Global Health Science (GHS)
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles
339 Documents
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS REMU KOTA SORONG
sariana pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.294 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i1.68
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah proses infeksi akut berlangsung selama 14 hari yang disebabkan oleh mikroorganisme dan menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA masih menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita di Indonesia. Survei mortalitas yang dilakukan oleh Subdit ISPA tahun 2005 menempatkan ISPA/pneumonia sebagai penyebab kematian bayi terbesar di Indonesia dengan persentase (22,30%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Remu Kota Sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang berkunjung ke Puskesmas Remu Kota Sorong. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cara purposif sampling yaitu peneliti mengambil sampel dengan menggunakan kriteria tertentu. Jumlah sampel sebanyak yaitu sebanyak 76 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan (chi-square test). pengetahuan berhubungan dengan kejadian ISPA (p value 0,001), jenis lantai rumah berhubungan dengan kejadian ISPA (p value 0,061), Ventilasi udara berhubungan dengan kejadian ISPA( p value 0,000), kebiasaan merokok berhubungan kejadian ISPA (p.value 0,000). Pengetahuan, ventilasi udara dan kebiasan terpapar asap rokok berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita. Jenis lantai rumah tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita Disarankan agar Pemerintah Daerah melakukan penyuluhan-penyuluhan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyebab terjadinya ISPA pada balita dan bahaya asap rokok pada balita.
Kepatuahan Menggunakan Kelambu Berisektisida Terhadap Kejadian Malaria Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Elly Uyo Kota Jayapura Papua
Flora Niu;
Renol Mofu
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.371 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v3i3.292
Malaria adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh parasite yang dipindahkan dari seorang penderita keorang lain melalui gigitan nyamuk Anopheles yang telah terinfeksi oleh plasmodium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui“Kepatuhan Menggunakan Kelambu Berisektisida terhadapa Kejadian Malaria Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Elly Uyo Kota Jayapura Papua” Jenis penelitian Kuantitaif dengan pendekatan cross sectional study. Lokasi penelitian di Puskesmas Elly uyo Kota Jayapura Papua dan waktu penelitian dilakukan bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2018. Sampel dalam peneltian ini sebanyak 159 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan chi square pada interval kepercayaan (0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahawa tidak terdapat hubungan antara umur dengan kepatuhan menggunakan kelambu berinsektisida (p value =0,319), tidak terdapa hubungan antara pendidikan dengan kepatuahan menggunakan kelambu berinsektisida (p value = 0, 411, tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kepatuahan menggunakan kelambu berinsektisida (p value=0,133) Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan menggunakan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria (p value=0,698). Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan antara umur,pendidikan, pekerjaan dan kepatuhan menggunakan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria pada ibu hamil di puskesmas Elly uyo Kota Jayapura Papua. Saran diharapkan dari hasil penelitian ini tetap perlu diberikan upaya promosi kesehatan tentang kepatuhan menggunakan kelambu terhadap kejadian malaria pada ibu hamil, sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu akibat penyakit malaria Kata Kunci :Umur, Pendidikan dan pekerjaan terhadap kejadian malaria
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN FREKUENSI KEJADIAN LUKA / VULNUS PADA NELAYAN DI PESISIR PANTAI DESA WAIHERU KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON
Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (99.533 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs4308
Alat Pelindung Diri (APD) merupakan suatu perangkat yang digunakan oleh pekerja demi melindungi dirinya dari potensi bahaya serta kecelakaan kerja yang kemungkinan dapat terjadi di tempat kerja. Penggunaan APD oleh pekerja saat bekerja merupakan suatu upaya untuk menghindari paparan resiko bahaya di tempat kerja. Walaupun upaya ini berada pada tingkat pencegahan terakhir, namun penerapan alat pelindung diri ini sangat dianjurkan. Pemakaian APD yang tidak lengkap pada nelayan berhungungan dengan kejadian cedera vulnus laceratum karena dengan pemakaian APD pada ekstremitas yang lengkap dapat melindungi ekstremitas dari luka. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektifitas penggunaan alat pelindung diri dengan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra eksperiment dengan pendekatan one group pre test-post test design yang dimaksudkan untuk mengukur frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon sebelum dan sesudah penggunaan alat pelindung diri. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat selisih perbedaan rata-rata nilai antara kejadian vulnus / luka sebelum dan setelah penggunaan alat pelindung diri (APD) yaitu 0,40 dengan hasil uji statistic p value sebesar 0,000 (α < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan APD sangat efektif dalam menurunkan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Hal ini berarti dengan diberikannya perlakuan penggunaan APD pada nelayan keramba dapat mengurangi terjadinya kejadian vulnus / luka. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan kejadian vulnus / luka yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan pada nelayan keramba dipesisir pantai Desa Waiheru Kota Ambon dengan hasil uji statistik p value sebesar 0,000. Hal ini berarti bahwa dengan penggunaan APD menyebabkan adanya penurunan frekuensi kejadian luka / vulnus pada nelayan di pesisir pantai Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon. Kata Kunci: Efektifitas, Alat pelindung diri, Vulnus / luka
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANJUT USIA
Muhammad Taufan Umasugi;
Nursakti Pattimura;
Windatania Mayasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (155.744 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v1i1.7
Keluarga menjadi sistem pendukung yang baik bagi tumbuh kembang lansia selain system pendukung formal dan dukungan-dukungan semiformal. Sumber dukungan-dukungan informal biasanya dipilih oleh lanjut usia sendiri. Seringkali berdasar pada hubungan yang telah terjalin sekian lama. Dengan demikian, dorongan, semangat atau bantuan dari anggota keluarga sangat dibutuhkan oleh lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan gangguan pola tidur pada lansia di Puskesmas Tomalehu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dimana keseluruhan jumlah populasi dijadikan jumlah sampel yang berjumlah 32 orang usia lanjut di Puskesmas Tomalehu, instrumen penelitian menggunkan kuesioner. Pada penelitian ini diperoleh hasil yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan gangguan pola tidur pada lansia di Puskesmas Tomalehu dengan p-value 0,000. Disimpulkan bahwa Gangguan pola tidur yang dialami oleh lanjut usia pada puskesmas Puskesmas Tomalehu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat, selama satu minggu terakhir ternyata tidak terlalu nampak. Karena berdasarkan hasil penelitian lanjut usia dalam pola tidur mereka mayoritas berada pada kualifikasi yang kurang, sedangkan hanya 10 lanjut usia yang berada pada kualifikasi cukup. Bahkan terdapat 4 lanjut usia yang berada pada kualifikasi sangat baik. Oleh karena itu Keluarga harus selalu mendukung segala aktifitas yang dilakukan oleh lanjut usia dan bentuk-bentuk fasilitas penunjang kesehatan lainya demi menopang kelangsungan hidupnya. Kata kunci: Gangguan pola tidur, dukungan keluarga, lanjut usia.
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENGOBATAN HIPERTENSI DENGAN MENGGUNAKAN OBAT TRADISIONAL DI DESA WAIMITAL KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT TAHUN 2017
Jayanti Djarami
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.963 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v3i2.271
Latar belakang WHO merekomendasi penggunaan obat tradisional dalam pemeliharaan kesehatan masyarakat, pencegahan dan pengobatan penyakit, terutama untuk penyakit kronis, (WHO, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang pengobatan hipertensi dengan menggunakan obat tradisional di desa waimital kecamatan kairatu kabupaten seram bagian barat tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Total Sampling yang berjumlah 30 responden. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan uji Chi-Square. Hasil Dari 30 responden dengan tingkat pengetahuan baik dan kurang tentang pengobatan herbalis seimbang yaitu masing-masing sebanyak 15 orang (50,0%) dan hanya 20 responden (66,7%) yang menggunakan obat herbalis dalam mengatasi masalah hipertensi. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,003
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN PARTOGRAF PADA PERTOLONGAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD Dr. P.P MAGRETTI SAUMLAKI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT
Fasiha Fasiha
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (36.805 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v3i4.315
Kebijakan Departemen kesehatan untuk mempercepat penurunan AKI dan AKB yang terjadi pada saat persalinan melalui pergeseran paradigma yaitu menggeser pola pikir yang berfokus pada pengamatan dan penggunaan partograf pada setiap persalinan.Penggunaan partograf merupakan indikasi untuk semua ibu dalam fase aktif kala I persalinan sebagai elemen penting asuhan persalinan. Secara rutin oleh semua tenaga penolong persalinan yang memberikan asuhan kepada ibu selama persalinan dan kelahiran. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square dengan (α) 0,05. Jumlah sampel sebanyak 30 orang bidan di RSUD dr. P.P Magretti Sumlaki Kab. Maluku Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan partograf pada pertolongan persalinan dengan nilai p = 0,008. Ada hubungan antara sikap dengan penggunaan partograf pada pertolongan persalinan dengan nilai p = 0,014 dan ada hubungan antara protaf RS dengan penggunaan partograf pada pertolongan persalinan dengan nilai p = 0,004. Diharapkan dilaksanakan evaluasi secara berkala dari pihak Rumah Sakit bagi bidan di Ruang bersalin mengenai penggunaan partograf.Bagi bidan agar selalu menggunakan partograf pada setiap pertolongan persalinan normal sebagai alat untuk menilai kemajuan persalinan serta dapat mendeteksi kemungikan adanya komplikasi dan penyulit persalinan. Kata kunci: Partograf, Persalinan normal
PENGARUH SENAM HAMIL PADA KELAS IBU HAMIL TERHADAP LAMA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALUSI KEC. KORMOMOLIN KAB. MALUKU TENGGARA BARAT
Fasiha Fasiha;
Sitti Suharni Hermanses
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.955 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i4.173
Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pad amasa perinatal. Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) adalah indicator kritis status kesehatan para perempuan. Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus, agar dapat berlangsung dengan baik. Dalam proses persalinan sering mengalami komplikasi. Komplikasi ini dapat terjadi pada kala I, kala II, kala III dan Kala IV persalinan.Komplikasi tersebut dapat dicegah dengan berbagai upaya. Salah satunya adalah kelas kelas Ibu hamil yang diprogram pemerintah sejak tahun 2009 sebagai bagian dari asuhan antenatal (ANC) untuk mempersiapkan kondisi fisik dan psikis Ibu selama proses persalinan agar lamanya persalinan dapat berlangsung normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil pada kelas ibu hamil terhadap lama persalinan kala I dan kala II. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain Quasi eksperimental dengan post test only design with control group yaitu suatu pengukuran hanya dilakukan pada saat terakhir penelitian, menggunakan analisis data Chi Square. Ada pengaruh senam hamil pada kelas ibu hamil terhadap lama kala I persalinan dengan pvalue = 0,019. Tidak terdapat pengaruh senam hamil pada kelas ibu hamil terhadap lama kala II persalinan. Kata Kunci: Senam hamil, Lama persalinan
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KEMIRI (Aleurites muloccana) SEBAGAI ANTI BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
Yuliah Delfaedah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Limbah kulit buah kemiri (Aleurites moluccana) merupakan limbah yang selama ini belum pernah di uji kandungan dan manfaatnya. Kemudian dari itu maka saya akan memcoba melakukan penelitian pengujian aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus terhadap limbah kulit buah kemiri. Untuk membuat skrining fitokimia limbah kulit buah kemiri dan Untuk mengetahui daya hambat ekstrak kulit buah kemiri terhadap terhadap bakteri Escherichia coli (gram negatif) dan bakteri Staphylococcus aureus (gram positif). Penelitian dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan pencadang kertas, media yang digunakan Muller Hilton Agar dengan pengamatan yang dilakukan adalah besarnta daya hambat (mm) pada konsentrasi 500 mg/ml, 400mg/ml, 300mg/ml, 200mg/ml,dan 100mg/ml. Penelitian ini memunjukkan banwa limbah lulit buah kemiri memberikan daya hambat terhadap antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Dengan konsentrasi 500mg/ml terdapat daya hambat 13.5mm pada antibakteri Sthaphlylococcus aureus dan 12.0mm pada anti bakteri Escherichia coli, Dengan konsentrasi 400mg/ml terdapat daya hambat 11.7mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 10.9 pada antibakteri Escherichia coli, dengan konsentrasi 300mg/ml terdapat daya hambat 11.0mm pada antiakteri Staphylococcus aureus dan 10.2mm pada antibakteri Escherichia coli, pada konsentrasi 200mg/ml terdapat daya hambat 10.4mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 9.8mm pada anti bakteri Escherichia coli, dan pada konsentrasi 100mg/ml terdapat daya hambat 10.0mm pada antibakteri Staphylococcus aureus dan 9.4 pada antibakteri Escherichia coli. Limbah kulit buah kemiri dapat menghambat pertumbuhan antibakteri Escherichia coli dan Staphlococcus aureus. Kata kunci: Limbah kulit buah kemiri (Aleurites muloccana), Escherichia coli, Staphylococcus aureus.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Dengan Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care di Puskesmas Hila
Meilany Laisouw
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.748 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs5108
Latar Belakang: Kehamilan merupakan sesuatu yang unik pada kehidupan perempuan dan bagian dari pengalaman yang signifikan bagi pasangan suami istri, kehamilan adalah kondisi yang menimbulkan perubahan fisik maupun psikologi seseorang perempuan karena pertumbuhan dan perekembang alat reproduksi dan janinnya. Pemeriksaan kehamilan Antenatal Care (ANC) yaitu suatu program yang tercantum berupa observasi, edukasi dan penanganan medic pada ibu hamil untuk memperoleh kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga, dan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Hila. Metode: Jenis penelitian yang di gunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Hila pada bulan Januari-Juli 2016 sebanyak 51 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke Puskemas Hila pada tanggal 16-23 Agustus 2016 sebanyak 35 orang. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner dan kemudian di analisa menggunakan uji Chi-Square dan di presentasikan dalam bentuk tabel yang disertai dengan narasi. Hasil: Hasil perhitungan uji Chi-Square untuk hubungan pengetahuan dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di dapatkan nilai p 0,002. Dan hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di dapatkan nilai p 0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care. Kata kunci: pengetahuan; dukungan keluarga; antenatal care
Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Perawat Dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tulehu
Abdul Rivai Dunggio
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (45.849 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v1i4.56
Dokumentasi keperawatan merupakan suatu dokumen yang berisi data yang lengkap, nyata, dan tercatat yang memuat seluruh data dari proses keperawatan, meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan yang disusun secara sistematis, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tulehu. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional, yaitu suatu metode dimana penelitian melakukan pengukuran variabel pada tiap-tiap subyek hanya satu kali pengukuran dilakukan pada pemeriksaan tersebut dengan cara sampel diberikan kuesioner (pengukur). Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden. Hasilnya diuji dengan menggunakan uji Chi-quare dengan derajat kebenaran 1% dan didapat bahwa ada hubungan pengetahuan dan motivasi perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tulehu (Ho ditolak) Saran: untuk meningkatkan pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan, perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan pengetahuan perawat mengenai dokumentsai asuhan keperawatan. Kata Kunci : pengetahuan, motivasi, dokumentasi asuhan keperawatan.