cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
ANALISA GANGGUAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 KV PENYULANG RAYA 14 DI PT. PLN (PERSERO) AREA PONTIANAK ., Nur Eggi Pratama
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.431 KB)

Abstract

Gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan terputusnya penyaluran tenaga listrik kepada konsumen. Gangguan tersebut bisa disebabkan dari gangguan internal dan gangguan eksternal. Salah satu upaya untuk mengatasi gangguan hubung singkat tersebut dilakukan antara lain Pemeliharaan Jaringan yaitu pemangkasan pohon yang menempel jaringan dengan jarak aman secara rutin, pembersihan sepanjang jaringan penyulang Raya 14 dan Raya 13 dari kawat layangan dan kerangka layangan, penggantian alat proteksi yang tidak bekerja semestinya, mengganti trafo pada titik beban yang berlebihan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya listrik serta dampak pemadaman yang diakibatkan oleh faktor-faktor gangguan tersebut. Didapat hasil perbaikan pada penyulang Raya 14 dari bulan September 2017 - Desember 2017, dan dari hasil perbaikan pada penyulang Raya 13 dari bulan Juni 2017 - Desember 2017 dengan penurunan yang cukup drastis. dapat disimpulkan bahwa tindakan yang harus dilakukan melakukan pemeliharaan jaringan secara rutin, mengganti peralatan proteksi yang tidak berfungsi semestinya. Sedangkan dampak terhadap indeks keandalan SAIFI dan SAIDI masih belum melewati batas yang telah ditetapkan, dan Kerugian yang didapatkan oleh pihak PT. PLN (Persero) yaitu energi yang tidak tersalurkan pada penyulang Raya 14 sebesar : Rp. 34.206.988,2, dan Raya 13 sebesar : Rp. 133.038.514,1.
Rancang Bangun kWh Meter Digital Sebagai Penghitung Biaya Pemakaian Energi Listrik Berbasis Arduino UNO R3 ., M. Ilham Ludya Wahyu
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.847 KB)

Abstract

Energi listrik merupakan suatu kebutuhan manusia. Semakin besar pemakaian energi listrik maka semakin besar biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merealisasikan alat ukur pemakaian energi listrik atau kWh meter yang dapat menampilkan beban daya, energi listrik terpakai, tegangan listrik dan arus listrik dalam bentuk angka-angka digit, selain itu kWh meter digital rancangan juga dapat menampilkan biaya yang harus dikeluarkan oleh pelanggan.Rangkaian kWh meter digital di bangun menggunakan dua buah sensor, yaitu  ZMPT101B sebagai sensor tegangan dan ACS712 sebagai sensor arus. Dua buah sensor tersebut dikendalikan dengan modul mikrokontrolerArduino  UNO  R3  yang  berfungsi  memproses/mengolah  data  sensor.  Dari  hasil  pengujian  tingkat  persentaseketelitian dan ketepatan alat ukur kWh meter digital rancangan adalah sebesar 95% dan tingkat persentase galat adalah sebesar 5%. Daya total yg diserap rangkaian kWh meter digital sebesar 2 watt. Kata kunci: kWh meter, sensor tegangan ZMPT101B, sensor arus ACS712, Arduino UNO R3.
EVALUASI RELE ARUS LEBIH DAN RELE GANGGUAN TANAH PADA PENYULANG TRANSKALIMANTAN DI GARDU INDUK SEI. RAYA ., Toni Agus Setiawan
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.824 KB)

Abstract

Evaluasi rele arus lebih dan rele gangguan tanah pada penyulang Transkalimantan di GarduInduk Sei. Raya dilakukan untuk menganalisa penyebab terjadinya trip pada Recloser secara bersamaan. Berdasarkan data laporan gangguan pada bulan Oktober dan bulan November 2018 pernah terjadi gangguan yang mengakibatkan Recloser Kampung Jawa dan Recloser Retreat mengalami trip bersamaan. Adapun metode untuk mengevaluasi relearus lebihdan rele gangguan tanah pada penyulang Transkalimantan yaitu melakukan perhitungan nilai setting arus pada OCR dan GFR menggunakan parameter arus maksimum pada tahun 2018 dan membandingkan nilai setting tersebut dengan nilai setting OCR dan GFR pada kondisi eksisting. Perbandingan hasil perhitungan nilai setting arus pada OCR dan GFR menggunakan parameter arus maksimum pada tahun 2018 dengan nilai setting arus OCR dan GFR kondisi eksisting pada penyulang Transkalimantan masih  dalam  kondisi  yang sesuai (perbedaannya tidak terlalu jauh), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan setting arus OCR dan GFR yang ada  dilapangan masih dalam kondisi baik. Koordinasi setting waktu OCR pada PMT penyulang dan OCR Recloser Kampung Jawa kondisinya cukup baik, karena waktu tunda (delay time) antara OCR PMT penyulang dan OCR Recloser Kampung Jawa sebesar 0,4s (0,5s-0,1s).  Koordinasi setting waktu GFR pada PMT penyulang dan GFR Recloser Kampung Jawa kondisinya cukup baik, karena waktu tunda antara GFR PMT penyulang dan GFR Recloser Kampung Jawa sebesar 0,5s (0,6s-0,1s). Untuk memenuhi persyaratan sistem proteksi yang handal, sensitif, cepat namun tetap selektif disarankan koordinasi setting waktu OCR dan GFR pada PMT penyulang dan Recloser Kampung Jawa sebesar 0,3s.
ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN VERY SMALL APERTURE TERMINAL INTERNET PROTOCOL (VSAT IP) PADA PT BANK KALBAR PONTIANAK ., Nurjali
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Mahsiswa Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2375.642 KB)

Abstract

Abstract PT Bank Kalbar Pontianak is one of the enterprises engaged in banking services. To win the competition and become the leading bank in West Borneo, Bank Kalbar have a vision and mission. The Bank's vision is to become a leading bank Kalbar (regional champion) in the respective regions with competitive products and services, has an extensive network, and professionally managed in boosting regional economic growth. vision, as mentioned above in addition be based on a foundation of good corporate governance (GCG) and risk management, should also be supported by three pillars, namely a strong institutional resistance, ability as an agent of regional development and the ability to serve the needs of the community. Problem in PT Bank Kalbar Pontianak associated with computer networks is the quality of the data that is less than the maximum network which broke the network, the data transfer speed is less than the maximum time for each Uploud and Download long enough. QoS (Quality of Service) is technology that applied to the WAN (Wide Area Network) that allows network administrators to be able to handle a variety of effects due to congestion (congestion) on the traffic flow of packets in the network. QoS parameters are delay / latency, jitter, packet loss, throughput, MOS, echo cancellation and PDD. QoS is needed to minimize packet loss, delay, latency and delay variation (jitter), convincing performances, mixing voice and data packets on the network is dense, and can optimize the queues to priority services such as traffic voice and traffic shaping / buffering on the network WAN. Based on calculations, it can be concluded the average value for each parameter for peak hours and hours of quiet is a delay of 24.36 ms with the index of 4, jitter of 20.44 ms with the index of 4, throughput amounted to 28.48% with the index of 4 , packet loss amounted to 0% with the index of 4. Kata kunci - Quality of Service, Delay, Jitter, Throughtput, Packet Loss.
Rancang Bangun Alat Monitoring Arus Pada Beban Listrik Rumah Tangga Menggunakan Web Berbasis Arduino Uno R3 Riantiarto, Angga; Suryadi, Dedy; -, Syaifurrahman
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.719 KB)

Abstract

Sistem monitoring arus dan kontrol beban listrik rumah tangga berbasis Arduino Uno dan Web berfungsi untuk memantau keadaan arus, tegangan, dan daya serta dapat mengontrol penggunaan daya listrik dalam sebuah rumah melalui smartphone atau komputer dengan akses internet. Alat tersebut dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Uno ditambah dengan Wemos D1 Mini sebagai modul wifi, sensor arus SCT 013, rangkaian penyearah sebagai sensor tegangan, serta relay yang berfungsi sebagai aktuator. Cara kerja alat ini adalah mendeteksi arus dan tegangan kemudian data tersebut di arahkan pada modul mikrokontroler Arduino Uno kemudian data diteruskan ke Wemos D1 mini dan di kirim ke web. Alamat web pada sistem monitoring adalah https://borneoduino.com/listrik/index.php. Pada pengujian sistem sensor arus dapat mengindra arus minimal pada beban Lampu 16W. Nilai selisih terjauh antara sensor tegangan dan alat ukur adalah 180V dimana sensor tegangan membaca sebesar 188,30 dengan selisih sebesar 8,30V. sedangkan nilai selisih terdekat antara sensor tegangan dan alat ukur adalah 220V dimana sensor tegangan membaca sebesar 221,09V dengan selisih 1,09V. Sistem monitoring arus dan kontrol beban listrik rumah tangga dapat berkerja dengan baik setelah dilakukan pengujian selama 10 hari memantau dan mengontrol beban listrik melaui web.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Dan Pelacakan Pada Kendaraan Sepeda Motor Dengan Menggunakan Mikrokontroler Arduino Nano ., Gusmanto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.412 KB)

Abstract

Abstrak.-- Kasus pencurian kendaraan sepeda motor sering terjadi di kota Pontianak, hal ini terbukti dengan banyaknya keluhan kehilangan kendaraan di masyarakat. Pada tugas akhir ini dirancanglah sebuah sistem peringatan dini dengan menggunakan mikrokontroler arduino nano, dengan tujuan dapat menginformasikan terjadinya pencurian dengan cepat. Lingkup kerja alat ini terbatas pada dua kondisi pencurian, kondisi pertama kontak kunci dinyalakan secara paksa dan kondisi kedua kendaraan dipindahkan posisinya lebih dari 60 meter. Untuk mengaktifkan sistem keamanan pada saat kendaraan diparkirkan dapat menggunakan dua pilihan, yaitu menggunakan remote dan SMS. Alat ini menggunakan modul GSM dan modul GPS, modul GSM ini berfungsi untuk mengirim informasi peringatan pada saat terjadinya pencurian. selain itu modul GSM juga memberikan informasi posisi kendaraan dalam bentuk titik koordinat berupa link Google Maps dan mengetahui kondisi kendaraan dengan mengirimkan SMS ke mikrokontroler. Sedangkan modul GPS mempunyai dua fungsi yaitu sebagai sistem pelacakan dan sebagai sensor posisi untuk mendeteksi perpindahan kendaraan saat diparkirkan. Saat terjadi pecurian sistem keamanan akan mengaktifkan buzzer dan memutuskan kabel kontak kunci sehingga kendaraan tidak bisa dinyalakan. Dari hasil pengujian pada alat ini, pengendalian menggunakan remote dapat menjangkau kurang dari 25 meter dan respon mikrokontroler dalam menginformasikan SMS peringatan terjadinya pencurian ke pemilik kendaraan memerlukan waktu 6-12 detik. Pengujian modul GPS pada kondisi kendaraan diparkirkan, pembacaan data GPS dapat berubah dalam radius 51 meter. Perubahan data GPS tersebut menjadi jarak referensi untuk sensor posisi pada modul GPS.     Kata kunci: pencurian, ardunio nano, GPS, sensor posisi, peringatan dini.
RANCANG BANGUN PROGRAM RUGI-RUGI LINTASAN GELOMBANG RADIO JARINGAN INDOOR BERBASIS GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) MATLAB ., Budi
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.726 KB)

Abstract

The loss was parameters influence in determining the site of its. This research designing programs path loss that can be used to a match model analysis .The program is based on Graphical User Interface designed in the platform of a GUIDE matlab .Platform consisted of the outdoor Cost231 Walfisch Ikegami and Models indoor Paulsen , Cost231 Multi Wall and One Slope , for analysis match model that Mean Error and Standard Deviation , the four this model will combined in forecasting losses the radio waves of an antenna transmitter outdoor up with the recipient in building , namely partner mart on Jl. Sultan Abdurahman Number 5-6 Pontianak City .The result of comparisons match the model used shows that the combination model Cost231 Walfisch Ikegami and Cost231 Multi Wall is model suitable than either combination other. The results of its value Mean Error the combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-Cost231 Multi Wall 5,9 db to the system 3g and 10 db on system 4g , while combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-Paulsen -20 db to the system 3g and -17,3 db on system 4g , combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-One Slope 14,6 db to the system 3g and 12 db  on  system  4g  and  to  standard  deviation  smallest  is  a  combination  Model  Cost231  Walfisch Ikegami-One Slope with an 8 db regarding the Cost231 Walfisch Ikegami-Cost231 Multi Wall of the smallest 9,7 db and a combination of Model Cost231 Walfisch Ikegami-Paulsen with the standard 24,6 db it to the recommended no more than 10 db       Kata kunci : Path Loss, GUI, GUIDE, Model Propagasi.
STUDI KOORDINASI RELE ARUS LEBIH DAN SEKRING PEMUTUS UNTUK MENGAMANKAN SISTEM AKIBAT GANGGUAN HUBUNG SINGKAT ., Bagus Budi Kusuma
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.248 KB)

Abstract

Gangguan hubung singkat di Penyulang Radak dan Penyulang Sui Deras merupakan permasalahan serius bagi GI Sungai Raya apabila tidak ditangani dengan benar. Untuk itu, gangguan hubung singkat yang terjadi pada penyulang, harus diatasi agar waktunya tidak melebihi batas kemampuan trafo tenaga, dan juga mengganggu belangsungnya aliran daya pada daerah yang tidak terganggu, yaitu dengan mengatur koordinasi pada peralatan proteksi. Didalam penelitian ini, peralatan proteksi yang digunakan yaitu rele arus lebih dan sekring pemutus. Perhitungan arus gangguan hubung singkat pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode impedansi. Agar dapat menganalisa koordinasi rele arus lebih dan sekring pemutus yang berada di sepanjang Penyulang Radak dan Penyulang Sui Deras, dengan panjang penyulang masing-masing 51,1 Kms dan 102,18 Kms, maka perhitungan arus gangguan hubung singkat dibagi menjadi lima titik gangguan berdasarkan persentase panjang penyulang, yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Ada 4 jenis gangguan hubung singkat yang dihitung, yaitu gangguan hubung singkat tiga fasa, gangguan hubung singkat dua fasa, gangguan hubung singkat dua fasa ke tanah, dan gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah. Dari keempat jenis gangguan hubung singkat tersebut, gangguan hubung singkat tiga fasa lah yang paling besar yaitu 2193,6423 A pada 0% panjang jaringan, kemudian gangguan hubung yang terkecil adalah gangguan hubung singkat dua fasa ke tanah yaitu 78,1155 A pada 100% panjang saluran Penyulang Sui Deras arah Pinang. Setelah mendapatkan arus gangguan hubung singkat pada kelima titik gangguan, maka dilanjutkan dengan menghitung setting rele untuk mencari pick-up dan waktu kerjanya menggunakan rele dengan karakteristik standar invers (SI). Hasil dari perhitungan tersebut dibuat menjadi sebuah kurva arus berbanding waktu. Dari kurva tersebut, maka dapat dilihat koordinasi dari masing-masing peralatan proteksi. Setelah itu, kurva koordinasi berdasarkan perhitungan dibandingkan dengan kurva koordinasi berdasarkan di lapangan. Ternyata masih terdapat kesalahan koordinasi di lapangan, yaitu pada jarak 0% Penyulang Radak dan Penyulang Sui Deras, waktu peleburan FCO lebih lama dibandingkan dengan trip CB cadangan di depannya, yaitu CB Radak untuk Penyulang Radak, dan CB Sui Deras untuk Penyulang Sui Deras. Begitu pula untuk gangguan pada ujung jaringan Penyulang Sui Deras yang tidak terdeteksi oleh recloser dan CB di depanya. Maka perlu settingan ulang pada CB Radak dan CB Sui Deras agar tidak terjadi kesalahan koordinasi yang terjadi pada 0% panjang saluran.
ANALISIS TINGKAT AKURASI GLOBAL POSITIONING SYSTEM SMARTPHONE DALAM MENENTUKAN TITIK LOKASI PADA GOOGLE MAP ., Imanda Amalian Tafa
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.632 KB)

Abstract

Mobile devices offer sophisticated computing capabilities called Smartphones. There are many applications in it, one of the applications used to show the way, the address or position we are located through the Google Map application with the help of GPS Smartphones, Google Map can easily find the position we are located but the accuracy level is less precise target. Measurement of accuracy in this study was done by comparing the results obtained from Google Map with the results obtained at the actual distance in the field. Measurement by finding the big difference between two mobile operators namely Tri operator and Telkomsel operator and using two types of Smartphone that is Samsung Note 1 and Samsung J3. Tri cellular operators on the 3G network were found to have higher percentage errors compared to Telkomsel operators. This is indicated by obtaining a higher error percentage value of 1.997% (Tri) and 1.754% (Telkomsel) due to internet speed and stability of Google Map pada point location movement Telkomsel operators are better. While on 4G network obtained error value percentage of 1,495% (Tri) and 1.22% (Telkomsel). The result is that there is a decrease in both operators but Telkomsel operators still get better results. The selection of operators and the availability of networks greatly influence the determination of the accuracy level because it will affect the movement of points on the Google Map so that the difference in distance obtained is different. Keywords: GPS Smartphone, Google Map, Accuracy Level, Tri Operator, Telkomsel Operator.
PENAMPIL INFORMASI YANG DIKENDALIKAN MELALUI JARAK JAUH MENGGUNAKAN FREKUENSI RADIO BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8 DENGAN KEYBOARD SEBAGAI INPUT PERINTAH ., Budi Santoso
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Mahsiswa Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.858 KB)

Abstract

ABSTRAK     Penelitian ini merancang alat penampil informasi yang dikendalikan melalui jarak jauh menggunakan frekuensi radio berbasis  mikrokontroler  Atmega8  dengan  keyboard  sebagai  input  perintah.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  merancang Penampil LED Dot Matriks yang dapat diakses jarak jauh hanya dengan menggunakan sebuah keyboard, tanpa menggunakan komputer. Mikrokontroler Atmega8 digunakan sebagai pengendali utama dari sistem dan LCD 2x20 yang berfungsi untuk melihat  hasil  dari  data  karakter  yang  telah  diketikkan  sebelum  dikirim  dengan  telemetry  915Mhz  dan  ditampilkan  pada Penampil LED Dot Matriks. Untuk meng-update informasi yang ingin ditampilkan, cukup dengan mengetikkan data karakter pada keyboard PS/2 yang telah terpasang. Hasil pengujian yang telah dilakukan adalah maksimal karakter yang dapat ditransmisikan sejumlah 35 karakter, dengan jarak maksimal pada kondisi adanya penghalang dinding semen adalah 232 meter, dan pada kondisi tidak adanya penghalang adalah 407 meter.       Kata kunci: Telemetry 915Mhz, Mikrokontroler Atmega8