cover
Contact Name
Aksal Mursalat
Contact Email
jurnalsainsagribisnis@gmail.com
Phone
+6285242487550
Journal Mail Official
jurnalsainsagribisnis@gmail.com
Editorial Address
Jl. Angkatan 45 No. 1 A Lautang Salo
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains Agribisnis
ISSN : 27984893     EISSN : 27984893     DOI : -
Jurnal Sains Agribisnis (Journal Of Science Agribusiness) adalah jurnal ilmiah berkala bidang agribisnis pertanian di Indonesia. Jurnal agribisnis pertanian diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu setiap bulan Juni dan Desember, Jurnal ini merupakan media penyebarluasan informasi hasil pemikiran dan penelitian dari dosen, peneliti, dan praktis yang berminat untuk kemajuan agribisnis pertanian. Lingkup artikel dalam jurnal ini memfokuskan pada kajian agribisnis pertanian secara luas dari pendekatan makro meliputi aspek sosial ekonomi pertanian sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari kajian subsistem up-stream, subsistem on-farm, subsistem down stream, dan subsistem penunjang serta dampak interelasinya dengan kebijakan pemerintah, perekonomian internasional, dan kapitalisasi sumberdaya lahan, petani dan masyarakat. Adapun dari pendekatan mikro meliputi kajian persoalan-persoalan dalam pengembangan usaha di bidang agribisnis (finansial, kebijakan usaha, dan aspek teknis fungsional).
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022)" : 7 Documents clear
KOMPARASI PENDAPATAN DAN KELAYAKAN ANTARA USAHA TELUR ITIK DENGAN TELUR ITIK ASIN (STUDI KASUS DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG) Syahridah, Andi; Ambar, Abdul Azis; Toaha, Sahabuddin
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.738

Abstract

Mayoritas pengusaha telur itik masih memasarkan produk mereka secara langsung tanpa adanya proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan dan kelayakan antara usaha telur itik dan telur asin di Kabupaten Sidenreng Rappang. Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidenreng Rappang serta hasil prasurvei yang telah dilakukan terdapat 47 orang peternak itik yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang dan sampel untuk pengusaha telur asin 2 pengusaha. Jumlah sampel ditentukan dengan teknik penarikan sampel jenuh dimana semua populasi dengan jumlah ternak diatas 500 ekor dijadikan sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya rata-rata pendapatan usaha telur itik adalah sebesar Rp10.969.250,00 sedangkan pendapatan usaha telur itik asin adalah sebesar Rp17.096.118,40 dan nilai R/C Ratio yang diperoleh usaha telur itik adalah sebesar 1,16 sedangkan usaha telur asin memperoleh nilai R/C Ratio sebesar 1,23. Besarnya nilai pendapatan dan kelayakan yang diperoleh menunjukkan usaha telur asin layak untuk diusahakan.
APLIKASI SISTEM PEMASARAN E-COMMERCE PADA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOPI DI KABUPATEN ENREKANG Hamid, Pipit Putrina; Nuddin, Andi; Toaha, Sahabuddin
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.742

Abstract

Pemasaran kopi yang dijalankan oleh petani adalah berfokus kepada tengkulak atau pengumpul, hal ini menyebabkan panjangnya rantai pemasaran kopi yang berdampak pada rendahnya keuntungan yang didapatkan petani. Perkembangan teknologi mengenalkan masyarakat pada e-commerce yang menjadi media pemasaran produk baik berupa barang ataupun jasa. Penjualan dengan memanfaatkan e-commerce akan mempengaruhi pemasaran produk pertanian. Namun, pemasaran produk pertanian yang memanfaatkan tersebut masih terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan pemanfaatan e-commerce oleh produsen produk non-pertanian. Meskipun ketersediaan sarana dan prasarana yang belum memadai untuk penerapan e-commerce. Akan tetapi, apabila hambatan bisa diselesaikan dengan keterlibatan semua pihak terkait, maka implementasi e-commerce bisa berjalan dengan baik dan bisa membantu mengatasi dan mengurangi permasalahan usaha khususnya dalam pengembangan agribisnis kopi. Adapun penelitian ini digolongkan menjadi studi kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis explanatory karena dalam penelitian ini memberikan gambaran tentang pengaruh e-commerce terhadap pemasaran produk petani kopi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat keuntungan diperoleh oleh petani kopi yang memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran di Kabupaten Enrekang yaitu dalam menjual produk tidak mengalami kesulitan, modal lebih murah karena tidak harus membuka took, dan jangkau promosi lebih luas. (2) Kendala yang dihadapi dalam pemasaran e-commerce terhadap pemasaran produk petani kopi di Kabupaten Enrekang yaitu keterampilan terhadap aplikasi baik dalam melakukan promosi, kemampuan dalam mengelola sistem, dan menciptakan ide baru pada produk. (3) Strategi yang dilakukan kedepannya dalam pemasaran e-commerce agar pengembangan agribisnis kopi dapat mengalami peningkatan di Kabupaten Enrekang yaitu menciptakan cara baru dalam memasarkan produk bisnis online dan menciptakan kebutuhan pelanggan.
EFISIENSI SALURAN PEMASARAN JAMBU METE DI DESA LAILUNGGI Lambu Apu, Frengky; Rohi, Jullyo Gideon; Arrasyid, Bagus
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi saluran pemasaran biji jambu mete indikator yang digunakan yaitu pendekatan struktur, perilaku dan kinerja pasar (S-C-P) biji jambu mete didesa Lailunggi. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan pertimbangan karena Desa Lailunggi merupakan pusat produksi jambu mete. Responden yang dijadikan sampel adalah petani, pedagang pengumpul, pedagang perantara dan pedagang besar. Pengambilan sampel responden petani dilakukan menggunakan metode simple random sampling sebanyak 40 responden petani dari total anggota populasi sebanyak 201petani. Responden pedagang tengkulak 6 orang, pedagang perantara 5 orang dan pedagang besar 6 orang jadi jumlah keseluruhan yaitu 57 responden. Dari Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran biji jambu mete di Desa Lailunggi tidak effisien. Hal ini dilihat dari harga yang diterima petani tergolong kecil pada saluran pemasaran I. pembagian harga di antara lembaga pemasaran tidak merata. struktur pasar didesa Lailunggi terbentuk pasar persaingan tidak sempurna, cenderung ke pasar monopsoni atau oligopsoni. perilaku pasar terdapat dua saluran pemasaran. Saluran pemasaran I petani- pedagang pengumpul- pedagang perantara- pedagang besar. Saluran pemasaran II petani- pedagang perantara- pedagang besar. Pada saluraan pemasaran I sebanyak 81,5% petani. Pada saluran pemasaran II sebanyak 18,4% petani. Kinerja pasar yaitu hasil analisis marjin pemasaran, saluran pemasaran I memiliki marjin sebesar Rp 500/Kg, sedangkan saluran pemasaran II sebesar Rp 1000/Kg. selanjutnya analisis farmer share tertinggi pada saluran pemasran II yaitu 95,83% dan saluran pemasaran I yaitu 92,75%.
EFEKTIVITAS PERAN KELOMPOK TANI PADI DALAM DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DI DESA TANRA TUO KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG Mhw, Muh NurFitrah; Natsir, Mohammad; Sahlan, Sahlan
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran kelompok tani padi dalam distribusi pupuk bersubsidi di Desa Tanra Tuo Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang. Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dari 4 kelompok tani yang ada di Desa Tanra Tuo, dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan metode independen dan dipenden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas peran kelompok tani padi terhadap penyaluran pupuk bersubsidi berada pada kategori baik karna di atas rata-rata 1,5. Jadi peran kelompok tani dikatakan baik karena kelompok tani yang ada di Desa Tanra Tuo Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang melaksanakan peranannya dalam hal penyaluran pupuk bersubsidi. Sedangkan penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Tanra Tuo dikatakan efektif karena memenuhi semua asas 5 tepat yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu. Pada daerah penelitian konsep tersebut sudah berjalan dengan baik, yang berdasarkan dengan konsep RDKK.
EPIC MODEL : EFEKTIVITAS SISTEM PEMASARAN MELALUI SOSIAL MEDIA PADA UMKM PRODUK OLAHAN IKAN A, Akmal Abdullah; Adil, Andi Baso; Sumarni, Sumarni Sumarni
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efektivitas sistem pemasaran sosial media pada UMKM Produk Olahan Ikan. Penelitian ini dilakukan menggunakan Google Form dimana responden yang terdiri dari Follower dari UMKM yang tergabung dalam grup komunitas yang ada di Sulawesi Selatan yang menggunakan media pemasaran digital sebagai media promosi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode EPIC Model (Empathy, Persuation, Impact, dan Communication). Hasil penelitian mengkomfirmasi bahwa dari dimensi empati (Empathy), dimana pengelola UMKM sudah berjalan dengan efektif, berdasarkan opini dan persepsi para konsumen dan pelanggan. Dimensi persuasi (Persuation) dimana promosi yang dijalankan UMKM telah mampu menarik hati dan meyakinkan responden untuk memesan produk yang diiklankan. Dimensi dampak (Impact) memberi makna bahwa media promosi yang digunakan oleh UMKM Pengolahan sudah menampilkan konten iklan dengan kreatif, inovatif sesuai dengan tema dan tampil beda sehingga dapat menarik konsumen. Serta dimensi komunikasi (Communication) bermakna bahwa UMKM pengolahan ikan sudah memikat hati konsumennya melalui iklan promosi yang disampaikan melalui Instagram, Tiktok dan Facebook. Nilai EPIC rate sebesar 3,26, hal ini menunjukkan media promosi yang dilakukan melalui Instagram, Tiktok dan Facebook. oleh UMKM di Sulawesi Selatan sudah sangat efektif, karena di rentang berada pada 3,26 – 4,00.
SIKAP KONSUMEN TERHADAP SAYURAN DI PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN Novitasari, Andi
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.1189

Abstract

Sayuran yang merupakan tanaman holtikultura, memiliki nilai komersial yang cukup tinggi. Umumnya jenis sayuran hanya ditemukan di pasar-pasar tradisional tetapi saat ini berbagi jenis sayuran dapat ditemukan di pasar -pasar ritel modern saat ini. Seorang konsumen dalam menentukan pilihannya sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, dengan motif yang berbeda-beda dalam menentukan jenis sayuran yang akan dikonsumsinya, jumlah yang akan dibeli, harga yang dapat memuaskannya, waktu pembelian, tempat pembelian, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap sayuran di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di enam lokasi terdiri atas 3 pasar modern dan 3 pasar tradisional di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September sampai dengan November 2021. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja di pasar tradisional (Pasar Toddopuli, Pasar Terong dan Pasar Antang) dan pasar modern (Lotte Mart Mall Panakukang, Hero Perintis Kemerdekaan, dan Gelael Signature Makassar) . Setiap masing-masing lokasi diambil 20 responden dengan total sebanyak 120 responden. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu untuk menganalisis sikap konsumen terhadap sayuran di pasar tradisional dan sayuran pasar modern di kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan digunakan dan Gelael Signature Makassar). Setiap masing-masing lokasi diambil 20 responden dengan total sebanyak 120 responden. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu untuk menganalisis sikap konsumen terhadap sayuran di pasar tradisional dan sayuran pasar modern di kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan digunakan dan Gelael Signature Makassar). Setiap masing-masing lokasi diambil 20 responden dengan total sebanyak 120 responden. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu untuk menganalisis sikap konsumen terhadap sayuran di pasar tradisional dan sayuran pasar modern di kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan digunakanikan multiatribut . Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden konsumen sayur pasar tradisional dan pasar modern memiliki sikap positif yang baik terhadap sayuran di pasar tradisional dan pasar modern. Secara keseluruhan atribut-atribut sayuran pasar tradisional memiliki keunggulan pada harga yang kompetitif, kesegaran, kebersihan sayur, pelayanan dan ketersediaan sedangkan sayuran di pasar modern unggul pada pelayanan, kebersihan tempat, kesegaran, dan ketersediaan sayuran.
TEKNIK PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS MENTIMUN HIBRIDA (Cucumis sativus L.) DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI Yustisia, Dian
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.1413

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tigavarietas mentimun Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dalam rancangan faktorial. Dengan dua faktor dalam tiga ulangan dengan rincian sebagai berikut :Petak Utama (PU) adalah Varietas (V) yang terdiri dari ,V1 : Varietas Palangga F1V2 : Varietas Hijau RoketV3 : Varietas Putih Roket Anak Petak (AP) adalah Pemangkasan (P) yang terdiri dari : P0 : Kontrol P1 : Pemangkasan pucuk ruas 15 P2 : Pemangkasan pucuk ruas 20. Terdapat 9 kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 bedengan.Setiap bedengan terdapat 9 tanaman sehingga jumlah keseluruhan terdapat 243 tanaman.Selanjutnya dipilih 3 tanaman yang dijadikan tanaman sampel sehingga terdapat 81 tanaman yang dijadikan tanaman sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pemangkasan pucuk ruas 20 berpengaruhsangat nyata (**) terhadap jumlah daun, bobot segar per sampel, dan berpengaruh tidak nyata (tn) terhadap panjang buah. Varietas palangga memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan terbaik terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Tidak terjadi interaksi antara pemangkasan dari tiga varietas tanaman mentimun pada semua parameter pengamatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7