cover
Contact Name
Enggar Patriono
Contact Email
epatriono@unsri.ac.id
Phone
+62711580306
Journal Mail Official
biovalentia@unsri.ac.id
Editorial Address
JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30662 Indonesia
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Bioscientia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 27220680     DOI : https://doi.org/10.24233/sribios
Publikasi karya ilmiah secara berkala melalui jurnal elektronik sebagai tujuan SRIWIJAYA BIOSCIENTIA. Karya ilmiah yang dipublikasi oleh SRIWIJAYA BIOSCIENTIA termasuk dalam bidang ilmu Biologi murni dan Biologi terapan. Biologi murni termasuk Ekologi, Biosistematika, Fisiologi, Biologi Perkembangan, Mikrobiologi, Genetika. Biologi terapan termasuk Bioteknologi dan ilmu-ilmu turunan Biologi murni. Karya ilmiah yang dipublikasi dapat berupa hasil penelitian, studi kasus, review.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2026)" : 4 Documents clear
Tinjauan literatur burung Rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat: ekologi, konservasi, dan nilai budaya Khosina, Aulia Latifatun; Indriani, Resti; Asikin, Saripah Nur; Ervina, Tri; Wilda; Syamswisna
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.535

Abstract

Burung rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat mengalami penurunan populasi akibat degradasi habitat dan tingginya tekanan antropogenik. Penelitian ini bertujuan merangkum kondisi populasi, karakteristik ekologi, serta aspek sosial-budaya yang mempengaruhi konservasi rangkong melalui tinjauan literatur. Kajian dilakukan menggunakan metode studi pustaka terhadap 7 artikel ilmiah terbitan 2021-2025 yang relevan dengan populasi, sarang, habitat, dan persepsi masyarakat. Hasil tinjauan menunjukkan terdapat 8 spesies rangkong di Kalimantan Barat dengan dua spesies berstatus sangat terancam, termasuk Rhinoplax vigil (CR). Kepadatan populasi di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dilaporkan sangat rendah, yaitu 0,25-1,5 individu/km², sedangkan inventarisasi jenis menunjukkan 4-5 spesies per lokasi penelitian. Sebanyak 18 sarang aktif teridentifikasi, dengan 72% ditemukan pada pohon famili Dipterocarpaceae berdiameter >90 cm dan tinggi 30-50 m. Sumber pakan utama didominasi Ficus sp. (muncul di 100% literatur), diikuti Myristica sp. (42%). Dari aspek sosial, 80% responden mengakui masih adanya perburuan rangkong dan 61% generasi muda tidak memahami nilai budayanya. Kesimpulan menunjukkan bahwa keberlangsungan rangkong sangat bergantung pada ketersediaan pohon sarang besar, ketersediaan pakan, dan dukungan budaya lokal. Upaya konservasi perlu memprioritaskan perlindungan habitat kritis, penguatan hutan adat, serta edukasi berbasis budaya.  
Identifikasi senyawa biosurfaktan dari isolat bakteri tanah mangrove yang diaplikasikan pada remediasi limbah rumah tangga dan limbah perbengkelan Sareng, Antonia Meni; Manalu, Adelya; Fallo, Gergonius; Pardosi, Lukas
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.549

Abstract

Biosurfaktan adalah senyawa aktif permukaan yang diproduksi mikroorganisme dan berperan penting dalam remediasi limbah minyak karena sifatnya yang ramah lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa biosurfaktan dari isolat bakteri tanah mangrove Atapupu serta menguji potensinya dalam remediasi limbah rumah tangga dan limbah perbengkelan. Produksi biosurfaktan dilakukan melalui fermentasi menggunakan media Mineral Salt Medium (MSM) dengan penambahan sumber karbon dan nitrogen optimum. Biosurfaktan yang dihasilkan diekstraksi,kemudian dikarakterisasi menggunakan uji KLT dan FTIR. Hasil karakterisasi menunjukan gugus fungsi khas biosurfaktan berupa gugus glikolipid dan lipopolisakarida. Uji potensi remediasi dilakukan dengan menambahkan biosurfaktan pada limbah minyak jelantah dan oli bengkel dengan variasi konsentrasi 1% , 2% , 3%. Hasil uji spektrofotometri menunjukan bahwa biosurfaktan tanah mangrove mampu menurunkan konsentrasi oli bengkel secara signifikan,dengan aktivitas optimum pada konsentrasi 3% dengan nilai OD tertinggi 1,607 pada oli bekas (isolat AMPN 2.1) dan pada konsentasi 2 % 1,725 dengan nilai OD teringgi 1,725 (isolat AMDN 2.2). penelitian ini membuktikan bahwa biosurfaktan dari isolat bakteri mangrove berpotensi di aplikasikan sebagai agen bioremidiasi limbah hidrokarbon yang ramah lingkungan
Pemanfaatan tumbuhan dalam ritual Adat Suku Komering: kajian etnobotani di Desa Kotanegara, OKU Timur Harmida; Agustini, Bunga; Aminasih, Nita
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat masyarakat Suku Komering di Desa Kotanegara, Kabupaten OKU Timur, melalui pendekatan etnobotani. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan teknik observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterlibatan dalam praktik adat.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis ritual adat yang masih dilaksanakan, dengan melibatkan 32 spesies tumbuhan yang tergolong dalam 21 famili. Analisis kuantitatif menggunakan indeks Species Use Value (SUV) dan Family Use Value (FUV) menunjukkan bahwa Cocos nucifera memiliki nilai guna spesies tertinggi, sedangkan famili Magnoliaceae memiliki nilai guna famili tertinggi. Bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah bunga, yang umumnya berkaitan dengan fungsi simbolik dan estetika dalam ritual.Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat tidak hanya didasarkan pada aspek fungsional, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai budaya dan sistem kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pengetahuan etnobotani memiliki peran penting dalam pelestarian budaya serta mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati.
Perbandingan truss morfometrik Ikan Palau (Osteochilus vittatus, Valenciennes 1842) asal Sungai Kelekar Kabupaten Muara Enim dan Sungai Benuang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan Junaidi, Endri; Marshanda, Ayu; Muslim
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.557

Abstract

Truss morfometrik merupakan metode pengukuran ikan dengan menggunakan titik patokan yang berhubungan dan membentuk tubuh ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan morfometrik ikan palau (Osteochilus vittatus) asal Sungai Kelekar dan Sungai Benuang. Prosedur penelitian ini terdiri dari penentuan lokasi, pengukuran parameter lingkungan, pengambilan sampel, proses identifikasi ikan palau, pengukuran truss morfometrik dan meristik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan morfometrik O. vittatus asal Sungai Kelekar dan Sungai Benuang pada O. vittatus betina sebanyak 6 karakter dan 5 karakter untuk jantan. Terdapat juga perbedaan karakter meristik pada O.vittatus jantan dan betina dari kedua sungai tersebut. Rasio kelamin pada Sungai Kelekar menunjukkan bahwa jumlah ikan jantan yang tertangkap lebih besar dibandingkan ikan betina, sebaliknya pada Sungai Benuang jumlah ikan jantan yang tertangkap lebih sedikit dibandingkan ikan betina.

Page 1 of 1 | Total Record : 4