cover
Contact Name
Rikha Widiaratih
Contact Email
ijoce@live.undip.ac.id
Phone
+6281310097666
Journal Mail Official
ijoce@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. H. Soedarto, S.H, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27148726     DOI : -
Indonesian Journal of Oceanography is published by Department of Oceanography, Universitas Diponegoro. The Indonesian Journal of Oceanography is published four times a year in February, May, August and November containing research articles and literature review on Oceanography and Marine aspects in general. Indonesian Journal of Oceanography (IJOCE) encourages submission of manuscripts dealing with all research papers and review on all aspects of oceanography, coastal management, marine science, marine biology, marine conservation, marine ecology, marine microbiology, marine culture, marine geology, air and ocean dynamics, estuary, renewable energy, disaster mitigation, ocean technology, ocean and coastal resources, ocean satellite, ocean remote sensing, other ocean topics.
Articles 255 Documents
Pengukuran Batimetri Untuk Perencanaan Pengerukan Kolam Pelabuhan Peti Kemas Belawan Sumatera Utara Syakinah Maghfirah Ayu; Agus Anugroho Dwi Suryo P; Petrus Subardjo; Sugeng Widada; Purwanto Purwanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3021.35 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i3.8154

Abstract

Kapal kandas kerap terjadi di Kolam Pelabuhan Peti Kemas Belawan diakibatkan  adanya  pendangkalan. Pendangkalan akibat inputan sedimen sari Muara Sungai Belawan membuat kedalaman tidak sesuai dengan draft minimum kapal. Hal ini menghambat aktivitas bongkar muat sehingga diperlukan perawatan kolam pelabuhan dengan cara pengerukan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kedalaman sebenarnya/eksisting dengan mengukur batimetri agar diketahui volume  pengerukan penambahan kedalaman sesuai syarat aman draft kapal. Materi pada penelitian ini meliputi kedalaman eksisting, pasang surut, dan data draft kapal. Metode studi kasus diterapkan pada penelitian ini karena permasalahan yang dikaji menghasilkan hasil penelitian yang hanya dapat digunakan di lokasi tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kedalaman eksisting  yang  berkisar  antara -3,70  m  hingga -10,5 m. Berdasarkan  hasil  tersebut  apabila  disesuaikan dengan syarat aman kapal pada kolam pelabuhan yaitu -11 m, terjadi pendangkalan sehingga perlu dilakukan pengerukan. Setelah itu dihitung volume pendangkalan  yang dikeruk berdasarkan desain kedalaman, slope,  penambahan siltation rate menggunakan metode Grading dengan TIN (Triangulated Irregular Network) oleh perangkat lunak AutoCAD Civil 3D 2016. Total nilai volume pengerukan sedimen yang harus dikeruk sebesar 96.064,034 m3 agar kolam pelabuhan dapat dilalui kapal secara aman
Perubahan Garis Pantai Pada Morfologi Gisik Kantung di Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Anggardha Ayu Pratiwi; Heryoso Setiyono; Agus Anugroho Dwi Suryoputro; Jarot Marwoto; Alfi Satriadi
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 4 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.538 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i4.9197

Abstract

Pantai Baron merupakan salah satu pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Baron terletak di antara dua tebing terjal (cliff) sehingga terbentuk morfologi gisik kantung (pocket beach) yang memiliki hamparan pasir yang terbentuk dari hasil sedimentasi. Permasalahan utama di lokasi penelitian yaitu terjadi perubahan garis pantai yang cukup dinamis. Perubahan garis pantai yang terjadi di sepanjang pantai Baron dapat berupa proses abrasi dan akresi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui luasan perubahan garis pantai yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah perubahan garis pantai yang terjadi di pantai Baron selama kurun waktu 2010-2018. Total luasan abrasi yang terjadi adalah 2,75 ha dan total luasan akresi 1,07. Baron Beach is one of the beaches directly adjacent to the Indian Ocean, located in Kemadang Village, Tanjungsari Sub-District, Gunung Kidul Regency Special Region of Yogyakarta. Baron Beach is located between cliffs,with pocket beaches that have a stretch of sand formed from the destruction of organic matter millions of years ago. The main problem is the problem of coastline changes that occur over an annual period, having a fairly dynamic coastline change. The changes in coastline that occur along baron beach can be a process of abrasion and accretion. The purpose of this study is to find out the extent of the changes in the coastline that occur. The method used in this study is a descriptive quantitative method. Quantitative method due to research data in the form of numbers and analysis using statistics, is descriptive because this method makes an overview of an event and situation researched in a limited time with a specific region and produces an overview of the situation. The result of this study is that the changes in the coastline that occurred on baron beaches are quite dynamic in the period 2010-2018. The total area of abrasion occurred was 2.75 ha and the total accretion area was 1.07.
Analisa Sebaran Kandungan Fosfat di Muara Sungai Bodri, Kendal Jawa Tengah Ameylia Ayu Puspitasari; Muhammad Zainuri; Heryoso Setiyono; Sri Yulina Wulandari; Lilik Maslukah
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 1 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.911 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i1.10684

Abstract

Kendal adalah salah satu daerah di Jawa Tengah yang merupakan daerah yang cukup padat penduduk dan memiliki aktifitas industri dan kegiatan manusia yang cukup tingi pula. Keadaan tersebut menyebabkan adanya degradasi limbah yang berakibat pada peningkatan bahan organik di wilayah pesisir dan pantai yang dibawa dari daratan melalui sungai dan mengarah ke muara. Muara Sungai Bodri merupakan sungai dengan masukan limbah organik yang berasal dari kegiatan pertanian, pertambakan dan perikanan. Dengan masuknya limbah organik ke perairan, struktur komunitas plankton dan kualitas perairan akan mengalami perubahan sesuai dengan pengaruh cuaca dan pasang surut. Keadaan tersebut juga dapat mengakibatkan kenaikan kandungan nutrien terutama fosfat, fosfat adalah salah satu unsur yang mempengaruhi kesuburan perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan serta pola sebaran fosfat di Muara Sungai Bodri. Penelitian di Muara Sungai Bodri, Kendal dilaksanakan pada Tanggal 30 September 2020. Penentuan lokasi titik penelitian menggunakan metode purposive sampling di 9 titik yang berbeda. Analisa kandungan fosfat di Muara sungai Bodri memiliki rata-rata konsentrasi sebesar 0,27 µM. Persebaran konsentrasi fosfat menunjukan adanya hubungan linier dengan kecepatan dan arah arus di wilayah tersebut. Semakin besar kecepatan arus maka nilai konsentrasi fosfat juga semakin besar, begitupula dengan arah arus, bahwa konsentrasi fosfat semakin tinggi di titik yang dilalui massa air yang dipengaruhi arus dari darat di wilayah tersebut yaitu menuju timur laut.
Studi Run-Up Gelombang Pada Bangunan Jetty Pelabuhan Di PPP (Pelabuhan Perikanan Pantai) Tegalsari, Kota Tegal Bagaskoro Cahyo Fauzan; Warsito Atmodjo; Baskoro Rochaddi; Rikha Widiaratih; Azis Rifai
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.804 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i3.11593

Abstract

Bangunan pelindung pantai jetty pelabuhan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal berfungsi untuk melindungi wilayah muara dari efek pendangkalan. Tinggi bangunan jetty Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal memiliki tinggi bangunan sebesar 2,5 meter. Gelombang datang ke bangunan pantai akan dapat membangkitkan run-up gelombang, sehingga dapat mempengaruhi stabilitas dan efektivitas bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi run-up yang terjadi pada bangunan jetty di PPP Tegalsari, Kota Tegal. Pengumpulan data penelitian diawali dengan pengukuran dimensi jetty, pengukuran gelombang menggunakan ADCP yang dipadukan dengan data  angin ogimet selama 11 tahun (2009–2019), pengukuran batimetri dan data pasang surut PPP Tegalsari tahun 2020. Analisis data gelombang menggunakan metode Sugianto et al (2017), analisis pasang surut dengan metode admiralty, dan analisis tinggi run-up menggunakan perhitugan empiris Bilangan Irribaren (CERC,1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi  run-up gelombang pada Musim Barat pada jetty 0,64 m pada  kondisi overtopping dengan h-ds = 0,57 m, tinggi run up gelombang pada Musim Peralihan I sebesar 0,53 m pada  kondisi non - overtopping dengan h-ds =  0,57 m, tinggi run up gelombang pada Musim Timur pada jetty 0,52  m  kondisi overtopping dengan h-ds = 0,57  m, tinggi run up gelombang pada musim Peralihan II  pada jetty sebesar 0,57 m dengan kondisi overtopping dengan h-ds= 0,57 m .  Jetty dikategorikan kedalam kondisi overtopping karena pada musim barat dan peralihan II karena nilai h-ds lebih kecil dibandingkan nilai run-up.
Pengaruh Pasang Surut Terhadap Sebaran Material Padatan Tersuspensi di Pantai Dasun Kabupaten Rembang Gentur Handoyo; Petrus Subardjo; Vemilarisa Kusumadewi; Baskoro Rochaddi; Sugeng Widada
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 1 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.329 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i1.6915

Abstract

Indonesia memiliki laut yang sangat luas dibandingkan dengan daratannya. Luas total wilayah Indonesia adalah 7,81 juta km2 yang terdiri dari 2,01 juta km2 daratan, 3,25 juta km2 lautan, dan 2,55 juta km2 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Merupakan suatu Negara dengan luas perairan lebih besar dari pada luas daratan, maka dari itu Indonesia disebut sebagai Negara Maritim. Salah satunya dipulau jawa, tepatnya di daerah jawa tengah. Pantai Dasun terletak di wilayah Kabupaten Rembang, dimana lokasi tersebut sering dijumpai aktivitas kapal nelayan, destinasi wisata, kegiatan industri dan aliran sungai. Proses sedimen tersuspensi dipengaruhi oleh proses-proses yang terjadi di lautan seperti pasang surut dan arus. Pada saat pasang, akan menyebabkan konsentrasi material padat tersuspensi di pelabuhan tinggi. Begitu juga pada saat surut, konsentrasi material padat tersuspensi juga akan berubah lagi. Secara geografis titik lokasi penelitian berada pada posisi 6040’7,89”S - 6040’22,29”S dan 111026’21,34”E - 111026’34,45”E. Tujuan dilakukan penelitian ini  adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kekeruhan perairan tersebut serta dampak yang ditimbulkannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018 dengan lokasi daerah pantai Dasun Rembang, Jawa Tengah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak komputer yaitu Ms Excel, Er Mapper, dan Arc GIS. Materi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yaitu pengamatan lokasi kekeruhan perairan, data pasang surut dan arus, sedangkan data sekundernya yaitu berupa peta rupa bumi Indonesia, data tinggi muka air laut dari satelit. Berdasarkan hasil analisis dari sampel MPT terjadi kekeruhan perairan dengan tingkat sedimenasi yang cukup tinggi. Hasil regresi linier dari data pengamatan pasang surut menunjukan kenaikan sebesar 157 mg/l – 203 mg/l. Kenaikan muka air laut menyebabkan dampak sedimentasi dimuara sungai pantai Dasun Rembang.
Studi Batimetri dan Topografi Dasar Laut untuk Penentuan Jalur Peletakanan Kabel Bawah Laut di Perairan Lampung – Pulau Pahawang Ma'ariq Badrutamam S.; Alfi Satriadi; Aris Ismanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 2 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2200.96 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i2.8065

Abstract

Energi listrik sangat dibutuhkan untuk berbagai macam keperluan seiring dengan perkembangan dinamika kehidupan masyarakat. Untuk mengantisipasinya direncanakan pembangunan daya pasokan listrik melalui kabel bawah laut dari Lampung menuju Pulau Pahawang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kedalaman dan morfologi dasar laut pada lokasi penelitian serta menentukan jalur kabel bawah laut berdasarkan data tersebut. Jalur pemasangan kabel bawah laut dimulai dari landing point Lampung, berlanjut melintasi laut menuju landing point Pulau Pahawang. Dalam merancang jalur pemasangan kabel bawah laut, metode yang digunakan berupa metode survei berupa observasi lapangan dengan data berupa data batimetri dan side scan sonar menggunakan echosounder singlebeam dan SSS Humminbird Helix 12 Chirp Mega SI GPS G2N, topografi dasar laut dan informasi sedimen dasar di sepanjang rencana koridor jalur kabel laut menggunakan sedimen grab serta data pasang surut pada tanggal 12 Juli 2019. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Reef Master 2.0 dan Surfer 11. Hasil dari penelitian ini adalah jalur kabel bawah laut dari landing point Lampung ke landing point Pulau Pahawang dengan panjang kabel 1406.77 meter. Kedalaman air laut di lokasi penelitian -0.5 hingga -25 meter dengan topografi permukaan dasar laut bergelombang dengan kemiringan 6.48o dan memiliki sedimen dasar laut yang didominasi oleh lanau dan pasir.
Pola Arus Terhadap Sebaran Konsentrasi Nitrat dan Fosfat di Perairan Pantai Mangunharjo, Semarang Ika Putri Hindaryani; Muhammad Zainuri; Baskoro Rochaddi; Sri Yulina Wulandari; Lilik Maslukah; Purwanto Purwanto; Azis Rifai
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 4 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.575 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i4.8528

Abstract

Perairan Pantai Mangunharjo merupakan perairan penangkapan ikan yang di sekitarnya terdapat aktivitas industri dan pemukiman padat penduduk. Limbah industri dan rumah tangga yang tebawa oleh aliran sungai dan bermuara di Perairan Pantai Mangunharjo dapat menyebabkan perubahan kualitas perairan yang dipengaruhi oleh senyawa kimia seperti nitrat dan fosfat. Salah satu yang mempengaruhi pola sebaran konsentrasi nitrat dan fosfat di perairan adalah arus laut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: untuk mengetahui konsentrasi nitrat dan fosfat secara horizontal dan pengaruh arus terhadap sebaran konsentrasi nitrat dan fosfat di perairan Pantai Mangunharjo, Semarang. Pengambilan data lapangan dilakukan 12 titik pada tanggal 1 Oktober 2018 serta data arus lapangan diambil hingga tanggal 3 November 2018 di Perairan Pantai Mangunharjo, Semarang. Analisis kandungan nitrat dan fosfat air laut dilakukan di Laboratorium Pengujian dan Peralatan (BPP) Srondol. Data arus lapangan diverifikasi dengan data model untuk mengetahui kecepatan dan arah arus yang terjadi. Konsentrasi nitrat dan fosfat tertinggi berada di stasiun 3 dengan nilai masing-masing sebasar 0,7835 mg/l dan 1,1759 mg/l. Pola sebaran nitrat dan fosfat lebih dominan dipengaruhi oleh sumber masukan dari aliran sungai dibanding dengan arah arus yang terjadi di Perairan Pantai Mangunharjo Semarang.  The coastal waters of Mangunharjo are fishing area. Arround that location, there are industrial and populated areas. Industrial waste and households that carried over by the streams and boiled down to Mangunharjo coastal waters caused changes in water quality that influence by chemical elements such as nitrates and phosphate. One that affects the patterns of the nitrates and phosphate distribution is sea currents. This research was conducted with the aim of: to know the concentration of nitrate and phosphate horizontally and the effect of the current to the spread of nitrate and phosphate concentrations in Mangunharjo Beach, Semarang. Sampling for the study of nitrates and phosphate were carried out in 12 points locations on October 31st 2018 and sea currents carried out until November 3rd 2018 at the coastal waters of Mangunharjo, Semarang. Analysis of the content of nitrates and phosphate of seawater is conducted in testing laboratory and equipment. Field current data is verified with data model to figure out the speed and direction of the current. The highest nutrient concentrations of nitrates and phosphate were at the station 3 with a value of 0.7835 mg/l and 1.1759 mg/l respectively. Nitrates and phosphate distribution are more dominant influenced by river stream compared to the current direction in coastal waters of Mangunharjo. 
Pemodelan Sebaran Sedimen Dasar di Perairan Pelabuhan Branta, Pamekasan Salman Asatidz; Alfi Satriadi; Aris Ismanto; Heryoso Setiyono; Purwanto Purwanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 1 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.535 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i1.10184

Abstract

Pelabuhan Branta, Pamekasan merupakan salah satu pintu gerbang ekonomi di Pulau Madura, sebagai tempat penghubung perpindahan barang kebutuhan pokok dari Probolinggo maupun sebaliknya. Pelabuhan ini juga digunakan sebagai sarana penunjang kegiatan perikanan tangkap di perairan selatan Kabupaten Pamekasan. Faktor keselamatan kapal dalam melakukan kegiatan di pelabuhan terhadap pendangkalan dalam area pelabuhan yang diakibatkan oleh sedimentasi perlu diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sebaran sedimen dasar dan perubahan dasar perairan berdasarkan hasil model. Pemodelan untuk mengetahui perubahan dasar perairan dilakukan menggunakan perangkat lunak MIKE21 modul Sand Transport dengan memasukkan data-data hasil survei lapangan seperti batimetri, pasang surut, arus, gelombang, debit sungai dan karakteristik sedimen dasar. Pemodelan dilakukan selama 31 hari (Oktober 2019).  Analisa ukuran butir didapatkan bahwa sedimen dasar di Perairan Pelabuhan Branta berupa pasir, lanau pasiran dan lanau. Hasil pemodelan menunjukkan terjadi sedimentasi pada perairanh dekat pantai sebesar 0,0008 m – 0,02 m, dan terjadi erosi pada daerah laut sebesar 0,0023 m.
Studi Pergerakan Gelombang Kelvin Berdasarkan Analisis SLA (Sea Level Anomaly) di Samudra Hindia Louis Jannahtuna'im Koes Miranda; Muhammad Helmi; Hariyadi Hariyadi; Anindya Wirasatriya; Purwanto Purwanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.957 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i3.11225

Abstract

Gelombang Kelvin merupakan fenomena gelombang di laut yang dipengaruhi gaya gravitasi bumi dan terperangkap di daerah ekuator. Pada Ekuator Samudera Hindia terjadi awal kebangkitan Gelombang Kelvin yang kemudian bergerak ke arah timur yaitu masuk ke Perairan Indonesia diantaranya Perairan Barat Sumatera, Perairan Selatan Jawa dan Bali, dan Perairan Selatan Nusa Tenggara. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji variabilitas SLA (Sea Level Anomaly) serta mengkaji hubungan keduanya terhadap Gelombang Kelvin di perairan Selatan Jawa dengan menggunakan data perekaman harian tahun 2014 – 2019 untuk masing-masing parameter. Penelitian dilakukan dengan analisis sebaran spasial dan temporal untuk diagram Hovmöller. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi Gelombang Kelvin di Perairan Selatan Jawa terdapat 3 sinyal yang tertangkap berdasarkan variabilitas SLA. Selain itu, terdapat keterkaitan yang searah antara Gelombang Kelvin dengan pergerakan SLA positif. Rata-rata nilai SLA positif berkisar pada 0,1 – 0,3 m dengan kecepatan sebesar 1m/s.
Kajian Stok Karbon Organik dalam Sedimen di Area Vegetasi Mangrove Karimunjawa Nurul Hickmah; Lilik Maslukah; Sri Yulina Wulandari; Denny Nugroho Sugianto; Anindya Wirasatriya
Indonesian Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2021): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.199 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v3i4.12494

Abstract

Ekosistem mangrove termasuk ekosistem yang sangat produktif dan dapat berkontribusi sebagai penyimpan karbon organik pada sedimen. Lepasan serasah yang jatuh ke dasar akan menjadi bagian Sedimen. Serasah yang berguguran akan mengalami dekomposisi dan membentuk karbon organik. Jenis mangrove yang tumbuh dalam suatu ekosistem dipengaruhi oleh distribusi ukuran butir. Setiap jenis mangrove memiliki karakteristik pertumbuhan spesifik. Hal ini akan berpengaruh terhadap kemampuan penyimpanan bahan organik dan secara langsung dapat mempengaruhi kontribusi konsentrasi bahan organik dalam sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simpanan karbon organik total dalam sedimen di daerah vegetasi mangrove Karimunjawa. Penelitian dilakukan pada 29 September – 3 Oktober 2020. Analisis data meliputi analisis karbon organik total dengan metode LOI (Lost of Ignition), densitas sedimen (Bulk Density), pH sedimen dan ukuran butir sedimen menggunakan metode granulometri. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata simpanan karbon organik secara vertikal di dekat aliran sebesar 172,72 ton/ha, sedangkan yang jauh dari aliran yaitu 76,17 ton/ha. Simpanan karbon organik ditentukan oleh variabel terikat yaitu bulk density, kandungan karbon dan kedalaman sampel. Faktor lain yang mempengaruhi simpanan karbon organik yaitu pH sedimen, ukuran dan jenis partikel. 

Page 8 of 26 | Total Record : 255