cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017" : 11 Documents clear
EFEKTIVITAS PERAWATAN PERIANAL DENGAN BABY OIL TERHADAP PENCEGAHAN DIAPER DERMATITIS PADA BAYI DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR miftahul khair imran
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.057 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.64

Abstract

Diaper dermatitis adalah iritasi kulit pada daerah yang tertutup popok, yang meliputi pangkal paha, perut bagian bawah, paha bagian atas dan pantat. Kondisi ini biasanya dimulai pada umur 0-2 bulan dan dapat berlangsung sampai umur dua tahun, masa ketika bayi atau anak-anak memakai popok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas perawatan perianal dengan menggunakan baby oil dibandingkan tanpa baby oil terhadap pencegahan diaper dermatitis pada bayi di RSUD Labuang Baji Makassar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimental (Post Test Only Control Group Design) dengan sampel 20 bayi,10 bayi akan diberikan perawatan perianal dengan menggunakan baby oil dan 10 bayi akan diberikan perawatan perianal tanpa menggunakan baby oil. Hasil penelitian menunjukkan kejadian diaper dermatitis lebih banyak pada responden yang dilakukan perawatan tanpa menggunakan baby oil yaitu 7 orang (70%) dengan dermatitis sedang dan 3 orang (30%) dengan dermatitis berat. Dilihat dari uji statistik Mann Whitney U Test menunjukkan probabilitas p=0,000 (p0,05) sehingga penggunaan baby oil sangat efektif terhadap pencegahan diaper dermatitis pada bayi di Ruang Perawatan Anak RSUD Labuang Baji Makassar. Dalam hal ini seorang perawat atau ibu berperan sangat penting dalam melakukan pencegahan terjadinya diaper dermatitis dengan cara melakukan perawatan segera setelah bayi BAB/BAK dengan menggunakan baby oil dengan prosedur perawatan perianal. Kata Kunci : diaper dermatitis, baby oil, perawatan perianal
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BATITA DI PUSKESMAS SINGOSARI KOTA PEMATANGSIANTAR Sri Hernawati Sirait
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.563 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.74

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab terpenting morbiditas dan mortalitas pada anak. Kelompok usia 6-23 bulan adalah kelompok umur yang paling rentan untuk mengalami ISPA. Berdasarkan World Health Organization (WHO) dan Departemen Kesehatan Indonesia tahun 2008, pneumonia yang merupakan salah satu jenis ISPA adalah penyebab paling banyak kematian balita di dunia dan juga di Indonesia. Penyakit ISPA menduduki peringkat pertama dari 10 penyakit terbesar rawat jalan di Puskesmas Singosari Pematangsiantar. Terdapat 1.569 kasus ISPA untuk semua golongan umur. ISPA di Puskesmas Singosari pada bayi usia 6-23 bulan dari bulan Januari 2013 hingga Februari 2014 terdapat 296 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak batita di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kota Pematangsiantar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak batita. Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian kohort retrosfektif. Populasi adalah seluruh anak batita yang berkunjung ke Puskesmas Singosari dari bulan Januari 2013 sampai dengan Februari 2014 sebanyak 382 kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Pematangsiantar dengan kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu : Anak batita yang datang berobat ke Puskesmas, Responden bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari dan Kriteria eksklusi dalam penapisan ini, yaitu : Anak yang menderita penyakit kronis dan Anak yang menderita gizi buruk. Metode pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling didapat sampel sebanyak 79 orang anak batita penderita ISPA. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan p
Kontaminasi Bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan di pasar Mardika kota Ambon Rahwan Ahmad
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.605 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.58

Abstract

Latar belakang. Bahan pangan dapat bertindak sebagai perantara atau substrat untuk pertumbuhan mikroorganisme patogenik dan organisme lain penyebab penyakit. Penyakit menular yang cukup berbahaya seperti tifus, kolera, disentri, atau TBC, mudah tersebar melalui bahan makanan.(Winarno, 2004). Escherichia coli atau biasa disingkat E. coli adalah bakteri yang terdapat secara normal dalam alat pencernaan manusia dan hewan. Escherichia coli yang terdapat pada makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan penyakit seperti kolera, disentri, diare dan berbagai penyakit saluran pencernaan yang lain (Nurwantoro dkk, 1997). Tujuan. untuk mengetahui ada tidaknya Eschericia coli pada Pentolan Bakso Gerobak Yang Dijual Di Pasar Mardika Kota Ambon. Metode. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan dilakukan analisa pada 15 sampel Pentolan Bakso Gerobak Yang Dijual Di Pasar Mardika Ambon. Sampel dianalisa dengan Media biakan LB, BGLB dan L-MBA. penentuan hasil didasari dengan munculnya perubahan yang terjadi pada media biakan LB, BGLB dan L-MBA. Hasil. Didapati 12 sampel pentolan bakso gerobak dari 15 yang diperiksa positif mengandung bakteri Escherichia coli. Kesimpulan. Terdapat bakteri Escherichia coli pada pentolan bakso gerobak yang dijual di Pasar Mardika Ambon.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PENTINGNYA PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS NAMTABUNG KEC. SELARU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Fasiha Rahman
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.735 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.65

Abstract

Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Tingginya angka kematian ibu hamil antara lain disebabkan rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil dan sikap ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care yang tidak teratur. Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu program safe motherhood yang merupakan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan janinnya oleh tenaga profesional meliputi pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standar pelayanan. Pemberian asuhan antenatal yang baik akan menjadi salah satu tiang penyangga dalam safe motherhood sebagai usaha menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan Antenatal care di Puskesmas Namtabung Kecamatan Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional melaluli pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas Namtabung yang berjumlah 67 orang. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square dengan batas kepercayaan (α) 0,05. Hasil Penelitian Ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pentingnya Antenatal care dengan nilai p value 0,037. Ada hubungan antara sikap ibu dengan pentingnya Antenatal Care dengan nilai p value 0,039. Diharapkan petugas kesehatan khususnya bidan untuk terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil melalui pendidikan kesehatan dan konseling sehingga ibu hamil memahami pentingnya Antenatal care, serta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan Antenatal care kepada ibu hamil. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Ibu hamil, Antenatal care
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KOTA TIDORE ilyas - ibrahim
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.319 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.59

Abstract

Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global utama karena menyebabkan gangguan kesehatan antara jutaan orang setiap tahun dan menjadi penyebab utama kedua kematian akibat penyakit menular di seluruh dunia setelah HIV/AIDS. Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah India, dan Cina. Jumlah kasus baru sekitar 539.000 setiap tahunnya dan jumlah kematian sekitar 101.000 per tahun. TB Paru adalah salah satu penyakit menular yang prevalensinya masih cukup tinggi di Maluku Utara Kasus baru tuberculosis paru di Propinsi Maluku Utara berdasarkan laporan dari tiap kabupaten terlihat ada peningkatan kasus tuberculosis paru dari tahun ketahun, diantaranya dilihat dari cakupan penemuan penderita tuberkulosis BTA positif atau Case Detection Rate(CDR). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian TB Paru diwilayah Kota Tidore Kepulauan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Accidental sampling. Pengambilan data dengan dokumentasi, kuesioner, dan observasi dengan analisis data univariate dan bivariat. Hasil Penelitian bahwa ada dua variable yang berpengaruh dengan kejadian TB Paru yaitu variable pengetahuan dengan hasil p-value = 0.002 dan kebiasaan merokok dengan p-value=0.004. Sedangkan tiga variable lain tidak berpengaruh diantaranya variable Status gizi dengan hasil p-value = 0.789, pencahayan dengan hasil p-value=0.422, serta ventilasi dengan hasil p-value=1.000. Kata Kunci : Tuberkulosis paru, pengetahuan, status gizi, kebiasaan merokok, pencahayaan, ventilasi.
PENGARUH STIGMA DAN DISKRIMINASI ODHA TERHADAP PEMANFAATAN VCT DI DISTRIK SORONG TIMUR KOTA SORONG sariana pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.148 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.67

Abstract

Voluntary Counselling and Testing (VCT) merupakan kegiatan konseling bersifat sukarela dan rahasia, yang dilakukan sebelum dan sesudah tes darah untuk pemeriksaan status Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pemanfaatan VCT di Indonesia Masih sangat rendah yaitu hanya 18 % pengguna narkoba suntik (penasun), 15% Wanita Pekerja Seks (WPS), 3% pada pelanggan WPS dan 15% pada lelaki suka lelaki (LSL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stigma dan diskriminasi terhadap pemanfaatan VCT di Distrik Sorong Timur Kota Sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian sebanyak 93 orang yang dikumpulkan dengan teknik Purposive Sampling dengan menggunakan lat ukur kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan (chi-square test). Hasil penelitian adalah variabel pengetahuan berpengaruh terhadap pemanfaatan VCT (p Value = 0,000), stigma dan dikriminasi berpengaruh terhadap pemanfaat VCT (p value = 0,039). Kesimpulan adalah pengetahuan, stigma dan diskrimasi berpengaruh terhadap pemanfaatan VCT di Distrik Sorong Timur Kota Sorong. Disarankan agar Pemerintah Daerah melakukan penyuluhan-penyuluhan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV dan AIDS, melakukan pendekatan kepada Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat untuk dapat menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.
HUBUNGAN FAKTOR PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM rosni lubis
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1321.309 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.60

Abstract

HUBUNGAN FAKTOR PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM Rosni Lubis, SST, MKeb Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta III Email: rosnilubis@gmail.com ABSTRAK Penurunan pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) salah satunya disebabkan oleh faktor pelayanan kesehatan, sedangkan mutu pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu prosedur, petugas, biaya dan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor pelayanan keluarga berencana (ditinjau dari prosedur, petugas, biaya, sarana prasarana dan informasi) dengan pemilihan alat kontrasepsi dalam rahim. Jenis penelitian ini adalah analitik komparatif studi dengan pendekatan potong lintang pengumpulan data mengunakan kuesioner. Subjek penelitian adalah Pasangan Usia Subur yang menjadi akseptor baru sebanyak 96 responden, pengambilannya dengan tehnik Proportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Palmerah Jakarta Barat pada bulan Juni-Agustus 2015. Analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 aspek pelayanan keluarga berencana (prosedur, petugas, biaya, sarana prasarana, dan informasi) yang memiliki hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi dalam rahim adalah aspek informasi (p=0,000; OR=13,79). Berdasarkan karakteristik subyek penelitian (umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan penyakit kandungan) yang memiliki hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi dalam rahim adalah penyakit kandungan (p=0,014; OR=0,33). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi dalam rahim adalah informasi (p= 0,001; OR=11,42). Kata kunci: pelayanan keluarga berencana, pemilihan KB, AKDR.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS REMU KOTA SORONG sariana pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.294 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.68

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah proses infeksi akut berlangsung selama 14 hari yang disebabkan oleh mikroorganisme dan menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA masih menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita di Indonesia. Survei mortalitas yang dilakukan oleh Subdit ISPA tahun 2005 menempatkan ISPA/pneumonia sebagai penyebab kematian bayi terbesar di Indonesia dengan persentase (22,30%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Remu Kota Sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang berkunjung ke Puskesmas Remu Kota Sorong. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cara purposif sampling yaitu peneliti mengambil sampel dengan menggunakan kriteria tertentu. Jumlah sampel sebanyak yaitu sebanyak 76 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan (chi-square test). pengetahuan berhubungan dengan kejadian ISPA (p value 0,001), jenis lantai rumah berhubungan dengan kejadian ISPA (p value 0,061), Ventilasi udara berhubungan dengan kejadian ISPA( p value 0,000), kebiasaan merokok berhubungan kejadian ISPA (p.value 0,000). Pengetahuan, ventilasi udara dan kebiasan terpapar asap rokok berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita. Jenis lantai rumah tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita Disarankan agar Pemerintah Daerah melakukan penyuluhan-penyuluhan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyebab terjadinya ISPA pada balita dan bahaya asap rokok pada balita.
Flores Dan Ancaman HIV Dan AIDS Imelda Ester Manurung
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.609 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.62

Abstract

HIV dan AIDS
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN JOMBANG Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.382 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.70

Abstract

Kepmenkes RI Nomor 1087/MENKES/SK/VIII/2010 Tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit, bahwa salah satu program Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam pengembangan manajemen tanggap darurat pada bangunan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang melalui observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling didapatkan sampel sebanyak 54 orang. Cara pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan pemeriksaan. Pengolahan data dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan korelasi dengan menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,015), ada hubungan dengan pengetahuan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,015), ada hubungan pelatihan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,000), ada hubungan antara pelatihan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,000). Pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang dapat berjalan dengan baik apabila semua elemen dari sistem tanggap darurat dilaksanakan secara menyeluruh.

Page 1 of 2 | Total Record : 11