cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021" : 8 Documents clear
Gambaran Petani Pengguna Pestisida Berdasarkan Pengetahuan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri di Kelurahan Klaigit Kabupaten Sorong Jenni Lilis. S Siagian
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pestisida oleh petani dapat memberikan dampak yang tidak baik terhadap pengguna. Dampak yang diberikan adalah risiko terjadinya keracunan yang menjadi risiko gangguan kesehatan pekerja. Petani di Kelurahan Klaigit bekerja dengan tidak menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dengan standar, sehingga mengalami sakit kepala, mual dan muntah, rasa gatal. Petani menggunakan pestisida tanpa memperhatikan petunjuk penggunaan, seperti dosis-takaran, kebutuhan pelindung diri dan penanganannya. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran petani pengguna pestisida berdasarkan pengetahuan dan penggunaan alat pelindung diri di Kelurahan Klaigit Kabupaten Sorong. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian adalah seluruh petani pengguna pestisida dan sampel sebanyak 97 orang yang diambil dengan teknik cluster sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat. Hasil penelitian diketahui pengetahuan responden kategori kurang yakni
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS TIGA PANAH KABANJAHE Ervina Pangaribuan; Rostio Derlina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan gizinya, MP-ASI diberikan 6 bulan sampai 24 bulan.semakin meningkat umur bayi/anak, kebutuhan zat gizi semakin bertambah untuk tumbuh kembang anak .Adapun tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) di Puskesmas Tiga Panah. Desain penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI. Sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang diambil dari responden atau kasus yang kebetulan ada yaitu 37 orang.Data dikumpulkan dengan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pemberian makanan pendamping ASI yang paling banyak adalah pengetahuan cukup sebanyak 28 respnden (75,7%), dan yang paling sedikit adalah pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (5,4%). Sebagai saran untuk petugas kesehatan puskesmas adalah diharapkan para petugas dapat memberi informasi atau masukan mengenai “Pengetahuan Ibu tentang Pemberian Makanan Pendamping ASI”. Kata Kunci : pengetahuan; makanan pendamping ASI
HUBUNGAN PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MURID KELAS V SD NEGERI NO 125538 KOTA PEMATANGSIANTAR Sriwahyuni Tarigan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School Health Unit is a public health effort that is run in schools with students and their living environment as the main target. The UKS activities include the preventive, curative, promotive and rehabilitative. PHBS is an attempt to provide a learning experience or creating a condition for individuals, families, groups and communities, by providing information and education to improve the knowledge, attitudes and behavior, in order to implement ways of healthy living, in order to establish, maintain and improve health. The research objective was to determine the relationship of UKS program implementation towards a clean and healthy living habits for the students of fourth grade Elementary School No 123358 P.Siantar city. The design study is the correlation, aims to identify the relationship of the program's implementation UKS clean and healthy living habits in Elementary School No 123358 P.Siantar city. Total sample of 65 people with a total sampling method, the number of 39 item questionnaire with statistical data processing chi square test. The survey results revealed that respondents who have good UKS is as much as 52.3% and which has a good PHBS as much as 50.8% with a p value of 0.001
Efektifitas Penggunaan Modul Pembelajaran Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Influensa Like Illness Ida Djafar; M Mintje Nendissa; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.832 KB) | DOI: 10.33846/ghs6202

Abstract

Children are a group with a high level of vulnerability especially because they are in the process of growth. Disrupted growth due to disease will affect the degree of health. Growing children are at risk for decreased immune system resulting in children getting sick, especially respiratory diseases, namely Influenza Like Illness which most often affects preschool or school age children. Data from the West Seram Health Office The 10 most common diseases in 2019 (January-July) were occupied by influenza like illnesss with a total of 2,552 cases (male = 1,228 cases; 1,324 women. There are 1514 children (0-14 years old). The use of modules is one method that can develop positive knowledge and attitudes to health. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the use of learning modules to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Method: This quantitative research uses a learning module with a quasi-experimental design with pre and post test One Group design. The population is all students of the Patinia Public Elementary School, Patinia Hamlet, Kawah Village, West Seram District, which is the working area of Puskesmas piru, West Seram Regency with a purposive sampling technique. as many as 20 students from perwa kilan each of class IV, V and class VI, so that the number of research subjects is 60 students. Processing data with the N-Gain Score experimental class with paired sample t test. Result: shows that the mean value (mean) of N-Gain percent is 57.8553. Based on the category table of the interpretation of the effectiveness of the N-Gain value (%) above, it can be concluded that the use of learning modules is effective enough to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Conclusions: The use of modules in learning about Influenza Like Illness is very effective in increasing the knowledge of elementary school studentsKeywords: influensa like illness; module
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KEMIRI (Aleurites muloccana) SEBAGAI ANTI BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus Yuliah Delfaedah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kulit buah kemiri (Aleurites moluccana) merupakan limbah yang selama ini belum pernah di uji kandungan dan manfaatnya. Kemudian dari itu maka saya akan memcoba melakukan penelitian pengujian aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus terhadap limbah kulit buah kemiri. Untuk membuat skrining fitokimia limbah kulit buah kemiri dan Untuk mengetahui daya hambat ekstrak kulit buah kemiri terhadap terhadap bakteri Escherichia coli (gram negatif) dan bakteri Staphylococcus aureus (gram positif). Penelitian dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan pencadang kertas, media yang digunakan Muller Hilton Agar dengan pengamatan yang dilakukan adalah besarnta daya hambat (mm) pada konsentrasi 500 mg/ml, 400mg/ml, 300mg/ml, 200mg/ml,dan 100mg/ml. Penelitian ini memunjukkan banwa limbah lulit buah kemiri memberikan daya hambat terhadap antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Dengan konsentrasi 500mg/ml terdapat daya hambat 13.5mm pada antibakteri Sthaphlylococcus aureus dan 12.0mm pada anti bakteri Escherichia coli, Dengan konsentrasi 400mg/ml terdapat daya hambat 11.7mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 10.9 pada antibakteri Escherichia coli, dengan konsentrasi 300mg/ml terdapat daya hambat 11.0mm pada antiakteri Staphylococcus aureus dan 10.2mm pada antibakteri Escherichia coli, pada konsentrasi 200mg/ml terdapat daya hambat 10.4mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 9.8mm pada anti bakteri Escherichia coli, dan pada konsentrasi 100mg/ml terdapat daya hambat 10.0mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 9.4 pada antibakteri Escherichia coli. Limbah kulit buah kemiri dapat menghambat pertumbuhan antibakteri Escherichia coli dan Staphlococcus aureus. Kata kunci: Limbah kulit buah kemiri (Aleurites muloccana), Escherichia coli, Staphylococcus aureus.
Kandungan Kalium dan Nitrogen Pupuk Organik Cair Limbah Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans) Pada Petani Sayur di Desa Waiheru Kota Ambon Hairudin Rasako; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kangkung (Ipomoea reptans poir) adalah tanaman semusim atau tahunan yang merupakan sayuran daun yang penting di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah sawi dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan kangkung. Peneltian ini dilakukan selama 14 hari. Pengukuran kadar nitroge-total, fosfor dan kalium dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai perlakuan konsentrasi pupuk limbah sawi yang terdiri dari 4 taraf yaitu : (P1) tanpa pupuk/kontrol, (P2) pupuk sawi (10%), (P3) pupuk sawi (15%) dan (P4) pupuk sawi (20%), masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan 5 (lima) kali. Pengamatan dilakukan terhadap dua parameter yaitu jumlah daun dan tinggi batang tanaman. Teknis analisis data menggunakan One-way Anova demgam taraf signifikansi 5% dan uji lanjutan Ducan. Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan daun tanaman kangkung adalah Fhitung sebesar 47,940 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan tinggi batang adalah Fhitung sebesar 3,539 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Uji lanjutan Ducan menunjukkan pada perlakuan konsentrasi 20% (P4) menunjukkan perbedaan paling signifikan terhadap pertumbuhan jumlah daun dan tinggi batang tanaman kangkung
Action Research sebagai Pendekatan untuk Meningkatkan Kualitas Program Kesehatan Heru Santoso Wahito Nugroho; Ilyas Ibrahim; Suparji Suparji; Sunarto Sunarto; Koekoeh Hardjito; Sahrir Sillehu; Pius Selasa; Arief Budiono; Atik Badiah; Evi Irianti; I Putu Suiraoka; Setiawan Setiawan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.111 KB)

Abstract

Keberhasilan program kesehatan berkaitan dengan kualitas pelaksanaan program di lapangan. Salah satu cara untuk mewujudkan keberhasilan program kesehatan adalah dengan memberikan kesempatan kepada pelaksana program untuk menyelesaikan masalah-masalah secara professional melalui action research yang dilaksanakan secara terkontrol. Idealnya action research dilaksanakan sendiri oleh para pelaksana pogram kesehatan secara on the job. Pendekatan ini dapat dilaksanakan dalam beberapa siklus sampai hasil yang ditargetkan dapat dicapai. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Dengan pendekatan ini, bisa diterapkan tindakan-tindakan inovatif yang efektif untuk memecahkan masalah-masalah dalam implementasi program kesehatan. Kata kunci: program kesehatan; action research; planning; acting; observing; reflecting
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Alternanthera amoena Voss) SEBAGAI ZAT WARNA PADA SEDIAAN PEWARNA RAMBUT Muharti Sanjaya
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan Pewarna rambut adalah sediaan kosmetik yang digunakan dalam tata rias rambut untuk mewarnai rambut. Baik untuk mengembalikan warna rambut asalnya atau warna lain. Daun bayam merah mengandung saponin, tanin dan minyak atsiri.Kandungan tanin dalam daun bayam merah disebut juga dengan zat penyamak yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Untuk mengetahui senyawa-senyawa kimia yang terdapat pada daun bayam merah (Alternanthera amoena Voss).Penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan cara maserasi. Evaluasi fisik yang dilakukan antara lain uji organoleptis, uji iritasi, uji stabilitas warna yang dihasilkan, uji stabilitas warna terhadap pencucian, uji stabilitas terhadap sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa formula dengan ekstrak daun bayam merah dapat mempengaruhi warna rambut uban yang diperoleh.Sediaan berupa lotion, pH sediaan 4.Pewarnaan rambut uban menjadi kuning dan kuning kehijauan terjadi pada konsentrasi 10%.Hasil uji stabilitas terhadap pencucian dapat bertahan selama 3 kali pencucian. Hasil uji stabilitas terhadap paparan sinar matahari tidak ada terjadi perubahan warna pada rambut . Kata kunci : Ekstrak etanol daun bayam merah, Pewarna rambut

Page 1 of 1 | Total Record : 8