akhir Tugas Akhir ini. Pada penelitian ini sistem pembayaran dapat menjawab kesulitan yang sering dihadapi oleh petugas administrasi sehingga proses pembayaran dan pengolahan data pembayaran bisa dilakukan dengan efektif dan efisien.Kata kunci      : Sistem informasi, pembayaran 
Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Keterampilan Komputer Dan Pengelolaan Informasi Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kelas XI Agus Mardani .; Tri Irianto Tjendrowasono .
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 4, No 2 (2012): Speed April 2012
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v4i2.432

Abstract

ABSTRAK – Sejak diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terdapat struktur kurikulum Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) yang pemberlakuannya secara nasional, akan tetapi hasil dari pengamatan pada SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar penggunaan Media Pembelajaran Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) kurang lengkap dan kurang menarik sehingga tujuan proses pembelajaran belum tercapai. Tujuan dari penelitian adalah untuk menghasilkan inovasi media pembelajaran interaktif Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas XI. Manfaat media pembelajaran interaktif menjadikan siswa lebih mudah mengerti, memahami, dan mempraktikkan sehingga tujuan proses pembelajaran dapat tercapai. Pembuatan media pembelajaran interaktif ini menggunakan metode pendataan dan pendekatan masalah.Penelitian ini bermanfaat bagi siswa khususnya dalam pembelajaran KKPI pada Sekolah Menengah Kejuruan Kelas XI serta berguna bagi perkembangan teknologi informasi pada umumnya.Kata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif
RANCANG BANGUN ALAT PENGHASIL AIR ALKALI SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF BERBASIS MIKROKONTROLLER H. Ary Setyadi - STMIK AUB Surakarta; Priyanggara Siddhi Permana - STMIK AUB Surakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v9i4.320

Abstract

ABSTRACT - Health is important for every society due to perform daily activities necessary condition of a healthy body in order to do something anything can running optimally. One way to get a healthy body condition is to keep eat and drink. Alkaline water is the treated water thus achieving a measure of acidity in the pH of 8 to 9 or more than 9. For information, the pH of the water safe to drink should range between 8.5 to 11.5. high pH in drinking water can make the blood pH becomes too alkali or alkaline, which is believed to make the body more healthy. Installation tools Tools To Make Water As An Alternative For Health Based Mikrokontroller ATmega16 then started from the pH sensor output is connected to the ATmega1,  6 Microcontroller input, then the output is connected LCD, Alarm and AC voltage output. The main working principle pH meter is located on the sensor probe in the form of glass electrode (glass electrode) by measuring the amount of H3O + ions in solution. The tip of the glass electrode is 0.1 mm thick layer of glass which are round (bulb). Bulb glass cylinder is paired with a non-conductor or elongated plastic, which is subsequently filled with a solution of HCl (0.1 mol / dm3). In a solution of HCl, submerged a length of wire electrode made from silver on its surface formed an equilibrium compounds AgCl. The constant amount of HCl solution in this system makes the electrode Ag / AgCl potential value stable. For level detection sensor is in use the sensitivity level is still low, expected in its development could be noticed again in the use of sensors as the main component in the manufacture of this instrument.Keywords: Health, ATMEGA16, pH Sensor, Alkaline Water ABSTRAK – Salah satu cara mendapatkan kondisi badan yang sehat adalah dengan cara menjaga pola makan dan minum. Air alkali adalah air yang diolah sehingga mencapai keasaman dalam ukuran pH 8 hingga 9 atau lebih dari 9. Sebagai informasi, pH air yang sehat untuk diminum harus berkisar antara 8,5 – 11,5. pH tinggi pada air minum dapat membuat pH darah juga menjadi alkali atau basa, yang diyakini bisa membuat tubuh lebih sehat. Pemasangan alat Alat Untuk Menghasilkan Air Sebagai Alternatif Bagi Kesehatan Berbasis Mikrokontoller ATMega16 dimulai dari sensor pH kemudian keluarannya dihubungkan pada masukan Mikrokontroller ATMega16, kemudian keluaran dihubungkan  LCD, Alarm dan keluaran tegangan AC. Prinsip kerja utama pH meter adalah terletak pada sensor probe berupa elektrode kaca (glass electrode) dengan jalan mengukur jumlah ion H3O+ di dalam larutan. Ujung elektrode kaca adalah lapisan kaca setebal 0,1 mm yang berbentuk bulat (bulb). Bulb ini dipasangkan dengan silinder kaca non-konduktor atau plastik memanjang, yang selanjutnya diisi dengan larutan HCl (0,1 mol/dm3). Di dalam larutan HCl, terendam sebuah kawat elektrode panjang berbahan perak yang pada permukaannya terbentuk senyawa setimbang AgCl. Konstannya jumlah larutan HCl pada sistem ini membuat elektrode Ag/AgCl memiliki nilai potensial stabil. Untuk tingkat pendeteksi sensor yang di pakai tingkat sensifitasnya masih rendah, diharapkan dalam pengembanganya bisa lebih di perhatikan lagi dalam pengunaan sensor sebagai komponen utama dalam pembuatan alat ini.Kata Kunci        : Kesehatan, ATMEGA16, Sensor pH, Air Alkali
Peningkatan Daya Saing Daerah di Kalimantan Tengah untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Teknologi Informasi: Kerangka Pelatihan Keterampilan Sosio-Teknis Agung Prabowo - STMIK Palangka Raya; Ika S. Windiarti - Universitas Tridharma Balikpapan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v9i3.354

Abstract

Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi Abstrak - Dalam kompetensi tenaga kerja Teknologi Informasi (TI), para insinyur tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis mereka dalam hal keterampilan teknik spesifik mereka. Para insinyur juga diperlukan untuk memiliki keterampilan sosio-teknis mereka yang mencakup kemampuan adaptasi lintas budaya. Keterampilan lintas budaya ini mengarah pada peningkatan kompetensi tenaga kerja TI. Beberapa isu diidentifikasi sebagai pengaruh kompetensi tenaga kerja TI dalam keterampilan sosio-teknis meliputi kemampuan bahasa dan pemahaman budaya lokal. Isu-isu ini terutama perlu ditangani oleh para insinyur di Kalimantan Tengah, dalam hal ini lulusan perguruan tinggi lokal seperti STMIK Palangka Raya untuk meningkatkan daya saing regional di wilayah tersebut. Tujuan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu dalam proses adaptasi lintas budaya dan untuk menyarankan strategi solusi bagi insinyur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan tingkat daya saing regional. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja TI bagi insinyur Kalimantan Tengah, ada dua faktor utama yang mempengaruhi masalah tersebut, yaitu kepercayaan terhadap komunikasi dan kesadaran budaya. Solusi untuk meningkatkan daya saing daerah di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja TI dalam faktor sosio-teknis adalah dengan melakukan pelatihan sosio-teknis. Pelatihan ini dapat digunakan untuk membantu pengembangan model pelatihan yang sadar budaya untuk digunakan sebagai konten pelengkap di tingkat universitas.Kata kunci: daya saing daerah, pelatihan lintas budaya, tenaga kerja TI, kompetensi
Pengaruh Variabel Support Terhadap Penjualan Dan Distribusi Merk Produk Elektronik Primatech Hidayat Muhammad Nur - Universitas BSI; Fabriyan Fandi Dwi Imaniawan - STMIK Nusa Mandiri
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v11i1.386

Abstract

Abstract – In the business marketing system, computer companies and office equipment have the following programs, strategies for each line of departments, both short and long term, to be running by management and staff. This study aims to determine the effect of variable effectiveness on the support of primatech electronic product brands in assisting the sales process and get the results of distribution to partners. The research method used in doing the percentage is the AIDA model, namely Attention of 10%, Interest of 23%, Desire of 10%, Action for the communication approach then continued measurement of Reliability Test re-Test to find out the change in score, the value of alpha reliability coefficient> 0.8.Kata Kunci: Variables, Sales, Distribution, Communication, Reliability. Abstrak – Dalam sistem usaha pemasaran perusahaan komputer dan peralatan kantor mempunyai program berikut strategi pada setiap lini departemen baik jangka pendek dan panjang untuk dijalankan oleh jajaran manajemen dan staf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektifitas variabel support terhadap merk produk elektronik primatech dalam membantu proses penjualan serta menuai hasil distribusi ke rekanan. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan prosentase adalah model AIDA, yaitu Attention (Perhatian) sebesar 10%, Interest (Ketertarikan) sebesar 23%, Desire (Keinginan) sebesar 10%, Action (Tindakan) untuk pendekatan komunikasi kemudian dilanjutkan pengukuran reliabilitas Tes Re-Test guna mengetahui perubahan skor, nilai koefisien reliabilitas alpha >0.8.Kata Kunci: Variabel, Penjualan, Distribusi, Komunikasi, Reliabilitas.
Sistem Informasi Data Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Poltabes Surakarta Abdul Ghozi Almustadzichin - Universitas Surakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 1, No 4 (2009): Speed Oktober 2009
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v1i4.287

Abstract

ABSTRACT: City Police or the Police Surakarta has some tasks to manage data SKCK useful toknow a valid identity of a person's identity. SKCK used to know also that the person concernedberkelakukan good. Everyone who will make or find a job usually have to use SKCK as one sayarat. Ingathering the data at the time in Surakarta Police use several methods, including observation andinterviews as well as literature. Based on the results of the Surakarta Police Intelkam unit dataprocessing Poltabes SKCK in Surakarta since the establishment of the Police in advance using themanual typewriter, then in 1996 have started to use the computer even though the computer is still theold type with the word star. Then in 1998 the Police now have switched status to become Police arealready using computers with operating systems Windows 98 with Office 97.Results showed that the manual system used to manage data SKCK not optimal result dibandungkanby using a computerized system or application program. Because in addition to the data SKCK notdurable, the process of rediscovery of the data stored SKCK not as fast as the system of computerizedprograms. In order to expedite the processing of the data SKCK the manual, it is necessary for theconcept of making a computerized system that can later change the performance data processingsection SKCK be maximal. Therefore in Surakarta Police Unit Intelkam require a new application tochange the manual system to a computerized system in order for the data processing can beaccurately and quickly SKCKKeyword : Information System, SKCKABSTRAKSI : Kepolisian Kota Besar atau Poltabes Surakarta mempunyai sebagian tugas mengeloladata SKCK yang berguna untuk mengetahui identitas yang valid tentang jati diri seseorang. SKCKdigunakan untuk mengetahui juga bahwa orang yang bersangkutan berkelakukan baik. Setiap orangyang akan melakukan atau mencari pekerjaan biasanya harus menggunakan SKCk sebagai salahsatu sayarat. Dalam mengumpulkan data pada saat di Poltabes Surakarta menggunakan beberapametode, diantaranya Observasi dan wawancara serta studi pustaka. Berdasarkan hasil pada unitIntelkam Poltabes Surakarta pengolahan data SKCK di Poltabes Surakarta sejak berdirinya Polrestadahulu menggunakan manual dengan mesin ketik, kemudian tahun 1996 sudah mulai menggunakankomputer walaupun masih komputer tipe yang lama dengan word star. Kemudian pada tahun 1998Polresta yang sekarang sudah beralih status menjadi Poltabes sudah menggunakan komputerdengan sistem operasi windows 98 dengan office 97.Hasil menunjukkan bahwa sistem manual yang digunakan untuk mengelola data SKCK tidakmaksimal hasilnya dibandungkan dengan sistem komputerisasi dengan menggunakan program atauaplikasi. Karena selain data SKCK tidak tahan lama, pada proses penemuan kembali data SKCK yangtersimpan tidak secepat dengan sistem program komputerisasi. Dalam rangka memperlancarpengolahan data SKCK yang masih manual, maka perlu adanya konsep pembuatan sistemkomputerisasi yang nantinya bisa mengubah kinerja bagian pengolah data SKCK menjadi lebihmaksimal. Oleh karena itu di Poltabes Surakarta Unit Intelkam membutuhkan aplikasi baru untukmerubah sistem yang manual menjadi sistem yang terkomputerisasi dengan tujuan agar dalampengolahan data SKCK bisa tepat dan cepatKata Kunci : Sistem Informasi, SKCK
Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Bangun Ruang Matematika Dwi Maryani - Program Studi Teknik Informatika, Universitas Surakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v6i2.421

Abstract

ABSTRAK – Sistem komputer multimedia adalah suatu bentuk integrasi dari elemen-elemen yangtersusun atas gambar, teks, video, audio yang saling mendukung untuk mendapatkan hasil output suatusistem informasi yang lebih interaktif. Pembuatan media pembelajaran interaktif bangun ruangmatematika salah satunya adalah untuk mengembangkan kualitas pendidikan dengan caramemanfaatkan software pembuat presentasi dan animasi. Software tersebut bertujuan untukmempermudah pengajar dalam menyampaikan materi dengan fasilitas multimedia yang di dalamnyaterdapat gambar, suara dan animasi sehingga siswa lebih mudah menyerap materi yang diajarkan guru.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode: observasi, wawancara, kepustakaan,perancangan/desain, uji coba dan implementasi. Dengan adanya media pembelajaran interaktif yangberbentuk CD interaktif diharapkan guru bisa lebih mudah memberikan materi pembelajaran matematikakhususnya materi bangun ruang dan siswa dapat lebih mudah memahami materi-materi pelajaran yangdisampaikan oleh guru.Kata Kunci : Media pembelajaran, bangun ruang

Filter by Year

2008 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Speed April 2023 Vol 14, No 4 (2022): Speed Oktober 2022 Vol 14, No 3 (2022): Speed Juli 2022 Vol 14, No 2 (2022): Speed April 2022 Vol 14, No 1 (2022): Speed Januari 2022 Vol 13, No 4 (2021): Speed Oktober 2021 Vol 13, No 3 (2021): Speed Juli 2021 Vol 13, No 2 (2021): Speed April 2021 Vol 13, No 1 (2021): Speed Januari 2021 Vol 12, No 4 (2020): Speed Oktober 2020 Vol 12, No 3 (2020): Speed Juli 2020 Vol 12, No 2 (2020): Speed Mei 2020 Vol 12, No 1 (2020): Speed Januari 2020 Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 3 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 2 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019 Vol 10, No 4 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 3 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 2 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 2 (2015): Speed 2015 Vol 5, No 3 (2013): Speed 20013 Vol 10, No 1 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 2 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 1 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 3 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 2 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 1 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 4 (2015): Speed 2015 Vol 7, No 3 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 4 (2014): Speed 2014 Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014 Vol 6, No 1 (2014): Speed 2014 Vol 5, No 4 (2013): Speed 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013 Vol 4, No 4 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed April 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed Januari 2012 Vol 3, No 4 (2011): Speed Oktober 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed Juli 2011 Vol 2, No 4 (2010): Speed Oktober 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed Juli 2010 Vol 1, No 4 (2009): Speed Oktober 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed April 2009 Vol 7, No 1 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 3 (2014): Seed 2014 Vol 5, No 2 (2013): Speed 2013 Vol 3, No 2 (2011): Speed April 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed Januari 2009 Vol 2, No 2 (2010): Speed April 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed Januari 2010 Vol 1, No 3 (2009): Speed Juli 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed Januari 2009 More Issue