cover
Contact Name
Enggar Patriono
Contact Email
epatriono@unsri.ac.id
Phone
+62711580306
Journal Mail Official
biovalentia@unsri.ac.id
Editorial Address
JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30662 Indonesia
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Bioscientia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 27220680     DOI : https://doi.org/10.24233/sribios
Publikasi karya ilmiah secara berkala melalui jurnal elektronik sebagai tujuan SRIWIJAYA BIOSCIENTIA. Karya ilmiah yang dipublikasi oleh SRIWIJAYA BIOSCIENTIA termasuk dalam bidang ilmu Biologi murni dan Biologi terapan. Biologi murni termasuk Ekologi, Biosistematika, Fisiologi, Biologi Perkembangan, Mikrobiologi, Genetika. Biologi terapan termasuk Bioteknologi dan ilmu-ilmu turunan Biologi murni. Karya ilmiah yang dipublikasi dapat berupa hasil penelitian, studi kasus, review.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "vol 7 no 2 (2026)" : 3 Documents clear
Aktivitas senyawa antioksidan daun Sembung (Blumea balsamifera (L.) DC) Salni; Ai Nayah Fatihah
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.2.2026.589

Abstract

Antioksidan adalah suatu senyawa yang dapat mencegah terpaparnya radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel tubuh sehingga diperlukan pengunaan antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi, golongan senyawa dan nilai IC50. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2021 sampai bulan Desember 2021. Pengambilan sampel dilakukan di Daerah Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Metode yang digunakan penelitian diantaranya ekstraksi, fraksinasi, kromatografi cair vakum, pemurnian senyawa dengan menggunakan kromatografi kolom, penggolongan senyawa, dan penentuan nilai IC50 dengan metode DPPH. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu ekstraksi menghasilkan rendemen ekstrak metanol sebesar 21,38%. Hasil fraksinasi cair-cair mendapatkan nilai rendemen fraksi n-heksan sebesar 21,30% , fraksi etil asetat 59,05%, dan methanol 9,02%. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan plat KLT fraksi n-heksan dan etil asetat memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dibandingkan fraksi methanol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi n-heksan dan etil asetat daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC) mengandung golongan senyawa terpenoid, steroid dan tanin, memiliki aktivitas antioksidan tergolong sangat kuat, kuat, sedang dan lemah.
Profil metabolit dan bioaktivitas daun rumput israel (Asystasia gangetica (L.) T. Anderson) Putri Anggraini; Juswardi; Harmida
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.2.2026.591

Abstract

Rumput israel (Asystasia gangetica (L.) T. Anderson) merupakan gulma dari famili Acanthaceae yang berpotensi sebagai tanaman obat karena kaya akan senyawa metabolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil metabolit daun A. gangetica menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) serta menelusuri potensi bioaktivitasnya. Ekstraksi daun dilakukan menggunakan etanol 70% dengan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE), disentrifugasi pada 12.500 × g selama 15 menit, kemudian dianalisis menggunakan GC-MS. Identifikasi dan klasifikasi senyawa dilakukan berdasarkan basis data NIST, PubChem, KEGG, ChEBI, dan ClassyFire, sedangkan potensi bioaktivitas ditelusuri melalui studi literatur. Hasil analisis GC-MS mengidentifikasi 38 senyawa metabolit dengan total kelimpahan relatif sebesar 90,15% yang terbagi ke dalam 17 kelompok senyawa. Lima senyawa dominan yang terdeteksi meliputi 9,12,15-octadecatrienoic acid methyl ester (10,76%), trans-13-octadecenoic acid (9,53%), 4H-pyran-4-one,2,3-dihydro-3,5-dihydroxy-6-methyl (9,48%), dimethyl palmitamine (9,07%), dan n-hexadecanoic acid (8,06%). Kelompok senyawa utama didominasi oleh ester asam lemak (31,96%), asam lemak (20,08%), dan fenolik (10,81%). Selain itu, teridentifikasi empat senyawa asam lemak omega, yaitu 9,12,15-octadecatrienoic acid methyl ester (omega-3), trans-13-octadecenoic acid (omega-5), cis-vaccenic acid (omega-7), dan 9-octadecenoic acid (omega-9). Senyawa-senyawa tersebut berpotensi memiliki aktivitas utama sebagai antiinflamasi, antioksidan, antijamur, antibakteri, dan antikanker. Hasil ini menunjukkan bahwa daun A. gangetica berpotensi sebagai sumber bahan alam untuk pengembangan produk farmasi, kesehatan, pangan, dan pakan.
Identifikasi, prevalensi dan intensitas ektoparasit pada kucing di UPTD Rumah Sakit Hewan Provinsi Sumatera Selatan, Palembang Sri Amnadewi; Syafrina Lamin; Kamila Alawiyah; Mustafa Kamal; Sri Maulina
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.2.2026.588

Abstract

Infestasi ektoparasit merupakan masalah kesehatan utama pada kucing yang dapat menyebabkan dermatitis, anemia, hingga penularan penyakit zoonosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, menghitung prevalensi, dan intensitas ektoparasit pada kucing di UPTD Rumah Sakit Hewan Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan pada Desember 2025 dengan total 36 ekor kucing sebagai sampel. Metode pemeriksaan menggunakan superficial skin scraping, ear swab, dan flea combing. Hasil penelitian  ditemukan tiga jenis ektoparasit yakni  3 jenis, 3 famili dan  2 Ordo, meliputi pinjal    Ctenocephalides felis (Ordo: Siphonaptera, Famili: Pulicidae), serta dua jenis tungau dari Ordo Sarcoptiformes, yaitu Notoedres cati (Famili: Sarcoptidae) dan Otodectes cynotis (Famili: Psoroptidae), total prevalensi infestasi ektoparasit sebesar 33,31%  wilayah pravalensi terbesar yakni  daerah bukit lama (22,22 %) pravalensi dan intensitas ectoparasit. Pinjal Ctenocephalides felis (prevalensi 11,44%, tungau dengan kategori sedang, tetapi intensitasnya 5-7 individu parasit perkucing (sedang),  Notoedres cati (prevalensi 25%  dalam kategori sedang dengan intensitas 2-4 individu/kucing (rendah), intensitas 3 individu/ekor), tungau  Notoedres cati (prevalensi 25%, intensitas 1 ind/ekor), dan tungau telinga Otodectes cynotis (prevalensi 3%, intensitas 1 ind/ekor).Tidak ada keterkaitan antara pravalensi dan intensitas invasi ektoparasit terhadap jenis kelamin, umur dan jenis kucing. Kondisi lingkungan yang lembab dan managmen  pemeliharaan luar ruangan menjadi faktor risiko utama transmisi ektoparasit di Kota Palembang.

Page 1 of 1 | Total Record : 3