cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jurnalakm@stebisigm.ac.id
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
jurnalakm@stebisigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.4 No.629, 20 Ilir D. IV, Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30129, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AKM: Aksi Kepada Masyarakat
ISSN : 27742261     EISSN : 27742253     DOI : https://doi.org/10.36908/akm.v2i1
AKM: Aksi Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang merupakan jurnal peer-review yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dimuat dalam AKM: Aksi Kepada Masyarakat memuat hasil karya ilmiah asli. AKM: Aksi Kepada Masyarakat menerima naskah atau teks artikel di bidang penelitian terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif dan kualitatif berbasis masyarakat ke dalam format pengabdian kepada masyarakat yang memuat bidang keilmuan yang relevan seperti: 1. Perbankan Syariah 2. Ekonomi Syariah 3. Studi Islam 4. Pendidikan Islam 5. Humaniora
Articles 296 Documents
Pelatihan Pembuatan Buku Ajar bagi Guru Pondok Pesantren Latansa Darussalam Palembang Nova Yanti Maleha; Ahmad Widad Muntazhor; Muhammad Mayqi Syahrudin; Ika Asmara
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1916

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi guru dalam menyusun buku ajar yang sistematis dan kontekstual di Pondok Pesantren Latansa Darussalam Palembang. Permasalahan utama mitra adalah masih terbatasnya pengalaman guru dalam mengembangkan bahan ajar secara mandiri, khususnya buku ajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, karakteristik santri, dan nilai-nilai pendidikan pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru dalam merancang buku ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan dengan teknik ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik terbimbing, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi konsep dan fungsi buku ajar, sistematika buku ajar, perumusan tujuan pembelajaran, teknik pengembangan materi, penyusunan latihan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penyusunan buku ajar dan mampu menyusun kerangka awal buku ajar. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional guru serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan pesantren.
Literasi Hukum Lingkungan bagi Kader HMI dalam Menyongsong Bonus Demografi Tiyas Vika Widyastuti; Fajar Dian Aryani; Diyas Setyo Herbowo
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1918

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan “Literasi Hukum Lingkungan bagi Kader HMI dalam Menyongsong Bonus Demografi” dilaksanakan kepada 16 peserta Latihan Kader II (LK II) HMI Cabang Tegal sebagai upaya meningkatkan literasi hukum lingkungan dan kesadaran ekologis pemuda. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai hukum lingkungan, tanggung jawab generasi muda, serta peran strategis organisasi kepemudaan dalam menghadapi tantangan bonus demografi. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi antara edukasi hukum lingkungan, pemberdayaan kader organisasi mahasiswa, dan penguatan kapasitas pemuda sebagai agen perubahan menuju pembangunan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan kombinasi melalui Participatory Action Research (PAR), Service Learning (SL), dan Community Education dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi kegiatan mencakup konsep bonus demografi, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, hak dan kewajiban masyarakat, bentuk pelanggaran lingkungan, serta peran pemuda dalam advokasi lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan nilai rata-rata 68,4 pada pre-test menjadi 83,9 pada post-test, atau meningkat sebesar 15,5 poin. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi hukum lingkungan berbasis partisipatif efektif dalam memperkuat kesadaran hukum dan kepedulian ekologis peserta. Implikasi praktis kegiatan ini adalah tersedianya model edukasi hukum lingkungan berbasis organisasi kepemudaan yang dapat diterapkan untuk membentuk kader muda yang aktif melakukan edukasi, advokasi, dan gerakan perlindungan lingkungan di masyarakat.
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pendampingan Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Desa Olahraga Di Desa Sungai Rebo Kecamatan Banyuasin I Rahmawati Rahmawati; Fina Dian Arini; Citra Iasha; A. Ridhuan Habena; Supardi Supardi; Tarmizi Endrianto
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1926

Abstract

Olahraga merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Pemerintah melalui kebijakan pembangunan keolahragaan nasional mendorong tumbuhnya budaya berolahraga mulai dari unit pemerintahan terkecil, yaitu desa, melalui konsep desa atau kampung olahraga. Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan di tingkat desa memiliki peran strategis sebagai penggerak utama kegiatan kepemudaan, termasuk di bidang keolahragaan. Namun demikian, pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai konsep desa olahraga, manajemen organisasi kepemudaan, dan strategi penyusunan program kerja keolahragaan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada Karang Taruna Desa Sungai Rebo dalam mendukung pengembangan desa olahraga. Metode yang digunakan meliputi survei awal dan analisis kebutuhan, sosialisasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, focus group discussion (FGD), serta pendampingan penyusunan rencana aksi (action plan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan manfaat desa olahraga, tersusunnya draf program kerja keolahragaan desa, serta meningkatnya antusiasme pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga di desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Sungai Rebo dalam mewujudkan desa olahraga yang mandiri dan berkelanjutan.
Penguatan Literasi Keuangan Digital Dan Fintech Bagi UMKM Pada Era Ekonomi Digital Endah Dewi Purnamasari; Aliah Ghina; Naila Ardita Salsabila; Tania Anggraini
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1932

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun sebagian besar pelakunya masih memiliki pemahaman yang terbatas terhadap layanan keuangan digital, seperti dompet digital, QRIS, pinjaman daring (peer-to-peer lending), dan layanan paylater. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan digital dan kompetensi financial technology (fintech) bagi pelaku UMKM dalam menghadapi era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM. Metode yang digunakan meliputi pelatihan klasikal, diskusi kelompok, simulasi langsung penggunaan aplikasi fintech dan  dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor literasi meningkat dari 53,34 pada pre-test menjadi 74,89 pada post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan yang berarti pada pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan layanan fintech secara aman. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan literasi fintech yang terstruktur dan berbasis praktik dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM untuk berpartisipasi secara lebih aman dan produktif dalam ekonomi digital, sekaligus menegaskan pentingnya program pendampingan lanjutan.
Peningkatan Kapasitas Organisasi Dan Kepemimpinan pada Perangkat Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabuaten Banyuasin Isabella Isabella; Dwiki Adi Putra
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1934

Abstract

Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa perangkat desa mengalami keterbatasan dalam manajemen administrasi dan tata kelola, serta kurangnya kemampuan kepemimpinan yang efektif. Perangkat desa ada yang belum mendapatkan pelatihan yang memadai, menyebabkan program-program desa tidak berjalan sesuai rencana dan pelayanan publik menjadi kurang optimal. Minimnya pelatihan kepemimpinan membuat para pemimpin desa kesulitan dalam mengatasi berbagai tantangan dan konflik. Rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa juga menjadi hambatan besar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diusulkan pelaksanaan pelatihan yang menyeluruh bagi perangkat desa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perangkat desa mengenai organisasi dan kepemimpinan, serta meminimalisir potensi penyalahgunaan kekuasaan. Pelatihan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap: pendahuluan dengan observasi dan wawancara, analisis kebutuhan mitra, dan pelaksanaan pelatihan dengan materi peningkatan kapasitas organisasi dan kepemimpinan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan perangkat desa dalam manajemen administrasi dan kepemimpinan. Partisipasi aktif selama pelatihan mencerminkan peningkatan kesadaran akan pentingnya kapasitas organisasi dan kepemimpinan yang baik. Pelatihan ini juga membantu mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan dengan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab dan etika. Dengan pendekatan yang tepat dan berkelanjutan, diharapkan desa Sungai Pinang dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam berbagai sektor pembangunan.
Peningkatan Literasi Kepemimpinan, Bisnis, dan Keuangan Mahasiswa melalui Leaders' Insight Business and Finance Summit Forum 2026 Chandra Satria; Doly Nofiansyah; Yuliza Yuliza; Amelia Rachmawati
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1955

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat serta meningkatnya kompleksitas lingkungan bisnis menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga literasi kepemimpinan, bisnis, dan keuangan yang memadai. Namun demikian, masih banyak mahasiswa yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh wawasan praktis dari kalangan industri, regulator, dan praktisi bisnis sehingga terjadi kesenjangan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kepemimpinan, bisnis, dan keuangan mahasiswa melalui Leaders' Insight Business and Finance Summit Forum 2026. Kegiatan dilaksanakan di Ballroom Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan dengan melibatkan 250 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui seminar, pemaparan materi utama, diskusi panel, sesi tanya jawab interaktif, berbagi pengalaman, dan jejaring profesional yang menghadirkan akademisi, regulator, serta praktisi industri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa forum ini berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kepemimpinan adaptif, inovasi bisnis, literasi keuangan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, regulator, dan dunia industri merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di luar proses pembelajaran di kelas. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas jejaring akademik dan profesional serta mendorong kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. Model pengabdian ini dapat dijadikan sebagai salah satu praktik baik (best practice) bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan program peningkatan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan