cover
Contact Name
Rikha Widiaratih
Contact Email
ijoce@live.undip.ac.id
Phone
+6281310097666
Journal Mail Official
ijoce@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. H. Soedarto, S.H, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27148726     DOI : -
Indonesian Journal of Oceanography is published by Department of Oceanography, Universitas Diponegoro. The Indonesian Journal of Oceanography is published four times a year in February, May, August and November containing research articles and literature review on Oceanography and Marine aspects in general. Indonesian Journal of Oceanography (IJOCE) encourages submission of manuscripts dealing with all research papers and review on all aspects of oceanography, coastal management, marine science, marine biology, marine conservation, marine ecology, marine microbiology, marine culture, marine geology, air and ocean dynamics, estuary, renewable energy, disaster mitigation, ocean technology, ocean and coastal resources, ocean satellite, ocean remote sensing, other ocean topics.
Articles 255 Documents
Estimation of Longshore Sediment Transport in Cemara Besar Island, Karimun Jawa Nur Kholik Kurniana Putra; Baskoro Rochaddi; Yulius Yulius; Alfi Satriadi; Petrus Subardjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.029 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i3.8736

Abstract

Pulau Cemara Besar merupakan salah satu pulau destinasi wisata di Kepulauan Karimun Jawa. Untuk mendukung pengembanagn wisata yang berkelanjutan diperlukan analisis LST (Longhore Sediment Transport)  untuk pengambilan kebijakan pengembangan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji transport sedimen sejajar pantai. Parameter inputan LST diperoleh dari data model reanalysis ERA-5 yang selanjutnya dilakukan peramalan gelombang dengan metode SMB dan analisis gelombang representatif. Ukuran butir sedimen diambil di sepanjang pantai sebanyak 14 titik dan dilakukan analisis granulometri untuk mengetahui besar d50 sedimen. Transport sedimen sejajar pantai diprediksi menggunakan persamaan empiris dari CERC. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa LST terjadi di sepanjang pantai dengan debit tinggi pada pangkal pulau dan sepanjang sisi barat pulau mencapai 439.20 x 103m3/tahun. Pada sisi timur pulau memiliki debit yang lebih kecil berkisar 12.38 x 103 hingga 89.94 x 103 m3/tahun. Analisis LST memungkinkan adanya ketidakseimbangan pada imbangan sedimen di ekor dan pangkal pulau. Analisis LST perlu dikaji lebih jauh dengan ada kaitannya dengan abrasi dan akresi di sepanjang pulau untuk memperkaya pustaka daya dukung lingkungan pengembangan wisata.   Cemara Besar Island located in Karimun Jawa Islands. This island was potential tourist destination. LST (Longhore Sediment Transport) as a part of litoral process  was needed for spatial decision making. This research was conducted to analyze the LST along the shoreline. LST was calculated from ERA-5 reanalysis model data. Then the wave hindcasting was done using the SMB method and representative wave analysis. The sediment grains size were taken along the coast by 14 points and a granulometric analysis was carried to determine the d50 sediment size. LST was predicted using empirical equations from CERC. LST occurs with high discharge at the base of the island and along west side of the island reached 439.20 x 103m3/year, then eastern side has a smaller discharge with a range12.38 x 103 to 89.94 x 103 m3/year .  LST analysis allows for an imbalance in the sediment budget at tail and base of the island. Further study was need to prove abrasion and accretion caused by LST to enrich the information for tourism development.
Analisa Laju Sedimentasi di Dermaga 4 Pelabuhan Cigading 1 Provinsi Banten Anisa Nabila; Jarot Marwoto; Petrus Subardjo; Azis Rifai; Warsito Atmodjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 1 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.212 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i1.9901

Abstract

Dermaga 4 Pelabuhan Cigading 1 mengalami perubahan kedalamanyang diakibatkan oleh adanya sedimentasi apabila tidak ditindaklanjuti hal ini dapat mengganggu aktifitas kapal pada dermaga 4. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai laju sedimentasi yang terjadi di dermaga 4. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2020 – 30 Januari 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pengambilan sampel sedimen untuk analisa ukuran butir sedimen dan nilai laju sedimentasi. Selain itu, data arus pasang surut dan debit sungai diperlukan untuk mengetahui pergerakan sedimen, sedangkan data batimetri digunakan untuk membandingkan perbedaan kedalaman antara tahun 2020 dengan tahun 2018. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sedimentasi terkecil terjadi pada stasiun 2 yang terletak di dekat laut yaitu sebesar 0.0789 gr/cm2/hari sedangkan nilai terbesar terdapat pada stasiun 6 yang terletak di muara sungai sebesar 2.7479 gr/cm2/hari. Hal ini membuat kedalaman dermaga mengalami perubahan kedalaman dalam kurun waktu 2 tahun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa laju sedimentasi di daerah ini berasal dari Sungai Citayur.
Respon Kesuburan dan Hasil Tangkapan Ikan Terhadap Variablitias ENSO dan IOD di Perairan Teluk Lampung Indonesia Kunarso Kunarso; Muhammad Yafi Arfa; Heryoso Setiyono; Azis Rifai; Petrus Subardjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.288 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i2.11223

Abstract

Perubahan suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a dipengaruhi variabilitas iklim yang ada, variabilitas iklim yang dimaksud adalah ENSO (El Nino Southern Oscilation) dan IOD (Indian Oscillation Dipole). Studi tentang pengaruh ENSO dan IOD telah banyak dilakukan sebelumnya di Perairan Indonesia, namun belum ada studi terkait untuk wilayah Perairan Teluk Lampung. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui respon perubahan SPL, klorofil-a, dan hasil perikanan pengaruh dari variabilitas iklim antar tahunan ENSO dan IOD di Perairan Teluk Lampung. Metode pendekatan masalah yng digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan data near real-time klorofil-a dan SPL dari satelit penginderaan jauh  MODIS, indeks ENSO dan IOD, serta dilengkapi dengan data angin dari ECMWF. Data-data tersebut diolah dalam bentuk grafis dan diagram Hovmoller, selanjutnya dianalisis dengan statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukan adanya respon nyata perubahan SPL dan klorofil-a terhadap adanya variabilitas iklim ENSO dan IOD. Respon yang fenomenal yaitu adanya suhu yang sangat rendah dan klorofil-a yang sangat tinggi pada saat fase La Nina - IOD (+), respon klorofil-a tinggi juga terjadi pada saat El Nino-IOD (+) namun tidak setinggi ketika La Nina-IOD(+). Respon SPL yang hangat dan  klorofil-a rendah yag terjadi pada fase La Nina - IOD (-). Hal ini mengindikasikan bahwa kesuburan Perairan Teluk Lampung tertinggi terjadi pada saat La Nina – IOD (+), sebaliknya kesuburan perairan terendah terjadi pada saat La Nina – IOD (-). Pada saat kesuburan meningkat hasil perikanan juga meningkat dan pada saat kesuburan turun pada kondisi La Nina IOD(-) maka hasil tangkapan ikan juga menunjukkan penurunan. 
Analisa Sebaran Klorofil-a dan Kualitas Air di Perairan Pulau Sintok, Karimunjawa, Jawa Tengah Muhammad Sababa Alhaq; Agus Anugroho Dwi Suryoputro; Muhammad Zainuri; Muslim Muslim; Jarot Marwoto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.678 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i4.11728

Abstract

Pulau Sintok termasuk di bagian zonasi pariwisata yang mana terdapat beberapa kegiatan tertentu yang terjadi di wilayah Pulau Sintok. Setiap kegiatan tentunya akan berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan keberadaan biota perairan, terutama fitoplankton. Fitoplankton menjadi parameter utama dalam perubahan kualitas air suatu perairan dikarenakan fitoplankton merupakan biota pertama yang merespon perubahan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan distribusi klorofil-a dan kualitas perairan di Pulau Sintok. Pengambilan sampel dilakukan pada tanggal 28 – 30 November 2019. Sampel air untuk analisa klorofil a diambil pada permukaan air, Adapun data  kualitas air diukur secara exsitu. Hasil penelitian dari konsentrasi klorofil-a di lokasi perairan Pulau Sintok, Karimun Jawa, Jawa Tengah memiliki nilai konsentrasi yang berkisar antara 0,1401348 – 0,9097467 (mg/m3).Berdasarkan data diperoleh sebaran klorofil - a yang berbentuk divergen dari stasiun 1 sampai stasiun 10 dengan perbedaan yang tidak cukup signifikan. Hasil pengukuran suhu berkisar antara 28,3 °C – 29,5 °C; pengukuran salinitas memiliki nilai konsentrasi yang berkisar antara 32 ‰ – 35 ‰; pengukuran kecerahan berkisar antara 73,18 dan 100 %; derajat keasaman (pH) memiliki nilai konsentrasi yang berkisar antara 7 hingga 7,15; oksigen terlarut memiliki nilai konsentrasi yang berkisar antara 4,9 mg/l – 5,6 mg/l. Hubungan antara klorofil-a dan parameter kualitas air yang diukur secara korelasi regresi menunjukkan adanya persebaran yang bersifat divergen.
Studi Sebaran Material Padatan Tersuspensi Di Muara Sungai Sambong, Kabupaten Batang Ahmad Fikri Delardi; Siddhi Saputro; Warsito Atmodjo; Heriyoso Setyono; Rikha Widiaratih; Aris Ismanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.876 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v1i1.6265

Abstract

Muara Sungai Sambong berpotensi mengalami pendangkalan akibat pengendapan sedimen tersuspensi. Kali Sambong terus mengalami pendangkalan karena sedimentasi dan sampah sekaligus alur menuju muara pantai yg mengalami penyempitan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus dalam persebaran MPT di Muara Sungai Sambong, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Penelitian dimulai dari tahap pengambilan data di lapangan pada tanggal 7-9 Maret 2017 di Perairan Muara Sungai Sambong, Batang dan tahap pengolahan serta analisis data hasil pengukuran lapangan. Materi yang digunakan meliputi data primer berupa sampel air laut serta data lapangan kecepatan dan arah arus saat pasang maupun surut selama 3 hari, sedangkan data sekunder berupa data pasang surut bulan Maret 2017 dan citra GeoEye tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif model, penentuan lokasi pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, pengambilan data arus menggunakan metode lagrange. Model matematik yang digunakan adalah Mike21 Flow Model FM untuk pola arus dan metode interpolasi sebaran MPT dengan ArcGIS menggunakan metode Natural Neighbor. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan arus pada kondisi pasang menuju surut memiliki nilai antara 0,168 m/dt – 1,111 m/dt, sedangkan pada kondisi surut menuju pasang memiliki nilai antara 0,164 m/dt – 1,25 m/dt. Nilai material padatan tersuspensi pada kondisi pasang menuju surut memiliki nilai antara 0,08 – 0,29 g/L, sedangkan pada kondisi surut menuju pasang memiliki nilai antara 0,06 – 0,35 g/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh arus terhadap sebaran konsentrasi MPT, cukup tinggi.  Sambong Estuary potentially suffering to shallow as the result of suspended sedimentation. Sambong River is shallowing due to sedimentation and debris which also narrowing the river channel. The purpose of this study is to observe the effect of current to Total Suspended Solid (TSS) distribution in Sambong Estuary, Batang Regency, Central Java. The study was begin from field collecting data on 7-9 March 2017 in Sambong Estuary waters, Batang and then the data proceed and analized. Material of this study was consist of primary data, which are seawater sampel, current velocity and direction while tide and neap, and secondary data, which are tidal data on March 2017 and GeoEye image on 2017.  Quantitative model analysis was used in this study, purposive sampling method was used on collecting the water sampel and lagrange method was used for current data collecting. Mike21 Flow Model FM was used for current model and TSS interpolation method was using ArcGIS by Natural Neighbor method. The result of this study showed that current velocity in tide to neap condition was 0.168 m/s – 1.111 m/s, while in neap to tide condition was 0.164 m/s – 1.25 m/s. Total Suspended Solid value tide to neap condition was 0.08 g/L – 0.29 g/L, while in neap to tide condition was 0.06 g/L – 0.35 g/L. According to this study the effect of current to TSS was high.
Analisa Sebaran Suhu Permukaan Laut Berdasarkan Citra Landsat-8 TIRS di Sekitar Outfall PLTU Tarahan Lampung Selatan Muhammad Bani Putra Utama; Gentur Handoyo; Heryoso Setiyono; Dwi Haryo Ismunarti; Agus Anugroho Dwi Suryoputro
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 1 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1403.691 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i1.7493

Abstract

PLTU Tarahan Lampung Selatan menggunakan air laut sebagai air pendingin dalam kegiatan operasionalnya. Kegiatan tersebut menghasilkan limbah air panas yang berhubungan  langsung  dengan  perairan,  sehingga dapat  mengakibatkan berubahnya suhu permukaan laut di perairan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran horizontal limbah air panas di perairan laut sekitar outfall PLTU Tarahan Lampung Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Citra Landsat 8 TIRS,  suhu  permukaan  laut  lapangan  dan  arus  permukaan  laut lapangan, peta bathimetri yang diterbitkan oleh Pushidrosal, pasang surut yang diterbitkan oleh BIG yang diunduh pada laman http://ina-sealevelmonitoring.big.go.id dan peta RBI yang diterbitkan oleh BIG. Pengambilan data lapangan sebanyak 15 titik untuk mengetahui akurasi data citra dengan pengukuran lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kenaikan suhu permukaan laut oleh limbah air panas PLTU Tarahan Lampung Selatan sebesar 4oC dari suhu rata-rata laut di daerah outfall. Pola persebaran suhu permukaan laut membentuk setengah busur dengan luasan sebesar 39 hektar. Suhu tertinggi sebesar 33,5oC yang berada di dekat outfall dan terendah sebesar  29,4oC dan bergerak menuju arah  tenggara dari outfall.  The Steam Electricity Power Plant Tarahan South Lampung uses sea water for cooling water in its operational activities. The activity produces hot water waste that is directly related to the waters, so that it can lead to increased sea surface temperatures in the waters. Data used in this study include Landsat 8 TIRS imagery, field sea surface temperature and field sea surface currents, bathymetry maps published by Pushidrosal, tides data published by BIG which downloaded on the page http://ina- sealevelmonitoring.big.go.id and maps of the RBI from BIG. Field data capture as much as 15 points to know the accuracy of image data with measurement field. The results obtained from the research showed a rise in sea surface temperature of 4oC than the average temperature of the sea around the outfall. The distribution pattern of sea surface temperature forms a half arc with an area of 39 hectares. The highest temperature was 33.5oC which is near the outfall and the lowest was 29.4oC which is at the farthest point. The pattern of sea surface temperature difstribution was moving towards the Southeast  from the outfall.  
Transpor Sedimen di Perairan Muara Sungai Bodri, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal Dayinta Andayani; Agus Anugroho Dwi Suryoputro; Warsito Atmodjo; Alfi Satriadi; Petrus Subardjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.588 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i3.8513

Abstract

Pantai akan terus berubah bentuknya menyesuaikan kondisi keseimbangan dinamiknya, proses tersebut dapat mengakibatkan akresi ataupun abrasi. Bentuk morfologi pantai yang terus berubah juga terjadi di perairan muara sungai Bodri. Hal ini tidak lepas dari pengaruh gelombang, arus sejajar pantai dan pergerakan sedimen. Perubahan tersebut akan berpengaruh terhadap aktivitas penduduk terutama nelayan yang kesulitan keluar masuk muara sungai Bodri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transpor sedimen yang disebabkan oleh arus sejajar pantai di perairan muara sungai Bodri selama 10 tahun (2009-2019) pada saat musim Timur. Penelitian ini menggunakan data morfologi, pasang surut, angin, gelombang, arus sejajar pantai, sampel sedimen gosong, dan material padatan  tersuspensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan studi kasus dan untuk pentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling serta dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian dibagi menjadi 3 daerah yaitu daerah Timur muara, depan muara dan Barat muara. Besar arus sejajar pantai di daerah Timur muara yaitu 1,020 m/s, pada daerah depan muara terjadi arus sejajar pantai sebesar 1,243 m/s dan pada daerah Barat muara terjadi arus sejajar pantai sebesar 0,856 m/s. Transpor sedimen terjadi pada bagian Timur muara dengan arah dari Tenggara ke arah Utara sebesar 979.954,903 m3/tahun, kemudian di depan muara sungai arah berbelok ke Barat sebesar 1.131.864,393 m3/tahun, selanjutnya di Barat muara sungai berbelok dari arah Utara ke arah Barat Daya sebesar 432.014,433 m3/tahun. Hasil data konsentrasi sedimen tersuspensi menunjukkan bahwa daerah Timur memiliki nilai konsentrasi paling besar kemudian daerah Barat memiliki nilai konsentrasi terendah. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam perencanaan pencegahan abrasi dan akresi di perairan muara sungai Bodri. 
Studi Potensi OTEC Berdasarkan Distribusi Suhu, Salinitas dan Densitas Di Perairan Timur – Utara Pulau Bali Ni Komang Sri Andayani; Delyuzar Ilahude; Alfi Satriadi; Purwanto Purwanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 4 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.353 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i4.9346

Abstract

Perairan Pulau Bali bagian timur dilalui ARLINDO (Arus Lintas Indonesia) dengan suhu 5 ˚C – 10 ˚C sehingga perairan ini cocok untuk dijadikan wilayah pengembangan energi terbarukan yaitu Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi suhu, salinitas, densitas terhadap kedalaman dan jenis massa air serta nilai maksimum efisiensi carnot, power gross (Pg) dan power net (Pnet) di perairan timur – utara Pulau Bali. Dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa perairan timur – utara Pulau Bali jenis massa airnya adalah North Pasific Intermediate Water (NPIW). Nilai efisiensi carnot maksimum 0.828463, power gross (Pg) 0.0215 (MW) dan power net (Pnet) 0.0170 (MW). The waters of Bali Island are through by ARLINDO with a temperature 5 ˚C – 10 ˚C making them particularly suited for the development of renewable energy for Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). The objectives of this research are to determine the distribution of temperature, salinity, density to the depth and type of water mass and also to determine the maximum value of carnot efficiency, power gross (Pg) and power net (Pnet) in east – north Bali Island. Based on the research indicates the type of water mass in east – north Bali Island is North Pasific Intermediate Water (NPIW). The value of maximum carnot efficiency 0.828463, power gross (Pg) 0.0215 MW and power net (Pnet) 0.0170 MW.
Validasi Pengukuran Turbiditas dan Material Padatan Tersuspensi di Banjir Kanal Barat, Semarang dengan Menggunakan Smartphone Irsyad Abdi Pratama; Hariyadi Hariyadi; Anindya Wirasatriya; Lilik Maslukah; Muh Yusuf
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.874 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i2.11158

Abstract

Muara sungai merupakan perairan pantai dimana terjadi tempat pertemuan antara air tawar yang berasal dari daratan dan air laut yang dipengaruhi oleh pasang surut dan gelombang .Aliran sungai yang bermuara di laut membawa material padatan tersuspensi (MPT).Sepanjang aliran sungai Banjir Kanal Barat terdapat kegiatan pemanfaatan ruang seperti industri dan aktifitas pemukiman yang berperan besar sebagai pemasok material padatan tersuspensi di muara sungai Banjir Kanal Barat.Hydrocolor merupakan aplikasi ponsel dengan menggunakan kamera digital ponsel sebagai radiometer 3-band dan sensor auxilary ponsel digunakan untuk mengukur reflektansi pengindraan jauh dari kolom perairan.Data primer meliputi data turbiditas dan data sedimen tersuspensi sebanyak 105 stasiun dan data hydrocolor. Data pendukung yang digunakan yaitu data peta Rupa Bumi Indonesia Skala 1:25.000 Tahun 2018 yang diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan metode ekploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan data turbiditas lapangan dengan data hydrocolor ditunjukkan oleh nilai bias dan RMSE pada musim sebesar 1,99 NTU dan 5,618 NTU dan musim barat nilai bias dan RMSE sebesar 2,23 NTU dan 3,968 NTU. Algoritma baru dibangun dengan rumus Turbiditas (NTU)= 0.786ln(x) + 1.5674 dimana x adalah nilai turbiditas orisinil dari pengukuran hydrocolor. Turbiditas dengan algoritma baru ini memilki nilai bias dan RMSE sebesar 0,005 NTU dan 0,2957 NTU. Hasil pengolahan data MPT lapangan dengan data hydrocolor, nilai bias dan RMSE pada musim timur sebesar -38,1 mg/l dan 39,103 mg/l dan musim barat nilai bias dan RMSE sebesar -46,54 mg/l dan 48,581 mg/l.
Distribusi Material Padatan Tersuspensi di Perairan Semarang dengan Penginderaan Jauh Adzkia Pincta Milenia; Anindya Wirasatriya; Lilik Maslukah; Muh Yusuf; Muhammad Helmi
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.833 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i3.11704

Abstract

Muara sungai Banjir Kanal Barat merupakan tempat pertemuan antara sungai dan wilayah pesisir, dimana sungai Banjir Kanal Barat berpotensi sebagai media pembawa limbah, mulai dari limbah rumah tangga, hingga kegiatan-kegiatan industri. Limbah tersebut menyebabkan perairan sekitar menjadi keruh yang berkaitan pada peningkatan sedimen tersuspensi di daerah tersebut. Pendekatan citra penginderaan jauh merupakan alternatif untuk mengetahui sebaran material padatan tersuspensi (MPT). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai sebaran MPT di muara Banjir Kanal Barat Semarang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2020 di muara Sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang. Pengambilan sampel  MPT di lapangan dilakukan pada 100 stasiun dengan kedalaman 1 meter. Data MPT dan reflectance remote sensing (Rrs) diperoleh dari situs sentinel copernicus rekaman pada tanggal 11 Agustus 2020 yang merupakan data citra satelit Sentinel-2 dengan resolusi 10 m. Data citra satelit Sentinel-2 diolah dengan pendekatan algoritma Syarif Budhiman (2004). Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi MPT hasil observasi lapangan didapat rentang nilai antara 32,72 – 75,46 mg/L, sedangkan berdasarkan analisis MPT dengan citra satelit sebesar 22,51 – 35,48 mg/L. Nilai akurasi bias parameter MPT sebesar  -20,43. Nilai RMSE parameter MPT sebesar 21,53.

Page 3 of 26 | Total Record : 255