cover
Contact Name
Muhammad Ikhlash
Contact Email
ikhlash@polibatam.ac.id
Phone
+6285276558866
Journal Mail Official
ikhlash@polibatam.ac.id
Editorial Address
Komp. Pertokoan Hafindo Square Blok B No. 8 Sekupang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 29424
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Bisnis Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 28072219     DOI : -
Tujuan dari Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah untuk mendorong penyebaran seluas-luasnya hasil penelitian ilmiah akademisi dibidang bisnis. Jurnal Bisnis Mahasiswa mengundang artikel-artikel di bidang: Manajemen Akuntansi Ekonomi e-Business Jurnal Bisnis Mahasiswa menerima artikel-artikel yang sesuai dengan subyek penelitian bisnis dan metodologi penelitian yang sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk dipublikasikan dalam jurnal ini. Kriteria utama untuk publikasi di Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah pentingnya kontribusi hasil penelitian terhadap kekayaan literatur dibidang bisnis pada umumnya.
Articles 602 Documents
Pengaruh citra merek, persepsi harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk skincare MS Glow pada platform Shopee Ridha Queen Mutiara Ramdani; Dita Puruwita; Daru Putri Kusumaningtyas
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1338

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, persepsi harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk skincare MS Glow pada platform Shopee. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 200 responden berdomisili di Provinsi DKI Jakarta yang pernah membeli produk paket kecantikan MS Glow di Shopee. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, uji persyaratan analisis, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS versi 25. Temuan – Secara parsial, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t=2,024; sig=0,044), persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan (t=3,180; sig=0,002), serta kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan (t=5,550; sig=0,000). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 47,496; sig = 0,000) dengan Adjusted R² sebesar 41,2%. Secara praktis, temuan ini berarti bahwa ketika berbelanja produk skincare secara daring, konsumen paling terdorong untuk membeli oleh kualitas produk, diikuti oleh persepsi harga dan citra merek; artinya keunggulan kualitas yang terbukti dan harga yang dipersepsikan wajar menjadi pemicu utama keputusan pembelian di etalase Shopee, sementara secara bersama-sama ketiga faktor tersebut menjelaskan 41,2% keragaman keputusan pembelian dan sisanya ditentukan oleh faktor di luar model. Keterbatasan penelitian – Penelitian terbatas pada konsumen MS Glow di Provinsi DKI Jakarta dan hanya menggunakan tiga variabel independen, sehingga belum menggambarkan kondisi seluruh konsumen MS Glow di Indonesia. Terdapat faktor lain yang berpotensi memengaruhi keputusan pembelian seperti celebrity endorsers, online customer review, service quality, promosi, electronic word of mouth (e-WOM), dan free shipping promotion. Implikasi – MS Glow perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, memperkuat citra merek, serta menjaga kesesuaian antara harga dan manfaat yang diterima konsumen untuk meningkatkan keputusan pembelian di Shopee. Secara taktis, MS Glow disarankan untuk menonjolkan bukti kualitas (kandungan bahan, sertifikasi BPOM/halal, serta klaim efektivitas) pada deskripsi dan foto produk, mengelola ulasan dan rating bintang sebagai penguat citra merek, serta memanfaatkan fitur Shopee seperti paket bundling, voucher, gratis ongkir, dan Shopee Live untuk menjaga persepsi kesesuaian harga-manfaat, sehingga penurunan pangsa pasar paket kecantikan MS Glow di Shopee dapat ditahan dan dibalikkan. Kebaruan – Penelitian ini mengisi celah empiris dengan menguji secara simultan ketiga faktor pemasaran (citra merek, persepsi harga, kualitas produk) terhadap keputusan pembelian produk skincare MS Glow pada platform Shopee dalam konteks DKI Jakarta tahun 2026, menggunakan data terkini yang mencerminkan dinamika pasar kecantikan digital terbaru.
Pengaruh persepsi penggunaan QRIS dan uang tunai terhadap preferensi metode pembayaran Sheren Tesalonika Santoso; Affiana Aulia; Arief Budiman
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1341

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi penggunaan QRIS dan persepsi penggunaan uang tunai terhadap preferensi metode pembayaran pada salah satu kota di Indonesia. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 125 responden yang berusia minimal 17 tahun serta memiliki pengalaman menggunakan QRIS dan uang tunai dalam bertransaksi. Temuan – Penelitian ini mengindikasikan bahwa preferensi metode pembayaran masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh persepsi metode pembayaran QRIS dan persepsi metode pembayaran tunai. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan pendekatan kuantitatif, jumlah variabel yang terbatas, serta cakupan penelitian yang hanya dilakukan di satu kota. Implikasi – Penelitian ini menunjukkan bahwa penyedia layanan pembayaran digital dan pelaku usaha perlu mempertimbangkan faktor lain seperti kebiasaan konsumen, kemudahan akses, dan situasi transaksi dalam mendorong penggunaan metode pembayaran tertentu. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian persepsi penggunaan QRIS dan uang tunai secara simultan terhadap preferensi metode pembayaran, di tengah fenomena meningkatnya penggunaan QRIS di Indonesia namun penggunaan uang tunai yang masih tetap dominan dalam transaksi sehari-hari.